Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Optimalisasi “Semangat KB” Pada Pasangan Usia Subur (PUS) Melalui Edukasi Kesehatan Azlina, Fitri Ayatul; Apriani, Apriani; Rosa Rita, Titian Rachmawati; Rusmilawati, Nila; Sulatri, Sulatri; Aprilianti, Aprilianti; Masliana, Masliana; Musrifah, Ainun; Yunus, Muhammad; Anwari, Anwari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7419

Abstract

Program keluarga berencana merupakan upaya pemerintah untuk menurunkan angka fertlitas guna mengupayakan kehidupan yang sehat dan berkualitas. Pasangan Usia Subur (PUS) diprioritaskan untuk mendapatkan program KB tersebut. Meskipun demikian, masih banyaknya PUS yang belum memiliki pemahaman yang baik mengenai berbagai macam metode kontrasepsi. Tenaga kesehatan seperti perawat, bidan, serta mahasiswa kesehatan memegang peran penting untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman PUS mengenai KB. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan bagi pasangan usia subur agar memperoleh kesadaran serta pemahaman yang baik dalam menggunakan KB. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kerja sama intitusi pendidikan dengan wahana praktik mahasiswa profesi yang bertempat di Poli KIA RSUD Ratu Zalecha Martapura. Metode kegiatan berupa edukasi kesehatan. Sebanyak tiga pasangan usia subur yang memeriksakan kehamilannya diambil menjadi peserta kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 16 September 2025. Adapun tahapan-tahapan kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan dapat terlihat dari peserta kegiatan yang antusias dan interaktif saat melakukan sesi tanya jawab. Kegiatan edukasi kesehatan ini cukup efektif dalam memberikan pemahaman bagi pasangan usia subur yang masih kebingungan menentukan metode kontrasepsi yang sesuai. Dengan demikian, kegiatan edukasi kesehatan ini memberikan pemahaman dan keterlibatan pasangan usia subur dalam menentukan metode kontrasepsi.
Problematika Hadhanah di Bawah Umur yang Jatuh pada Ayah sebab Perceraian Hapira, Ranis Maulid; Ulinihayati, Ni’ma; Aprilianti, Aprilianti
Notarius Vol 19: Special Issue (2026) : Dinamika Perkembangan Hukum Profesi Notaris dan PPAT
Publisher : Program Studi Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nts.v19i0.70183

Abstract

ABSTRACTDivorce is often the final step when family disputes cannot be settled amicably. One significant consequence is the transfer of custody of minor children from the mother to the father which differs from common practice. This study analyzes Law Number 1 of 1974 on Marriage, The Compilation of Islamic Laws, and Law Number 35 of 2014 on Child Protection using a normative legal approach. The focus is the legal considerations applied by judges during divorce proceedings, particularly in determining child custody. The findings reveal that custody may be granted to the father based on the principle that child-rearing requires a balance of rights and responsibilities between both parents. Ultimately, the best interests of the child are prioritized, ensuring their well-being and proper development after divorce. Keywords: Divorce; Hadhanah; Custody Rights Fall to the Father.ABSTRAK Perceraian merupakan jalan terakhir ketika perselisihan dalam keluarga tidak dapat diselesaikan, yang sering kali mengakibatkan peralihan hak asuh anak yang masih di bawah umur dari ibu kepada ayah, yang berbeda dengan praktik umum. Penelitian ini menganalisis Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Fokus kajian ini adalah pada dasar hukum yang dipertimbangkan oleh hakim dalam pengambilan keputusan perceraian dan hak asuh anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak asuh dapat diberikan kepada ayah berdasarkan prinsip bahwa pengasuhan anak harus mempertimbangkan keseimbangan antara hak anak dan tanggung jawab orang tua setelah perceraian, dengan menekankan pada kepentingan terbaik bagi anak.Kata Kunci: Perceraian; Hadhanah; Hak Asuh Jatuh Pada Ayah.
Personality Traits and Education Level in Enhancing Financial Knowledge and Behavior of Gen Z and Millennial Women Apriani, Erna; Latif, Abdul; Aprilianti, Aprilianti
Journal of Enterprise and Development (JED) Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business of Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jed.v7i3.14224

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the impact of personality traits and education level on financial knowledge and financial management behavior among Gen Z and Millennial women, with financial technology serving as a mediating variable.Method: The data analysis method employed in this study is associative causality using a quantitative approach, specifically Structural Equation Modeling (SEM). The sample consists of Millennial and Gen Z women actively participating in the labor force in West Java. The sampling techniques include direct observation, online questionnaires, and interviews with 400 respondents.Result: The study found that personality traits and education levels significantly influence financial knowledge. Additionally, both financial knowledge and financial technology have a significant impact on financial management behavior. Financial knowledge also significantly affects financial technology, which mediates the relationship between personality, education level, and financial management behavior.Practical Implications for Economic Growth and Development: This study highlights the financial management behavior of women, particularly Gen Z and Millennials, as a sustainable demographic bonus towards 2045. Improved financial management practices, driven by personality, education level, financial knowledge, and financial technology, can convert income into long-term savings, thereby contributing to sustainable economic growth and development.Originality/Value: This study introduces a novel perspective by focusing on samples of Gen Z and Millennial women in the West Java region and by emphasizing the role of financial technology as a mediating variable in the analysis.