Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PRODUKTIFITAS PRODUK BERBASIS SINGKONG (MANIHOT UTILISIMA) Wahono Hadi Susanto; Shinta Rosalia Dewi; Elok Waziiroh; Nur Ida Panca Nugrahini
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.651 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.302

Abstract

Abstract.UMKM Insan Mulia engaged in the processing of casaava product.UMKM Insan Mulia belonging to groups in DesaSuruInsan, KecamatanDawarblandong, Kabupaten Mojokerto. UMKM consist of four Dusun namely Dusun Suru, DusunBulakWangon, Dusun Semanding, and DusunSuruKidul. The products manufactured by the group InsanMulia are cassava chips and rice crackers. Some of the problems faced by the group InsanMuliais a lack of efficiency in production due to inadequate equipment, packaging products that are less interesting as well as the need to improve the quality of the product. Through IbM solution provided include 1) Increasing efficiency and cutting capacity cassava, 2) Increased efficiency and capacity cuts rice crackers lontongan, 3) Improved draining oil to prevent rancidity during distribution, 4) Increased efficiency of drying, 5) Repair of packaging products to increase competitiveness, and 6) Assistance improvement of product quality. Activity Increased efficiency and production capacity is done with the technology transfer of industrial equipment that is cutting semi-automatic cassava, rice crackers cutter lontongansemi automatic, oil drainer spinner, and the dryer cabinet. Manufacture of packaging design and procurement of packaging materials for the improvement of the packaging as an effort to increase the competitiveness of products. Improved quality of products is done with extension How Good Food Production and mentoring for troubleshooting problems during the use of production equipment Keywords:cassava, productivity, efeciency, technology Abstrak.Kelompok Usaha Bersama “UMKM Insan Mulia” bergerak di bidang pengolahan singkon. Mitra program kegiatan ini adalah kelompok UMKM yang tergabung dalam kelompok Insan Mulia di Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. UMKM yang tergabung ke dalam kelompok Insan Mulia ada empat kelompok yang terbagi atas Dusun yang ada di Desa Suru, yaitu Dusun Suru, Dusun Bulak Wangon, Dusun Semanding, dan Dusun Suru Kidul. Adapun produk yang diproduksi oleh kelompok Insan Mulia adalah keripik singkong, dan kerupuk beras. Beberapapermasalahan yang dihadapi kelompok Insan Muliaadalahkurangnyaefisiensiproduksiakibatperalatan yang kurangmemadai, pengemasanproduk yang kurangmenariksertaperlunyapeningkatanmutuproduk.MelaluikegiatanIbMinisolusi yang diberikanmeliputi 1) Peningkatanefisiensidankapasitaspemotongan singkong, 2) Peningkatanefisiensidankapasitaspemotongan kerupuk beras lontongan, 3) Perbaikan penirisan minyak untuk mencegah ketengikan selama distribusi, 4) Peningkatan efesiensi pengeringan, 5) Perbaikankemasan produk untuk peningkatan daya saing, dan 6) Pendampinganpeningkatanmutuproduk. KegiatanPeningkatanefisiensidankapasitasproduksidilakukandenganalihteknologiperalatanindustriyaitupemotong singkongsemi otomatis, pemotong kerupuk beras lontongansemi otomatis, peniris minyak spinner, dan pengering kabinet.Pembuatandesainkemasansertapengadaanbahanpengemasdilakukanuntukperbaikankemasansebagai upaya peningkatan daya saing produk.Perbaikanmutuprodukdilakukandenganpenyuluhan Cara ProduksiPangan yang Baiksertapendampinganuntuktroubleshootingpermasalahanselamapenggunaanperalatanproduksi. Kata kunci :singkong, produktivitas, efesiensi, alih teknologi
PENINGKATAN PRODUKTIFITAS DAN DAYA SAING PRODUK TORTILA BERBASIS JAGUNG (ZEA MAYS) Widya Dwi Rukmi Putri; Nur Ida Panca Nugrahini; Elok Waziiroh
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.84 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.303

Abstract

