Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Membangun Kemandirian Energi di Wilayah Terpencil Untuk Meningkatkan Akses Energi Yang Berkelanjutan Rizal, Moch; Susilawati, Susi; Suryaningsih, Maria; Darwis, Hidayat; Pandaya; Zaenudin
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

strategi dan implementasi pembangunan kemandirian energi di wilayah terpencil sebagai upaya untuk meningkatkan akses energi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kualitatif-deskriptif berbasis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti peran teknologi terbarukan, partisipasi komunitas, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan teknologi lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Wilayah terpencil di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam akses energi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan kemandirian energi berbasis potensi lokal dengan pendekatan partisipatif dan teknologi terbarukan. Fokus penelitian adalah pada identifikasi faktor penghambat dan solusi inovatif dalam membangun kemandirian energi, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memberdayakan masyarakat. Adanya kombinasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas mampu mewujudkan keberlanjutan energi di daerah tertinggal.
Membangun Kemandirian Energi di Wilayah Terpencil Untuk Meningkatkan Akses Energi Yang Berkelanjutan Rizal, Moch; Susilawati, Susi; Suryaningsih, Maria; Darwis, Hidayat; Pandaya; Zaenudin
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

strategi dan implementasi pembangunan kemandirian energi di wilayah terpencil sebagai upaya untuk meningkatkan akses energi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kualitatif-deskriptif berbasis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti peran teknologi terbarukan, partisipasi komunitas, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan teknologi lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Wilayah terpencil di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam akses energi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan kemandirian energi berbasis potensi lokal dengan pendekatan partisipatif dan teknologi terbarukan. Fokus penelitian adalah pada identifikasi faktor penghambat dan solusi inovatif dalam membangun kemandirian energi, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memberdayakan masyarakat. Adanya kombinasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas mampu mewujudkan keberlanjutan energi di daerah tertinggal.
Membangun Kemandirian Energi di Wilayah Terpencil Untuk Meningkatkan Akses Energi Yang Berkelanjutan Rizal, Moch; Susilawati, Susi; Suryaningsih, Maria; Darwis, Hidayat; Pandaya; Zaenudin
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

