Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG IKAN GABUS (Channa striata, BLOCH) DALAM PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KADAR HEMOGLOBIN IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus, VAR.) R.Bg. Irawanto Wisnu Broto; Suhandoyo Suhandoyo; Tri Harjana
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 6 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i6.7809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ikan gabus (Channa striata, BLOCH) dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan dan kadar hemoglobin ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus, VAR.). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan satu faktor dan rancangan acak lengkap (RAL). Sampel penelitian ini adalah 450 benih ikan lele berumur 14 hari dengan berat 0,31-0,33 gr dan panjang 3,1-3,4 cm. Setiap unit perlakuan berisi 30 ekor benih ikan lele dengan 3 kali ulangan. Pakan yang digunakan adalah substitusi tepung ikan gabus pada pelet komersial pf-1000 berprotein 39-41% dengan dosis sebesar 2gr/100gr, 4gr/100gr, 6gr/100gr, 8gr/100gr dan 0gr/100gr sebagai kontrol. Variabel terikat yang diukur adalah pertumbuhan panjang (cm), pertumbuhan berat (gr), dan kadar hemoglobin benih ikan lele (gr/dL). Data hasil pengukuran pertumbuhan dan kadar hemoglobin dianalisis dengan menggunakan analisis One Way Anova untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh signifikan pemberian tepung ikan gabus terhadap pertumbuhan dan kadar hemoglobin ikan kontrol dan perlakuan. Apabila terdapat pengaruh signifikan, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui perbedaan pengaruh antar kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan, maupun antar perlakuan. Hasil penelitian pemberian tepung ikan gabus dalam pakan komersial berpengaruh meningkatkan pertumbuhan dan kadar hemoglobin ikan lele (p0,01). Perlakuan dengan campuran tepung ikan gabus sebesar 8/100gr menghasilkan pertumbuhan dan kadar hemoglobin paling tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainya. Campuran tepung ikan gabus dan pakan ikan komersial dapat digunakan untuk meningkatkan keberhasilan pembenihan ikan lele. Kata Kunci : Clarias gariepinus, VAR., Hemoglobin, Pertumbuhan, Tepung Channa striata, BLOCH.
PENGARUH SUBSTITUSI PAKAN KOMERSIAL DENGAN TEPUNG UNDUR-UNDUR LAUT (Emerita sp.) TERHADAP BERAT BADAN BURUNG PUYUH JANTAN (Coturnix coturnix japonica L) Ika Pratiwi; Triharjana Triharjana; Drajad Pramiadi
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i3.4650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung undur-undur laut dan mengetahui dosis optimum substitusi tepung undur-undur laut ke dalam pakan komersial terhadap berat badan burung puyuh jantan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen berpola Rancangan Acak Lengkap (RAL). Objek penelitian adalah burung puyuh jantan berumur 8 hari setelah netas dengan berat 14 gram sebanyak 50 ekor. Burung puyuh tersebut dibagi menjadi 5 kelompok yaitu 1 kelompok kontrol dan 4 kelompok perlakuan dengan 10 ekor burung puyuh setiap perlakuan sebagai ulangan. Pakan dibedakan atas lima dosis substitusi undur-undur laut yaitu 30%, 35%, 40%, 45%, serta dosis 0% sebagai kontrol. Pemeliharaan burung puyuh jantan dilakukan selama 28 hari. Pengukuran berat badan hidup burung puyuh jantan dilakukan pada hari ke 28 penelitian menggunakan timbangan digital kapasitas maksimal 5 kg dengan batas ketelitian 1 gram. Data berat badan burung puyuh jantan dianalisis dengan analisis statistik One Way Anova untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh signifikan dari substitusi pakan komersial dengan tepung undur-undur laut terhadap berat badan burung puyuh jantan. Apabila berpengaruh signifikan, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui perbedaan antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan maupun antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung undur-undur laut berpengaruh sangat nyata (p£0,01) terhadap berat badan burung puyuh jantan dengan dosis optimum substitusi undur-undur laut pada dosis 40%. Perlakuan dengan komposisi 40% tepung undur-undur laut dan 60% pakan komersial menghasilkan respon paling baik dalam meningkatkan berat badan hidup burung puyuh jantan. Kata kunci: berat badan, burung puyuh jantan, tepung undur-undur laut
PENGARUH KOMBINASI MEDIA SERBUK GERGAJI BATANG POHON AREN DAN RUMPUT MANILA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KOKON CACING TANAH (Lumbricus rubellus) Listya Minarti; Suhandoyo Suhandoyo; Tri Harjana
