Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Level Of Welfare Of Cattle Traders In Masbagik District Of East Lombok Regency Is An Islamic Economic Perspective Nurfitri Hidayanti; Ahmad Hulaimi
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 2, No 1 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v2i1.8342

Abstract

Abstract: Research wants to find out the Level of Welfare of Cow Traders in Masbagik Subdistrict of East Lombok Regency from the eyeglasses of Islamic Economics. This research uses qualitative research methods, because it examines realities, phenomena or symptoms that are holistic / whole, complex, dynamic, meaningful and researchers as human instruments. Primary data collection is done under natural conditions. Data collection techniques are carried out by means of participatory observation, in-depth surveillance and decomentation techniques in the form of voice recordings, photos and some other documentation. Informants are selected before researchers go down to the lepangan and during their time in the field, using the 'snowboll sampling' technique.Researchers found that from the study of the Level of Welfare of Cow Traders in Masbagik District of East Lombok Regency from the eyeglasses of Islamic Economics is honesty, loose and generous and builds good relationships. While the principle of Islamic business ethics that has been applied by cow traders is the principle of not swearing falsely and not reneging on promises. In terms of welfare, not all cattle traders in Masbagik District of East Lombok regency get Good relationship. While the principle of Islamic business ethics that has been applied by cow traders is the principle of not swearing falsely and not reneging on promises. In terms of welfare, not all cattle traders in Masbagik District of East Lombok regency get Islamic welfare because it has not met the needs of their dharuriyat. But they said they were happy, having been grateful for the rizqi he received and had earned a good life (hayaatan tayyibah) in accordance with the maqasid shari'ah.Abstrak: Penelitian ingin mengetahui Tingkat Kesejahteraan Pedagang Sapi Di Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur dari suduk kacamata Ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif,. Teknik penelitian menggunakan ‘snowboll sampling”. Peneliti menemukan bahwa dari kajian terhadap Tingkat Kesejahteraan Pedagang Sapi Di Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur.
EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS ATM SAMPAH BAGI PETUGAS KEBERSIHAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM DALAM MENDUKUNG PROGRAM SEDEKAH SAMPAH UMMAT Nur Fitri Hidayanti; Zaenafi Ariani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i1.2272

Abstract

Sampah merupakan salah yang sangat serius dan susah untuk dihindari, sampah yang dihasilkan di kampus Universitas Muhammadiyah Mataram bertambah setiap tahunnya, diimbangi dengan jumlah mahasiswa dan civitas akademika yang semakin banyak. Universitas Muhammadiyah Mataram sendiri kesulitan menangani masalah sampah tersebuh. Bersama dengan Pusat Studi Ekonomi Sirkular, akan didirian ATM sampah berbasis sedekah sampah, Teknik operasional ATM Sampah UMMAT adalah pemilahan, pewadahan dan pengolahan timbulan sampah dari sumbernya. ATM Sampah UMMAT akan diletakkan di tempat tempat strategis, sehingga setiap civitas akademika masuk ke lingkungan kampus dapat menyetorkan sampahnya Sesuai dengan jenis sampah yang disetorkan, kemudian ATM Sampah UMMAT juga akan ditempatkan di masing masing Gedung yang ada di Universitas, sampah yang telah tersimpan di masing-masing ATM Sampah akan di proses Lanjut oleh Tim Pusat Study untuk didaur ulang. Hasil dari kegiatan edukasipengelolaansampahberbasis ATM sampahbagipetugaskebersihanseUniversitasberjalansesuairencana, dan kinikampusUniversitas Muhammadiyah Mataram sudahbisadikatakansebagaikampusZerro Waste.
Development of Beautiful Sunset Land (CSL) Beach to Realize a Sustainable Economy of It-Based Halal Culinary Tourism Enterprises Nur'aini Nur'aini; Ahmad Hulaimi; Zaenafi Ariani; Nur fitri Hidayanti; Baiq Reinelda Tri Yunarni; Suci Canda Ati; Veni Edrian; Syahrul Ramadhan
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 7 No 3 (2024): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v7i3.5359

