Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Literatur Review : Pengaruh Covid-19 Terhadap Kecemasan Pada Ibu Hamil Riris Dwi Anjani; Fitriani Nur Damayanti; Dian Nintyasari Mustika; Lia Mulyanti
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut  situs  WHO,  virus  corona  adalah  keluarga besar virus  yang  dapat menyebabkan penyakit pada  hewan  atau manusia. Terjadinya perubahan fisiologis pada masa kehamilanmengakibatkan kekebalan parsial menurun sehinnga dapat berdampak serius pada ibu  hamil, halinilah penyebab ibu hamil dijadikan kelompok rentan resiko terinfeksi COVID-19. Tingkat gejalakecemasan yang meningkat pada kelompok wanita kehamilan yang tinggi ini menunjukkan bahwadampak psikologis dari wabah tersebut mungkin menjadi perhatian khusus bagi individu hamil.Penelitian ini merupakan literature review yang bertujuan untuk mengtahui pengaruh COVID-19terhadap kecemasan pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah studi literature pada pengaruhCOVID-19 terhadap kecemasan pada ibu hamil, sumber literature menggunakan media elektronikdengan berbagai jurnal tahun 2019-2021 dari basis data google scholar. Artikel tersebut ditemukansebanyak 5 jurnal yang terdiri dari jurnal nasional dan jurnal internasional. Hasil tersebutdidapatkan bahwa ada pengaruh dari pandemi COVID-19 terhadap kecemasan pada ibu hamil.Faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil di masa pandemi COVID-19 diantaranya adalahisolasi sosial, tidak terpenuhinya kebutuhan pelayanan antenatal, paparan virus dan kurangnyapengetahuan tentang COVID-19. Pengaruh ini sangatlah erat hubungannya dengan dukungan sosialkarena seseorang dengan dukungan sosial yang baik akan mempengaruhi kesehatan mental dandapat menyangga efek stress pada kecemasan ibu karena pandemi COVID-19. Kata Kunci : COVID-19, Kecemasan, Kehamilan
Perlindungan Hak Pasien dengan Covid 19 Dalam Kegawatdaruratan Kebidanan Fitriani Nur Damayanti; Lia Mulyanti
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi kehidupan sehari-hari secara global. COVID-19 berpengaruh terhadap kegawatdaruratan kebidanan. Kasus kegawatdaruratan kebidanan pada pasien dengan COVID-19 termasuk harusdiprioritaskan dalam penanganan. Berdasarkan data dan beberapa contoh kasus pada penanganan Coronavirus bahwaibu hamil memiliki risiko lebih tinggi untuk terjadinya penyakit berat, morbiditas. Ada hak dasar perempuanmelahirkan dan bayi baru lahir berdasarkan instrumen hak asasi manusia untuk memberikan perawatan berkualitastinggi yang mendukung dan menjunjung tinggi hak pasien dengan COVID-19. Penelitian ini merupakan literaturereview yang bertujuan untuk mengeksplorasi perlindungan hak pasien dengan COVID-19 dalam kegawatdaruratankebidanan. Proses review dimulai dengan mengidentifikasi jurnal artikel yang relevan dengan topik penelitian.Pelayanan yang berkualitas tinggi dan esensial selama COVID-19 menjunjung tinggi hak-hak pasien dengan COVID19.Perlindungan hak pasien dengan COVID-19 pada kegawatdaruratan kebidanan yaitu hak untuk mendapatkanperlakuan baik, hak atas informasi, hak atas privasi, hak untuk dihormati, hak atas kesetaraan, hak atas perawatankesehatan, hak atas kebebasan, hak untuk rawat gabung, hak atas nutrisi. Perlu adanya upaya bersama dari semuapihak untuk melindungi, menegakkan, dan memenuhi hak pasien dengan COVID-19 serta mengurangi penyebaraninfeksi. Kata Kunci : Perlindungan Hak Pasien dengan COVID-19, Kegawatdaruratan Kebidanan
