Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI POLA OPERASI IRIGASI TAMBAK KOMODITAS UDANG VANNAMEI DI KOTA PROBOLINGGO Kevin Caesar Perdhana, Dewana Nugraha; Ismoyo, M. Janu; Dara Lufira, Rahmah
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya udang merupakan suatu usaha budidaya perairan yang terkait dengan pemeliaraan udang sejak penetasan telur hingga siap dipanen untuk konsumsi manusia. Udang yang dibudidayakan dapat berupa udang tawar maupun air laut, dengan lokasi pembudidaya tergantung syarat hidup dari udang terkait. Pada kegiatan budidaya, pola operasi irigasi tambak adalah salah satu untuk meningkatkan hasil produksi udang. Studi yang dilakukan di UPT Perikanan Air Payau dan Laut Probolinggo Laboratorium FPIK Universitas Brawijaya memiliki luas 7000 m2 terbagi 4 kolam dengan 3 fungsi yang berbeda yaitu sebagai Kolam Tandon, 2 Kolam Pembesaran dan Kolam Pembuangan. Kolam Pembesaran memiliki central drain untuk membuang sisa-sisa polutan dari hasil produksi agar lebih praktis. Akan tetapi pada budidaya tersebut kurang maksimal dalam penentuan pola operasi tambak. Dalam hal ini disebabkan tambak beroperasi dengan memanfaatkan air laut sebagai sumber air dan fluktuasi pasang surut untuk memenuhi kebutuhan irigasi tambak. Dalam studi ini direncanakan perbaikan elevasi tambak dan elevasi bangunan pintu agar memenuhi kebutuhan. Selain itu bangunan pintu eksisting menggunakan pintu skot balok sering terjadi hambatan dalam pengoperasiannya, maka direncanakan pintu klep otomatis agar mempermudah dalam pengoperasiannya. Dari hasil analisa kebutuhan irigasi tambak (IR) didapatkan 0,368 m3/dt. Direncanakan perbaikan elevasi dasar bangunan pintu klep otomatis +1,60, elevasi dasar Kolam Tandon +1,30, elevasi pematang +3,40, elevasi dasar Kolam Pembesaran +2,20 dan elevasi dasar Kolam Pembuangan +1,60. Simulasi pola operasi irigasi tambak yang telah dilakukan pada awal tanam pada bulan Juli hingga udang dipanen didapatkan waktu 96 hari. Shrimp farming is an aquaculture activity that is concerned with keeping shrimp from hatching until it is ready to be harvested for human consumption. It can be freshwater shrimp or seawater shrimp, depending on the location of the culture for the life requirements of the shrimp. In cultivation activities, the pond irrigation operation patterns is one of the ways to increase shrimp production. The study was carried out at UPT Brackish Water and Marine Fisheries in Probolinggo, the Laboratory of FPIK University of Brawijaya, with an area 7000 m2 divided into 4 ponds with 3 different functions, namely as a reservoir pool, 2 enlargement ponds and a dumping pond. The enlargement pond has a central drain to remove residual pollutants from the production results to make it more practical. However, in this cultivation, it is not optimal in determining the pattern of pond operations. Because the pond operates by utilizing sea water as a source of water and tidal fluctuations to meet the irrigation needs of the pond. In this study, it is planned to improve the elevation of the pond and the elevation of the door building in order to meet the needs. In addition, the existing door building using a block beam often occurs obstacles in its operation, so an automatic valve door is planned to make it easier to operate.. From the analysis of pond irrigation needs (IR), it was obtained 0,368 m3/s. It is planned to improve the basic elevation of the automatic valve door building +1,60, the base elevation of the reservoir pond +1,30, the embankment elevation +3,40, the base elevation of the enlargement pond +2,20 and the base elevation of the dump pond +1,60. Simulation of pond irrigation operation patterns that have been carried out at the beginning of planting in July until the shrimp is harvested obtained 96 days.
COMMUNITY KNOWLEDGE OF ARJOSARI VILLAGE, KALIPARE DISTRICT, MALANG DISTRICT, EAST JAVA ABOUT SAVING OF RAINWATER Lufira, Rahmah Dara; Zuhriyah, Lilik; Muktiningsih, Satwika Desantina; Rahayu, Aldila Putri; Nastiti, Ken Diah Mangar
International Journal of Educational Management and Innovation Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijemi.v2i2.3490

