p-Index From 2021 - 2026
7.563
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINSMAT Jurnal Infinity Jurnal Karya Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika LEMMA: Letters Of Mathematics Education SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Elemen KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Matematika: MANTIK Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Procediamath Jurnal Pendidikan Matematika (JUDIKA EDUCATION) Teorema: Teori dan Riset Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Minda Baharu M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Perdikan: Journal of Community Engagement Journal of Didactic Mathematics Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah Journal of Educational Experts (JEE) Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Edumatika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Al-Irsyad: Journal of Education Science International Journal of Contemporary Studies in Education Euclid Ar-Riyadhiyyat: Jurnal Pendidikan Matematika JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) IndoMath: Indonesia Mathematics Education Jurnal Pendidikan Journal Of Education Jurnal Infinity Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Mathematics Education Journal Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Learning Obstacles for Junior High School Students in Understanding SPLDV Concepts Firda Luthfiatika Jannah; Neneng Aminah; Surya Amami Pramuditya; Rosita, Cita Dwi; Noto, M. Subali
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/f_m.v6i2.1862

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memahami konsep dari literatur pada SPLDV. Tujuan penelitian ini untuk melakukan eksplorasi mengenai learning obstacle yang dialami oleh siswa SMP ketika mereka mencoba memahami konsep SPLDV. Oleh karena itu, diharapkan kedepannya penguasaan konsep dasar SPLDV dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain Didactical Design Research (DDR). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 siswa yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes pemahaman konsep dan pedoman wawancara. Analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih menghadapi sejumlah kesulitan dalam memahami materi spldv. Kendala-kendala yang dihadapi siswa antara lain yaitu (1) kesulitan dalam merumuskan ulang konsep sistem persamaan linear dua variabel dan kurangnya kemampuan untuk memberikan contoh SPLDV. (2)Kesulitan dalam menentukan titik potong saat membuat grafik SPLDV. (3) Kekeliruan dalam melakukan operasi hitung dan mengembangkan model matematika. (4) Kesulitan dalam merancang langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan soal SPLDV. (5) Kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berbeda dengan contoh soal yang diajarkan oleh guru. Hal ini menunjukkan adanya beberapa hambatan yang perlu diatasi dalam pembelajaran konsep SPLDV di tingkat SMP.   This research was motivated by the low ability of students to understand concepts from the literature on SPLDV. This research aims to explore the learning obstacles experienced by junior high school students when they try to understand the concept of SPLDV. Therefore, it is hoped that in the future mastery of the basic concepts of SPLDV can be achieved optimally. This research is qualitative research with a Didactical Design Research (DDR) design. The subjects in this research were 3 students selected based on purposive sampling. The research instruments used were concept understanding tests and interview guidelines. Data analysis in this research includes data reduction, data presentation, and concluding. The research results show that students still face several difficulties in understanding SPLDV material. The obstacles faced by students include (1) difficulties in reformulating the concept of a system of linear equations in two variables and a lack of ability to provide examples of SPLDV. (2) Difficulty in determining the intersection point when creating SPLDV graphs. (3) Errors in carrying out calculation operations and developing mathematical models. (4) Difficulty in designing the steps needed to solve SPLDV problems. (5) Difficulty in solving questions that are different from the example questions taught by the teacher. This shows that several obstacles that need to be overcome in learning SPLDV concepts at the junior high school level.
Komunikasi Matematis Siswa melalui Pembelajaran Berbantuan Modul Digital Daring Pramuditya, Surya Amami; Khodijah, Atina Sabila; Asnawati, Sri
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11 No 3 (2021): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Desember 2022)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.474 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v11i03.15123

