Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERLANJUTAN ADOPSI TYTO ALBA SEBAGAI PENGENDALI HAMA TIKUS PADA LAHAN PADI Efendi, Kresna Kurnia; Euriga, Epsi; Tustiyani, Isna
Jurnal Pertanian Khairun Vol 4, No 1: (Juni, 2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v4i1.9760

Abstract

Keberlanjutan adopsi Tyto Alba sebagai predator alami di lahan padi sangat penting untuk pengendalian hama yang efektif dan ramah lingkungan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran penyuluh, partisipasi petani, dan dukungan eksternal terhadap keberlanjutan adopsi Tyto Alba pada petani padi di Desa Wukirsari dengan pendekatan kuantitatif.  Penelitian ini melibatkan 31 petani sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan data dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi petani berpengaruh positif signifikan terhadap keberlanjutan adopsi sedangkan peran penyuluh dan dukungan eksternal tidak berpengaruh terhadap keberlanjutan adopsi Tyto Alba sebagai pengendali hama tikus pada lahan padi. Temuan ini menekankan pentingnya memperkuat partisipasi petani dalam menjaga keberlanjutan adopsi Tyto Alba. Oleh karena itu, disarankan agar kelompok tani lebih aktif dalam penyebaran informasi dan berbagi pengalaman terkait manfaat Tyto Alba. Selain itu, dukungan kebijakan yang lebih konkret dari pemerintah dan lembaga terkait perlu diperkuat untuk meningkatkan efektivitas implementasi jangka panjang strategi pengendalian hama berbasis Tyto Alba.
Keberlanjutan Pertanian melalui UPLAND Project pada Petani Padi Varietas Mentik Wangi Susu di Kecamatan Sawangan Saputri, Ajheng Eka; Euriga, Epsi; Tustiyani, Isna
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i2.6565

Abstract

Evaluasi Penyuluhan Pertanian Perbanyakan Trichoderma sp. di Kelompok Tani Tunas Tani Rukun, Tirtomartani, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta Adhriana, Adhriana; Nurlaela, Siti; Tustiyani, Isna
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 8, No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v8i1.179

Abstract

Evaluasi penyuluhan adalah kegiatan menilai keberhasilan suatu program penyuluhan. Oleh karena itu pada setiap kegiatan penyuluhan perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui apakah tujuan penyuluhan itu tercapai atau tidak. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengukur evaluasi dalam bentuk perubahan pengetahuan dan sikap petani pada kegiatan penyuluhan perbanyakan Trichoderma sp. di Kelompok Tani Tunas Tani Rukun, Tirtomartani, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengabdian ini dilakukan pada April 2025 yang menggunakan metode analisis deskriptif dengan menggunakan kuisioner evaluasi pada 1 kelompok tani berjumlah 20 orang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Hasil dari pengabdian ini adalah 54% penyuluhan efektif dilaksanakan dan 86% efektif dalam perubahan perilaku responden. dan didukung oleh uji statistik Wilcoxon, penyuluhan perbanyakan Trichodema sp ini menghasilkan nilai signifikasi 0,000 (p<0,05) pada kedua aspek, sehingga ada peningkatan kemampuan pengetahuan dan sikap petani terhadap perbanyakan Trichoderma sp. Setelah dilaksanakannya pengabdian ini, petani dapat mempraktikkan bahkan menerapkan perbanyakan Trichoderma sp. untuk mendukung pertanian yang ramah lingkungan.
PARTISIPASI KELOMPOK WANITA TANI DALAM MENGOLAH LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK KOMPOS Fahrezi, David Rizki; Sukadi, Sukadi; Tustiyani, Isna
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 22 No 1 (2025): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v22i1.4271

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran strategis dalam pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya dalam pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk kompos. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberdayaan KWT Lestari Wankid dalam mengelola limbah rumah tangga berbasis Participatory Action Research (PAR). Metode PAR diterapkan dalam empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberdayaan, anggota KWT belum memiliki sistem pengelolaan limbah yang optimal, dengan sebagian besar limbah rumah tangga masih dibuang atau digunakan sebagai pakan ternak tanpa pengolahan lebih lanjut. Setelah dilakukan intervensi, terjadi peningkatan dalam keterampilan pemilahan limbah, produksi pupuk kompos, serta partisipasi anggota dalam program pengelolaan limbah. Selain itu, metode komposting galon tumpuk terbukti efektif dalam menghasilkan pupuk kompos dalam waktu lebih singkat dibandingkan metode konvensional. Program ini juga berdampak positif pada aspek sosial dan ekonomi, dengan meningkatnya kesadaran lingkungan serta peluang usaha dari produksi dan pemasaran pupuk kompos.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERLANJUTAN ADOPSI DRIP IRRIGATION PETANI BAWANG MERAH PESISIR PANTAI BANTUL Yantika, Miranda Sri; Euriga, Epsi; Tustiyani, Isna
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 22 No 1 (2025): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v22i1.4274

