Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Pengelolaan Toko Insolikh Mart Desa Bulontio Timur Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara Sindiawati Humena; Ellys Rachman; Sabriana Oktaviana Gintulangi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1477

Abstract

This research aims to determine the management of the Insolikh Mart Shop which is located in East Bulontio Village, Sumalata District, North Gorontalo Regency. This research uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques in the form of interviews, observation and documentation. The results of this research indicate that product instability and relatively high levels of some non-staple goods influence consumer buying interest. The promotion carried out is not optimal, especially in the use of social media which is limited to the Facebook platform. Apart from that, stocks of goods often experience shortages, especially for products with high demand such as snacks and cosmetics. These obstacles have an impact on reducing the number of consumers and potential losses for stores. This research suggests the need for a more competitive pricing strategy, increasing the intensity of digital promotions, and a more efficient stock management system to support the growth of retail businesses in rural areas.
Faktor-faktor Penghambat Pengelolaan Usaha SD3 Digital Printing Desa Yosonegoro Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo Nurain Gawa; Ellys Rachman; Sabriana Octaviana Gintulangi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1478

Abstract

This research aims to identify and analyze factors that hinder the management of the SD3 Digital Printing business located in Yosonegoro Village, West Limboto District, Gorontalo Regency. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data was obtained through interviews, direct observation and documentation. The research results show that there are three factors that become obstacles in business management, namely limited raw materials which cause production delays, a lack of facilities and infrastructure such as printing equipment and limited production space, and a lack of human resources both in terms of numbers and technical skills. These obstacles have an impact on reducing production efficiency and customer satisfaction. Therefore, it is recommended that improvements be made in supply chain management, investment in production facilities, and training for workers to improve competency and business performance.
Pemanfaatan Standing Informasi Desa (SID) dalam Digitalisasi Pelayanan Publik di Kantor Desa Bulila Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Fitri Tanua; Ellys Rachman; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pemanfaatan standing Information Desa (SID) di Desa Bulila Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif yang mengacu pada 3 fokus antara lain Pengelolaan SID, Sarana dan Prasarana dan Sumber Daya Manusia. Berdasarkan hasil penelitian ditinjau dan dilihat dari segi aspek Pengelolaan belum berjalan secara optimal, menyebabkan pemanfaatan dalam Digitalisasi Pelayanan Publik terbatas dan belum sepenuhnya mendukung pelayanan publik yang mandiri dan efisien. Dilihat dari aspek sarana dan prasarana belum sepenuhnya memadai, sehingga berdampak pada pemanfaatannya dalam Digitalisasi Pelayan Publik. Dilihat dari aspek sumber daya manusia pemahaman belum merata, mempengaruhi penggunaannya Adapun hal-hal yang disarankan dalam penelitian ini yakni perlunya pelatihan dan sosialisasi secara rutin kepada aparat dan masyarakat. Perlunya melakukan perbaikan dan pemeliharaan rutin terhadap peralatan seperti screen SID dan perangkat lainnya. Perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara menyeluruh melalui pelatihan teknis dan pendampingan berkelanjutan.