Abstract

Mathematical communication is one of the mathematical abilities that need to be mastered by students because mathematical communication has an important role in linking ideas and abstract language with mathematical symbols. Meanwhile, digital modules based on several previous studies are considered practical and can improve mathematics learning outcomes. Therefore, the online digital module was used as a supporting medium in this research. This study aims to describe the profile of students' mathematical communication skills through online digital module-assisted learning. The approach used is a qualitative approach with a descriptive method. The subjects in this study were grade IX students from one of the public junior high schools in Majalengka Regency as many as three people with better cognitive abilities than other students. The instruments used are tests and interview guidelines. The results of the study: (1) S-1 has high mathematical communication skills capable of fulfilling 5 of 6 sub-indicators; (2) S-2 has moderate mathematical communication skills and can fulfill 3 of the 6 sub-indicators; (3) S-3 has low mathematical communication skills and can fulfill 3 of the 6 sub-indicators with more errors in completion. The conclusion is that students can communicate their ideas based on things they have understood from the module such as ideas for solving SPLTV problems and the steps for solving them.
PROSES ABSTRAKSI REFLEKTIF MATEMATIS SISWA BERDASARKAN PIAGET Sutrisna, Nia; Pramuditya, Surya Amami; Raharjo, Jajo Firman; Setiyani, Setiyani
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 6 No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v6i2.3152

Abstract

Kemampuan abstraksi reflektif siswa merupakan suatu kemampuan yang menjelaskan alur berfikir siswa dalam menyelesaikan suatu masalah. Selain itu, abstraksi reflektif sangat penting untuk mengembangkan kognitif seseorang saat mempelajari suatu konsep. Berdasarkan Piaget dalam mempelajari matematika yang bersifat abstrak, siswa melalui beberapa tahapan yaitu tahap konkret, semi konkret, dan abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses abstraksi siswa dalam menyelesaikan materi bangun ruang pada sub materi jarak titik ke titik, titik ke garis, dan titik ke bidang. Pendekatan yang digunakan yaitu dengan kualitatif dan subjek dalam penelitian ini peneliti mengambil satu orang siswa kelas X MIPA tahun pelajaran 2019/2020. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu dengan memberikan soal tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melewati tahapan proses abstraksi yang dinyatakan oleh Piaget
Pelatihan Game Edukasi RPG sebagai Media Penilaian dan Pembelajaran Literasi Matematika bagi Guru SMP/MTs di Cirebon Pramuditya, Surya Amami; Hamidah, Ida; Zulkardi, Zulkardi; Putri, Ratu Ilma Indra
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 4 No 4 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v4i4.1814

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SMP/MTs di wilayah Cirebon dalam memahami literasi matematika berbasis PISA dan mengembangkan media pembelajaran inovatif berbasis Role Playing Game (RPG). Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya capaian literasi matematika siswa Indonesia serta keterbatasan guru dalam memanfaatkan media digital kontekstual yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan meliputi lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan konseptual, workshop teknis pengembangan game RPG menggunakan RPG-MV Maker, pendampingan implementasi di kelas, dan evaluasi hasil kegiatan. Kegiatan diikuti oleh lima guru dari lima sekolah mitra. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap literasi matematika (dari skor rata-rata 70 menjadi 90) dan keterampilan teknis pengembangan RPG (dari 50 menjadi 75). Guru mampu menerapkan game edukasi dan modul pembelajaran berbasis konteks lokal. Respon siswa terhadap media RPG positif, ditunjukkan oleh meningkatnya motivasi dan partisipasi belajar. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kompetensi pedagogik dan keterampilan digital guru, sekaligus mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di wilayah Cirebon.
Evaluation of the Effectiveness of Digital Teaching Materials on Google Sites-Based "Relationships and Functions" Materials: Accessibility Analysis and User Feedback APRILIANI, MALA; PRAMUDITYA, SURYA AMAMI
Journal Of Education Vol 2 No 03 (2025): Journal of Education and Multidisciplinary
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/6azhap79

