Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi: Literatur Review Tasya Aprilia Pubioganda; Oktafany Oktafany; Citra Yuliyanda Pardilawati
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v4i1.2053

Abstract

Hypertension is a chronic condition that requires long-term management due to its strong association with an increased risk of serious complications when blood pressure is not adequately controlled. One of the key factors influencing the success of hypertension management is patient adherence to antihypertensive medication. However, suboptimal adherence remains a common problem and may lead to poor therapeutic outcomes. This literature review aimed to examine the relationship between adherence to antihypertensive medication and blood pressure control among patients with hypertension. A systematic search of the literature was conducted using the PubMed and Google Scholar databases with relevant keywords combined through Boolean operators. The selected articles were screened based on predefined inclusion and exclusion criteria, including original research articles published within the last ten years, accessible in full text, and addressing the association between medication adherence and blood pressure in hypertensive patients. The findings of the reviewed studies indicate that most articles reported a significant relationship between medication adherence and blood pressure levels. Patients with higher adherence to antihypertensive therapy tended to achieve better blood pressure control compared to those with lower adherence. Although variations in the strength of the reported associations were observed across studies, the overall direction of the relationship was consistent. These results suggest that adherence to antihypertensive medication plays an essential role in achieving optimal blood pressure control. Therefore, this review highlights the importance of continuous efforts to improve patient adherence as part of effective hypertension management strategies aimed at reducing the risk of long-term complications.
Kajian Literatur: Aktivitas Farmakologis Minyak Atsiri Tanaman Herbal Sebagai Stimulan Pertumbuhan Rambut Ida Ayu Gede Bintang Widia Putri; Ramadhan Triyandi; Muhammad Iqbal; Citra Yuliyanda Pardilawati
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.882

Abstract

Kerontokan rambut merupakan masalah umum yang dipengaruhi oleh stres, hormonal, dan peradangan kulit kepala. Minyak atsiri dari tanaman herbal menjadi alternatif terapi alami karena kandungan senyawa bioaktif seperti monoterpen, seskuiterpen, fenol, dan masih banyak lagi. Tinjauan ini bertujuan memberikan informasi mengenai tanaman herbal penghasil minyak atsiri yang memiliki aktivitas farmakologis sebagai stimulan pertumbuhan rambut. Pencarian pustaka dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, NCBI, dan Science Direct. Kriteria inklusi mencakup jurnal yang membahas efek minyak atsiri tanaman herbal terhadap pertumbuhan rambut dan telah diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Kriteria eksklusi adalah jurnal yang tidak memuat informasi terkait efek minyak atsiri tanaman herbal terhadap pertumbuhan rambut dan diterbitkan lebih dari 10 tahun terakhir. Dari hasil pencarian diperoleh 12 jurnal yang memenuhi kriteria penelitian. Hasil kajian menunjukkan 12 tanaman herbal penghasil minyak atsiri yang memiliki aktivitas farmakologis sebagai stimulan pertumbuhan rambut. Aktivitas tersebut didukung oleh kandungan senyawa aktif minyak atsiri yang bekerja dengan meningkatkan mikrosirkulasi darah di kulit kepala, menghambat aktivitas enzim 5α-reduktase, efek antiinflamasi, efek antioksidan, merangsang fase anagen dalam siklus rambut, dan/atau meningkatkan proliferasi sel dermal papilla.
Identifikasi Potentially Inappropriate Medication (PIM) pada Pasien Hipertensi Geriatri di Rumah Sakit berdasarkan Kriteria Beers Angelica Asmara Basanti; Citra Yuliyanda Pardilawati; Dwi Aulia Ramdini; Ervina Damayanti
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.889

Abstract

Penggunaan obat yang tidak tepat atau Potentially Inappropriate Medication (PIM) pada pasien hipertensi dengan geriatri merupakan masalah penting karena dapat meningkatkan risiko efek samping dan interaksi obat. PIM merujuk pada obat yang memberikan risiko lebih besar daripada manfaat pada lansia akibat perubahan fisiologis terkait usia. Tinjauan ini menilai kejadian PIM pada pasien hipertensi geriatri berdasarkan Kriteria Beers melalui penelusuran artikel 2015–2025, dan enam studi memenuhi kriteria inklusi. Prevalensi PIM cukup tinggi (61–98%) dan dipengaruhi polifarmasi, komorbiditas, durasi perawatan, serta ketidaktepatan dosis atau indikasi. Obat yang sering termasuk PIM yaitu diuretik, nifedipin, klonidin, spironolakton, NSAID, dan obat kardiovaskular. Kajian ini menegaskan perlunya pemeriksaan obat dan skrining PIM secara berkala khususnya pada pasien geriatri dengan hipertensi.
Tinjauan Artikel: Peran Amlodipine sebagai Terapi Lini Pertama untuk Mengontrol Tekanan Darah pada Hipertensi Diana Mulia Utami; Citra Yuliyanda Pardilawati; Ramadhan Triyandi; Muhammad Iqbal
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.890