Abstract

Arjosari Village, Kalipare Subdistrict, Malang Regency, experiences drought every year; this makes the villagers buy water when the dry season comes. This research aims to find out how much knowledge of the people of Arjosari Village, Kalipare District, Malang Regency in saving rainwater used as an alternative to fulfil water needs in the dry season. The research method used was a descriptive survey method with a sample of 82 people. Survey studies are "a observe that takes samples from a single population and uses questionnaires as a primary records series tool". The results showed that the community's knowledge of the concept of saving rainwater was "high".Meanwhile, for the public's knowledge of methods of saving rainwater, there were 26 people in the "Low" category, 40 people in the "Medium" category, and 16 in the "High" category. Methods that can save rainwater are the construction of rainwater infiltration wells, bio pure infiltration holes, rainwater harvesting, and appropriate vegetation selection. This education can give the benefits that increase the public knowledge and awareness to conduct groundwater conservation to anticipate the lack of clean water in this area.
COMMUNITY KNOWLEDGE OF ARJOSARI VILLAGE, KALIPARE DISTRICT, MALANG DISTRICT, EAST JAVA ABOUT SAVING OF RAINWATER Rahmah Dara Lufira; Lilik Zuhriyah; Satwika Desantina Muktiningsih; Aldila Putri Rahayu; Ken Diah Mangar Nastiti
International Journal of Educational Management and Innovation Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijemi.v2i2.3490

Abstract

Arjosari Village, Kalipare Subdistrict, Malang Regency, experiences drought every year; this makes the villagers buy water when the dry season comes. This research aims to find out how much knowledge of the people of Arjosari Village, Kalipare District, Malang Regency in saving rainwater used as an alternative to fulfil water needs in the dry season. The research method used was a descriptive survey method with a sample of 82 people. Survey studies are "a observe that takes samples from a single population and uses questionnaires as a primary records series tool". The results showed that the community's knowledge of the concept of saving rainwater was "high".Meanwhile, for the public's knowledge of methods of saving rainwater, there were 26 people in the "Low" category, 40 people in the "Medium" category, and 16 in the "High" category. Methods that can save rainwater are the construction of rainwater infiltration wells, bio pure infiltration holes, rainwater harvesting, and appropriate vegetation selection. This education can give the benefits that increase the public knowledge and awareness to conduct groundwater conservation to anticipate the lack of clean water in this area.
Simulasi Debit untuk Pola Pengoperasian PLTA Sibundong dengan Menggunakan Model Tangki Sugawara Rahmah Dara Lufira; Suwanto Marsudi; Riyanto Haribowo; M Amar Sajali
Jurnal Teknik Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (Desember 2021)
Publisher : Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.289 KB) | DOI: 10.56860/jtsda.v1i2.4

Abstract

Kabupaten Tapanuli Utara adalah salah satu wilayah dataran tinggi Sumatra Utara yang mengalami penurunan kondisi sumber daya alam, terutama sumber daya tanah dan air di sekitar DAS. Pada DAS Sibundong dengan semakin meningkatnya penduduk di pulau Sumatra menyebabkan pasokan tenaga listrik mengalami penurunan daya. Studi ini bertujuan unuk menentukan debit andalan pada sungai yang nantinya digunakan sebagai pasokan listrik menggunakan model tangki dan untuk menganalisa potensi daya pola pengoperasian PLTA Sibundong. Metode yang digunakan dalam mencari data hujan yang hilang adalah Normal Ratio Method dengan ketentuan minimal 2 stasiun yang selanjutnya menggunakan lengkung massa ganda untuk melakukan uji konsistensi data hujan. Perhitungan curah hujan rerata daerah menggunakan metode rerata aljabar. Data curah hujan rerata daerah yang dihitung adalah pada tahun 2004-2013. Data hujan rerata daerah digunakan sebagai input data pada simulasi debit model tangki. Untuk mencari debit di DAS Sibundong digunakan model tangki. Data yang digunakan adalah data curah hujan 6 tahun dimulai dari tahun 2006 hingga tahun 2011, data klimatologi dan luas DAS Sibundong yaitu 282 km2. Hasil debit andalan adalah Q = 9,29 m3/dt dan hasil daya untuk pola pengoperasian PLTA adalah 2 x 6,26 MW.
PERSEPSI, PERILAKU, DAN RESPON MASYARAKAT DESA ARJOSARI, KECAMATAN KALIPARE TERHADAP KEKERINGAN Lilik Zuhriyah; Rahmah Dara Lufira; Satwika Desantina Muktiningsih; Aldila Putri Rahayu; Anggun Setyaningrum
Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jkpl.v3i2.3437