strategi dan implementasi pembangunan kemandirian energi di wilayah terpencil sebagai upaya untuk meningkatkan akses energi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kualitatif-deskriptif berbasis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti peran teknologi terbarukan, partisipasi komunitas, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan teknologi lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Wilayah terpencil di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam akses energi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan kemandirian energi berbasis potensi lokal dengan pendekatan partisipatif dan teknologi terbarukan. Fokus penelitian adalah pada identifikasi faktor penghambat dan solusi inovatif dalam membangun kemandirian energi, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memberdayakan masyarakat. Adanya kombinasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas mampu mewujudkan keberlanjutan energi di daerah tertinggal.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN ENERGI DI WILAYAH TERPENCIL UNTUK MENINGKATKAN AKSES ENERGI YANG BERKELANJUTAN Rizal, Moch; Susilawati, Susi; Suryaningsih, Maria; Darwis, Hidayat; Pandaya; Zaenudin
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi dan implementasi pembangunan kemandirian energi di wilayah terpencil sebagai upaya untuk meningkatkan akses energi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kualitatif-deskriptif berbasis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti peran teknologi terbarukan, partisipasi komunitas, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan teknologi lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Wilayah terpencil di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam akses energi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan kemandirian energi berbasis potensi lokal dengan pendekatan partisipatif dan teknologi terbarukan. Fokus penelitian adalah pada identifikasi faktor penghambat dan solusi inovatif dalam membangun kemandirian energi, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memberdayakan masyarakat. Adanya kombinasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas mampu mewujudkan keberlanjutan energi di daerah tertinggal.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN ENERGI DI WILAYAH TERPENCIL UNTUK MENINGKATKAN AKSES ENERGI YANG BERKELANJUTAN Rizal, Moch; Susilawati, Susi; Suryaningsih, Maria; Darwis, Hidayat; Pandaya; Zaenudin
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi dan implementasi pembangunan kemandirian energi di wilayah terpencil sebagai upaya untuk meningkatkan akses energi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kualitatif-deskriptif berbasis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti peran teknologi terbarukan, partisipasi komunitas, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan teknologi lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Wilayah terpencil di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam akses energi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan kemandirian energi berbasis potensi lokal dengan pendekatan partisipatif dan teknologi terbarukan. Fokus penelitian adalah pada identifikasi faktor penghambat dan solusi inovatif dalam membangun kemandirian energi, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memberdayakan masyarakat. Adanya kombinasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas mampu mewujudkan keberlanjutan energi di daerah tertinggal.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN ENERGI DI WILAYAH TERPENCIL UNTUK MENINGKATKAN AKSES ENERGI YANG BERKELANJUTAN Rizal, Moch; Susilawati, Susi; Suryaningsih, Maria; Darwis, Hidayat; Pandaya; Zaenudin
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi dan implementasi pembangunan kemandirian energi di wilayah terpencil sebagai upaya untuk meningkatkan akses energi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kualitatif-deskriptif berbasis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti peran teknologi terbarukan, partisipasi komunitas, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan teknologi lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Wilayah terpencil di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam akses energi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan kemandirian energi berbasis potensi lokal dengan pendekatan partisipatif dan teknologi terbarukan. Fokus penelitian adalah pada identifikasi faktor penghambat dan solusi inovatif dalam membangun kemandirian energi, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memberdayakan masyarakat. Adanya kombinasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas mampu mewujudkan keberlanjutan energi di daerah tertinggal.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN ENERGI DI WILAYAH TERPENCIL UNTUK MENINGKATKAN AKSES ENERGI YANG BERKELANJUTAN Rizal, Moch; Susilawati, Susi; Suryaningsih, Maria; Darwis, Hidayat; Pandaya; Zaenudin
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi dan implementasi pembangunan kemandirian energi di wilayah terpencil sebagai upaya untuk meningkatkan akses energi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kualitatif-deskriptif berbasis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti peran teknologi terbarukan, partisipasi komunitas, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan teknologi lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Wilayah terpencil di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam akses energi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan kemandirian energi berbasis potensi lokal dengan pendekatan partisipatif dan teknologi terbarukan. Fokus penelitian adalah pada identifikasi faktor penghambat dan solusi inovatif dalam membangun kemandirian energi, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memberdayakan masyarakat. Adanya kombinasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas mampu mewujudkan keberlanjutan energi di daerah tertinggal.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN ENERGI DI WILAYAH TERPENCIL UNTUK MENINGKATKAN AKSES ENERGI YANG BERKELANJUTAN Rizal, Moch; Susilawati, Susi; Suryaningsih, Maria; Darwis, Hidayat; Pandaya; Zaenudin
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi dan implementasi pembangunan kemandirian energi di wilayah terpencil sebagai upaya untuk meningkatkan akses energi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kualitatif-deskriptif berbasis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti peran teknologi terbarukan, partisipasi komunitas, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan teknologi lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Wilayah terpencil di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam akses energi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan kemandirian energi berbasis potensi lokal dengan pendekatan partisipatif dan teknologi terbarukan. Fokus penelitian adalah pada identifikasi faktor penghambat dan solusi inovatif dalam membangun kemandirian energi, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memberdayakan masyarakat. Adanya kombinasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas mampu mewujudkan keberlanjutan energi di daerah tertinggal.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN ENERGI DI WILAYAH TERPENCIL UNTUK MENINGKATKAN AKSES ENERGI YANG BERKELANJUTAN Rizal, Moch; Susilawati, Susi; Suryaningsih, Maria; Darwis, Hidayat; Pandaya; Zaenudin
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi dan implementasi pembangunan kemandirian energi di wilayah terpencil sebagai upaya untuk meningkatkan akses energi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kualitatif-deskriptif berbasis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti peran teknologi terbarukan, partisipasi komunitas, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan teknologi lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Wilayah terpencil di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam akses energi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan kemandirian energi berbasis potensi lokal dengan pendekatan partisipatif dan teknologi terbarukan. Fokus penelitian adalah pada identifikasi faktor penghambat dan solusi inovatif dalam membangun kemandirian energi, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memberdayakan masyarakat. Adanya kombinasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas mampu mewujudkan keberlanjutan energi di daerah tertinggal.
The Effect of Work Environment, Career Development, and Incentives on Employee Job Satisfaction at PT XYZ Yulia Dwi Lestari; Mohamad Lutfi; Mochamad Rizal
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 6 No. 1 (2026): January - June 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v6i1.6669

Abstract

This study seeks to understand the impact of work, and thus analyze how goal setting can lead to work-life outcomes, as a productive transformation. This is significant because post-COVID adjustments in work modes and rhythms, along with shifts in international competitive conditions, are bringing greater economic pressures to the workplace. For businesses, this means that employee satisfaction with their jobs must remain high if strong worker productivity is to be maintained. This, in turn, leads to increased employee and department loyalty, which can expand their recruitment capabilities. This study adopted a quantitative research paradigm and followed an exploratory survey framework. Primary data were collected by administering a Likert-scale questionnaire to 120 randomly selected employees from various parts of PT XYZ. Data analysis was conducted using a Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach. The researchers found that the magnitude of rewards had a positive influence on job satisfaction of PT XYZ employees. Rewards, particularly those given in the form of performance-based bonuses and additional regular salary, directly resulted in excellent job satisfaction ratings. At the same time, in partial testing, the work environment and career development both failed to show a significant impact on job satisfaction. This research is limited because the data comes from only one company and is based on staff questionnaires. These findings are important for PT XYZ, which must replace its current three-tier incentive system with a simpler and more transparent performance-based system to improve job satisfaction and reduce staff turnover, or remain as is and see its competitiveness in the future.