Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Hubungan tingkat pengetahuan ibu terkait perineal hygiene dengan kejadian Infeksi Saluran Kemih pada anak balita Pratiwi, Lily; Martini, Eva; Novryanthi, Dhinny
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1480

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Kemih pada balita sering terjadi akibat kebersihan perineal yang buruk, terutama pada anak perempuan karena uretra yang lebih pendek, sehingga bakteri Escherichia coli mudah masuk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat Pengetahuan Ibu terkait perineal hygiene dengan  kejadian Infeksi Saluran Kemih pada Anak Balita.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Populasinya seluruh ibu yang memiliki balita yang datang ke Poli Anak RS Siloam Kebon Jeruk, berjumlah 450 orang, dengan sampel 82 orang, dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Uji yang digunakan adalah uji Chi Square.Hasil: Berdasarkan hasil uji statistic chi- square nilai p-Value yang didapatkan tingkat pengetahuan orang tua terhadap  kejadian Infeksi Saluran Kemih adalah 0,000 dan nilai p-Value perineal hygiene terhadap kejadian Infeksi Saluran Kemih adalah 0,024 yang berarti p<0,05 maka H0 ditolak.Kesimpulan: Bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan orang tua dan perineal hygiene terhadap  kejadian Infeksi Saluran Kemih pada anak balita di Poli Anak RS Siloam Kebon Jeruk. Disarankan kepada orang tua untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya perawatan perineal, terutama pada balita, guna mencegah kejadian Infeksi Saluran Kemih.
Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan anak khitan usia pra sekolah di poli khitan rumah sakit Warman, Ade; Martini, Eva; Andriani, Ria; Novryanthi, Dhinny
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1481

Abstract

Latar Belakang: Tingkat kecemasan anak khitan merupakan isu kesehatan mental yang semakin mendapat perhatian, terutama di Asia. Anak prasekolah rentan mengalami kecemasan, terutama ketika menghadapi situasi medis seperti prosedur khitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan anak khitan usia prasekolah di poli khitan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasi cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 84 anak khitan usia prasekolah (3-5 tahun) di poli khitan RSI antara Januari-September 2024. Sampel penelitian berjumlah 46 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada 2-30 Desember 2024, dan uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square.Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square, nilai p-Value yang diperoleh 0,017 (p<0,05), yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan anak khitan usia prasekolah di poli khitan RSI. Pasien disarankan untuk memastikan bahwa semua prosedur, telah dilakukan sesuai standar yang berlaku.
Implementasi Self Care Actifity terhadap tingkat resiko pada remaja dalam upaya pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Pamungkas, Bambang; Danismaya, Irawan; Andriani, Ria; Novryanthi, Dhinny
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1527

Abstract

Latar Belakang: era modern ini, banyak individu muda yang menghadapi diabetes akibat pola hidup yang tidak sehat. Kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti kerusakan organ, amputasi, dan bahkan kebutaan. Penyakit jantung dan pembuluh darah menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia, di mana lebih dari 50% kasusnya terkait dengan diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas aktivitas perawatan diri pada remaja yang menderita diabetes melitus tipe 2.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental satu kelompok pretest-posttest, melibatkan 50 peserta dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data dilakukan melalui Uji Paired Samples Test.Hasil: Hasil analisis statistik melalui Uji Paired Samples Test menunjukkan nilai P sebesar 0,000, yang berarti lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan aktivitas perawatan diri terhadap remaja dalam upaya pencegahan diabetes melitus tipe II.Kesimpulan: Terdapat dampak positif dari kegiatan perawatan diri terhadap remaja dalam mencegah diabetes melitus tipe II. Sehingga disarankan agar penelitian sejenis dapat dilakukan dalam jangka panjang guna mengevaluasi keberlanjutan efek dari aktivitas perawatan diri dalam pencegahan diabetes melitus tipe II.
Efektivitas terapi relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi Awalia, Desti Sri; Alamsyah, Azhar Zulkarnain; Novryanthi, Dhinny
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v16i01.1519

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan tantangan kesehatan global yang signifikan dengan prevalensi mencapai 1,13 miliar orang di dunia. Di Indonesia, khususnya Kota Bogor, terjadi peningkatan kasus dari 56.411 (2021) menjadi 82.165 (2023). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi relaksasi Benson dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di RS Islam Aysha Cibinong.Metode: Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental one-group pre-post-test, responden dipilih melalui teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan tekanan darah setelah intervensi, dengan perubahan dari 80% responden hipertensi derajat I menjadi 78,2% tekanan darah normal. Terjadi penurunan rata-rata tekanan sistolik dari 152,09 mmHg menjadi 133,45 mmHg dan diastolik dari 91,82 mmHg menjadi 83,00 mmHg (p<0,000). Karakteristik responden didominasi kelompok usia 46-55 tahun (54,5%) dengan mayoritas perempuan (58,2%).Kesimpulan: Terapi relaksasi Benson efektif dalam menurunkan tekanan darah melalui mekanisme pengaktifan sistem saraf parasimpatis dan pengurangan stres oksidatif. Terapi Realaksasi Benson dapat diintegrasikan  sebagai pengobatan non-farmakologis.
DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN VAKSIN COVID 19 PADA ANAK USIA SEKOLAH (6-11 TAHUN) Martini, Eva; Suryadin, Asep; Novryanthi, Dhinny; Kurnia Dewi, Sri
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/.v12i2.243