Abstract: "KUBE" MadepManteb engaged in the processing of corn to to provide added value in the main commodity of village. This group is composed of 20 industrial household food which cooperate together in improving the quality of products and marketing. Product of KUBE "MadepManteb is tortillas with a variety of flavors. Some problems KUBE "MadepManteb is the lack of efficiency in production due to inadequate equipment, packaging products that are less interesting as well as the need to improve the quality of the product. Through IbM solution provided include 1) Increasing the efficiency and capacity of stirring the dough tortillas, 2) Increased efficiency and capacity cutting sheet tortillas, 3) Improved draining oil products tortila to prevent rancidity during distribution, 4) Increasing the efficiency of mixing dry seasoning with tortillas, 5) Repair of packaging products to increase competitiveness, and 6) Assistance improvement of product quality. Activity Increased efficiency and production capacity is done with the technology transfer of industrial equipment, namely automatic dough mixer 5 kg capacity, semi-automatic cutting sheet tortillas, spinner oil drainer, mixer dried herbs and stove industry. Manufacture of packaging design and procurement of packaging materials for the improvement of the packaging as an effort to increase the competitiveness of tortillas. Improved quality of products is done with extension How Good Food Production and mentoring for troubleshooting problems during the use of production equipment. Keywords:tortilla, productivity, competing capacity, technology Abstrak.Kelompok Usaha Bersama “KUBE” Madep Manteb bergerak di bidang pengolahan jagung untukmemberikannilaitambahpadakomoditiutamadesatersebut.Kelompok usaha ini terdiri dari 20 industri rumah tangga pangan yang saling berkerja sama dalam peningkatan mutu produk dan pemasaran. Produk unggulan dari KUBE” Madep Manteb adalah tortila dengan berbagai varian rasa. Beberapapermasalahan yang KUBE” Madep Mantebadalahkurangnyaefisiensiproduksiakibatperalatan yang kurangmemadai, pengemasanproduk yang kurangmenariksertaperlunyapeningkatanmutuproduk.MelaluikegiatanIbMinisolusi yang diberikanmeliputi 1) Peningkatanefisiensidankapasitaspengadukan adonan tortila, 2) Peningkatanefisiensidankapasitaspemotong lembaran tortila, 3) Perbaikan penirisan minyak produk tortila untuk mencegah ketengikan selama distribusi, 4) Peningkatan efesiensi pencampuran bumbu kering dengan tortila, 5) Perbaikankemasan produk untuk peningkatan daya saing, dan 6) Pendampinganpeningkatanmutuproduk. KegiatanPeningkatanefisiensidankapasitasproduksidilakukandenganalihteknologiperalatanindustriyaitupengaduk adonan otomatis kapasitas 5 Kg, pemotong lembaran tortila semi otomatis, peniris minyak spinner, pengaduk bumbu keringdankomporindustri. Pembuatandesainkemasansertapengadaanbahanpengemasdilakukanuntukperbaikankemasansebagai upaya peningkatan daya saing produk tortila.Perbaikanmutuprodukdilakukandenganpenyuluhan Cara ProduksiPangan yang Baiksertapendampinganuntuktroubleshootingpermasalahanselamapenggunaanperalatanproduksi. Kata kunci :tortila, produktivitas, daya saing, alih teknologi
TEKNOLOGI PEMBUATAN SARI BUAH BELIMBING (AVERRHOA CARAMBOLA L) APLIKASI DI INDUSTRI RUMAH TANGGA Wahono Hadi Susanto; Fuadiyah Nila Kurniasari; Elok Waziiroh; Nur Ida Panca Nugrahini
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.695 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.304

Abstract

Abstract:Star fruit (Averrhoa carambolaL) is highly produced in Desa Gogodeso, the productivity reaced 12,25 tons in each harvest time. However, star fruit has not been fully utilized, due to lack of applicable processing-tecnology for home-industries scale. Star fruit can be processed become star fruit extract which is potential as funcional drink. Therefore, it is necessary to produce star fruit extract with simple technology, that can aplicate in home-industries scale. In this study, star fruit was processed into star fruit extract using simple technology and equipment. Star fruit extract has shelf life until 6 month, without preservative addition. Keywords:Star