Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kinerja Daerah Sedarmayanti, Sedarmayanti
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 4 (2002)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v5i4.542

Abstract

Gerakan perempuan di Indonesia dapat dikatakan sangat heterogen. Pada dasarnya, gerakan tersebut dapat dilihat dari isu yang dikembangkan. Misalnya, gerakan perempuan yang memperjuangkan hak asasi manusia, gerakan yang lebih populelr dan kelompok feminis. Di samping itu, terdapat ratusan kelompok perempuan yang sebagian besar bergerak pada tataran praktis, sementara hanya sedikit kelompok yang bergerak di tataran strategis. Dengan dukungan internasional, terutama PBB gerakan perempuan menjadi sangat penting dalam kehidupan transisi denokrasi, perubahan konstitusi yang lebih berperspektif gender dan partai politik untuk mengadopsi tuntutan dari gerakan perempuan.
Peningkatan Profesionalisme Aparatur dalam Pengembangan Strategi Pelayanan Prima Melalui Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi Program Sedarmayanti, Sedarmayanti
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 6, No 1 (2003)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v6i1.538

Abstract

Kepuasan masyarakat pelanggan dapat dicapai apabila aparatur pemerintah mengerti, menghayati serta berkeinginan untuk melaksanakan pelayanan prima. Berkaitan dengan hal tersebut maka perlu diupayakan peningkatan profesionalisme Sumber Daya Manusia melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, keahlian serta sikap dapat lebih berkualitas.
Strategi Peberdayaan Sumber Daya Manusia Melauli Pengembangan Kreativitas, Inovasi dan Pendayagunaan Modal Intelektual Sebagai Kekayaan Baru Organisasi Guna Menghadapi Masa Depan Sedarmayanti, Sedarmayanti
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 2 (2002)
Publisher : Center fo State Civil Apparatus Training and Development and Competency Mapping

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v5i2.557

Abstract

Kreativitas merupakan pengembangan ide baru dan inovasi merupakan proses penerapan ide tersebut secara aktual ke dalam praktek, sedangkan modal intelektual adalah pengetahuan yang dimiliki karyawan sebagai kekayaan baru organisasi. Sumber Daya Manusia Kreatif dan inovatif yang memiliki pola pikir global,harus mempunyai dorongan untuk mempunyai pandangan yang luas, terus menerus mencari konteks, pengetahuan/informasi sehingga mampu bereaksi lebih cepat dari pesaing. Dengan pemberdayaan, dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya kreativitas dan inovasi serta mampu mendayagunakan modal intelektual atau pengetahuan/informasi yang dimiliki sehingga mampu menghadapi peluang dan tantangan di masa depan.
Tinjauan Berbagai Ekses yang Kurang Sehat dalam Praktek Penyelenggaraan Pemerintahan di Daerah pada Dimensi Pembagian Kewenangan antara Legislatif dan Eksekutif Sedarmayanti, Sedarmayanti
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 1 (2002)
Publisher : Center fo State Civil Apparatus Training and Development and Competency Mapping

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v5i1.563

Abstract

Penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam rangka otonomi daerah dan desentralisasi memerlukan kreativitas dan inovasi dalam bidang pemerintahan secara keseluruhan. Pada kenyataannya hubungan antara legislatif dan eksekutif di daerah masih diwarnai nuansa perbedaan cara pandang, ketidakberdayaan peraturan dan permainan politik yang berdampak merugikan kepentingan masyarakat. Sehubungan dengan hal tersebut, diharapkan dapat mulai dikembangkan perspektif, mekanisme cheks and balances yang dapat memberi peluang kepada lembaga eksekutif dan legislatif untuk saling mengontrol dan mengimbangi.
Analisis Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Terhadap Peningkatan Layanan Kesehatan Dalam Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Era Digital Hidayatuloh, Cepi; Sedarmayanti, Sedarmayanti; Utoyo, Widjajanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21178

Abstract

Transformasi digital di bidang kesehatan mendorong rumah sakit untuk meningkatkan kualitas layanan melalui penerapan teknologi informasi, salah satunya Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). SIMRS berfungsi untuk mengintegrasikan berbagai unit pelayanan, memudahkan akses data pasien, dan meningkatkan keamanan informasi medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak SIMRS terhadap efisiensi dan kualitas layanan kesehatan serta mendukung implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Rumah Sakit Kartika Husada Setu, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dengan tenaga medis, staf administrasi, dan manajemen rumah sakit, serta observasi langsung terhadap operasional SIMRS sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMRS mampu meningkatkan efisiensi layanan dengan mempercepat proses administrasi pasien, mengurangi waktu tunggu, dan memudahkan akses terhadap data riwayat kesehatan. Selain itu, SIMRS juga mendukung keamanan data melalui sistem autentikasi dan enkripsi, yang mengurangi risiko kebocoran dan kesalahan pencatatan. SIMRS terbukti mendukung pengambilan keputusan berbasis data, memberikan informasi real-time yang membantu manajemen dalam merencanakan strategi pelayanan yang lebih tepat sasaran. Namun, implementasi SIMRS menghadapi tantangan adaptasi staf yang sebelumnya terbiasa dengan sistem manual, sehingga pelatihan berkelanjutan diperlukan untuk memaksimalkan penggunaan SIMRS. Kesimpulannya, SIMRS memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan layanan kesehatan di era digital, namun membutuhkan dukungan evaluasi dan pengembangan fitur agar tetap efektif dan berkelanjutan.
Persepsi Guru terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Sebuah Pendekatan Kualitatif di Sekolah Dasar Inpres Sahapikya Distrik Venaha Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan Abubekar, Udin; Sedarmayanti, Sedarmayanti; Mulyanti, Dety
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 5 No. 3 (2025): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v5i3.9921