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi kronis dengan prevalensi tinggi dan berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Pemilihan terapi farmakologis yang tepat diperlukan untuk mencapai kontrol tekanan darah yang optimal. Penyusunan artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai efektivitas, keamanan, dan keunggulan amlodipine dalam manajemen hipertensi esensial. Telaah artikel ini menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review) melalui basis data elektronik Google Scholar. Hasil telaah menunjukkan bahwa amlodipine yang paling banyak digunakan untuk mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi, efektif sebagai terapi tunggal maupun kombinasi, dan memberikan respons yang baik terutama pada kelompok usia lanjut. Meskipun efek samping ringan seperti edema dan pusing dapat terjadi, tolerabilitasnya tetap baik sehingga tidak mengurangi relevansi klinis amlodipine sebagai pilihan terapi utama.
Edukasi penggunaan antibiotik yang bijak untuk pencegahan resistensi di Kelurahan Bumi Waras Kota Bandar Lampung Ihsanti Dwi Rahayu; Dwi Aulia Ramdini; Citra Yuliyanda Pardilawati; Okta Puspita; Made Laksmi Meiliana; Denny Ardhianto; Syaripah Ulandari; Athaya Aulia Rannisa; Azzahra Hasrianti; Putri Berliana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.40232

Abstract

Abstrak Penggunaan antibiotik yang semakin luas di masyarakat perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik mengenai fungsi dan aturan pakai yang bijak dalam penggunaannya. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang bijak dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi antibiotik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Lampung Tahun 2026 bertujuan untuk memberikan edukasi secara langsung kepada ibu-ibu kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) terkait penggunaan antibiotik yang bijak serta bahaya resistensi antibiotik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode edukasi secara langsung melalui media seperti slide presentasi, flyer, dan poster. Evaluasi keberhasilan edukasi dilakukan melalui pengisian kuesioner dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Analisis statistik dilakukan pada hasil pengisian kuesioner untuk melihat ada tidaknya perubahan pemahaman peserta sebelum dan sesudah edukasi. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 25 orang ibu-ibu kader PKK dengan hasil pretest menunjukkan rata-rata nilai peserta 82,80±11,37 sedangkan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 95,60±7,11. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta yang signifikan (p < 0,05) dari pemberian edukasi. Kegiatan pengabdian ini dapat menjadi salah satu strategi upaya promotif terkait penggunaan antibiotik yang bijak guna mendukung upaya pencegahan resistensi antibiotik di masyarakat. Kata kunci: antibiotik; edukasi; bijak konsumsi; resistensi antibiotik; pencegahan Abstract The increasingly widespread use of antibiotics in the community needs to be balanced with a good understanding of their function and wise usage rules. Low public understanding of the wise use of antibiotics can increase the risk of antibiotic resistance. Community service activities in Bumi Waras Village, Bandar Lampung City in collaboration with the University of Lampung's 2026 Impactful Community Service Program (KKN) aimed to provide direct education to women cadres of the Family Empowerment and Welfare (PKK) regarding the wise use of antibiotics and the dangers of antibiotic resistance. This service activity was carried out using direct educational methods through media such as presentation slides, flyers, and posters. Evaluation of the success of the education was carried out by filling out a questionnaire with a one-group pretest–posttest approach. Statistical analysis was conducted on the results of the questionnaire to see whether there were changes in participants' understanding before and after the education. This service activity was attended by 25 women cadres of the PKK with pretest results showing an average score of 82.80±11.37 while the average posttest score increased to 95.60±7.11. The Wilcoxon Signed-Rank test results showed a significant increase (p < 0.05) in participants' knowledge and understanding as a result of the education provided. This community service activity can be a promotional strategy for the wise use of antibiotics to support efforts to prevent antibiotic resistance in the community. Keywords: antibiotics; education; prudent use; antibiotic resistance; prevention