fruit(carambolaAverrhoaL), Star fruit extract, Applicabletechnology, Home-Industries scale Abstrak:Buah belimbing (Averrhoa carambola L) merupakan salah satu potensi di Desa Gogodeso dengan jumlah 12,25 ton per musim panen. Namun, buah belimbing belum banyak dimanfaatkan secaramaksimal, dikarenakan belumtersedianyateknologi yang tepatuntukmengolahbuahbelimbing. Padahalbuahbelimbingmempunyaipotensiuntukdikembangkansebagaiminumanfungsional. Salah satu olahan buah belimbing adalah mengolahnya menjadi sari buah belimbing. Oleh karena itu diperlukan teknologi pembuatan sari belimbing yang dapat diterapkan di industri rumah tangga. Pada kegiatan ini, pembuatan sari belimbing dilakukan menggunakan teknologi dan peralatan sederhana dengan memperhatikan kualitas sari buah belimbing yang dihasilkan. Umur simpan sari buah belimbing mencapai 6 bulan tanpa menambahkan bahan pengawet. Kata kunci :Buah belimbing (Averrhoa carambola L), Sari buah belimbing, Teknologi aplikatif, Industri skala rumah tangga
Consumer Perceptions and Preferences of Beverage Products in Malang City Mohammad Saifur Rohman; Mifetika Lukitasari; Dwi Adi Nugroho; Nashi Widodo; Inggita Kusumastuty; Nur Ida Panca Nugrahini
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 5, No 1 (2022): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i1.3872

Abstract

This research aims to investigate the consumer perceptions and preferences of beverage products in Malang City, East Java. This study uses a Mixing theory approach, which analyzes research data quantitatively by using descriptive analysis, and qualitatively. The population is all consumers of beverage products in Malang city, where 220 consumers were selected as research samples through purposive random sampling. Primary data were collected using a questionnaire. Types of drinks that are commonly consumed by the local community include soft drinks, tea, milk, coffee, health drinks, and beverages included in "other" category. Furthermore, the most consumed beverage is coffee. The results demonstrate that the choice of beverage products is greater based on the health and refreshing benefits. In terms of purchasing methods, most consumers prefer buying directly at the nearest store. This finding is a strong signal for beverage producers to market the products widely to reach small stores in residential areas. Producers of beverages other than coffee are suggested to emphasize the refreshing or health benefits of the beverage products to gain consumers' preference.
PENGARUH ANTIOKSIDAN JELLY DRINK KULIT BUAH NAGA MERAH DAN ROSELLA TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT [IN PRESS APRIL 2015] Nirmala Nurhasanah; Aulia Shabrina Karismawati; Tri Dewanti Widyaningsih; Nur Ida Panca Nugrahini
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jelantah memiliki bilangan peroksida yang tinggi yang merupakan sumber radikal bebas dalam tubuh dan dapat menyebabkan kerusakan pada organ hati. Semakin tinggi kerusakan hati, maka semakin tinggi pula kadar SGOT dan SGPT dalam darah. Kulit Buah Naga Merah dan Rosella memiliki kadar antioksidan yang cukup tinggi. Jelly drink kulit buah naga merah dan rosella dipilih sebagai minuman fungsional berantioksidan alami. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu  jelly drink kulit tersebut memiliki nilai IC50 196.26 ppm, total antosianin 68.08 ppm dari perlakuan terbaik Metode Zeleny juga memberikan nilai yang paling rendah sebesar 0.035. Perlakuan jelly drink kulit buah naga dan rosella memberikan pengaruh nyata (α=0.05) terhadap penurunan kadar SGOT dan SGPT tikus wistar jantan. Hasil  SGOT dan SGPT paling besar diberikan oleh pengaruh perlakuan pemberian jelly drink dosis 2 (7,2ml/200g BB). Penurunan kadar SGOT selama 2 minggu pemberian jelly drink sebesar 24.99% dan kadar SGPT 32.74 %.   Kata Kunci: Antioksidan, Kulit Buah Naga Merah, Rosella, SGPT, SGOT