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Biologi Vol 6 No 1 tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i1.6056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi gergaji batang pohon aren dan rumput manila terhadap pertumbuhan dan produksi kokon cacing tanah (Lumbricus rubellus). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. objek dari penelitian ini adalah cacing tanah (Lumbricus rubellus), yang dipelihara di dalam 5 media yang berbeda. Kelima macam media sebagai perlakuan yaitu 100% serbuk gergaji aren, 25% serbuk gergaji kelapa + 75% rumput manila, 50% serbuk gergaji aren + 50% rumput manila, 75% serbuk gergaji aren + 25% rumput manila dan 100% rumput manila. Setiap media dilakukan 5 kali ulangan dengan masing-masing media di beri 35 gram cacing menggunakan bak berukuran 35 x 30 x 10 cm. penelitian dilakukan 2 bulan dan pengambilan data dilakukan 2 kali pada akhir bulan. Parameter yang diukur pada penelitian ini pertambahan biomassa cacing, jumlah kokon, bobot kokon dan indeks kokon. Data pertambahan biomassa cacing, bobot kokon dan indeks kokon di analisis menggunakan One Way Anova dan data jumlah kokon dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata dari kombinasi media serbuk gergaji aren dan rumput manila terhadap pertumbuhan dan produksi kokon cacing Lumbricus rubellus. Media yang terbaik adalah kombinasi serbuk gergaji batang pohon aren 75% dan rumput manila 25%. Kata kunci: Lumbricus rubellus, pertunbuhan, kokon, serbuk gergaji batang pohon aren, rumput manila. 
PENGARUH EKSTRAK DAUN KENARI (Canarium indicum, L.) TERHADAP PERKEMBANGAN FOLIKEL OVARIUM TIKUS PUTIH BETINA (Rattus norvegicus, L.) Rahayu Tri Rejeki; Tri Harjana; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i3.6820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak  daun  kenari (Canarium indicum,L) terhadap perkembangan folikel ovarium tikus putih (Rattus norvegicus,L).Penelitian eksperimen ini menggunakan 16 ekor tikus putih betina yang dibagi dalam 4kelompok.  Kelompok  tanpa  ekstrak  daun  kenari  sebagai  kelompok  kontrol,  tiga  kelompok  lainsebagai kelompok perlakuan yang diberi perlakuan ekstrak daun kenari dengan dosis, masing-masing P1 (200mg ekstrak daun kenari), P2 (300mg ekstrak daun kenari) dan P3 (400mg ekstrak daun  kenari). Pemberian perlakuan ekstrak daun kenari dilakukan selama 21 hari secara oral. Data hasil pengamatan dianalisis dianalisis dengan uji Kruskal Wallis dengan menghitung jumlah folikel ovarium, yaitu : folikel primer, folikel sekunder, folikel tersier, folikel de graff, ovulasi, corpus  luteum dan folikel atresia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kenari berpengaruh nyata (P≤0,05) terhadap folikel tersier, folikel atresia, ovulasi dan corpus luteum, serta berpengaruh tidak nyata (p≥0,05) terhadap folikel primer, folikel sekunder dan folikel de graff.Kata kunci: Ekstrak daun kenari, folikel ovarium, tikus putih 
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI KEDELAI PUTIH (Glycine max, L.) TERHADAP SPERMATOGENESIS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus, L.) Elsa Violeta; Tri Harjana
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 6 Tahun 2018
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v7i6.13060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak biji kedelai putih (Glycine max L.)terhadap spermatogenesis tikus putih (Rattus norvegicus L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen satufaktor. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 16 ekor tikus putih jantan murni dari galur wistar,berumur 2 bulan, dan memiliki berat rata-rata 165 gram. Tikus tersebut dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kontrol(tanpa pemberian ekstrak biji kedelai putih), 50 mg/kgBB. 100 mg/kgBB, dan 150 mg/kgBB. Variabel tergayutdalam penelitian ini adalah spermatogenesis dengan indikator jumlah spermatogonium, spermatosit primer,spermatosit sekunder, spermatid, dan spermatozoa. Pembuatan ekstrak biji kedelai putih dengan metode maserasi.Perlakuan dilakukan selama 48 hari. Testis tikus putih dibuat preparat histologik dengan menggunakan pewarnaHematoxylin. Pengamatan dilakukan di bawah mikroskop cahaya dengan perbesaran 400x, data yangdiperoleh dengan satuan jumlah/96.250 µm2. Data dianalisis dengan analisis statistik One Way Anova untukmengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh antara kelompok kontrol dan perlakuan. Uji Duncan’s MultipleRange Test (DMRT) dilakukan jika terdapat pengaruh nyata untuk membedakan antara kelompok perlakuan danantar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak biji kedelai putih (Glycine max, L.)memberikan pengaruh sangat nyata (P0,01) meningkatkan spermatogenesis tikus putih (Rattus norvegicus, L.).Dosis optimal dalam meningkatkan spermatogenesis berdasarkan hasil penelitian terdapat pada pemberian dosis100 mg/kgBB.Kata kunci: ekstrak biji kedelai putih, spermatogenesis, tikus putih.