Abstract

This study investigates the development of Pantai Cantik Sunset Land (CSL) as a halal culinary destination in Sekarbela District, Mataram City, focusing on the role of information technology (IT). Using SWOT analysis, surveys, and interviews, the research identifies significant potential for the halal culinary industry at CSL Beach. However, challenges include inadequate IT utilization in marketing, insufficient awareness of halal certification, and poor waste management. The findings suggest that enhanced IT use in social media, increased halal certification awareness, and improved waste management can boost the competitiveness and sustainability of halal culinary businesses at CSL Beach.
Kinerja Islami dan Kesejahteraan Karyawan Pada PT.Adira Finance Cabang Mataram Nurfitri Hidayanti
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0602/econetica.v1i2.88

Abstract

ABSTRAK Agama Islam yang berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits sebagai tuntunan dan pegangan bagi kaum muslimin mempunyai fungsi tidak hanya mengatur dalam segi ibadah saja melainkan juga mengatur umat dalam memberikan tuntutan dalam masalah yang berkenaan dengan kerja. Bekerja merupakan melakukan suatu kegiatan demi mencapai tujuan, selain mencari rezeki namun juga cita-cita. Dalam bekerja diwajibkan memilih pekerjaan yang baik dan halal, karena tidak semua pekerjaan itu diridhai Allah SWT. Pembentukan etos kerja Islami terpancar dari sistem keimanan atau aqidah Islami berkenaan dengan kerja yang bertolak dari ajaran wahyu bekerja sama dengan akal. Etos kerja ini secara dinamis selalu mendapat pengaruh dari beberapa faktor, baik internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat konsep kerja dalam pandangan Islam, penerapan Kinerja Islami dan karakteristik etos kerja Islami bagi karyawan PT.Adira Dinamika Multi Finance Syariah,Tbk cabang Mataram. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan pengumpulan data dengan menggunakan Triangulasi yang terdiri dari observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi sehingga mampu menggali informasi yang lengkap mengenai Kinerja Islami PT.Adira Dinamika Multi Finance Syariah,Tbk cabang Mataram. Hasil penelitian ini menemukan bahwa dari ke 7 informan di katakan kurang mampu bekerja sesuai dengan pandangan Islam, ciri-ciri etos kerja Islami yang kurang nampak dari ke 7 informan terlihat ketika sering kali datang terlambat, kurang ikhlas dalam melakukan pekerjaannya, kurang jujur, tidak istiqomah, terkadang bahagia melayani nasabah terkadang tidak bahagia melayani nasabah. Jika dilihat tingkat kesejahteraan karyawan PT.Adira Dinamika Multi Finance Syariah,Tbk cabang Mataram dari ke 7 informan telah memenuhi indikator kesejahtaan Islami (maqashid syariah) meskipun setiap orang semua komponen selalu ada seperti 1) Memelihara Agama 2) Memelihara Jiwa 3) Memelihara Akal 4) Memelihara keturunan dan 5) Memelihara Harta
Optimalisasi Pengelolaan Kelas Riset Sebagai Program Lulus Tanpa Skripsi di Fakultas Agama Islam Syaharuddin Syaharuddin; Endang Rahmawati; Aqodiah Aqodiah; Sahman Z; Nur Fitri Hidayanti; Zaenafi Ariani
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v2i1.261

Abstract

Pengelolaan riset yang efektif merupakan kunci keberhasilan mahasiswa dalam menghasilkan penelitian berkualitas dan publikasi ilmiah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan Program Kelas Riset sebagai alternatif lulus tanpa skripsi di Fakultas Agama Islam. Metode kegiatan dilaksanakan melalui pendampingan dan simulasi pengelolaan riset yang melibatkan 45 mahasiswa peserta Kelas Riset. Kegiatan mencakup penyampaian materi, praktik simulasi pengajuan judul penelitian, penyusunan proposal mini riset, sistem bimbingan dosen, serta proses publikasi artikel ilmiah, yang dikombinasikan dengan diskusi interaktif untuk meningkatkan pemahaman peserta secara konseptual dan praktis. Tahapan kegiatan meliputi pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata skor pemahaman peserta sebesar 83,64, dengan nilai tertinggi 88,37 dan nilai terendah 78,60. Hasil ini menegaskan bahwa metode pendampingan dan simulasi efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pengelolaan riset secara sistematis dan terarah.
the Effectiveness of Zakat Applications in Improving Transparency and Accountability Magomed Tazhdinov; Nur Fitri Hidayanti
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 6, No 1 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v6i1.35461