PENGARUH PROPORSI TEPUNG (UBI JALAR TERFERMENTASI : KECAMBAH KACANG TUNGGAK) DAN LAMA PERKECAMBAHAN TERHADAP KUALITAS FISIK DAN KIMIA FLAKE [IN PRESS JULI 2015] Kemala Febrianti; Tri Dewanti Widyaningsih; Sudarma Dita Wijayanti; Nur Ida Panca Nugrahini; Jaya Mahar Maligan
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flake merupakan salah satu sereal sarapan siap saji. Salah satu bahan baku yang dapat dibuat menjadi flake adalah ubi jalar. Ubi jalar memiliki kandungan oligosakarida yang relatif tinggi dan kadar protein yang rendah sehingga dilakukan proses fermentasi dan penambahan bahan yang mempunyai kadar protein tinggi, yaitu kecambah kacang tunggak. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan pengaruh proporsi tepung ubi jalar terfermentasi : tepung kecambah kacang tunggak serta lama perkecambahan kacang tunggak terhadap sifat fisik dan kimia flake. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) Faktorial. Perlakuan terbaik berdasarkan karakteristik fisik dan kimia didapatkan pada flake dengan proporsi tepung (ubi jalar terfermentasi : kecambah kacang tunggak) 60:40 serta lama perkecambahan 48 jam dengan kadar air 2.43%, kadar abu 1.94%, kadar lemak 8.17%, kadar protein 6.95%, kadar pati 25.58%, daya patah 0.87 N dan tingkat rehidrasi 44.05%.   Kata Kunci: Flake, Kacang Tunggak, Ubi Jalar
MIE DARI UMBI GARUT (Maranta arundinacea L.): KAJIAN PUSTAKA [IN PRESS JULI 2015] Agung Kurniawan; Teti Estiasih; Nur Ida Panca Nugrahini
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Garut (Maranta arundinaceae L.) adalah salah satu umbi yang berpotensi menjadi substituen terigu dalam pembuatan mie, apabila dibuat tepung terlebih dahulu. Tingkat produksi mie makin meningkat tiap tahunnya, melalui penggunaan tepung garut sebagai substituen secara parsial diharapkan dapat tercapai akan ketergantungan terigu. Dalam proses pengolahan mie membutuhkan adanya gluten. Gluten berperan penting dalam pembentukan struktur dan elastisitas dari mie. Gluten memiliki sifat elastis dan plastis, dua sifat tersebut sangatlah penting untuk menghasilkan produk mie yang dapat dicetak, kenyal, dan tidak mudah putus. Kegunaan penambahan rasio gluten agar karakteristik mie yang optimal, yaitu sifat elastis dan kenyal. Kata kunci: Garut, Gluten, Mie
KARAKTERISTIK SIRUP JAHE NIRA KELAPA TERFERMENTASI DELAPAN JAM (KAJIAN JENIS DAN KONSENTRASI SARI JAHE) [IN PRESS JULI 2015] Rizky Febriyanti; Wahono Hadi Susanto; Nur Ida Panca Nugrahini
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nira kelapa adalah cairan bening yang keluar dari bunga kelapa yang pucuknya belum membuka. Didalam nira mengandung gula, lemak, dan protein yang merupakan media terbaik untuk pertumbuhan mikroorganisme dari lingkungan sekitarnya. Nira yang telah mengalami proses fermentasi tidak dapat diolah dan dicetak menjadi gula batok yang berkualitas baik. Nira yang mengalami fermentasi dapat diolah menjadi sirup namun memiliki rasa yang masam sehingga perlu ada penambahan perasa. Penambahan  jahe dapat memperbaiki kualitas dari sirup nira kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan varietas jahe dan konsentrasi sari jahe dalam pembuatan sirup nira kelapa. Penelitian ini menggunakan Rancangan tersarang (Nested Design). Faktor 1 adalah varietas jahe (jahe merah, jahe gajah, dan jahe emprit) sedangkan faktor 2 merupakan konsentrasi penambahan sari jahe dengan 3 level (5%,10%,15%). Hasil perlakuan terbaik kemudian diuji dengan Metode Multiple Attribut. Perlakuan terbaik menurut parameter fisiko-kimia diperoleh pada perlakuan varietas jahe merah dengan penambahan konsentrasi sari jahe 10%.   Kata Kunci: Nira Terfermentasi, Sari Jahe, Sirup , Varietas Jahe
PENGARUH MARGARIN APEL MANALAGI TERSUPLEMENTASI MINYAK KACANG TANAH TERHADAP KADAR KOLESTEROL TIKUS Sprague dawley JANTAN [IN PRESS JANUARI 2014] Nurul Abidah; Tri Dewanti Widyaningsih; Nur Ida Panca Nugraheni; Sudarma Dita Wijayanti; Jaya Mahar Maligan