PENGARUH KOMBINASI MEDIA SERBUK GERGAJI BATANG POHON KELAPA (Cocos nucifera L.) DAN RUMPUT MANILA (Zoysia matrella) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KOKON CACING TANAH (Lumbricus rubellus) Arin Prasinasari; Suhandoyo Suhandoyo; Tri Harjana
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i2.6127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pemeliharaan serbuk gergaji batang pohon kelapa dan rumput manila terhadap pertumbuhan dan produksi kokon cacing Lumbricus rubellus. Desain penelitian ini adalah eksperimen satu faktor dengan pola acak lengkap. Objek penelitian adalah cacing Lumbricus rubellus yang sudah berklitelum. Terdapat lima macam variasi media penelitian yang diuji coba yaitu media 100% serbuk gergaji batang pohon kelapa, 100% rumput manila, 25% serbuk gergaji batang pohon kelapa + 75% rumput manila, 50% serbuk gergaji batang pohon kelapa + 50% rumput manila, 75% serbuk gergaji batang pohon kelapa + 25% rumput manila. Pada setiap media dilakukan lima kali ulangan. Wadah media pemeliharaan yang digunakan adalah bak plastik berukuran 35 x 30 x 10 cm. Penelitian berlangsung selama dua bulan dengan dua kali pengambilan data. Parameter yang diamati adalah biomassa cacing, jumlah kokon, berat kokon, dan ukuran kokon. Data dianalisis menggunakan One Way Anova kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada hasil yang berbeda nyata, serta uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi media serbuk gergaji batang pohon kelapa dan rumput manila berpengaruh nyata (P0,01) meningkatkan pertumbuhan dan produksi kokon cacing Lumbricus rubellus. Kata kunci : Lumbricus rubellus, serbuk gergaji batang pohon kelapa, rumput manila, pertumbuhan, kokon 
PENGARUH EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya, L.) TERHADAP JUMLAH KELENJAR ENDOMETRIUM, JUMLAH ERITROSIT DAN LEKOSIT PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) BETINA Anis Anya Habibah; triharjana triharjana; Ciptono Ciptono
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 4 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i4.6979

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak biji pepaya (Carica papaya, L.) terhadap jumlah kelenjar endometrium, jumlah eritrosit dan lekosit pada tikus putih (Rattus norvegicus) betina. Obyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah tikus putih betina berumur 2 bulan dengan berat 150-250 gr yang belum pernah bunting. Tikus tersebut dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, yaitu kontrol (tanpa pemberian ekstrak biji pepaya), perlakuan 1 (300 gr/tikus/hari), perlakuan 2 (350 gr/tikus/hari), dan perlakuan 3 (400 gr/ tikus/hari).Variabel tergayut adalah jumlah kelenjar endometrium, jumlah eritrosit dan lekosit tikus putih betina. Perlakuan dilakukan selama 21 hari. Uji Kruskal Wallis digunakan untuk menganalisi pengaruh perlakuan terhadap jumlah kelenjar endometrium, untuk jumlah eritrosit dan lekosit dilakukan uji One Way Annova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak biji pepaya tidak memberikan pengaruh secara nyata terhadap jumlah kelenjar endometrium, dan jumlah eritrosit dengan (P0,05), tetapi berpengaruh nyata pada jumlah lekosit tikus putih betina dengan (P0,05). Kata kunci: ekstrak biji pepaya, kelenjar endometrium, eritrosit dan lekosit.