LITERATUR REVIEW: PERAN MEDIATOR DALAM EFEKTIVITAS UPAYA MEDIASI SENGKETA MEDIS Fitriani Nur Damayanti; Budi Santosa; Alfita Ayu Irmawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mediasi merupakan langkah penyelesaian terjadinya sengketa medik melalui perundingan berbagai pihak yang terlibat dalam persengketaan medik berlandaskan itikad baik untuk mendapatkan kesepakatan secara bersamasama dan saling menguntungkan. Mediasi merupakan langkahpenyelesaian terjadinya sengketa medik melalui perundingan berbagai pihak yang terlibat dalam persengketaan medik berlandaskan itikad baik untuk mendapatkan kesepakatan secara bersamasama dan saling menguntungkan. Berhasilnya penyelesaian sengketa melalui mediasi juga karena terdapat peran mediator. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapaevektivitas peran mediator dalam upaya mediasi sengketa medis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literatur review dengan melakukan pencarian sumber jurnal penelitian yang didapat dari Google Scholer. Peran mediator dalam upaya sengketa medis sangat efektifditunjukan dengan adanya keberhasilan dari peran mediator dalam melakukan mediasi sengketa medis.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. E Umur 30 Tahun GIP0A0 Di PMB Tri Utami Sari, S.SiT Kota Semarang 2023 Yunita Lutfiyani; Fitriani Nur Damayanti; Siti Nurjanah; Erna Kusumawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Masalah kesehatan di Indonesia masih menjadi masalah yang memerlukan perhatiankhusus dari berbagai pihak. Menurut WHO (World Health Organization, 2019), Angka Kematian Ibu(maternal mortality rate) terjadi karena proses kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan yang dijadikanindikator derajat kesehatan perempuan. Pada salah satu data praktek mandiri bidan yang ada di Semarangyaitu PMB Tri Utami dalam satu tahun 2022 masih banyaknya ibu hamil yang tidak melakukan ANC(Antenatal Care) sehingga didapatkan data sebanyak 17 pasien bersalin harus dirujuk akibat ketubanpecah dini dan riwayat Sectio caesare.Tujuan : memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif darikehamilan sampai pelayanan KB dalam bentuk studi kasus pada Ny. E berusia 30 tahun di PMB TriUtami Sari, S.SiT. Metode : Penelitian ini dilakukan secara komprehensif dengan cara menelitipermasalahan yang terdiri dari unit tunggal. Rancangan penelitian menggunakan studi kasus yang dipaparkan secara deskriptif dengan managemen kebidanan 7 langkah Varney dan SOAP. Hasil : Ny. Eumur 30 tahun PIA0 usia kehamilan  normal 39+2 hari, bersalin dengan normal, plasenta lengkap denganhasil tindakan manual sisa plasenta. Riwayat BBL bayi dilahirkan dengan BB : 3000 gram, PB : 49 cm,telah diberikan KIE KB ibu menyusui, status kesehatan ibu sedang tidak menderita penyakit apapun.Selain itu, ada kesenjangan dalam penggunaan APD saat membantu persalinan. Kesimpulan : Padapenerapan asuhan kebidanan terdapat kesenjanagan antara teori dan praktik asuhan kebidanan yang adadilahan.Kata Kunci : Asuhan, kebidanan, Komprehensif
EDUKASI PNEUMONIA PADA BALITA DI KELURAHAN MANGUNHARJO KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Ariyani Lutfitasari; Erna Kusumawati; Fitriani Nur Damayanti; Umi Khasanah; Maria Ulfah Kurnia Dewi; Lia Mulyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v6i1.14462