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian margarin  apel manalagi (Malus sylfertris Mill) yang tersuplementasi minyak kacang tanah terhadap kadar kolesterol pada tikus Sprague Drawley jantan yang diberi diet aterogenik. Metode penelitian ini menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 4 perlakuan dengan 5 ulangan yaitu kelompok kontrol pakan standar AIN 93M, kelompok pakan diet aterogenik, pakan diet aterogenik + margarin komersial, dan menggunakan pakan diet aterogenik + margarin apel tersuplementasi minyak kacang tanah. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan ANOVA apabila terdapat perbedaan diuji lanjut dengan BNT selang kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian margarin apel manalagi tersuplementasi minyak kacang tanah berpengaruh nyata (α=0,05) terhadap darah tikus Sprague dawley jantan yang diberi diet aterogenik yaitu mampu menurunkan kadar kolesterol 3.50% namun menurunkan berat badan tikus sebesar 6.10% dan peningkatan jumlah sisa pakan 18.18%.   Kata kunci: Apel, Diet Aterogenik, Kadar Kolesterol, Margarin Buah,  Minyak Kacang Tanah
PENGARUH PROPORSI KACANG TANAH DENGAN PETIS UDANG DAN PENAMBAHAN KECAP MANIS TERHADAP SIFAT BUMBU TAHU TEK INSTAN [IN PRESS SEPTEMBER 2015] Suhartini Suhartini; Sudarminto Setyo Yuwono; Nur Ida Panca Nugrahini
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 4 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahu tek adalah salah satu makanan tradisional Jawa Timur. Tahu tek terdiri dari tahu goreng, lontong, kentang goreng, taoge, mentimun dan penambahan bumbu. Proses Pembuatan bumbu tahu tek membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu upaya yakni dengan membuat bumbu tahu tek instan. Penelitian ini menggunakan metode RAK dengan 2 faktor, faktor pertama yaitu proporsi kacang tanah dengan petis udang dan faktor kedua yaitu penambahan kecap manis. Data dianalisis dengan ANOVA kemudian dilanjut dengan uji BNT taraf 5% atau DMRT 5%. Perlakuan terbaik diperoleh pada proporsi kacang tanah dengan petis udang (210:90) dan penambahan kecap manis 15%. Karakteristik bumbu tahu tek terbaik yaitu diperoleh kadar air 13.17%, Aw 0.55%, kadar lemak 31.48%, tekstur 10.40 N, waktu pencampuran 115 detik, viskositas 10550.00 cp, peroksida 1.25 meq/kg, TPC 2.00x102 CFU/g, nilai rasa 3.65, aroma 3.85 dan warna 3.75. . Kata Kunci: Tahu Tek Instan, Kacang Tanah, Kecap Manis, Petis Udang
Co-Authors Agung Kurniawan Agung Kurniawan AGUSTIN KRISNA WARDANI Andina Rahma Safitri Andina Rahma Safitri, Andina Rahma Anindita Febrianti Dwitya Aulia Shabrina Karismawati Bahtiar Rifa'i Della Rosalita Della Rosalita, Della Dr.Ir. Yunianta, DEA Dwi Adi Nugroho Elok Waziiroh Elok Zubaidah Erryana Martati Florentine Ekaristya Florentine Ekaristya, Florentine Fuadiyah Nila Kurniasari Gabriela Johana Septiany Gabriela Johana Septiany, Gabriela Johana Indah Ayu Adina Indah Nur Fikarani Indah Nur Fikarani, Indah Nur Inggita Kusumastuty Jaya Mahar Maligan Jaya Mahar Maligan Jaya Mahar Maligan Jaya Mahar Maligan Kemala Febrianti Kemala Febrianti KIKI FIBRIANTO Laili One Januarista Leenawaty Limantara Lukman Azis M. Wahyu Agung Prasetya M. Wahyu Agung Prasetya, M. Wahyu Agung Mayrizki Dwihindarti Mega Leny Puspitasari Mega Leny Puspitasari Megiza Purnama Mifetika Lukitasari Mochamad Afif Sholichudin Mochamad Afif Sholichudin, Mochamad Afif Mohammad Saifur Rohman Nashi Widodo Natalia Sari Susanto Nela Endy Restiengtias Nela Purwani Septiyanti Nela Purwani Septiyanti, Nela Purwani Ni Putu Sarah Saraswati Sujarta Ni Putu Sarah Saraswati Sujarta, Ni Putu Sarah Saraswati Nirmala Nurhasanah Nirmala Nurhasanah Nurul Abidah Nurul Abidah Rizky Febriyanti Rizky Febriyanti Roichatul Jannah Roudlatul Fanani Roudlatul Fanani, Roudlatul Ruthia Kristi Wijayanti Ruthia Kristi Wijayanti Shinta Rosalia Dewi SIMON BAMBANG WIDJANARKO Stevany Yolanda Sudarma Dita Wijayanti Sudarma Dita Wijayanti Sudarminto Setyo Yuwono Sudarminto Setyo Yuwono Suhartini Suhartini Suhartini Suhartini Tara Viantya Wulansari Teti Estiasih Teti Estiasih Teti Estiasih Tiara Rahmania Yunisa Tri Dewanti Widyaningsih Wahono Hadi Susanto Wahono Hadi Susanto Widya Dwi Rukmi Putri Yundari, Yundari YUNIANTA YUNIANTA