Abstract

The Independent Curriculum is an initiative launched by the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia to provide freedom for teachers and students in the learning process. This study aims to explore the perception of teachers at Inpres Sahapikya Elementary School towards the implementation of the Independent Curriculum. Through a qualitative approach, data was collected through in-depth interviews with 6 teachers who taught at the school. The results showed that although teachers had a positive view of the flexibility and innovation offered by the Independent Curriculum, there were a number of challenges faced, including a lack of training and support from management. This research provides valuable insights into how teachers' perceptions can affect the success of curriculum implementation in the field.
Pengaruh Supervisi dan Quality of Work Life (QWL) terhadap Motivasi Kerja Guru SMPN Kota Baru Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur Dewi Tjandring, Yuni Cynthia; Sedarmayanti, Sedarmayanti; Mulyanti, Dety
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 5 No. 3 (2025): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v5i3.9922

Abstract

Academic supervision has a positive influence on teacher work motivation. Effective supervision can improve teacher competence, which in turn can increase their motivation to teach. The relationship between Quality of Work Life is measured by employee participation, being given the opportunity to develop a career, being given the opportunity to resolve conflicts, having a good communication space between subordinates and superiors and fellow co-workers, a work environment that ensures health and safety and work security, getting appropriate rewards and creating pride. Teacher Quality of Work Life (QWL) refers to the pleasant or unpleasant conditions of the work environment for a teacher, which includes various aspects such as appreciation, security, working conditions, interpersonal relationships, and intrinsic meaning in work. Good QWL can improve teacher performance and contribute to job satisfaction and organizational commitment. This study is based on the gap in teacher work motivation so that the research problem is formulated, namely how do supervision and quality of work Life (QWL) affect the work motivation of teachers at SMPN Kota Baru, North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara Province? This study aims to determine the effect of supervision and quality of work Life (QWL) on the work motivation of teachers at SMPN Kota Baru, North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara Province. This study uses a survey method with a quantitative approach using verification analysis. The study was conducted at SMPN Kota Baru, North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara Province, namely on 37 teachers. Data collection was carried out using a questionnaire which was carried out from May 23 to June 23, 2025. Work motivation of teachers of SMPN Kota Baru, North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara Province with a good category. The results of this study explain that: the implementation of academic supervision on teachers of SMPN Kota Baru, North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara Province has been running well. Quality of work life (QWL) on teachers of SMPN Kota Baru, North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara Province with a good category. there is a significant influence between academic supervision on teacher work motivation, tcount 2.041> ttable. There is a significant influence between price on teacher work motivation, tcount 3.510> ttable = 1.691. Academic supervision and Quality of work life (QWL) simultaneously affect teacher work motivation, Sig.= 0.005 <0.05. When academic supervision and QWL go hand in hand, the impact on motivation can be more significant.
Teknik Pembelajaran Partisispatif dan Penyajian Modlu Pembelajaran Sedarmayanti, Sedarmayanti
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 6, No 4 (2003)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v6i4.518

Abstract

Metode mengandung unsur prosedur yang disusun secara teratur dan logis serta dituangkan dalam suatu rencana kegiatan untuk mencapai tujuan. Dengan demikian bahwa unsur-unsur metode mencakup prosedur, sistematik, logis, terencana dna keinginan untuk mencapai tujuan. Dalam kegiatan ini terjadi interaksi edukatif antara dua pihak yaitu peserta didik dan peserta pelatihan yang melakuakan pembelajaran.
Alternatif Pemberdayaan Badan Usaha Milik Negara /daerah Indonesia (Pengamatan Empirik Pada Era Reformasi) Sedarmayanti, Sedarmayanti
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 1, No 1 (1998)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v1i1.660

Abstract

Badan Usaha Milik Negara/Daerah di Indonesia selama ini disadari masih banyak kelemahan, baik dalam pengelolaan manajemen maupun kinerja keuangannya. Salahsatunya disebabkan oleh fungsi sosial yang jauh lebih dominan dibanding pemupukan keuntungan. Akibatnya, terjadilah dualisme kepentingan dalam pengambilan keputusan manajemen. Untuk itu, dipandang perlu adanya program restrukturisasi perusahaan, baik dengan memanfaatkan tujuh metode privatisasi atau sebagaimana yang diatur dalam Kep. Menkeu Nomor 740/KMK.00/1989. Hal ini dimaksudkan untuk menghilangkan batasan birokrasi dalam perusahaan, sehingga dapat memacu kreativitasnya untuk mewujudkan efisiensi dan produktivitas secara optimal.
Evaluasi Kinerja Pengasuh Dalam Pembimbingan, Pengawasan Dan Pembinaan Disiplin Praja di Bagian Pengasuhan Kampus IPDN Jatinangor Sedarmayanti, Sedarmayanti; Amalia, Rizki
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31845/jwk.v16i2.248

Abstract

This research aims to evaluate the performance of the caregiver in mentoring, supervision, and coaching disciplines of Praja in nurture section of IPDN Jatinangor campus. This research used a qualitative descriptive approach method. This research evaluated the performance of the caregiver with aspects studied were competelices (which includes: knowledge, understanding, skills and experience), attitudes and actions. In addition, this research is also to determine the factors that affect the performaiwe of the caregiver and the obstacles, while the aspects studied were caregiver competence, structure and coordination. The results showed that the performance of the caregiver in mentoring, supervision, and coaching disciplines of Praia in nurture section of IPDN Jatinangor campus needs to be improved or optimized in terms of competences, attitudes and actions. Later it was found that there are .factors that affect the performance of the caregiver and also obstacles namely caregiver's competences, organizational structure of nurture section and coordination of caregivers, while the efforts to overcome the obstacles of caregiver performance were caregiver competence increased, improvement of the structure of Nurture Section, and caregivers coordination increased.