Abstract

Abstract: The development of digital technology has opened up new opportunities in zakat management, making research on the effectiveness of digital-based zakat applications important to ensure that zakat management is increasingly transparent, accountable, and in accordance with sharia principles. This study aims to analyze the effectiveness of digital-based zakat applications in improving the transparency and accountability of zakat management through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Literature sources were obtained from reputable databases, namely Scopus, DOAJ, and Google Scholar, covering publications from 2015 to 2025. A systematic review process was conducted to identify, evaluate, and synthesize relevant findings from previous studies. The results showed that digital zakat applications were effective in strengthening the transparency and accountability of zakat institutions, particularly through increased information disclosure, financial reporting accuracy, zakat distribution monitoring, and increased community participation. These findings confirm that the digitization of zakat plays a strategic role in building the trust of muzaki, strengthening the accountability of zakat management organizations, and encouraging the optimization of zakat governance in accordance with sharia principles. Thus, this study not only contributes conceptually to the development of academic literature on the digitization of zakat, but also offers practical recommendations for zakat institutions and regulators in designing more transparent, accountable, and sustainable digital-based zakat management strategies.Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang baru dalam pengelolaan zakat, sehingga penelitian mengenai efektivitas aplikasi zakat berbasis digital penting dilakukan untuk memastikan tata kelola zakat semakin transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas aplikasi zakat berbasis digital dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Sumber literatur diperoleh dari basis data bereputasi, yaitu Scopus, DOAJ, dan Google Scholar, dengan cakupan publikasi pada rentang tahun 2015–2025. Proses telaah sistematis dilakukan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis temuan-temuan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi zakat digital terbukti efektif dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas lembaga zakat, terutama melalui peningkatan keterbukaan informasi, akurasi pelaporan keuangan, monitoring distribusi zakat, serta peningkatan partisipasi masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi zakat berperan strategis dalam membangun kepercayaan muzaki, memperkuat akuntabilitas organisasi pengelola zakat, dan mendorong optimalisasi tata kelola zakat sesuai prinsip syariah. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan literatur akademik mengenai digitalisasi zakat, tetapi juga menawarkan rekomendasi praktis bagi lembaga zakat dan regulator dalam merancang strategi pengelolaan zakat berbasis digital yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
PELATIHAN SUMBER DAYA DALAM MENCIPTAKAN EKONOMI BERKELANJUTAN UNTUK MEMAJUKKAN USAHA KULINER HALAL PADA KAWASAN WISATA SUNSET LAND KEC.SEKARBELA Nur Aini; Zaenafi Ariani; Nur Fitri Hidayanti; Baiq Reinalda Triyunarni; Abdurrahman Abdurrahman; Mos Indrawati
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.28229