Abstract

occur every year. The purpose of this study is to present information regarding: community perceptions and responses to drought based on a study of the behavior patterns of the Arjosari Village community. Perception data about the drought that hits Arjosari Village every year and information about community behavior and responses to address water shortages were collected by means of Focus Group Discussions (FGD). Interviews and observations of the FGDs were conducted directly by the author. The results of the study show: 1) Drought occurs every year in the dry season and has been going on for a long time. 2) The community's perception of the drought that hit this village is a destiny that must be faced because the Arjosari Village area is a karst area and has very deep water sources 3) If the well is dry, they will ask BPBD assistance and if it is still insufficient, they will buy water . 4) The response and behavior to face drought is an obligation for them to meet their water needs in order to maintain health
Pembuatan Sumur Resapan dan Biopori untuk Pengendalian Genangan Air Hujan di SMP Negeri 11 Kota Malang Rahmah Dara Lufira; Ussy Andawayanti; Emma Yuliani; Suwanto Marsudi
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 7 NOMOR 1 MARET 2023 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v7i1.9483

Abstract

Kegiatan ini mengambil lokasi di SMPN 11– Kota Malang. Di sekolah ini sebelumnya sering dilanda genangan akibat meluapnya saluran drainase serta limpasan permukaan akibat air hujan. Pada pelaksanaannya belum pernah dilakukan penerapan sumur resapan air hujan dilokasi sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan ini adalah membuat 2 (dua) unit sumur resapan air hujan dan biopori untuk menampung komponen air limpasan permukaan yang berasal dari curah hujan. Kegiatan ini Jurusan Teknik Pengairan FTUB bekerja sama dengan akademik SMP Negeri 11 untuk membuat bangunan penanggulanngan Genangan berbasis konservasi. Metode sumur resapan dan biopori ini sangat mudah dilaksanakan dan juga dapat memelihara air tanah serta pemanfaatan daun sisa biopori untuk kompos. Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat ini permasalahan genangan di SMP Negeri 11 Kota Malang dapat teratasi pada saat musim hujan.
Analisa Indeks Kinerja Daerah Irigasi Taposan Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo Menggunakan Software PDSDA-PAI Lendi Dwi Pranoto; Sri Wahyuni; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.22

Abstract

Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu lumbung bawang merah nasional di wilayah Jawa Timur (37%), salah satu wilayah Di Kabupaten Probolinggo yang ikut berkontribusi akan hal tersebut adalah Daerah Irigasi Taposan yang terletak di Kecamatan Dringu, dimana kewenangannya berada di bawah UPT SDA Kabupaten Probolinggo. Salah satu upaya untuk menjaga produktivitas bawang merah adalah dengan melakukan kegiatan pemeliharaan dan rehabilitasi pada Daerah Irigasi Taposan, oleh karena itu besarnya nilai indeks kinerja sistem sangat diperlukan untuk menjaga serta meningkatkan produktivitas dalam menstabilkan nilai indeks kinerja sistem irigasi yang ada. Untuk memperhitungkan besarnya indeks kinerja sistem pada Daerah Irigasi Taposan dilakukan penilaian pada aset irigasi dengan menggunakan metode penilaian pada PerMen PUPR No 12/PRT/M/2015, dan juga dibantu dengan menggunakan software PDSDA-PAI Versi 2.0. Dari kedua metode yang digunakan didapatkan hasil Indeks Kinerja sebesar 68,43% dari metode Blangko dan 65,22% dari metode software PDSDA-PAI, sehingga disimpulkan kondisi dari Daerah irigasi Taposan terbilang masih cukup bagus dengan Indeks Kinerja 65%. Selanjutnya dengan kondisi yang ada hanya diperlukan pemeliharaan secara rutin.
STUDI EVALUASI DAN PENANGANAN GENANGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SWMM 5.1 PADA SISTEM DRAINASE DARMO KALI KOTA SURABAYA Muhhammad Alfyan Rachmana Putra; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.11