Faktor-Faktor Penghambat Pemasaran Produk Industri Meubel Taqim Di Kota Gorontalo Windia Arif; Ellys Rachman; Tety Thalib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat pemasaran produk industri meubel Taqim di Kota Gorontalo. Metode yang digunakan Kualitatif Deskriptif dengan 3 fokus penelitian yaitu Lokasi, Promosi, Harga. Sumber data yang digunakan ialah data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang menjadi penghambat pemasaran produk meubel taqim, yaitu : (1) lokasi usaha yang kurang strategis karena berada jauh dari pusat kota menyebabkan rendahnya aksesibilitas dan visibilitas usaha terhadap calon konsumen. (2) kurangnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi modern menyebabkan jangkauan pemasaran terbatas dan tidak mampu menjangkau segmen pasar yang lebih luas. (3) tidak adanya informasi yang jelas mengenai perbedaan harga antara pembeli umum dan reseller menimbulkan kebingungan dan ketidakpercayaan di kalangan pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang lebih adaptif, seperti pemanfaatan teknologi digital, peningkatan komunikasi harga, serta pemilihan lokasi usaha yang lebih strategis, sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja usaha.
Pengelolaan Umkm Dalam Meningkatkan Penjualan Di Depula Li Rahma Di Kota Gorontalo Maysara Igirisa; Ellys Rachman; Tety Thalib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengelolaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam meningkatkan penjualan pada usaha Depula Li Rahma, sebuah usaha produksi kue kering yang berlokasi di Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi usaha yang berada di dalam lorong menjadi kendala utama dalam menarik pelanggan baru dan mempertahankan jumlah kunjungan harian. Selain itu, volume penjualan yang tidak stabil serta minimnya aktivitas promosi memperburuk performa usaha. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pemilik usaha mempertimbangkan pemindahan lokasi ke tempat yang lebih strategis, menerapkan strategi pemasaran yang adaptif untuk menjaga stabilitas penjualan, serta memanfaatkan media promosi digital guna menjangkau pasar yang lebih luas. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya manajemen lokasi dan promosi dalam mendukung pertumbuhan UMKM.
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Rahida Cookies Di Kota Gorontalo Siti Rosmiaty; Ellys Rachman; Yahya Antui
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan penjualan produk UMKM Rahida Cookies di Kota Gorontalo. Fokus penelitian mencakup penggunaan platform media sosial, strategi promosi produk, dan promosi harga sebagai instrumen pemasaran digital. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi aktivitas media sosial Rahida Cookies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM telah aktif memanfaatkan platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk membangun eksistensi digital. Namun, keterlibatan pengguna (engagement) dalam bentuk like, komentar, dan share masih rendah. Promosi produk dilakukan secara visual, namun belum konsisten dan belum menyasar segmen pasar yang spesifik. Promo harga seperti diskon telah diterapkan, namun belum terkomunikasi secara efektif melalui media sosial. Secara keseluruhan, pemanfaatan media sosial oleh Rahida Cookies telah berada di jalur yang benar, tetapi masih memerlukan peningkatan dalam strategi konten, frekuensi promosi, dan integrasi pesan pemasaran. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi digital marketing berbasis data dan algoritma platform untuk meningkatkan keterlibatan dan konversi penjualan. Temuan ini memberikan gambaran kontekstual tentang tantangan dan peluang transformasi digital pada UMKM di daerah.
“Efektivitas Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Humas dalam Penyebaran Informasi Publik di Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo Utara” Agum Presiawan Tubuon; Ellys Rachman; Luthfia Bakari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2170