Abstract

ABSTRAKKawasan wisata yang terletak di daerah kota Mataram kecamatan sekarbela loang baloq, tepatnya di jalan Lingkar selatan yang berada di pinggir pantai yang di sebut Sunset Land.adalah tempat nongkrong yang asyik dengan berbagai sajian pilihan menu-menu dari berbagai nusantara dan daerah sendiri yang sudah pasti higienis dan halal.Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyrakat ini adalah pertama untuk menciptakan ekonomi yang lebih berkelanjutan   dan lebih baik dalam memajukkan usaha kuliner halal di kawasan wisata sunset land kec. Sekarbela kota mataram, agar mitra lebih sadar akan arti kebersihan serta memiliki sertifikat halal dalam pelayanan kuliner pada pengunjung., sehingga pengunjung yang datang merasa tidak ragu untuk menikmati kuliner yang tersedia.metode yang digunakan pada pengabdian ini antara lain Gotong Royong, yang dilakukan bersih bersih sekitar kawasan wisata pesisir pantai, pelatihan diantaranya memberikan ilmu dan edukasi kepada mitra bagaiman sebuah usaha kuliner bisa sukses dengan di terapkan sertifikat halal bagi pelaku usaha kuliner,diskusi dan tanyak jawab terkait kemajuan usaha di sunset land.kegiantan ini dilakukan selama 4 pekan atau 1 bulan hasil dari pengabdian setelah kami tinjau kelapangan para rumah produksi kuliner di kawasan sunset land telah memiliki sertifikat halal, kebersihan pesisir pantai lebih tersanitasi dari sampah limbah air laut maupun sampah organi dan non organic dari olahan makanan. Serta taman dan bunga serta pemohonan mulai tertata dengan lebih bagus.harapan tim pengabdian semoga tempat kawasan wisata yang ada di kota mataram ini akan lebih dilirik para investor agar kota Mataram bisa memberikan peluang kerja lebih luas kepada anak daerah. Kata kunci: Ekonomi; Berkelanjutan; usaha ;kuliner; Halal. ABSTRACTThis tourist area is located in the Mataram city area, Sekarbela Loang Baloq sub-district, precisely on the South Ring Road which is on the edge of the beach which is called Sunset Land. hygienic and halal. The aim of this community service activity is firstly to create a more sustainable and better economy in promoting halal culinary businesses in the Sunset Land tourist area, Kec. Sekarbela city of Mataram, secondly so that partners are more aware of the meaning of cleanliness and have a halal certificate in culinary services to visitors, so that visitors who come feel no hesitation in enjoying the culinary delights available. The methods used in this service include Mutual Cooperation, which is carried out cleanly. clean around coastal tourist areas, training including providing knowledge and education to partners on how a culinary business can be successful by applying a halal certificate for culinary business actors, discussions and questions and answers regarding business progress in Sunset Land. This activity is carried out for 4 weeks or 1 months of dedication after we inspected the facilities of the culinary production houses in the Sunset Land area which had halal certificates, the cleanliness of the coastline was more sanitized from sea water waste and organic and non-organic waste from processed food. As well as gardens and flowers and applications starting to be arranged better. The hope of the service team is that the tourist areas in the city of Mataram will attract more attention from investors so that the city of Mataram can provide wider employment opportunities for local people. Keywords: Sustainable ;Economy; of Halal; culinary; business.
STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT BERBASIS KULINER SYARIAH DAN LITERASI DIGITAL UNTUK KOMUNITAS MAJELIS TAKLIM BAITURRAHMAN PESONA GRIYA ASRI Muhammad Zaki; Nur Fitri Hidayanti; Zaenafi Ariani; Endang Rahmawati; Ilham Ilham; Ahmad Hulaimi
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.35973