Abstract

Abstract: The Darmokali drainage system is located in Wonokromo Subdistrict, Surabaya City. Inundation often occurs in the area due to changes in land use from an agricultural area to a residential area. Hence, it is necessary to analyze the drainage system using the SWMM 5.1 application. The analysis conducted was to change the existing rain data into hourly intensity using the mononobe method. In addition, the distribution of sub-catchment areas and the creation of a drainage network model according to the conditions in the field were carried out. The modeled result was calibrated using RMSE. The result was 0.2605, indicating that the error between the calculated and measured discharge was relatively small. It can be seen that inundation occurred in five channels, including C16, C19, C20, C24, and C33. Therefore, alternative solutions for inundation management used 2 methods, namely rain harvesting and channel dimension improvement. Rain Harvesting owned the highest reduction rate of 100% at C34 with a discharge of 1.86 m3/s and required a fee of Rp 5.897.071.595. In the meantime, channel dimension enhancement had the highest reduction level at C19 with a water level of 0.36 m and required a cost of Rp 1.514.665.912.Keywords: Drainage, Inundation, SMWW 5.1.Abstrak: Sistem drainase Darmokali terletak di Kota Surabaya, tepatnya pada Kecamatan Wonokromo. Daerah tersebut merupakan daerah yang sering terjadi genangan dikarenakan adanya perbahan tata guna lahan yang semula daerah pertanian menjadi daerah pemukiman, oleh karena itu perlu dilakukan analisa sistem drainase menggunakan aplikasi SWMM 5.1. Analisa yang dilakukan yaitu merubah data hujan yang ada menjadi intensitas hujan jam – jaman menggunakan metode mononobe, selain itu dilakukan juga pembagian subcatchment area serta pembuatan model jaringan drainase sesuai dengan keadaan di lapangan. Hasil dari pemodelan tersebut akan di kalibrasi menggunakan RMSE dan di dapatkan hasil sebesar 0,2605 yang menunjukkan bahwa kesalahan antara debit terhitung dan terukur relatif kecil. Dari hasil pemodelan dapat diketahui bahwa terjadi genangan pada 5 saluran diantaranya C16, C19, C20, C24, dan C33, oleh karena itu dilakukan alternatif solusi penanganan genangan menggunakan 2 cara yaitu dengan Rain Harvesting dan perbaikan dimensi saluran. Untuk Rain Harvesting memiliki tingkat reduksi tertinggi sebesar 100% pada C34 dengan debit sebanyak 1,86 m3/dt dan membutuhkan biaya sebesar Rp. 5.897.071.595 sedangkan perbaikan dimensi saluran memiliki tingkat reduksi tertinggi pada C19 dengan ketinggian air setinggi 0,36 m dan membutuhkan biaya sebesar Rp. 1.514.665.912Kata kunci: Drainase, Genangan, SWMM 5.1
Kajian Evaluasi Genangan Menggunakan Metode SWMM (Storm Water Management Model) di Daerah Jalan Soekarno Hatta (RS UB Hingga Patung Pesawat), Kota Malang Novansyah Fajri; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.22

Abstract

Soekarno Hatta Streets is located at Malang City, East Java Region at risk of flood. The population growth, regional development, and flat topography cause the drainage channel’s capacity inadequate for precipitation. This study is necessary to analyze the rainfall discharge with return period of 2 years (R2). Then, analyze the existing drainage channel’s capacity ability by modeling with help of the application EPA SWMM 5.1. After gaining the report of the model, there should be an evaluation of the existing drainage channel. J10 and J17 are the channels that need to be evaluated because those channels have inadequate capacity or overflow. The report shows that the flood discharge in J10 and J17 are 1,728m3/s and 0,358 m3/s. Accordingly to those conditions, the proper dimension for J10 and J17 channels are using a box culvert with dimensions 0,8 m and 0,6 m. The cost estimate for those constructions is Rp. 660.883.000,00.Jalan Soekarno Hatta yang berlokasi di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu pusat kota yang sering terjadi genangan. Pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah serta kondisi topografi yang cukup datar, menyebabkan kapasitas saluran drainase yang sudah ada tidak dapat menampung presipitasi yang tidak terinfiltrasi ke dalam tanah. Pada studi ini, diperlukan untuk menganalisis Intensitas Hujan Rancangan dengan kala ulang 2 tahun (R2). Kemudian menganalisis kemampuan kapasitas tampungan saluran drainase existing dengan memodelkan pada Aplikasi EPA SWMM 5.1. Setelah mendapatkan informasi dari pemodelan tersebut, maka diperlukan evaluasi terhadap saluran drainase existing. Saluran yang tidak memiliki kapasitas tampungan yang cukup atau meluap, akan didesain ulang dimensinya sebagaimana yang terjadi pada saluran J10 dan J17. Pada saluran J10 didapat debit luapan yang terjadi yaitu 1,728 m3/dt dan pada saluran J17 sebesar 0,358 m3/dt. Maka, diperlukannya evaluasi dimensi saluran pada J10 dan J17 dengan menggunakan box culvert dan dari masing – masing box culvert tersebut 0,8 m dan 0,6 m. Estimasi anggaran biaya yang diperlukan untuk pembangunan tersebut sebesar Rp. 660.883.000,00.
Uji Model Fisik Bangunan Pelimpah Bendungan Saka Gilas Dengan Skala 1:50 Rahmah Dara Lufira; Muhammad Amar Sajali; Suwanto Marsudi; Very Dermawan
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 10 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.486 KB) | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2019.010.01.7