Abstract

The Covid 19 virus began to enter Indonesia In 2020, this virus originated from China, namely Wuhan, which quickly spread throughout the world, including Indonesia. Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) is the cause of the Covid 19 virus. WHO data on confirmed Covid 19 cases around the world exceeds 90 million. The provision of vaccinations is not only for adults or more than 11 years of age, but the government has set vaccinations for children of school age 6-11 years. Many parents prevent children from being given the vaccine. Parents who get in the way because they are influenced by bad issues (Hoaxes). Family support is important and key to accelerating the vaccination process. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and the administration of the Covid 19 vaccine in school-age children (6-11 years). Types of quantitative research with Cross Sectional research design. The data collection technique used a gogle form questionnaire and analyzed using SPSS. Data analysis of Chi Squre Test. The sampling technique uses simple random sampling. The total sample was 43 respondents. The results of the study P Value value = 0.002 (P<0.05) Ho value was rejected and Ha was accepted. The conclusion is that there is a significant relationship between family support and the administration of the Covid 19 Vaccine in school-age children (6-11 years). The suggestion for the next study is the analysis of the factors that most influence family support for the administration of the Covid 19 Vaccine.
GERAKAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING BERBAHAN DASAR KELOR PADA IBU HAMIL DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEK DAN STUNTING Novryanthi, Dhinny; Martini, Eva; Suryadin, Asep; Utami, Tri; Prasadila, Nanda; Pahrani, Epa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.30144

Abstract

Abstrak: Stunting terjadi mulai dari pra-konsepsi menjadi lebih berat ketika hamil dengan asupan gizi yang tidak mencukupi kebutuhan, serta ibu yang hidup di lingkungan dengan sanitasi kurang memadai. Selain itu keadaan ibu dengan kondisi status gizi berisiko kurang energi kronik (KEK) saat hamil akan berpotensi stunting pada anak. Pada ibu hamil perlu pemantauan gizi dan kesehatan untuk mencapai kesehatan yang optimal dan gizi seimbang. Makanan pendamping berbahan dasar daun kelor dianggap sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi kekurangan nutrisi di Indonesia. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan sebagai upaya pencegahan terjadinya KEK dan stunting, menggunakan metode ceramah dan demonstrasi. Pengabdian kepda Masyarakat ini dilakukan di Puskesmas Tipar, Peserta adalah ibu hamil yang berjumlah 27 orang (90%). Evaluai pada kegitan ini dengan melakukan pretest dan posttest berjumlah 15 soal, Evaluasi kegiatan ini menunjukkan keberhasilan telah terpenuhi dengan adanya peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pretest 43% dan posttest 65%. Peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan keterampilan soft skill dan hard skill dimana peserta mendapatkan ilmu mengenai upaya pencegahan KEK dan stunting, peserta juga dapat membuat puding berbahan daun kelor.Abstract: Stunting occurs from pre-conception to be more severe during pregnancy with inadequate nutritional intake, as well as mothers who live in environments with inadequate sanitation. In addition, the condition of mothers with nutritional status at risk of chronic energy deficiency (CED) during pregnancy will potentially stunting in children. Pregnant women need to monitor nutrition and health to achieve optimal health and balanced nutrition. Complementary foods made from moringa leaves are considered as an alternative to overcome nutritional deficiencies in Indonesia. This community service activity is carried out with the aim of preventing CED and stunting, using lecture and demonstration methods. This Community Service was carried out at the Tipar Health Center, Participants were pregnant women totaling 27 people (90%). Evaluation of this activity by conducting a pre-test and post-test totaling 15 questions, Evaluation of this activity showed that success had been met with an increase in participant knowledge based on the results of the pre-test 43% and post-test 65%. Participants who took part in this activity gained soft skills and hard skills where participants gained knowledge about efforts to prevent CED and stunting, participants could also make pudding from moringa leaves.
Modification of deep breathing relaxation techniques on the osce participants’ anxiety level: a randomized control trial Nurhilmiah, Tia; Alamsyah, Azhar; Novryanthi, Dhinny
JOURNAL OF Medical Surgical Concerns Vol. 5 No. 1 (2025): June Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/msc.v5i1.1321

