Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) PENENTUAN JALUR TERPENDEK UNTUK MENGHINDARI DAERAH RAWAN BANJIR (STUDI KASUS PROPINSI JAWA TIMUR) Musabbichin, Laylul; b, Mula’ab; Yunitarini, Rika
Jurnal Simantec Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v4i3.1386

Abstract

ABSTRAKPada musim hujan sering terjadi banjir pada beberapa daerah yang berada di Kota Surabaya. Sistem informasi geografis (SIG) mampu menyajikan informasi fisik suatu daerah yang berpengaruh dalam menentukan daerah rawan banjir serta menentukan jalur terpendek yang terjadi pada wilayah jawa timur. Pengguna juga dapat menentukan jalur terpendek dengan menggunakan metode Breadth First Search (BFS) yang menggunakan fungsi heuristic guna mengarahkan pencarian pada peta yang direpresentasikan dalam konsep graph, yang berguna untuk menghindari daerah mana yang seringkali terjadinya bencana banjir serta dapat meminimalkan kerugian serta kemacetan yang terjadi propinsi jawa timur. Penelitian ini dilakukan untuk pencarian rute terpendek antara perumahan sampai dengan tempat perumahan yang akan menjadi tujuan.Kata Kunci: Sistem Informasi Geografis, Bredth First Search (BFS), Banjir.ABSTRACTIn rainy season frequent flooding in some areas in the province of East Java. Geographic information systems (GIS) can present physical information of a region that is influential in determining the flood-prone areas as well as determine the shortest path which occurred in East Java area. Users can also determine the shortest path using Breadth First Search (BFS), which uses heuristic function to guide the search on the map which is represented in the concept graph, which is useful to avoid the area where the often occurrence of floods and to minimize losses and congestion that occurs provinces east Java. This study was conducted to search the shortest route between the place of housing to housing that would be the goal.Keywords: GIS, Breadth First Search (BFS), flooding
Penerapan Metode Ensemble Bagging-SVR untuk Multivariate Time Series pada Peramalan Curah Hujan (Studi Kasus: Stasiun Meteorologi Perak I) Santoso, Mochammad Rizki Aji; Mula'ab, Mula'ab; Yunitarini, Rika
Sains Data Jurnal Studi Matematika dan Teknologi Vol 4, No 1: January - June 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/sainsdata.v4i1.294

Abstract

Perubahan iklim menjadi salah satu isu paling kritis saat ini, dengan pengaruh yang dirasakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Fenomena ini memengaruhi berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah perubahan pola cuaca. Musim hujan sering ditandai dengan peningkatan intensitas curah hujan secara signifikan dalam jangka waktu tertentu. Cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan perubahan curah hujan yang drastis, berdampak pada sektor pertanian, transportasi, dan industri. Oleh karena itu, prediksi curah hujan menjadi penting untuk memahami pola hujan di masa depan. Penelitian ini menggunakan data iklim harian dari BMKG Stasiun Meteorologi Perak I Surabaya selama Januari 2018 hingga Desember 2024 dengan 2.557 data yang mencakup 4 parameter: curah hujan, temperatur, kelembapan, dan kecepatan angin. Tahapan penelitian meliputi pra pemrosesan data, seperti penanganan data hilang, identifikasi outlier, normalisasi, dan sliding window untuk membentuk data supervised. Metode Ensemble berbasis Support Vector Regression (SVR) digunakan untuk membangun model prediksi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa skenario 9, dengan kernel polynomial, C = 1, epsilon = 0,01, degree = 2, dan 20 estimator, memberikan nilai MAE terbaik sebesar 0,02329. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan kernel dan hyperparameter yang tepat sangat berpengaruh terhadap akurasi model.