Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

BIMBINGAN FIQIH THAHAROH MAJELIS TA’LIM MUSLIMAH DI MASJID AHSANUL QOLBU PERUMAHAN GRIYA SEHATI DESA TERONG TAWAH KECAMATAN LABUAPI LOMBOK BARAT Khaeruddin Said; Hidayatussaliki Hidayatussaliki; Aqodiah Aqodiah
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 11: November 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang pentingnya bersuci sebelum sholat. Bersuci dari hadats besar, artinya harus mandi besar, sedangkan bersuci dari hadats kecil maka harus berwudhu. Bagaimana cara mandi besar, berwudhu dan bagaimana menggunakan air serta berapa ukurannya, telah diberikan pedoman atau petunjuknya di dalam Al-Qur’an. Artinya melalui risalah itu, kaum muslimin diajarkan tentang tata cara bersuci dan kesemuanya dalam Islam tercakup didalam Fiqih Thaharah. Fiqih Thaharah merupakan fiqih yang khusus membahas tentang tata cara bersuci dari hadats dan najis, yakni keadaan bersuci setelah berwudhu, tayammum, atau mandi wajib. Berdasarkan kegiatan yang telah terlaksana, hasil dari pengabdian ini diantaranya: Pertama, pemahaman warga berkembang dan bertambah yakni tentang ciri-ciri air yang dapat digunakan untuk berwudhu, cara agar tidak was-was saat berwudhu, mengusap kepala berbarengan mengusap telinga, perbedaan antara mencuci dan mengusap, rukun wudhu, mengusap ujung rambut/ubun saat berwudhu, mengusap jilbab bagi wanita saat wudhu ditempat umum, jumlah gerakan saat wudhu, hukum mengucapkan bismillah saat wudhu, bersentuhan suami-istri saat telah berwudhu, cara bersuci tatkala buang angin, dan cara yang benar membersihkan hidung. Kedua, keberlangsungan kegiatan pengabdian ini menjadi kegiatan rutin Majelis Ta’lim Muslimah di masjid Ahsanul Qolbu Perumahan Griya Sehati Desa Terong Tawah Labuapi Lombok Barat dan masuk dalam program Pengurus Takmir Masjid Ahsanul Qolbu. Ketiga, Universitas Muhammadiyah Mataram, khususnya Fakultas Agama Islam sebagai institusi yang memiliki peran dan fungsi didalam mencerdaskan bangsa dan melahirkan generasi yang berakhlak mulia semakin dikenal oleh masyarakat.
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH UNTUK MENGHUJUDKAN EKONOMI KREATIF DI LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM Khaeruddin Said; Nur Fitri Hidayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19867

Abstract

Kampus Universitas Muhammadiyah Mataram, terletak di Jalan K.H.Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Sampah merupakan salah yang sangat serius dan susah untuk dihindari, sampah yang dihasilkan di kampus Universitas Muhammadiyah Mataram bertambah setiap tahunnya, diimbangi dengan jumlah mahasiswa dan civitas akademika yang semakin banyak. Universitas Muhammadiyah Mataram sendiri kesulitan menangani masalah sampah tersebuh. Masih banyaknya warga civitas akademik UMMAT yang Kesadaran dan kepedulian untuk menangani masalah sampah terlihat masih sangat kurang. Kebiasaan membakar sampah masih mendarah daging di para petugas kebersihan dalam menangani permasalahan sampah. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah kesadaran para petugas kebersihan mulai memahami pentingnya mengelola sampah. Karena bukannya akan membantu melestarikan lingkungan tetapi juga dapat membantu perekonomian warga dengan adanya pelatihan mengenai kreasi-kreasi yang dapat dibuat dari sampah dan memiliki nilai jual. Juga dengan adanya pengadaan tempat sampah di Kampus Universitas Muhammadiyah Mataram, mahasiswa dan para petugas kebersihan dapat melakukan kegiatan nyata dalam pengelolaan sampah dengan cara pemilahan sampah, baik organik maupun non organic.
Pelatihan penyusunan RPP berbasis kurikulum cinta sebagai upaya peningkatan kompetensi guru madrasah ibtidaiyah Aqodiah Aqodiah; Khaeruddin Said; Mustapa Ali; Baiq Ida Astini; Zaenudin Zaenudin; Muhiburrahman Muhiburrahman; Novi Yanti Sandra Dewi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38936

Abstract

AbstrakTransformasi pendidikan madrasah menuntut penguatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi kognitif, tetapi juga mengintegrasikan nilai karakter secara sistematis dalam perencanaan pembelajaran. Namun, pada praktiknya, penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) masih cenderung bersifat administratif dan belum mengakomodasi integrasi nilai secara operasional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun RPP berbasis Kurikulum Berbasis Cinta. Kegiatan dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Al-Istiqomah dengan melibatkan 15 orang guru sebagai mitra sasaran. Metode yang digunakan meliputi workshop konseptual, pelatihan teknis penyusunan RPP, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test, observasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dengan rata-rata skor dari 54,3 menjadi 83,4 serta peningkatan keterampilan penyusunan RPP dari 53,2 menjadi 85,0. Secara kualitatif, terjadi perubahan paradigma guru dalam merancang pembelajaran dari yang berorientasi administratif menuju pembelajaran yang lebih holistik dengan integrasi nilai panca cinta dalam tujuan, kegiatan, dan asesmen. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi guru serta dapat menjadi model penguatan pembelajaran berbasis nilai di madrasah. Kata kunci: kurikulum berbasis cinta; rencana pelaksanaan pembelajaran; kompetensi guru; pendidikan karakter; madrasah ibtidaiyah AbstractThe transformation of madrasah education requires strengthening learning processes that are not only cognitively oriented but also systematically integrate character values into lesson planning. However, in practice, lesson plans tend to be administrative in nature and have not yet accommodated the operational integration of values. This community service activity aims to improve teachers’ understanding and skills in developing lesson plans based on the Love-Based Curriculum. The activity was conducted at Madrasah Ibtidaiyah Al-Istiqomah, involving 15 teachers as target participants. The methods employed included conceptual workshops, technical training on lesson plan development, mentoring, and evaluation through pre-tests and post-tests, observation, and reflection. The results indicate a significant improvement in teachers’ understanding, with average scores increasing from 54.3 to 83.4, as well as an improvement in lesson plan development skills from 53.2 to 85.0. Qualitatively, there was a shift in teachers’ perspectives from administrative-oriented planning to more holistic learning design, integrating the five core values of love into learning objectives, activities, and assessment. This activity demonstrates that practice-based training is effective in enhancing teacher competence and can serve as a model for strengthening value-based learning in madrasahs. Keywords: love-based curriculum; lesson plan; teacher competence; character education; madrasah ibtidaiyah