Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Impact of Transformational Leadership and Job Resources on Turnover Intention Mediated by Work Engagement (Case Study BUMN Banking Employees) Sapri, Sapri; Warsindah, Lucy
International Journal of Marketing & Human Resource Research Vol. 5 No. 2 (2024): International Journal of Marketing and Human Resource Research
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/ijmhrr.v5i2.1023

Abstract

Turnover Intention is a problem that is always faced by every company and becomes a problem that is never resolved—the need for good and proper control so that the company's performance is maintained. The purpose of this study was to determine the effect of transformational leadership and job resources on turnover intention mediated by work engagement in employees who work in state-owned banks. Quantitative research was used with sampling techniques namely purposive sampling. The number of samples used was 205 state-owned banking employees. The data analysis technique was used the SEM-PLS analysis method. Based on the results it was found that transformational leadership and job resources affect work engagement, but do not affect turnover intention. Work engagement can mediate the impact between transformational leadership and turnover intention. Likewise, work engagement can mediate the impact between job resources and turnover intention.
Pengaruh Servant Leadership, Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement yang Dimediasi oleh Job Crafting pada Karyawan PT Tokopedia di Jakarta Sari, Devi Novgian Permata; Warsindah, Lucy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Servant Leadership, Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement yang dimediasi oleh Job Crafting. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan menggunakan 185 responden karyawan PT.Tokopedia di Jakarta dengan menyebarkan kuesioner melalui google form. Data analisis menggunakan metode Structural Equation Model (SEM) dan uji statistik deskriptif dengan software AMOS versi 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara Servant Leadership dan Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement yang dimediasi oleh Job Crafting. Implikasi manajerial dari hasil penelitian diharapkan manajer dapat mempertahankan Work Engagement dengan menciptakan keterlibatan atasan dan bawahan, meningkatkan Servant Leadership dengan cara pemimpin mencari solusi kepada karyawannya ketika memiliki masalah, meningkatkan Perceived Organizational Support dengan cara organisasi menunjukkan perhatian lebih kepada anggotanya, serta mempertahankan Job Crafting dengan cara memberikan apresiasi kepada karyawan ketika karyawan mengerjakan tugas lebih.
Pengaruh Job Demands, Organizational Commitment terhadap Turnover Intention melalui Mediasi Burnout pada Karyawan Perusahaan Cakap Indra, Indra; Warsindah, Lucy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Job Demands dan Organizational Commitment terhadap Turnover Intention yang dimediasi oleh Burnout pada karyawan perusahaan Cakap kota Jakarta dan Yogyakarta. Sampel pada penelitian ini berjumlah 180 dari total populasi 376 karyawan. Uji Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reabilitas, dan uji goodnes of fit. Pengujian hipotesis dilakukan dengan Metode SEM (Structural Equation Modelling dengan software SPSS versi 25 dan Amos versi 25. Hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan job demands berpengaruh positif terhadap turnover intention, job demands berpengaruh positif terhadap burnout, organizational commitment berpengaruh negatif terhadap turnover intention, organizational commitment berpengaruh negatif terhadap burnout, burnout berpengaruh positif terhadap turnover intention, burnout memediasi secara parsial pengaruh job demands terhadap turnover intention, dan burnout memediasi secara penuh pengaruh organizational commitment terhadap turnover intention. Implikasi manajerial dari penelitian ini diharapkan manajer dapat menurunkan job demands dengan membagi pekerjaan secara adil dan efisien, meningkatkan organizational commitment dengan mensosialisasikan nilai-nilai perusahaan dan memberikan persepsi positif tentang masa depan perusahaan, menurunkan burnout dengan memberikan tantangan pekerjaan atau reward spesifik, serta menurunkan turnover intention dengan mengidentifikasi kebutuhan dan memberikan penghargaan kepada karyawan yang konsisten memenuhi tanggung jawabnya.
Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan UMKM dan Memotivasi Anak-anak Panti untuk Berwirausaha Muchtar, Susy; Margaretha, Farah; Warsindah, Lucy; Baliartati, Beta Oki
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 1: Maret-Agustus 2023
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55837/di.v2i1.73

Abstract

Perkembangan digitalisasi dalam memasarkan produk UMKM telah mempercepat pertumbuhan UMKM saat ini, produk dengan mudah dipromosikan dan dipasarkan melalui sosial media seperti Facebook, Instagram, Whatsapp, Twitter, Telegram dan berbagai aplikasi sosial media lainnya yang memudahkan pengusaha kecil untuk memperoleh marketnya. Remaja putus sekolah yang tinggal di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 yang dikelola oleh Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta adalah remaja yang mempunyai masalah dalam kehidupan sosial, sehingga remaja ini akan menjadi target Pengabdian Kepada Masysrakat yang akan dilaksanakan. Tingkat Pendidikan yang rendah menyebabkan para remaja panti kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Tim PKM dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti akan memberikan pelatihan kepada remaja panti tentang bagaimana memasarkan produk secara digital, karena rata-rata remaja ini adalah generasi Z diharapkan akan lebih mudah memahami dan menerapkankan digitalisasi, sehingga hasil dari PKM ini diharapkan dapat memotivasi remaja penghuni panti untuk mampu membuka usaha mandiri sehingga kehidupannya tidak lagi tergantung pada Panti Sosial.
DAMPAK COUNTERPRODUCTIVE WORK BEHAVIOR, SUPERVISOR SUPPORT DAN EMPLOYEE REWARDING SYSTEM TERHADAP JOB SATISFACTION PADA KARYAWAN BANK MANDIRI KANTOR CABANG DI JAKARTA PUSAT Setiyawan, Achmad Andika; Warsindah, Lucy
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v4i1.19335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh counterproductive work behavior, supervisor support dan employee rewarding system terhadap job satisfaction. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode uji hipotesis, yang bertujuan untuk menguji ada atau tidaknya pengaruh antara variabel menggunakan regresi linear berganda. Jumlah sampel 90 karyawan yang bekerja pada Bank Mandiri Kantor Cabang di Jakarta Pusat yang diambil menggunakan non probability sampling dengan metode purposive sampling. Hasil pengujian ini menunjukan terdapat pengaruh negatif antara counterproductive work behavior terhadap job satisfaction, terdapat pengaruh positif antara supervisor support terhadap job satisfaction, serta terdapat pengaruh positif antara employee rewarding system terhadap job satisfaction. Implikasi manajerial dari penelitian ini adalah pimpinan dapat menawarkan konseling untuk mendukung karyawan yang mengalami kesulitan dalam pekerjaan guna menjaga komunikasi positif dan mengurangi perilaku kerja yang menyimpang (counterproductive work behavior), selanjutnya pimpinan dapat berbicara secara ramah dengan karyawan dan lebih terbuka kepada karyawan untuk menerima masukan atau saran, selain itu pimpinan dapat melibatkan karyawan yang terkena dampak terlebih dulu dalam menentukan sistem penghargaan yang akan diberikan.