Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Idea of History

PERANAN SULTAN MARDAN ALI DI KESULTANAN BUTON : 1647 -1654 Asniati Asniati; Syahrun Syahrun; La Ode Marhini
Journal Idea of History Vol 3 No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari - Juni 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/history.v3i1.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil Sultan Mardan Ali, mengetahui peranan Sultan Mardan Ali terhadap Kesultanan Buton pada tahun 1647-1654, serta untuk mengetahui penyebab Sultan Mardan Ali bekerja sama dengan Kompeni Belanda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah menurut Kuntowijoyo dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: (1) pemilihan topik; (2) pengumpulan sumber; (3) verifikasi sumber; (4) interpretasi sumber; (5) historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sultan Mardan Ali atau La Cila lahir pada 5 hari bulan Maulid 980 Hijriah tahun 1573 M. Sebelum menjadi sultan, Mardan Ali menjabat sebagai Kapitalau atau panglima wilayah Timur Kesultanan Buton. Mardan Ali dilantik menjadi Sultan Buton ke-8 oleh Bhonto Siolimbona pada tahun 1647 dengan gelar Sultan Mardan Ali. Peranan Sultan Mardan Ali dalam Kesultanan Buton meliputi bidang politik, ekonomi, dan pemerintahan. Sultan Mardan Ali juga melakukan hubungan kerja sama dengan Belanda. Sultan Mardan Ali bekerja sama dengan bangsa Belanda sebab Sultan ingin melakukan pemulihan hubungan antara Buton dengan VOC yang sebelumnya kurang baik melalui perantara Sultan Ternate.
FUNGSI SOSIAL EKONOMI PELABUHAN LAINO DAN PERKEMBANGANNYA: 1992-2021 Sindi Sindi; Hamuni Hamuni; Shinta Arjunita Saputri; La Ode Marhini
Journal Idea of History Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari - Juni 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/history.v5i1.1652

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk: (1) mengetahui fungsi sosial ekonomi Pelabuhan Rakyat Laino Kabupaten Muna (2) mengetahui perkembangan Pelabuhan Rakyat Laino Kabupaten Muna tahun 1992-2020. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu: (a) Pemilihan topik, (b) Heuristik sumber, (c) Verifikasi sumber, (d) Interpretasi sumber, (e) Historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Pelabuhan Rakyat Laino terletak di Kelurahan Laiworu Kabupaten Muna yang memiliki fungsi sosial dan ekonomi bagi masyarakat Kota Raha khususnya masyarakat Laiworu. secara ekonomi, Pelabuhan Rakyat Laino berfungsi sebagai penggerak roda perekonomian karena memudahkan distribusi hasil-hasil dari Kota Raha ke Kecamatan Maligano, Kecamatan Batu Kara, Kecamatan Pasir Putih, Kecamatan Pasikolaga dan Kecamatan Wakorumba Selatan. Fungsi sosial Pelabuhan Rakyat Laino menjadi fasilitas publik tempat berlangsungnya interaksi antarmasyarakat di Kecamatan Maligano, Kecamatan Batu Kara, Kecamatan Pasir Putih, Kecamatan Pasikolaga dan Kecamatan Wakorumba Selatan. (2) Pelabuhan Rakyat Laino mengalami perkembangan di setiap tahun dimana pada tahun 1992, perkembangan fisik mengalami peningkatan seperti sarana dan prasarana. Perkembangan dari sektor armada laut di Pelabuhan Rakyat Laino juga mengalami peningkatan dalam hal ini, yakni jumlah kapal dan jumlah penumpang di setiap tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 1996-2013 Pelabuhan Rakyat Laino mengalami peningkatan pada tahun 1996 sebanyak 4 unit, tahun 2014 sampai dengan 2020 transportasi laut di Pelabuhan Rakyat Laino mengalami perkembangan dari segi ukuran daya tampung kapal dan speed boat. Kemudian penumpang di Pelabuhan Laino Tahun 1992-2021 juga mengalami peningkatan.
PENGOBATAN TRADISIONAL KATAMPU BUKU PADA MASYARAKAT MUNA (1969-2020) Pendais Hak; Wa Ode Salfia; La Ode Marhini; La Ode Dinda; La Dalima
Journal Idea of History Vol 5 No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Juli - Desember 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/history.v5i2.1874

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeksprisikan proses pelaksanaan dan nilai yang terkandung dalam katampu pada anak-anak di Muna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) katampu buku pada masyarakat Muna merupakan cara pengobatan tradisional untuk mengobati atau menyembuhkan penyakit patah tulang. Katampu buku ini disebabkan banyak faktor seperti kecelakaan dari motor, mobil, jatuh dari kamar mandi, dan jatuh dari pohon yang menyebabkan tulang patah, retak, dan bergeser ; (2) Proses pelaksanaan katampu buku pada anak-anak di Muna pada dasarnya dilakukan dalam dua tahap, yaitu: (a) Pertama, mempersiapkan alat atau perlengkapan yang digunakan untuk pelaksanaan pengobatan katampu, daun serei, daun agel muda, kulubhea, beras, dan tali, (b) Kedua, bhatata (doa-doa), dekapihi ue bhe buku modaino (pencarian urat dan tulang yang bermasalah), dopasaane roono bhale nemotampuhano (pemasangan daun agael pada bagian tubuh yang patah), dopasaaene kulubhea nemotampuhano (tahap pemasangan pelepah pinang) dan tahap dokoliane kaako (diikatkan dengan tali). (3) Nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan katampu buku pada masyarakat Muna, yaitu nilai religius, kepercayaan, nilai sosial dan nilai pendidikan.