PENGARUH EKSTRAK KACANG PANJANG (Vigna sinensis, L.) TERHADAP JUMLAH KELENJAR DAN KETEBALAN LAPISAN ENDOMETRIUM TIKUS PUTIH BETINA (Rattus norvegicus, L.) Rahma Berlianti Suardi; Suhandoyo Suhandoyo; Triharjana Triharjana
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i3.4683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kacang panjang (Vigna sinensis, L.) terhadap jumlah kelenjar dan ketebalan lapisan endometrium tikus putih betina (Rattus norvegicus, L.). Desain penelitian ini adalah eksperimen satu faktor yang menggunakan pola acak lengkap. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah tikus putih betina yang berumur 2 bulan, berat badan± 200 gram. Tikus dibagi ke dalam 4 kelompok dengan masing- masing kelompok menggunakan 5 ekor tikus sebagai ulangan, yaitu kontrol (tanpa pemberian ekstrak kacang panjang), P1 (280 mg/ekor tikus/hari), P2 (560 mg/ekor tikus/hari), P3 (1120 mg/ekor tikus/hari). Variabel tergayut dalam penelitian ini adalah jumlah kelenjar dan ketebalan lapisan endometrium uterus tikus putih betina. Perlakuan dilakukan selama 21 hari secara oral. Ekstrak kacang panjang dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ketebalan endometrium di analisis dengan analisis One Way Anova untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh perlakuan. Apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) untuk membedakan antara kelompok perlakuan. Sedangkan, untuk menganalisis pengaruh perlakuan terhadap jumlah kelenjar endometrium dilakukan Uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kacang panjang memberikan pengaruh nyata (p0,05) terhadap jumlah kelenjar endometrium dan ketebalan lapisan endometrium tikus putih. Kata kunci: Ekstrak kacang panjang¸ jumlah kelenjar endometrium, tebal lapisan endometrium,  tikus putih betina
Pengaruh Pemberian Kromium Nitrat dan Kromium Klorida pada Tikus Wistar yang Diinduksi dengan Streptozotocin-Nicotinamide terhadap Gambaran Histologi Jantung Utami Amardi Putri; Tri Harjana; Tutiek Rahayu
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 6 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i6.5939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian senyawa kromium nitrat dan kromium klorida terhadap histologi jantung tikus jantan galur Wistar yang diinduksi streptozotocin-nicotinamide. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL), menggunakan 2 kelompok kontrol dan 2 kelompok perlakuan, dilaksanakan selama 4 bulan. Tikus dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu P1 (kromium nitrat), P2 (kromium klorida), K+ (kromium pikolinat) dan K- (Na-CMC). Variabel terikat berupa histologi jantung tikus berupa kerusakan pembuluh darah arteri dan nekrosis sel. Metode pengumpulan data dengan melakukan pengamatan histologi jantung menggunakan mikroskop cahaya. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif, independent t test,uji Kruskal-Wallis dan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tikus yang diberi pelakuan kromium nitrat dan kromium klorida memberikan pengaruh yang tidak signifikan (p0,05) pada semua tahap nekrosis sel kecuali perbandingan kelompok P2 dan K- yang memberikan pengaruh secara signifikan (P0,05) pada tahap kariolisis dan memberikan pengaruh yang tidak signifikan (P0,05) dalam menurunkan kerusakan pembuluh darah arteri. Kata kunci: histologi jantung, kromium klorida, kromium nitrat, tikus
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana) TERHADAP JUMLAH ERITROSIT, LEUKOSIT, HEMOGLOBIN (Hb) DAN GAMBARAN HISTOLOGIK JANTUNG MENCIT (Mus musculus) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK Ragil Nur Rahmawati; Tri Harjana; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i8.6037

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) pengaruh pemberian ekstrak kulit buah manggis terhadap jumlah eritrosit, leukosit dan hemoglobin mencit yang terpapar asap rokok, (2) pengaruh pemberian ekstrak kulit buah manggis terhadap gambaran histologik jantung mencit yang terpapar asap rokok. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, menggunakan variasi dosis ekstrak kulit buah manggis 280, 560 dan 560 (mg/KgBB) selama 30 hari yang diberikan kepada mencit yang terpapar asap rokok selama 15 menit. Variabel yang diamati adalah jumlah eritrosit, leukosit, hemoglobin dianalisis dengan One Way Anova dan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dan gambaran histologik jantung (piknosis, karioreksis dan kariolisis) dianalisis dengan Kruskal Wallis (p≤0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah manggis tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah eritrosit,tetapi pada perlakuan dosis 560 mg/KgBB menaikkan jumlah eritrosit. Ekstrak kulit buah manggis berpengaruh nyata terhadap penurunan jumlah leukosit pada dosis 280 mg/KgBB dan berpengaruh nyata terhadap peningkatan hemoglobin pada dosis 840 mg/KgBB pada mencit yang terpapar asap rokok. Ekstrak kulit buah manggis juga berpengaruh terhadap penurunan jumlah kerusakan sel jantung pada dosis 840 mg/KgBB memiliki jumlah kerusakan sel jantung yang paling rendah. Kata Kunci : ekstrak kulit buah manggis, eritrosit, leukosit, hemoglobin, histologi jantung, mencit, asap rokok