Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH DIGITAL MARKETING DAN WORD OF MOUTH TERHADAP MINAT INVESTASI EMAS YANG DIMODERASI PENDAPATAN DI PT PEGADAIAN PERSERO CABANG SYARIAH PADASUKA Dwirahayu, Intan Agustina; Aribowo, Agus
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/4ntbnw79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Digital Marketing dan Word of Mouth terhadap Minat Investasi Emas yang dimoderasi oleh Pendapatan pada nasabah PT Pegadaian Persero Kantor Cabang Syariah Padasuka. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas sebagai instrumen investasi yang relatif aman, serta masih belum optimalnya pertumbuhan jumlah nasabah tabungan emas di Pegadaian Syariah Padasuka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 120 responden yang merupakan nasabah Pegadaian Syariah Padasuka dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, serta analisis moderasi dengan pendekatan PROCESS Macro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Marketing yang dimoderasi oleh Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Investasi Emas. Selain itu, Word of Mouth yang dimoderasi oleh Pendapatan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Investasi Emas. Secara simultan, Digital Marketing dan Word of Mouth yang dimoderasi oleh Pendapatan berpengaruh signifikan terhadap Minat Investasi Emas dengan nilai koefisien determinasi sebesar 63,2%. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas strategi pemasaran digital dan kekuatan komunikasi word of mouth akan semakin optimal dalam meningkatkan minat investasi emas apabila didukung oleh tingkat pendapatan nasabah yang memadai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi PT Pegadaian Syariah dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif dan tepat sasaran.
The The Role of Customer Relationship Management in Customer Retention: Case Study for Ambon Traditional Restaurants Lesbassa, Ricky Kurniawan; Lewerissa, Erlina; Betoky, Markus Imanuel; Aribowo, Agus
Golden Ratio of Marketing and Applied Psychology of Business Vol. 6 No. 2 (2026): February - June
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grmapb.v6i2.1480

Abstract

The culinary industry in Indonesia continues to grow, with restaurants serving regional specialties such as Ambon cuisine. Building and maintaining long-term customer relationships has become an essential strategy for enhancing loyalty and business sustainability. This study aims to analyze the effectiveness of Customer Relationship Management (CRM) on customer retention in Ambon specialty restaurants. The research method employed is a literature study with a descriptive-analytical approach. The findings indicate that effective CRM implementation can enhance customer retention through service personalization, loyalty programs, and continuous communication. CRM components such as personalized service, effective communication, and loyalty programs have been proven to increase customer satisfaction and the likelihood of repeat purchase. The study concludes that consistently implemented CRM strategies can be a key factor in retaining customers and improving restaurants' competitiveness.
Developing Hospital Services Based on "Service Excellence" at the Pantura Regional Hospital, M.A. Sentot Patrol, Indramayu Regency Zulkifli, Irwan; Agus Aribowo; Ezra Karamang
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v7i1.3302

Abstract

The advancement of the information age, increasing public awareness, and increasingly fierce competition among healthcare facilities have changed the public's assessment of hospitals. Excellent service is a key factor in increasing patient and family trust and satisfaction with hospitals. With increasing public expectations and intense competition among healthcare facilities, hospitals are required to excel not only in medical services but also in the quality of non-medical services. This study aims to assess and formulate the development of a service excellence-based service system at Pantura M.A. Sentot Patrol Regional Hospital, Indramayu Regency. The study used a quantitative approach with a survey method through the distribution of questionnaires to more than 200 respondents consisting of patients and their families. Data analysis showed that communication, staff empathy, speed of service, and facility comfort significantly influence patient satisfaction levels. Based on these findings, this study recommends strengthening excellent service training, developing patient-oriented standard operating procedures (SOPs), and implementing continuous service evaluations. The implementation of these strategies is expected to increase patient satisfaction and loyalty while strengthening the hospital's positive image. The research results are expected to form the basis for recommendations in strengthening excellent service training, formulating SOPs that are oriented towards patient needs, and ongoing evaluation to increase patient satisfaction and loyalty and strengthen the positive image of the hospital.
Analysis of Factors Influencing Switching Intention to Use of M-Payment Applications Abdurrahim, Teddra Naufal; Aribowo, Agus
Golden Ratio of Marketing and Applied Psychology of Business Vol. 6 No. 2 (2026): February - June
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grmapb.v6i2.1408

