Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Manajemen Konstruksi Proyek Pengendalian Banjir Sungai Lambidaro-Sekanak Kota Palembang Syah Putra, M. Raihan; Pitojo Tri Juwono; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.094

Abstract

Manajemen Konstruksi adalah cara untuk mengatur dan mengelola proyek konstruksi dari awal hingga selesai. Dalam penerapannya, manajemen konstruksi dapat diterapkan pada semua jenis proyek konstruksi untuk menyelesaikan proyek konstruksi yang kompleks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya dan waktu yang dibutuhkan agar efektif dalam waktu dan biaya. Terdapat dua alternatif utama yang dapat digunakan untuk mengatasi kendala waktu dan biaya yaitu menambah durasi jam kerja agar pekerja lebih produktif per hari dengan jumlah alat berat dan tenaga kerja yang sama, dan mempercepat durasi kerja. Penambahan alat berat hanya dilakukan pada saat kegiatan yang dapat mempercepat jadwal proyek secara keseluruhan. Dari penelitian ini didapat penambahan jam kerja untuk mempercepat durasi sebesar 25 hari dan mengalami pengurangan biaya yaitu Rp1.976.073.466 dibandingkan dengan rencana anggaran yang dihitung di perhitungan awal sebesar Rp38.279.701.973 dengan presentase 5,1%.
Analisis Efektivitas Perencanaan Pengendalian Banjir di Sungai Tenggang, Kota Semarang Habib Haidar, Fauzan; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.18

Abstract

Banjir merupakan permasalahan yang secara historis sering terjadi di Kota Semarang. Penelitian ini secara komprehensif menganalisis kondisi eksisting di Sungai Tenggang, Kota Semarang menggunakan Software HEC-RAS 6.3 serta memberikan referensi perencanaan pengendalian banjir. Setelah melakukan hitungan debit banjir rencana dengan Hidrograf Sintetis Nakayasu 25 th, diperoleh Q25 68,290 m3/detik. Selain itu, melalui pemodelan menggunakan HEC-RAS 6.3, luas genangan juga dihitung. pada kondisi eksisting dengan 6 unit pompa berkapasitas 2 m3/detik seluas 60,276 Ha. Maka dari itu, dibutuhkan perencanaan pengendalian banjir berupa penambahan pompa eksisting sebanyak 3 unit pompa berkapasitas 2 m3/detik.
Studi Evaluasi dan Perencanaan Pengendalian Banjir di Sungai Beringin Kota Semarang Adnan, Muhammad Fawwaz Aydin; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.32

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang kerap dilanda banjir. Salah satu sungai di kota ini, yaitu Sungai Beringin, menunjukkan penurunan fungsi, yang tercermin dari seringnya terjadi banjir di kawasan sekitarnya, terutama di bagian hilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi eksisting Sungai Beringin dan merencanakan alternatif pengendalian banjir berupa kolam retensi. Analisis hidrologi dilakukan untuk menentukan debit banjir rancangan dengan menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu, dengan hasil perhitungan debit Q25th sebesar 91,79 m³/detik. Pemodelan hidraulik dilakukan menggunakan aplikasi HEC-RAS 6.3 dengan debit 91,79 m³/detik sebagai data input. Pemodelan dilakukan melalui pendekatan aliran dua dimensi dan simulasi aliran tidak permanen. Hasil simulasi menunjukkan bahwa wilayah hilir Sungai Beringin tidak mampu menampung besarnya debit yang mengalir. Hal ini ditunjukan dengan terjadinya genangan banjir di area permukiman dan sawah. Setelah dilakukannya evaluasi dan perencanaan pengendalian banjir, didapatkan bahwa perencanaan tiga unit kolam retensi mampu mengurangi genangan banjir di wilayah hilir Sungai Beringin.
Perencanaan Sistem Drainase Menggunakan EPA SWMM 5.1 dan Penerapan Eco Drainage dalam Menanggulangi Genangan di Citaville Cibubur Kota Bogor Rayhan Yasmine Fathika; Sumiadi; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.20