Abstract

Background: The final semester exam for students is a stressor that causes anxiety. The semester’s final exam can be theoretical and practice exams. The practice exam is an evaluation to know nursing students' skills before practicing in healthcare facilities. The method to evaluate students’ skills is Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Purpose: To determine the effect of modified deep breathing relaxation techniques on the anxiety levels of (OSCE) participants through a randomized controlled trial design. Method: A randomized control trial of the parallel groups. The number of samples was 36 respondents. Data analysis using shapiro wilk, Levene test, paired t-test, independent t-test, and Cohen’s d. Results: the mean of anxiety decreased from 66.72 (3.2) to 53.72 (5.8) in the experimental group with a p-value is 0.000. On the other hand, the mean of anxiety increased from 43.17 (7.5) to 48.39 (9.3) in the control group with a p-value of 0.017. Additional data showed that the p-value of experimental vs control is 0.000, meaning there is a difference in score anxiety between the experimental and control group with an effect size is 0.5 (medium). Conclusion: A significant effect of modification of deep breathing relaxation on the anxiety level of students facing the OSCE exam.  Keywords: Anxiety; Deep Breathing Relaxation Technique; Dzikr; OSCE.
Hubungan Kesehatan Mental dengan Perilaku merokok Pada Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Lembursitu Silpiana, Lulu Luziana; Lutiyah, Lutiyah; Novryanthi, Dhinny; Suryadin, Asep
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i8.20752

Abstract

ABSTRACT Adolescence is a period of development and transition from childhood to adulthood where at this stage adolescents have unstable emotions so that problems such as mental health disorders and smoking behavior can occur. This study aims to determine the level of mental health and smoking behavior in adolescents in the Lembursitu Health Center area and the relationship between the two. The method used is cross-sectional purposive sampling technique with a sample of 150 people. The results of the study obtained a p value of 0.002 using Kendall Tau so that it means there is a relationship between mental health and smoking behavior in adolescents in the Lembursitu Health Center area. Keywords: Smoking Behavior, Mental Health, Mental In Adolescents  ABSTRAK Remaja yaitu masa perkembangan dan peralihan dari fase anak pada dewasa dimana pada tahap ini remaja memiliki emosi yang tidak stabil sehigga dapat terjadi  permasalahan seperti gangguan kesehatan mental dan perilaku merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kesehatan mental dan perilaku merokok pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Lembursitu serta hubungan antar keduanya. Metode yang  digunakan cross sectional teknik  purposive sampling dengan sampel 150 orang. Hasil penelitian didapatkan nilai p 0.002 menggunakan  Kendall Tau sehingga memiliki arti adanya hubungan antara kesehatan mental dengan perilaku merokok pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Lembursitu  Kata Kunci: Perilaku Merokok, Kesehatan Mental, Mental Pada Remaja
The Correlation Between Knowledge of Pregnant Women and the Incidence of Anemia in Pregnancy in the Working Area of Puskesmas Nagrak Susanti, Elsa; Novryanthi, Dhinny; Andriani, Ria
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i3.1750

Abstract

Background: Anemia in pregnancy is a global health issue with a prevalence of 48.9% in Indonesia (Riskesdas, 2018). This condition is influenced by iron deficiency (50% of cases), dietary patterns, and socioeconomic factors. Previous studies indicate a correlation between maternal knowledge and anemia incidence, yet research in the Puskesmas Nagrak area remains limited. Objective: To identify the relationship between pregnant women's knowledge and anemia incidence in the working area of Puskesmas Nagrak. Methods: A quantitative cross-sectional study involving 70 pregnant women in trimesters 1-3. Data were collected using Guttman-scale questionnaires and secondary data from maternal health records. Chi-Square test (a=0.05) was used for analysis. Results: 52.9% of respondents had anemia (Hb<11 g/dL). Women with low knowledge (38.6%) showed the highest anemia risk (p<0.000). Education level (57.1% junior high graduates) and occupation (92.9% housewives) significantly contributed. Conclusion: Knowledge level significantly affects anemia incidence. Community-based health education interventions are recommended to improve immunization coverage and Fe tablet consumption.
The Relationship Between Maternal Knowledge and the Incidence of Hypertension in Pregnancy at Bhakti Medicare Hospital, Sukabumi Octafiana, Dian Fitria; Novryanthi, Dhinny; Andriani, Ria
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i4.1753

Abstract

Background: Hypertension in pregnancy is a major cause of maternal and fetal morbidity and mortality, contributing to 14% of global maternal deaths. In Indonesia, it is the second leading cause of maternal mortality. Knowledge is an important determinant of health behavior, yet its link to pregnancy-induced hypertension remains underexplored in Sukabumi. Objective: To analyze the relationship between pregnant women’s knowledge and the incidence of hypertension in pregnancy. Methods: A quantitative cross-sectional study was conducted with 44 pregnant women diagnosed with hypertension in the Amarylis Room, Bhakti Medicare Hospital, Sukabumi (November–December 2024). Data were collected using a validated 15-item questionnaire. Knowledge level (good, sufficient, poor) and hypertension severity (mild, severe) were analyzed with the chi-square test (p < 0.05). Results: Most respondents had poor knowledge (45.5%) and severe hypertension (52.3%). Chi-square analysis showed a significant relationship between knowledge and hypertension incidence (p = 0.002). Severe hypertension was more frequent among women with poor knowledge (36.4%) compared to those with good knowledge (2.3%). Conclusion: Maternal knowledge significantly influences the incidence of hypertension in pregnancy. Educational interventions are urgently needed to reduce risks and improve maternal health outcomes.