Abstract

The physical hydraulic model carried out in the laboratory is intended to determine the hydraulic behavior of the flow in hydraulic structures. The aim of Hydraulic model test of Sakagilas Dam spillway is to determine the flow profile that occurs in spillway system, including flow depth, velocity, water flow pressure, and Froude numbers. Also to find out the hydraulic performance of side spillway design, transition channel, chute way channel, energy dissipator, and escape channel. Investigation of water flow pressure in the spillway system (side channel spillway, transition channel, and especially chute way channel) was measured and analyzed to determine the condition of structure safety against cavitation and vibration flow.The spillway of Saka Gilas Dam is a side channel spillway (Fixed+Gated) with an Ogee spillway. The shape of the side spillway is circular quarter circle (45⁰). Preliminary observations on the physical model test are carried out under the condition of Original Design, which if there is a poor flow hydraulic behavior, design modifications will be made. The design modification is intended to get the best flow hydraulic behavior, according to the standard design criteria for the side channel spillway system.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adnan, Muhammad Fawwaz Aydin Adrianu, M Nafian Ahmad, Dicky Aldi Pamungkas Aldila Putri Rahayu Andawanti, Ussy Andawayanti, Ussy Anggun Setyaningrum Apritaputra, Rayza Widyadhana Arif, Khumaira Aufa Hanan A Azhar Adi Darmawan Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis Denny Ahmad Fauzi Dewanti, Wahyuning Donny Harisuseno Emma Yuliani Ery Suhartanto Farliani, Danisa Putri Fitriana, Firda Maya Fitriani, Naila Zahro Frinandy, Alvin Habib Haidar, Fauzan Hamdani, Octasub'hi Ramadhan Haribwowo, Riyanto Hawari, Hirzi Hidayah, Mita Nur Ismoyo, Janu Janitra, Ezra Jauhari, M. Reza Kamila, Orin Syakira Karunianto Dhalame, Sammy Caesar Ken Diah Mangar Nastiti Kevin Caesar Perdhana, Dewana Nugraha Laksono Trisnantoro Larasati, Adinda Sylsi Lendi Dwi Pranoto Lilik Zuhriyah Lily Montarcih Limantara Linda Prasetyorini Lukman Hakim M. Amar Sajali M. Janu Ismoyo Moch Rizky Mohammad Bisri Mohammad Bisri Muhhammad Alfyan Rachmana Putra Napitupulu, Nehemia Napitupulu, Ruth Erditha Nastiti, Ken Diah Mangar Novansyah Fajri Nurhaliza, Salma Nurwijayanti Pambudi, Arya Danang Permana, Candra Dwi Pitojo Tri Juwono Pratama, Rizki Ramadani Pratama, Rizki Ramadhani Putri, Angelina Satya Qomarul Huda, Qomarul Rahayu, Aldila Putri Rayhan Yasmine Fathika Riyanto Haribowo Runi Asmaranto Sandi, Yohan Alfanii Sandy, Dina Yunita Santi Sari Sari, Devi Ratna_Resita Satwika Desantina Muktiningsih Satwika Desantina Muktiningsih Satwika Desantina Muktiningsih Satwika Desantina Muktiningsih, Satwika Desantina Setyowati, Elfira Dyah Shevananda Arifianto Sofriansyah, Rafi Satria Sri Wahyuni Suhardjono Suhardjono Suhartanto, Ery Sumiadi Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Syah Putra, M. Raihan Ussy Andawayanti Ussy Andawayanti Ussy Andawayanti Utami, Rizki Tri Very Dermawan Widandi Soetopo