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan tupoksi Humas dalam penyebaran informasi publik di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo Utara. Pendekatan penelitian kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di lingkungan Diskominfo Gorontalo Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan website resmi daerah (portal.gorutkab.go.id) aktif digunakan untuk mendokumentasi kegiatan pimpinan daerah, namun menghadapi hambatan teknis (gangguan jaringan, serangan siber) dan konten yang masih bersifat berita singkat tanpa pemaparan kebijakan mendalam. Pemanfaatan media sosial publik belum terlembaga: belum ada akun resmi pemerintahan, sehingga penyebaran info publik masih sangat tergantung pada inisiatif pribadi pejabat (misalnya akun Instagram pribadi Kepala Dinas). Kualitas SDM Humas juga terbatas – hanya sedikit personel dengan latar IT, kurangnya staf berkompetensi komunikasi, serta minim peralatan dokumentasi – sehingga komunikasi cenderung bersifat administratif dan tidak komunikatif.
Implementasi Kebijakan Pengembangan Destinasi Wisata Lombongo di Kabupaten Bone Bolango Rusni Ente; Ellys Rachman; Lisda Van Gobel
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2388

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata lombongo oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone Bolango dan juga mengetahui faktor-Faktor Penghambat Proses Implementasi Kebijakan Pengembangan destinasi wisata lombongo oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olaraga Bone Bolango Metode yang digunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan melibatkan 9 orang informen yang terdiri dari pegawai dinas pariwisata pemuda dan olahraga kabupaten bone bolango berjumlah 6 orang,1 orang sebagai kepala desa lombongo dan 1 orang masyarakat serta 1 orang pengujung destinasi wisata lombongo.Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata lombongo oleh dinas pariwisata Kabupaten Bone Bolango, belum efektif antara pemerintah dan masyarakat dilihat dari aspek baik dari komunikasi,sumber daya disposisi,struktur maupun dari faktor penghambat implementasi kebijakan, dimana dari faktor penghambat masih kurangnya peran aktif dari pemerintah, partispasi masyarakat, swasta, anggaran, serta promosi dalam pengembangan destinasi wisata lombongo, meskipun sumber daya penunjang sudah baik hal ini dapat dilihat dari keberadaan potensi yang dimiliki oleh kawasan destinasi wisata yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan pendapatan daerah (PAD).
Pengelolaan Usaha Dalam Meningkatkan Pendapatan Di Po Mitra Harlan Desa Kulingkinari Kec. Batudaka, Kabupaten Tojo Una-Una Afdal Afdal; Ellys Rachman; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan usaha yang dilakukan oleh PO Mitra Harlan dalam meningkatkan pendapatan serta kendala-kendala yang dihadapi selama proses usaha berlangsung. PO Mitra Harlan merupakan unit usaha lokal di Desa Kulingkinari, Kecamatan Batudaka, Kabupaten Tojo Una-Una, yang bergerak di bidang pengepulan ikan hasil tangkapan nelayan sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pemilik usaha, pekerja, dan pembeli yang bermitra dengan PO Mitra Harlan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usaha di PO Mitra Harlan mencakup beberapa aspek penting seperti manajemen kualitas produk, distribusi hasil tangkapan, dan strategi penetapan harga. Namun, masih terdapat beberapa kendala yang menghambat peningkatan pendapatan secara maksimal, antara lain keterbatasan fasilitas lemari pedingin (cold storage) atau pebekuan ikan. ketidakstabilan harga jual ikan, serta proses distribusi yang belum optimal akibat keterbatasan transportasi dan kondisi geografis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan usaha yang dilakukan telah berjalan cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan terutama dalam aspek manajemen logistik dan fasilitas pendukung. Diharapkan PO Mitra Harlan dapat memperbaiki sistem distribusi, menstabilkan harga jual, serta meningkatkan kualitas produk agar pendapatan usaha dapat meningkat secara berkelanjutan.
Pelaksanaan Program Rehabilitasi Sosial Untuk Lanjut Usia Terlantar Oleh Dinas Sosial Kota Gorontalo Nurain Adam; Ellys Rachman; Tety Thalib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2937

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, termasuk di Kota Gorontalo, menimbulkan tantangan signifikan dalam penyediaan layanan sosial, terutama bagi lansia terlantar yang tidak memiliki dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program rehabilitasi sosial yang dijalankan oleh Dinas Sosial Kota Gorontalo melalui tiga aspek utama: pendampingan keluarga, koordinasi antarlembaga, dan dukungan anggaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendampingan keluarga masih rendah karena minimnya kesadaran dan kapasitas keluarga dalam merawat lansia. Di sisi lain, koordinasi antarinstansi pemerintah juga belum optimal akibat kurangnya sinergi dan ketidakterpaduan data antar lembaga. Selain itu, keterbatasan anggaran menjadi hambatan utama dalam menjangkau seluruh lansia terlantar secara merata. Temuan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan program rehabilitasi lansia tidak hanya bergantung pada keberadaan kebijakan, tetapi sangat ditentukan oleh kolaborasi aktor sosial, penguatan kapasitas keluarga, dan alokasi anggaran yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi strategi yang lebih terstruktur dan inklusif untuk menciptakan layanan sosial yang berkelanjutan bagi lansia.