Abstract

Genangan air disebabkan oleh sistem drainase yang tidak efisien, dapat menghambat pergerakan kendaraan dan warga yang tinggal pada suatu daerah. Permasalahan ini terjadi pada Kota Bogor. Perumahan Citaville Cibubur yang terletak di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor menjadi salah satu yang terdampak dengan genangan. Evaluasi sistem drainase yang telah ada serta penerapan Eco drainage berupa kolam retensi dapat menjadi solusi. Dalam evaluasi tersebeut melalui beberapa analisis berupa analisis hidrologi, hidrolika, serta pemodelan sistem menggunakan perangkat lunak EPA SWMM 5.1. Sistem drainase dirancang menggunakan 27 saluran U-Ditch dengan 4 variasi ukuran, serta dilengkapi dengan kolam retensi berkapasitas 650 m³ sebagai bentuk penerapan eco drainage. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu menampung debit maksimum hingga 4,448 m³/detik pada outlet utama dan mengurangi genangan permukaan secara signifikan. Dari 3 skenario yakni analisis teoritis, analisis SWMM 5.1 dengan penerapan kolam retensi, dan analisis SWMM 5.1 tanpa kolam retensi dipilih Sistem dengan rancangan perhitungan teoritis dengan kapasitas tampung mencapai 5.438 m³.
Studi Manajemen Konstruksi Proyek Perluasan Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana Provinsi Bali Aldi Pamungkas; Marsudi, Suwanto; Dara Lufira, Rahmah
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.7

Abstract

Pelaksanaan proyek konstruksi, dibutuhkan perencanaan yang matang, pengawasan yang optimal, serta pelaksanaan yang cermat dan efisien guna memastikan tercapainya tujuan proyek secara tepat waktu dan sesuai standar kualitas. Sehingga dibutuhkan manajemen konstruksi yang baik. Dalam studi ini manajemen kontsruksi digunakan untuk mengetahui lama waktu yang dibutuhkan, sumber daya yang digunakan dan biaya yang dikeluarkan. Berdasarkan hasil analisa dengan tiga alternatif percepatan yaitu penambahan jam kerja didapatkan percepatan selama 20 hari dari durasi awal dan terjadi pengurangan anggaran biaya sebesar 0,49% menjadi Rp 208,453,183,058.94. Sedangkan dengan penambahan alat berat terjadi percepatan sealam 15 hari dari durasi awal dan penurunan anggaran biayanya mencapai 0,11 % menjadi Rp 209.183.307.033,43. Alternatif terakhir dengan menggabungkan alternatif penambahan jam kerjan dan penambahan alat berat didapatkan percepatan durasi proyek selama 35 hari dari durasi awal dan anggaran biaya turun sebesar 0,97% menjadi Rp 207.440.290.264,68. Sehingga alternatif yang optimal dalam studi ini adalah gabungan penambahan jam kerja dan panambahan alat berat.
Evaluasi Saluran Drainase Pada Kecamatan Gayamsari Dengan Berwawasan Lingkungan Napitupulu, Nehemia; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.21

Abstract

Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang merupakan salah satu daerah dengan potensi banjir yang tinggi. Salah satu faktor penyebab banjir pada kecamatan ini adalah saluran drainase yang tidak mampu menampung debit hujan dan kurangnya daerah resapan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi saluran eksisting objek penelitian yang berada di Kecamatan Gayamsari sehingga dapat menentukan penanggulangan banjir berwawasan lingkungan yang tepat untuk mengatasi masalah banjir pada Kecamatan Gayamsari. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari analisis hidrologi, memodelkan saluran drainase eksisting menggunakan SWMM 5.2, menerapkan penanggulangan berwawasan lingkungan pada pemodelan, menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan. Hasil analisis hidrologi merupakan curah hujan rancangan berbagai kala ulang yang akan digunakan untuk simulasi pemodelan. Berdasarkan simulasi pemodelan menggunakan kala ulang 10 th didapatkan hasil evaluasi bahwa sejumlah 2 saluran meluap dari total 4 saluran yaitu pada saluran C1 dan C4 yang dapat dilihat dari tinggi air melebihi tinggi saluran. Penanggulangan berwawasan lingkungan yang akan digunakan pada 2 saluran tersebut adalah parit resapan namun untuk saluran C1 akan digabungkan dengan rehabilitasi saluran. Setelah penerapan penanggulangan berwawasan lingkungan didapatkan hasil bahwa pada saluran C1 dan C4, tinggi air tidak melebihi tinggi maksimum saluran maka dapat dinyatakan penerapan parit resapan dapat menanggulangi banjir yang terdapat di objek penelitian. 
Optimasi Model Natural Rural Electrical Cooperation Agency Untuk Memprediksi Debit Aliran Bulanan di Sub DAS Lesti Suhartanto, Ery; Andawayanti, Ussy; Dara Lufira, Rahmah; Utami, Rizki Tri
Rekayasa Vol 18, No 3: Desember, 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v18i3.31267