Abstract

This research is motivated by the importance of evaluating digital learning materials to ensure their quality and effectiveness in learning. The objective was to evaluate the effectiveness of the Google Sites-based digital learning material "Relations and Functions" through accessibility analysis and user feedback. The method used was descriptive quantitative, with data collected using an online Likert-scale questionnaire from two peer teachers (accessibility test) and one teacher and several students (feedback test). The main results showed that the technical aspects and learning feasibility received excellent ratings (100% each) in the accessibility test, while visual design (88.9%) and interactivity (77.8%) still needed improvement. On the other hand, user feedback showed lower scores in the technical (61.4%), pedagogical (64.74%), and aesthetic (65.74%) dimensions. The implication is that although it meets basic standards, this learning material requires further optimization, especially in interactivity, responsiveness, and visual design, to improve the overall learning experience and user engagement.
Evaluation of the Effectiveness of Digital Teaching Materials on Google Sites-Based "Relationships and Functions" Materials: Accessibility Analysis and User Feedback APRILIANI, MALA; PRAMUDITYA, SURYA AMAMI
Journal Of Education Vol 2 No 03 (2025): Journal of Education and Multidisciplinary
Publisher : Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65353/6azhap79

Abstract

This research is motivated by the importance of evaluating digital learning materials to ensure their quality and effectiveness in learning. The objective was to evaluate the effectiveness of the Google Sites-based digital learning material "Relations and Functions" through accessibility analysis and user feedback. The method used was descriptive quantitative, with data collected using an online Likert-scale questionnaire from two peer teachers (accessibility test) and one teacher and several students (feedback test). The main results showed that the technical aspects and learning feasibility received excellent ratings (100% each) in the accessibility test, while visual design (88.9%) and interactivity (77.8%) still needed improvement. On the other hand, user feedback showed lower scores in the technical (61.4%), pedagogical (64.74%), and aesthetic (65.74%) dimensions. The implication is that although it meets basic standards, this learning material requires further optimization, especially in interactivity, responsiveness, and visual design, to improve the overall learning experience and user engagement.
Peran Motivasi dan Self-Efficacy dalam Pemecahan Masalah Persamaan Linear Satu Variabel Siti Khodijah; Surya Amami Pramuditya
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.101.05

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis sejauh mana motivasi belajar dan self-efficacy secara parsial maaupun simultan mampu memprediksi kemampuan pemecahan masalah matematika pada topik persamaan linear satu variabel. Metodologis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 125 siswa kelas VIII SMPN 9 Cirebon ditetapkan sebagai sampel melalui prosedur random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga instrumen, yakni angket motivasi belajar, angket self-efficacy, dan tes pemecahan masalah. Ketiga instrumen tersebut telah diuji kelayakannya melalui serangkaian prosedur validitas dan reliabilitas. Analisis data dilaksanakan dengan teknik korelasi Pearson dan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rerata skor kemampuan pemecahan masalah sebesar 77,08 (SD = 11,09), motivasi belajar 3,27 (SD = 0,38), dan self-efficacy 3,09 (SD = 0,44). Hasil uji korelasi Pearson mengonfirmasi adanya hubungan positif dan signifikan secara statistik antara motivasi belajar (r = 0,703; p < 0,01) serta self-efficacy (r = 0,768; p < 0,01) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Secara simultan, model regresi dinyatakan fit (F = 143,770; p < 0,001) dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,702, yang mengindikasikan bahwa kedua variabel independen memberikan kontribusi sebesar 70,2% terhadap variansi kemampuan pemecahan masalah, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Secara parsial, self-efficacy (β = 0,547) ditemukan sebagai prediktor yang lebih dominan dibandingkan motivasi belajar (β = 0,401) dalam model regresi Y = -3,247 + 11,633X1+ 13,660X2. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa perlu ditopang oleh pendekatan pembelajaran yang secara bersamaan menguatkan motivasi intrinsik dan membangun rasa percaya diri siswa dalam menghadapi tantangan matematis
Motivasi dan Minat Belajar Sebagai Prediktor Kemampuan Pemahaman Matematis Peserta Didik Berbasis Quizizz Andi Nurdiyana; Surya Amami Pramuditya
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.101.06