Abstract

Every consumption activity is influenced by various factors related to security, trust, and transaction efficiency. This underpins the importance of adapting to technological innovation, particularly in modern payment systems. The purpose of this study was to evaluate consumer tendencies toward switching to mobile-based digital payment systems (m-payment). The sampling technique used was purposive sampling, with 100 active students from the Faculty of Law and Digital Business, Maranatha Christian University, from 2021 to 2024. The data used was primary data collected through an online questionnaire using Google Forms. This study was analyzed using multiple linear regression using SPSS version 30 software, focusing on the influence of the push effect, pull effect, and mooring effect variables (variable X) on switching intention (variable Y). The results showed that the pull effect and mooring effect had a significant positive influence on the intention to switch to m-payment, while the push effect had a significant negative influence. Of the three variables, the pull effect was the most dominant factor. Although the Push-Pull-Mooring model proved relevant in this study, limitations arose because the study only involved one educational institution, making the results less generalizable. Therefore, it is recommended that future research involve a more diverse sample and consider the addition of new variables.
Dampak Pemasaran Influencer terhadap Kepercayaan Merek serta Implikasinya pada Keputusan Pembelian Produk Pakaian Olahraga Putro, Rizkia Fajar Eka; Aribowo, Agus
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.15943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran influencer terhadap kepercayaan merek serta implikasinya pada keputusan pembelian produk pakaian olahraga merek Duraking. Penelitian didasarkan pada tingginya persaingan industri pakaian olahraga di Indonesia yang masih didominasi oleh merek global, sehingga merek lokal perlu mengoptimalkan strategi pemasaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 163 responden yang berdomisili di wilayah Metropolitan Bandung, pernah membeli produk Duraking, serta pernah terpapar konten promosi influencer di media sosial. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan merek dan keputusan pembelian. Selain itu, kepercayaan merek juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil pengujian lebih lanjut membuktikan bahwa kepercayaan merek memediasi secara parsial pengaruh pemasaran influencer terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa strategi pemasaran influencer yang efektif tidak hanya mendorong peningkatan penjualan secara langsung, tetapi juga berperan penting dalam membangun kepercayaan konsumen sebagai aset kompetitif jangka panjang bagi merek lokal.
Pengaruh Influencer terhadap Brand Image Serta Implementasi Keputusan Pembelian Produk Skincare pada Mahasiswa Universitas Kristen Maranatha Dwi Putriningsih, Desi; Sembiring Pelawi, Daniel; Aribowo , Agus
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i4.7723

Abstract

mbangan media sosial telah mendorong perubahan perilaku konsumen, khususnya dalam industri skincare, di mana influencer menjadi salah satu strategi pemasaran yang efektif dalam membangun citra merek dan memengaruhi keputusan pembelian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh influencer terhadap brand image serta implementasinya terhadap keputusan pembelian. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Kristen Maranatha yang melakukan  pembelian  produk Skincare. Peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel dengan cara non-probability sampling dengan purposive sampling method. Jumlah sampel yang ditentukan dalam penelitian ini adalah 100 responden, sesuai dengan pendekatan minimal dari analisis kuantitatif sederhana. Teknik mengumpulkan data dengan menggunakan kuesioner dengan skala likert. Dalam penelitian ini uji hipotesis yang digunakan menggunakan macro process dengan alat IBM SPSS Statistic 26. Hasil penelitian ini menunjukan: Influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, Influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand image, Brand Image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, Influencer marketing berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan Brand Iamge sebagai mediasi.
Pengaruh Penerapan Pemasaran Digital, Selebriti Endorser, dan Asosiasi Merek Terhadap Minat Beli Produk Smartphone X Pada Masyarakat Bandung Ansell Rafi Arrahman; Agus Aribowo
Sanskara Manajemen Dan Bisnis Vol. 3 No. 02 (2025): Sanskara Manajemen dan Bisnis (SMB)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/smb.v3i02.523

Abstract

Semakin berkembangnya media sosial dan semakin maraknya promosi iklan pada media sosial, Smartphone X merupakan salah satu brand Smartphone yang sering melakukan promosi pada media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pemasaran Digital, Selebriti Endorser, dan Asosiasi Merek terhadap Minat Beli. Metode penelitian menggunakan metode regresi linear berganda dengan data yang digunakan hasil dari penyebaran kuesioner dan diambil sampel 200 responden Masyarakat Bandung. Dengan hasil penelitian variabel Pemasaran Digital dan Selebriti Endorser memiliki pengaruh yang negatif terhadap minat beli yang di mana bertolak belakang dengan minat beli, akan tetapi asosisai merek memiliki pengaruh positif terhadap minat beli Smarrtphone X. Dapat diambil kesimpulan bahwa Masyarakat Bandung lebih memilih produk yang sudah mereka percayai dibandingkan Pemasaran Digital dan Selebriti Endorser yang dijalankan oleh produk dikarenakan Masyarakat Bandung yang terlalu sering terpapar iklan Smartphone X mungkin merasa terganggu atau bosan, serta ketidakcocokan selebriti terhadap produk. Produk Smartphone X harus melakukan evaluasi kembali terkait iklan yang dipromosikan pada media sosial dan pemilihan selebriti yang cocok terhadap produk Smartphone X.