Abstract

Climate change and land use change in the Lesti Sub-DAS increase the risk of flooding and land degradation, requiring reliable flow predictions to support water resource management. However, the performance of the NRECA model in predicting monthly flows in this region is still not optimal because calibration-validation strategies and the use of environmental parameters have not been systematically studied. This study optimizes the NRECA model to predict monthly discharge for the period 2011-2020 in the Lesti sub-watershed by calibrating the GWF and PSUB parameters based on rainfall, evapotranspiration, and watershed morphometry data in three data division scenarios (70:30, 80:20, and 90:10 for calibration:validation). The results show that all scenarios produce excellent performance with calibration Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE) values between 0.99491-0.99561 and correlation coefficients (R) between 0.99746-0.99785, while validation yielded NSE values between 0.89112-0.97227 and R between 0.49959-0.81520. The best scenario was obtained with a combination of 8 years of calibration and 2 years of validation, with NSE = 0.99561 and R = 0.99785 at the calibration stage, and NSE = 0.97227 and R = 0.81512 at the validation stage, indicating the model's ability to consistently represent monthly discharge variations. The similarity between the model discharge pattern and observations during the base and peak flow periods indicates that GWF optimization specifically improves the representation of base flow response. This study contributes by presenting an optimization-based calibration-validation scheme for the NRECA model, which can be used as a reference in conservation planning and reservoir operation management in watersheds with limited data.
Integrating Irrigation and Potable Water via a Pump-Fed Reservoir: Operational Scenarios and Economic Feasibility in Sukodono Rahmah Dara Lufira; Suwanto Marsudi; Ussy Andawayanti; M. Amar Sajali; Rizki Tri Utami; Santi Sari; Rizki Ramadani Pratama
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12607

Abstract

The Sukodono Reservoir (Gresik, East Java, Indonesia) is a pump-fed, multi-compartment system integrating irrigation and potable supply. We assess scenario-based operations and an economic appraisal. Three vertical-turbine pumps are installed (3×150 L/s); routine operation uses two units at 81% efficiency, yielding 243 L/s for 12 h/day (10.498 m³/day), with the third unit as standby/peak. By 2039, the population is projected at 30.801, requiring 22 L/s, supplied by a 30 L/s WTP. Irrigation storage targets are 120.000 m³ (250 ha core plantation), 270.000 m³ (2.250 ha inter-cropping), and 546.750 m³ (secondary crops). Six phased-expansion scenarios over six years were evaluated. Results show the designed operation reliably meets the 22 L/s potable demand while achieving the irrigation storage targets across scenarios. Base-case economics at a 5.50% discount rate (WACC) indicate IRR 18.50%, BCR ≈ 1.00 (break-even), and payback 7.10 years. We conclude that pump-fed reservoirs can integrate rural water supply and dryland irrigation effectively, although economic performance is marginal under the base case; viability improves with efficiency gains and prudent O&M/Fuel-Cost control.
Decision-Ready Composite Performance Index for Raw Water Supply Systems: PLS-SEM and Generalized Reduced Gradient Andawayanti, Ussy; Suhartanto, Ery; Lufira, Rahmah Dara; Siswoyo, Hari; Sudiarti, Sri Utami; Pratama, Rizki Ramadhani
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 23, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v23i1.339-350

Abstract

Reliable raw water service depends on asset condition, institutional capability, and watershed context; existing checklists in Indonesia fail to produce a validated, decision-ready performance score.  This study develops a composite performance indicator for raw water infrastructure that incorporates technical (Tk), institutional/non-technical (NT), and environmental (Li) dimensions. Data were collected from 21 schemes in Lombok–Sumbawa, West Nusa Tenggara Province, Indonesia (NTB), with 160 respondents, using field assessments and 1–4 scale questionnaires. Estimated reflective formative partial least squares structural equation modeling was then applied, and GRG calibration was used to minimize deviation from field scores under non-negativity and unit sum constraints for interpretability and portability. All pillars contribute positively and significantly to the composite index, which exhibits high explanatory power (R² = 0.997). The calibrated index is PIRWSS = 0.440 PITk + 0.340 PINT + 0.220 PILi, with SSR ≈ 83.412, RMSE ≈ 0.522, MSE ≈ 5.721, and ≈ 99.70% accuracy relative to field benchmarks. A cross-site analysis shows higher performance in Lombok than in Sumbawa, reflecting hydroclimatic conditions and conveyance configurations. The index provides utilities and regulators with a transparent, reproducible framework for benchmarking and prioritizing operations, maintenance, rehabilitation, and source water protection
Analisa Indeks Kinerja Daerah Irigasi Taposan Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo Menggunakan Software PDSDA-PAI Pranoto, Lendi Dwi; Wahyuni, Sri; Lufira, Rahmah Dara
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.22