Abstract

Penguasaan konsep matematis merupakan salah satu kompetensi kognitif utama dalam pembelajaran matematika. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa rendahnya motivasi dan minat belajar masih menjadi faktor yang menghambat optimalnya pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar dan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa pada pembelajaran matematika berbantuan Quizizz. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dalam kerangka ex post facto. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas VIII MTsN 4 Kuningan. Instrumen penelitian meliputi angket motivasi belajar, angket minat belajar, serta tes pemahaman matematis yang diberikan melalui platform Quizizz. Tes dirancang untuk mengukur kemampuan memahami konsep, merepresentasikan konsep, dan menerapkan konsep dalam pemecahan masalah matematika. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan minat belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa (F = 39,053; p < 0,001) dengan koefisien determinasi sebesar 0,780. Secara parsial, motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,323; p = 0,030), sedangkan minat belajar berpengaruh positif namun tidak signifikan (t = 1,795; p = 0,086). Temuan ini mengindikasikan bahwa motivasi belajar merupakan faktor dominan dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa dalam pembelajaran matematika berbasis gamifikasi
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHAN AJAR DIGITAL BERBASIS GOOGLE SITES PADA MATERI GARIS SINGGUNG LINGKARAN Intania Siti Aisyah; Surya Amami Pramuditya
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan bahan ajar digital berbasis Google Sites pada materi garis singgung lingkaran untuk siswa SMA kelas XI. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan karena minimnya pengembangan dan kajian efektivitas bahan ajar digital berbasis website yang secara spesifik diterapkan pada materi garis singgung lingkaran. Subjek penelitian terdiri atas 36 siswa kelas XI di salah satu SMA di Kabupaten Kuningan. Data dikumpulkan melalui observasi, hasil kuis siswa, serta angket respon siswa, guru, dan teman sejawat menggunakan Google Forms. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar digital berbasis Google Sites memperoleh respon positif dengan kualitas yang baik. Penilaian teman sejawat menunjukkan skor rata-rata 4 pada aspek teknis dan kelayakan pembelajaran, 3,38 pada aspek desain visual, dan 3,67 pada aspek interaktivitas. Sementara itu, hasil angket siswa dan guru menunjukkan skor rata-rata 3,45 pada dimensi teknis, 3,32 pada dimensi pedagogis, dan 3,37 pada dimensi estetika, yang seluruhnya berada pada kategori baik. Hasil kuis siswa menunjukkan bahwa sebagaian besar siswa mampu memahami konsep dasar garis singgung lingkaran dengan baik. Temuan ini menunjukkan bahwa bahan ajar digitak berbasis Google Sites efektif digunakan sebagai media pembelajaran matematika, meskipun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut pada aspek interaktivitas dan umpan balik pembelajaran.
Interactive Learning Media Using Google Sites to Enhance Students’ Understanding of Ratio Concepts in Grade VII Gina Putri Aulia; Surya Amami Pramuditya
Ar-Riyadhiyyat: Journal of Mathematics Education Vol. 6 No. 1 (2025): Ar-Riyadhiyyat: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/arriyadhiyyat.v6i1.5923

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of Google Sites as an interactive learning medium for teaching ratio concepts to Grade VII students. Despite increasing access to digital tools in education, the adoption of web-based platforms like Google Sites remains limited due to technical constraints and a lack of training among teachers. To address this, a learning website was developed using the ADDIE instructional design model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) and implemented through a Research and Development (R&D) methodology. The platform included structured explanations, interactive exercises, videos, and quizzes aligned with the curriculum. A total of 45 students participated in the implementation phase, and their responses were evaluated using a student questionnaire. The results showed that 84.8% of students found the material presented on the Google Site to be clear and easy to understand, and 83.2% reported that it helped them grasp ratio concepts more effectively. The platform was also rated positively for design and navigation (80.8%). However, student motivation for independent learning was relatively lower at 73.8%, indicating the need for further development of interactive and engaging features. These findings suggest that Google Sites is effective in supporting conceptual understanding in mathematics, and its integration with blended learning and gamification strategies is recommended to enhance student motivation and engagement in digital learning environments.