Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP MINAT BELI PRODUK PERAWATAN PRIA Muhammad Aqshel Revinzky Nizar; Adhadian Akbar; Andreas Recki Prasetyo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial dapat membantu perusahaan untuk memasarkan produknya lebih luas lagi dengan menggunakan Social media marketing. Industri perawatan pria menjadi salah satu sektor paling dinamis dalam beberapa decade terakhir. Komunikasi yang dibangun melalui interaksi positif di media sosial dapat secara signifikan meningkatkan minat beli konsumen. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melakukan purposive sampling dengan memberikan kuesioner kapada mahasiswa dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan software SmartPLS untuk menguji hubungan antar variabel. Dilakukan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan didapat 100 responden sebagai alat ukur penelitian ini Social media marketing mempunyai pengaruh signifikan terhadap minat beli pada produk perawatan pria. Kepercayaan ini memberikan jaminan kualitas dan kepuasan, sehingga mendorong keputusan pembelian.
ANALISIS KUALITAS LAYANAN GRAB MENGGUNAKAN CHECK SHEETS DAN FISHBONE DIAGRAM Desty Hapsari Kirana; Irsyad Kamal; Muhammad Aqshel Revinzky; Rd. Rifqi Dwisanto; Andreas Recki Prasetyo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan Grab di Indonesia berdasarkan ulasan pengguna selama enam bulan terakhir, menggunakan check sheet untuk mengidentifikasi kategori masalah utama dan fishbone diagram untuk menggali akar penyebabnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa keluhan paling dominan berasal dari masalah pengemudi, proses operasional, dan aplikasi, yang berkontribusi terhadap ketidakpuasan pelanggan. Pengemudi yang kurang terlatih dan masalah teknis pada aplikasi menjadi penyebab utama keluhan, diikuti oleh masalah terkait pengiriman yang terlambat. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan peningkatan pelatihan pengemudi, perbaikan kestabilan aplikasi, dan penyempurnaan proses pemesanan dan pengemasan. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan terkait data yang bersifat subjektif, sehingga riset di masa depan perlu memperluas periode waktu dan menggunakan metode analisis yang lebih mendalam untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang kualitas layanan Grab.
Integration of Strategic Management and Organizational Culture in Enhancing Corporate Resilience in the Digital Era Loso Judijanto; Titis Sri Wulan; Otje Herman Wibowo; Rean Mitasari; Andreas Recki Prasetyo
Jurnal Informasi dan Teknologi 2025, Vol. 7, No. 2
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60083/jidt.vi0.680

Abstract

The rapid advancement of digital technology has transformed the global business landscape, presenting both opportunities and challenges for organizations. This study examines the integration of strategic management and organizational culture as a critical factor in enhancing corporate resilience in the digital era. Using a qualitative case study approach, data were collected from selected medium- and large-scale companies in Indonesia across diverse sectors, including manufacturing, technology, finance, and services. The findings reveal that strategic alignment between digital initiatives and cultural values significantly strengthens organizations’ adaptability to technological disruptions and market uncertainties. The study highlights the pivotal role of digital leadership in bridging strategic objectives with cultural practices. Leaders who promote innovation, collaboration, and flexibility were found to inspire employees to engage in continuous learning and proactive adaptation, thereby reinforcing resilience. Moreover, organizations with adaptive and innovation-driven cultures demonstrated greater capability in responding quickly to market changes and crises. Human resource practices aligned with cultural values further enhanced employee engagement and commitment, supporting the implementation of strategic initiatives effectively. In addition, the use of digital tools such as cloud-based systems and predictive analytics, combined with transparent communication with stakeholders, was identified as a key enabler of resilience. These tools not only improved operational efficiency but also strengthened stakeholder trust, ensuring continued support during uncertain times. Overall, the integration of strategic management and organizational culture, supported by digital leadership and technology, creates a comprehensive framework for building sustainable resilience. The study offers valuable insights and practical recommendations for organizations seeking to adapt and thrive in an increasingly dynamic and competitive digital business environment.