Abstract

Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu lumbung bawang merah nasional di wilayah Jawa Timur (37%), salah satu wilayah Di Kabupaten Probolinggo yang ikut berkontribusi akan hal tersebut adalah Daerah Irigasi Taposan yang terletak di Kecamatan Dringu, dimana kewenangannya berada di bawah UPT SDA Kabupaten Probolinggo. Salah satu upaya untuk menjaga produktivitas bawang merah adalah dengan melakukan kegiatan pemeliharaan dan rehabilitasi pada Daerah Irigasi Taposan, oleh karena itu besarnya nilai indeks kinerja sistem sangat diperlukan untuk menjaga serta meningkatkan produktivitas dalam menstabilkan nilai indeks kinerja sistem irigasi yang ada. Untuk memperhitungkan besarnya indeks kinerja sistem pada Daerah Irigasi Taposan dilakukan penilaian pada aset irigasi dengan menggunakan metode penilaian pada PerMen PUPR No 12/PRT/M/2015, dan juga dibantu dengan menggunakan software PDSDA-PAI Versi 2.0. Dari kedua metode yang digunakan didapatkan hasil Indeks Kinerja sebesar 68,43% dari metode Blangko dan 65,22% dari metode software PDSDA-PAI, sehingga disimpulkan kondisi dari Daerah irigasi Taposan terbilang masih cukup bagus dengan Indeks Kinerja 65%. Selanjutnya dengan kondisi yang ada hanya diperlukan pemeliharaan secara rutin.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adnan, Muhammad Fawwaz Aydin Adrianu, M Nafian Ahmad, Dicky Aldi Pamungkas Aldila Putri Rahayu Andawanti, Ussy Andawayanti, Ussy Anggun Setyaningrum Apritaputra, Rayza Widyadhana Arif, Khumaira Aufa Hanan A Azhar Adi Darmawan Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis Denny Ahmad Fauzi Dewanti, Wahyuning Donny Harisuseno Emma Yuliani Ery Suhartanto Fajri, Novansyah Farliani, Danisa Putri Fitriana, Firda Maya Fitriani, Naila Zahro Frinandy, Alvin Habib Haidar, Fauzan Hamdani, Octasub'hi Ramadhan hari siswoyo Haribwowo, Riyanto Hawari, Hirzi Hidayah, Mita Nur Ismoyo, Janu Janitra, Ezra Jauhari, M. Reza Kamila, Orin Syakira Karunianto Dhalame, Sammy Caesar Ken Diah Mangar Nastiti Kevin Caesar Perdhana, Dewana Nugraha Laksono Trisnantoro Larasati, Adinda Sylsi Lilik Zuhriyah Lily Montarcih Limantara Linda Prasetyorini Lukman Hakim M. Amar Sajali M. Janu Ismoyo Marsudi, Marsudi Moch Rizky Mohammad Bisri Mohammad Bisri Napitupulu, Nehemia Napitupulu, Ruth Erditha Nastiti, Ken Diah Mangar Nurhaliza, Salma Nurwijayanti Pambudi, Arya Danang Permana, Candra Dwi Pitojo Tri Juwono Pranoto, Lendi Dwi Pratama, Rizki Ramadhani Putra, Muhhammad Alfyan Rachmana Putri, Angelina Satya Qomarul Huda, Qomarul Rahayu, Aldila Putri Rayhan Yasmine Fathika Riyanto Haribowo Rizki Ramadani Pratama Rizki Tri Utami Runi Asmaranto Sandi, Yohan Alfanii Sandy, Dina Yunita Santi Sari Sari, Devi Ratna_Resita Satwika Desantina Muktiningsih Satwika Desantina Muktiningsih Satwika Desantina Muktiningsih Satwika Desantina Muktiningsih, Satwika Desantina Setyowati, Elfira Dyah Shevananda Arifianto Sofriansyah, Rafi Satria Sri Wahyuni Sudiarti, Sri Utami Suhardjono Suhardjono Suhartanto, Ery Sumiadi Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Syah Putra, M. Raihan Ussy Andawayanti Ussy Andawayanti Utami, Rizki Tri Very Dermawan Widandi Soetopo