Abstract

ABSTRAKPelaku usaha kuliner yang tergabung dalam Komunitas Majelis Taklim Baiturrahman Pesona Griya Asri menghadapi berbagai permasalahan dalam pengelolaan usaha, khususnya pengelolaan keuangan yang masih tradisional, belum melakukan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) secara sistematis, mencampur keuangan usaha dengan keuangan pribadi, serta memiliki keterbatasan literasi digital untuk mendukung pemasaran produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi umat melalui pemberdayaan pelaku usaha kuliner berbasis prinsip syariah dan literasi digital sehingga mampu mengelola usaha secara lebih profesional dan berdaya saing. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-terintegrasi melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk identifikasi kebutuhan, workshop perhitungan HPP dan pencatatan keuangan digital, pelatihan literasi digital meliputi fotografi produk dan pemanfaatan media sosial serta e-commerce, seminar fikih muamalah, serta pendampingan dan monitoring pascapelatihan. Kegiatan dilaksanakan di Perumahan Pesona Griya Asri, Lombok Barat, dengan mitra sasaran anggota Majelis Taklim Baiturrahman yang memiliki usaha kuliner, melibatkan sebanyak 25 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai perhitungan HPP, meningkatnya kemampuan dalam menggunakan aplikasi pencatatan keuangan digital, tumbuhnya konsistensi dalam melakukan pencatatan keuangan usaha secara rutin, meningkatnya pemanfaatan platform digital untuk pemasaran produk, serta meningkatnya pemahaman peserta terhadap praktik bisnis yang sesuai dengan prinsip ekonomi syariah sehingga mendukung penguatan kapasitas usaha kuliner masyarakat secara berkelanjutan.Kata kunci: Pemberdayaan Ekonomi; Kuliner Syariah; Literasi Digital; UMKM.ABSTRACTCulinary entrepreneurs who are members of the Majelis Taklim Baiturrahman Pesona Griya Asri community face various challenges in managing their businesses, particularly in financial management which is still traditional in nature. Many of them have not systematically calculated the Cost of Goods Sold (COGS), still mix business finances with personal finances, and have limited digital literacy to support product marketing. This community service activity aims to enhance the economic capacity of the community through the empowerment of culinary entrepreneurs based on sharia principles and digital literacy so that they are able to manage their businesses more professionally and competitively. The implementation method employed a participatory-integrated approach through Focus Group Discussions (FGD) to identify needs, workshops on COGS calculation and digital financial record-keeping, digital literacy training including product photography and the utilization of social media and e-commerce platforms, seminars on fiqh muamalah, as well as post-training mentoring and monitoring. The activity was conducted in the Pesona Griya Asri Housing Area, West Lombok, targeting members of the Majelis Taklim Baiturrahman who run culinary businesses, involving a total of 25 participants. The results of the activity indicate an increase in participants’ understanding of COGS calculation, improved ability to use digital financial recording applications, growing consistency in conducting routine business financial records, increased utilization of digital platforms for product marketing, and enhanced understanding of business practices in accordance with sharia economic principles, thereby supporting the sustainable strengthening of community-based culinary enterprises. Keywords: Economic Empowerment; Sharia Culinary; Digital Literacy; MSMEs.
PENDIDIKAN SOSIALITA BERBASIS AL-QUR’AN MELALUI METODE QUICK AND SMART QUR’AN DI DESA PERAMPUAN KECAMATAN LABUAPI LOMBOK BARAT Zaenafi Ariani; Muhirdan Muhirdan; Nur Fitri Hidayanti; Endang Rahmawati; Devi Sastika Wiramaya; Rina Rohayu
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.38766

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah memengaruhi pola kehidupan sosial ibu rumah tangga, termasuk munculnya fenomena sosialita di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Pergeseran makna sosialita dari aktivitas sosial berbasis kepedulian menjadi simbol eksistensi diri di ruang digital berpotensi melemahkan karakter humanis dan spiritual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan pendampingan dan penguatan karakter ibu-ibu sosialita melalui pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode Quick and Smart Qur’an (QSQ) di Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi program, pembentukan kelompok binaan, serta kajian Al-Qur’an intensif dengan pendekatan visual, auditori, kinestetik, cerita, imajinasi, dan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipatif, serta dokumentasi kegiatan. Melibatkan 30 peserta, dilaksanakan 10 sesi pembelajaran intensif. Tingkat partisipasi aktif peserta mencapai 75% serta terbentuk satu komunitas belajar Al-Qur’an yang aktif dan berkelanjutan. Evaluasi kuantitatif menunjukkan peningkatan pemahaman nilai-nilai Al-Qur’an sebesar 38%. Selain itu, terjadi peningkatan indikator soft skills, yaitu disiplin kehadiran sebesar 30%, empati sosial sebesar 25%, dan komitmen spiritual sebesar 35%. Program ini menunjukkan bahwa metode QSQ efektif sebagai model pendampingan karakter berbasis Al-Qur’an yang adaptif dan transformatif bagi komunitas ibu-ibu sosialita, serta berpotensi direplikasi dalam pembinaan karakter keagamaan perempuan di tingkat lokal.Kata kunci: Ibu-Ibu Sosialita; Pembelajaran Al-Qur’an; Quick and Smart Qur’an; Penguatan Karakter. ABSTRACTThe development of digital technology and social media has influenced the social life patterns of housewives, including the emergence of the socialite phenomenon among lower-middle-class communities. The shift in the meaning of socialite from social activities based on humanitarian concern to a symbol of self-existence in digital spaces has the potential to weaken humanistic and spiritual character. This community service program aims to provide mentoring and strengthen the character of socialite housewives through Qur’anic learning using the Quick and Smart Qur’an (QSQ) method in Perampuan Village, Labuapi District, West Lombok Regency. The implementation method includes program socialization, the formation of participant groups, and intensive Qur’anic study using visual, auditory, kinesthetic, storytelling, imagination, and interactive discussion approaches. Evaluation was conducted through pre-test and post-test, participatory observation, and activity documentation. The program involved 30 participants and was conducted through 10 intensive learning sessions. The results show that the active participation rate of participants reached 75%, and a sustainable Qur’anic learning community was successfully established. Quantitative evaluation indicates an increase in participants’ understanding of Qur’anic values by 38%. Furthermore, there was an improvement in several soft skill indicators, including a 30% increase in attendance discipline, a 25% increase in social empathy, and a 35% increase in spiritual commitment. The program demonstrates that the Quick and Smart Qur’an (QSQ) method is effective as an adaptive and transformative Qur’an-based character mentoring model for socialite housewife communities. Moreover, this model has the potential to be replicated as an approach to strengthening religious character development among women at the local community level.Keywords: Socialite Mothers; Qur’anic Learning; Quick and Smart Qur’an; Character Strengthening.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMAN USAHA MELALUI PENGEMBANGAN USAHA IKAN ASAP YANG BERKELANJUTAN DI DESA MAPAK INDAH Nur Fitri Hidayanti; Zaenafi Ariani; Siti Lamusiah; Mardiah Hayati; Endang Rahmawati; Ilham Ilham; Muhammad Hudri
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31824

