Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Issues in Mathematics Education (IMED)

Deskripsi Kemampuan Koneksi Matematis pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa SMP Kelas IX Nurdin Arsyad; Rahmat Syam; Asep Ardat
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.433 KB) | DOI: 10.35580/imed9252

Abstract

Abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa dengan memperhatikan gaya kognitif. Subjek penelitian sebanyak 2 orang siswa SMP dari kelas IX. Instrumen dari penelitian ini berupa tes GEFT(Group Embedded Figure Test) dan tes kemampuan koneksi matematis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah berdasarkan dua indikator kemampuan koneksi matematis yang diteliti. (1) Keterkaitan antar konsep matematika. (2) Keterkaitan matematika dengan kehidupan sehari-hari. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa sesuai dengan gaya kognitif yang dimilikinya pada materi sistem persamaan linear dua variabel yaitu pada indikator pertama, subjek dengan gaya kognitif field independent memiliki kemampuan koneksi matematis tinggi sedangkan subjek dengna gaya kognitif field dependent memiliki kemampuan koneksi matematis sedang. Pada indikator kemampuan koneksi matematis yang kedua, subjek dengan gaya kognitif field independent dan subjek dengan gaya kognitif field dependent memiliki kemampuan koneksi matematis tinggi.Kata kunci: gaya kognitif, kemampuan koneksi matematisAbstract. This research was qualitative descriptive research that aims to describe the ability of students’ mathematical connection toward cognitive style. Subject as much 2 students SMP of grade IX. Instruments of this research were GEFT (Group Embedded Figure Test) test and mathematical connection ability test. The results of this study indicate ISWA’s ability to solve problems by two capability indicators connection mathematically studied. (1) Linkages between concept mathematics. (2) Linkages mathematics with daily life situation. The results of data analysis show that ability connection mathematical students corresponding with style the cognitive they possess on the material system two linear equations variable namely on the indicator first , the subject with style cognitive field independent have high level of mathematical connection ability while subject with style cognitive field dependent have medium level of mathematical connection ability. On the second indicator of mathematical connection ability, the subject with style cognitive field independent and subject with style cognitive field dependent have high level of mathematical connection ability.Keywords: cognitive style , mathematical connection abilities
Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Memecahan Masalah Nonrutin pada Materi Fungsi Kuadrat Rahmat Syam; Awi Dassa; Siti Khodidah
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.201 KB) | DOI: 10.35580/imed15330

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, bertujuan untuk mengetahui gambaran kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam memecahkan masalah nonrutin berupa penerapan materi fungsi kuadrat dalam kehidupan nyata yang ditinjau berdasarkan objek dasar matematika (fakta, konsep, prinsip, operasi). Pengumpulan data utama diperoleh dengan tes dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah tiga orang mahasiswa pendidikan matematika UNM yang dipilih dari dua puluh tiga responden yang mengikuti tes tertulis. Analisis data mengikuti model dari Miles and Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini sebagai berikut: Kesalahan terbanyak yang dilakukan subjek adalah kesalahan konsep dan operasi, dimana mahasiswa menggunakan rumus yang tidak sesuai dan miskonsepsi dalam mengambil langkah penyelesaian masalah, keliru dalam melakukan perhitungan aljabar dan menggunakan prodesur yang tidak hierarkis. Kemudianl kesalahan prinsip yaitu misinterpretasi masalah dan tidak memperhatikan prasyarat dalam menggunakan rumus. Mahasiswa tidak menggunakan konsep fungsi kuadrat secara spesifik atau tidak mampu menerapkannya sebagai bagian dari langkah pemecahan masalah. Hal ini dikarenakan penguasaan konsep yang kurang dan minimnya pengalaman dalam memecahkan masalah sejenis. Kata Kunci: Analisis kesalahan, masalah nonrutin, fungsi kuadrat This study was a descriptive research by using qualitative approach that aimed to describe the errors made by students in quadratic function real life problems based on basic mathematical objects (facts, principles, concepts, and operation). The data collection were obtained by tests and interview. The subjects of this study were three students of mathematics education department in Universitas Negeri Makassar. Data analysis was used Miles and Huberman model: data collection, data reduction, data display, verification and conclusion. The results of this study said that the most mistakes made by subjects were conceptual errors and operation errors; students didn’t use appropriate formulas, misconceptions in choosed steps to solve problems, wrong in algebraic manipulation, and didn’t use hierarchical procedures. Then principle errors; misinterpretation or failed to grasp what the problem ask to and didn’t cognize the preconditions before using the formula. Students were unable to apply quadratic function specifically as part of the problem solving. This is due to the lack of mathematic skills how to carry out their conceptual knowledge to solve problems and lack of experience in solving similar problems. Keywords: Error analysis, non-routine problems, quadratic functions