Abstract

Kapanewon Sanden memiliki lahan pasir yang menghasilkan bawang merah. Drip Irrigation hadir sebagai inovasi penyiraman pada lahan pasir. Tujuan penelitian: 1) mengetahui karakteristik petani (umur, luas lahan, tingkat pendidikan dan karakteristik inovasi (keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan dicoba, kemudahan diamati); 2) menganalisis tingkat keberlanjutan adopsi Drip Irrigation (lama penggunaan, konsistensi, kepuasan); 3) menganalisis pengaruh karakteristik petani dan karakteristik inovasi terhadap keberlanjutan adopsi Drip Irrigation. Pengumpulan data melalui survei kepada 30 petani yang telah menerapkan inovasi Drip Irrigation di Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul. Metode analisis yang dipakai analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian: 1) karakteristik petani: umur petani produktif, luas lahan sempit, tingkat pendidikan SMA dan karakteristik inovasi berada pada kategori tinggi kecuali kerumitan kategori rendah; 2) Konsistensi dan kepuasan berada pada kategori tinggi dan lama penggunaan berada pada kategori sedang; 3) faktor karakteristik inovasi keuntungan relatif berpengaruh signifikan positif dan faktor kerumitan berpengaruh signifikan negatif terhadap keberlanjutan adopsi Drip Irrigation. Faktor umur, tingkat pendidikan, luas lahan, kesesuaian, kemungkinan dicoba dan kemudahan diamati tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat keberlanjutan adopsi inovasi Drip Irrigation. Mengingat faktor keuntungan relatif dan kerumitan yang berpengaruh signifikan, maka perlu dilakukan sosialisasi lebih lanjut kepada petani mengenai manfaat, keuntungan dan kemudahan inovasi guna meningkatkan adopsi inovasi teknologi.
Kajian Pemupukan NPK pada Tanaman Jagung Manis di Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman Tustiyani, Isna; Suharno, Suharno; Daud, Raphael Jerusalem; Rifkiananto, Naufal
Agroteknika Vol 8 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i3.419

Abstract

Jagung manis adalah salah satu komoditas hortikultura yang memililki produktivitas yang cukup rendah. Salah satu penyebab produktivitas rendah adalah lingkungan terutama adalah hara pada tanah yang rendah. Upaya untuk meningkatkan ketersediaan hara dalam tanah dapat dilakukan melalui pemupukan. Tujuan percobaan ini adalah untuk mempelajari kajian pemupukan NPK pada tanaman jagung manis di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Percobaan ini dilaksanakan di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada bulan Mei-Oktober 2024. Metode yang digunakan yaitu RAK satu faktor yaitu dosis pemupukan NPK dengan taraf 0, 75, 150, 225, 300 dan 375 kg NPK/ha yang diaplikasikan 2 minggu setelah tanam dan empat kali ulangan. Parameter pengamatan terdiri peubah pertumbuhan (tinggi tanaman dan jumlah daun) serta hasil (bobot tongkol dan panjang tongkol) tanaman jagung manis. Hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika berbeda nyata, maka akan dilanjutkan dengan analisis BNJ 5%. Hasil menunjukkan pemberian pupuk NPK tidak berpengaruh signifikan pada peubah pertumbuhan serta hasil tanaman jagung manis.
Karakter Morfofisiologi dan Fisikokimia Beras dengan Berbagai Dosis Pemupukan Organik dan Hayati pada Budidaya Padi Organik Tustiyani, Isna; ,, Sugiyanta; Melati, Maya
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 42 No. 3 (2014): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.453 KB) | DOI: 10.24831/jai.v42i3.9162

Abstract

ABSTRACTThe awareness of the negative impacts of conventional agriculture has been encouraging people to switch from conventional farming to the organic farming, using organic and biological fertilizers. This farming system changes will influence the character of the plant and the yield. The objective of the research was to investigate the morphophysiology and physicochemical characters of rice with various rates of organic and biological  fertilizer. The experiment was conducted at rice field in Karawang and Bogor, West Java, from May to September 2012. The experiment used a single factor randomized block design consisted of three replications with 12 treatments. The first 6 treatments were 0, 2, 4, 6, 8, 10 ton organic fertilizer ha-1, and the other 6 treatments were 0, 2, 4, 6, 8, 10 ton organic fertilizer ha-1 combined with 2 l biological fertilizer ha-1. As control treatment was application of anorganic fertilizer with the rate of 400 kg NPK (30-6-8) ha-1. Plot size was 15 m x 10 m, with a double row spacing (legowo 2:1) (25 cm x 15 cm x 50). The results showed that organic fertilizer either without or with biological fertilizers increased the weight of 1,000 grains and decreased amylose content of rice. The score of leaf color in plants with inorganic fertilizer was higher than those with organic fertilizer.Keywords: amylose, gelatinization temperature, leaf color, water uptake ratio, 1,000 grain weight
Pruning and additional fertilizer applications affect morphophysiological characters and flavonoid content of winged bean Tustiyani, Isna; Melati, Maya; Aziz, Sandra Arifin; Syukur, Muhammad; Faridah, Didah Nur
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 51 No. 1 (2023): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.303 KB) | DOI: 10.24831/ija.v51i1.46034

Abstract

Excessive leaf production in winged bean may delay the flowering time and reduces the yield, therefore, shoot pruning and additional fertilizer were applied in order to improve yield. The research was carried out at Leuwikopo Experimental Station, IPB University, Bogor from January to July 2022. The study used a randomized complete block design with 2 factors and three replications. The first factor was three types of shoot pruning, namely without shoot pruning, shoot pruning at 15, and 30 cm height. Pruning was conducted at 7 weeks after transplanting (WAT). The second factor was four doses of fertilizers (0, 6.25, 12.5, and 18.75 g of NPK (16-16-16) per plant). The additional fertilizer was given every two weeks from 7 until 15 WAT. The variables observed were the morphophysiological characters, shoot auxin levels, plant nutrient levels, pod yield, pod number, and pod flavonoid content. The results showed that plant’s biomass increased with additional fertilizer, lower relative growth rate and higher auxin content was from 15 cm pruning. The interaction of two factors affected flowering time and flavonoid content. Shoot pruning and 6.25 g NPK delayed flowering by 0.7-1 day. The highest flavonoid content was found in the plant without pruning and additional fertilizer. Plant yields were not significantly affected by treatments. Keywords: auxin; flavonoid content; flowering time; leaf nutrient; young pods