Abstract

ABSTRAKSektor perikanan memegang peranan krusial dalam menopang perekonomian masyarakat pesisir di Indonesia, termasuk di Desa Mapak Indah, dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya ikan, membuka peluang besar bagi pengembangan usaha pengolahan seperti ikan asap. Namun, potensi ini seringkali belum tergarap optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen usaha, terutama terkait keberlanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen usaha melalui pengembangan usaha ikan asap yang berkelanjutan di Desa Mapak Indah. Metodologi program ini melibatkan 18 peserta ibu-ibu pelaku UMKM ikan asap dan dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2025 di Desa Mapak Indah, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi permasalahan dan kebutuhan mitra, pelatihan manajemen usaha dan keuangan, penerapan teknologi pengasapan yang ramah lingkungan, pelatihan pemasaran dan branding produk, serta pendampingan dan monitoring berkala. Tahapan kegiatan dilakukan oleh Tim dari pelatihan proses pengolahan ikan asap yang baik dan tepat, dan dilanjudkan dengan pendampingan manajeman usaha yang sesuai dengan kondisi masyarakat. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 65 menjadi 80. Selain itu, rata-rata penjualan UMKM meningkat sebesar 30% dalam tiga bulan setelah pelatihan. Sebanyak 80% ibu-ibu pelaku UMKM berhasil membuka lapak fisik, dan rata-rata pendapatan bulanan mereka meningkat dari Rp 400.000 menjadi Rp 700.000 dalam satu minggu setelah pendampingan.Kata kunci: Manajemen Usaha; Ikan Asap; Berkelanjutan. ABSTRACTThe fisheries sector plays a crucial role in supporting the economy of coastal communities in Indonesia, including in Mapak Indah Village. Its abundant natural resources, especially fish, open up significant opportunities for developing processing businesses like smoked fish. However, this potential often remains underutilized due to limited knowledge and skills in business management, particularly regarding sustainability. This community service program aims to provide business management training and mentoring through the development of sustainable smoked fish businesses in Mapak Indah Village. The program's methodology involved 18 women participants who are micro, small, and medium-sized enterprise (MSME) owners in the smoked fish sector. It was carried out on May 17, 2025, in Mapak Indah Village, Mataram, West Nusa Tenggara. The implementation methods included identifying partners' problems and needs, business and financial management training, implementing eco-friendly smoking technology, product marketing and branding training, and regular mentoring and monitoring. The stages of the activity are carried out by the Team from training on the proper and correct process of processing smoked fish, and continued with assistance in business management that is in accordance with community conditions. The program's results showed an increase in participants' knowledge and skills, with the average knowledge score rising from 65 to 80. Additionally, the average MSME sales increased by 30% within three months after the training. A significant 80% of the women MSME owners successfully opened physical stalls, and their average monthly income increased from Rp 400,000 to Rp 700,000 within one week of receiving mentoring.Keywords: Business Management; Smoked Fish; Sustainable.