Abstract

Pneumonia menyumbang 15% dari seluruh kematian anak - anak di seluruh dunia. pneumonia menyebabkan kematian 444 balita di Indonesia. tujuan pembangunan berkelanjutan untuk menghilangkan kematian anak yang dapat dicegah pada tahun 2030 tidak akan dapat dicapai kecuali kematian akibat pneumonia pada anak dapat dikurangi secara signifikan. Pengabdian           masyarakat               ini dilaksanakan di Kelurahan Mangunharjo Kota Semarang. Kegiatan dilaksanakan tanggal 2 Maret 2024, sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah ibu yang mempunyai anak balita dan kader di Keluarahan Mangunharjo. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan dapat  membantu program promosi kesehatan di kelurahan Mangunharjo dan membantu masyarakat mencegah dan menangani penyakit pneumonia pada balita
SIKAP IBU TERHADAP KECEMASAN REMAJA PUTRI (KELAS VI) DALAM MENGHADAPI MENARCHE DI SD NEGERI GEBANGSARI 04 SEMARANG Novita Nining Anggraini; Fitriani Nur Damayanti
Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2016): August 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.441 KB) | DOI: 10.26714/jk.5.2.2016.127-137

Abstract

Latar belakang : Menarche adalah tanda remaja putri memasuki masa pubertas yang dsertaioleh perubahan fisik dan mental. Berbagai perubahan tersebut dapat menimbulkan kecemasan, dengan tingkat yang bervariasi tergantung dari informasi yang diperoleh dan kemampuan untuk beradaptasi. Tidak semua orang mengalami kecemasan tergantung pada struktur kepribadian orang tersebut. Orang dengan kepribadian pencemas,risiko untuk menderita gangguan cemas lebih besar dibanding orang yang tidak berkepribadian pencemas. Tujuan : Mengetahui peran ibu terhadap kecemasan remaja putri dalam menghadapi menarche di SD Negeri Gebangsari 04 Semarang. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 39 siswa, yang diperolehdari seluruh murid SD Negeri Gebangsari 04 Semarang, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil :Peran ibu pada remaja putri di SD Negeri Gebangsari 04 Semarang sebagian besar (sebanyak 23 siswa; 59%)adalah tidak mendukung. Sebagian besar remaja putri yang mengalami menarche mengalami kecemasan dengan gejala berat pada tingkah laku (sikap;61,5%), dan gejala autonom (59,0%; p=0,001) .Simpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara sikap ibu dengan kecemasan dalam menghadapi menarche pada remaja putri di SD Negeri Gebangsari 04 Semarang.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) PRANIKAH DI DESA TAMBAKHARJO KOTA SEMARANG TAHUN 2012 Liya Muslimatul Farichah; Agus Sartono; Fitriani Nur Damayanti
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.472 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Tanda bahaya kehamilan sering menjadi penyebab kematian ibu hamil sehingga meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI). Mengenal tanda bahaya kehamilan itu memiliki peranan penting untuk mencegah atau menurunkan kematian ibu, sebab ibu dapat meminta pertolongan kepada tenaga kesehatan secara cepat dan tepat. Pada kenyataanya banyak ibu hamil yang kurang mengetahui tanda bahaya kehamilan. Pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan secara dini perlu diberikan melalui upaya pendidikan kesehatan kepada WUS pranikah. Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penyuluhan tentang tanda bahaya kehamilan pada WUS pranikah di Desa Tambakharjo Semarang Tahun 2012. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experiment dan rancangan yang digunakan adalah pre test and post test group tanpa menggunakan kelompok pembanding (kontrol). Jumlah populasi 37 WUS Pranikah dan semuanya dijadikan subjek penelitian sehingga tidak dilakukan pengambilan sampel dengan kriteria inklusi meliputi bersedia untuk menjadi responden atau sehat dan kriteria ekslusi meliputi tidak bersedia atau sakit. Pengetahuan WUS Pranikah tentang tanda bahaya kehamilan sebelum mendapat penyuluhan rata-rata adalah 52,35 dan 23 orang (62,2%) memiliki pengetahuan kurang. Sesudah dilakukan penyuluhan rata-rata pengetahuan WUS Pranikah naik menjadi 93,16 dan 35 orang (94,6%) memiliki pengetahuan baik. Uji Wilcoxon membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan WUS Pranikah sebelum dan sesudah penyuluhan (pvalue = 0,000) Ada Efektivitas penyuluhan tentang tanda bahaya kehamilan pada WUS Pranikah di Desa Tambakharjo Semarang Tahun 2012.
HUBUNGAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN PADA BAYI USIA LEBIH DARI 6 BULAN DI DESA PAMONGAN KECAMATAN GUNTUR KABUPATEN DEMAK Ratna Tirtaning Tyas; Fitriani Nur Damayanti; Siti Istiana
Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2014): February 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.319 KB) | DOI: 10.26714/jk.3.1.2014.30-33

Abstract

Latar belakang : Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi yang nilainya tidak bias digantikan oleh apapun juga. Pemberian ASI ikut memegang peranan dalam menghasilkan manusia yang berkualitas. Dengan bertambahnya usia bayi, bertambah pula kebutuhan akan zat-zat gizi. Oleh karena itu mulai umur 6 bulan, selain ASI bayi perlu diberi makanan lain. Makanan ini disebut Makanan Pendamping ASI. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Praktek Pemberian Makanan Tambahan Dengan Kenaikan Berat Badan Pada Bayi Usia Lebih Dari 6 Bulan di Desa Pamongan Kecamatan Guntur Kabupaten Demak Tahun 2013. Metode : Penelitian ini yang berupa studi deskriptif analitik. Rancangan penelitian ini, penulis menggunakan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi usia lebih dari 6 bulan dengan praktik pemberian makanan tambahan berjumlah 19 responden, dengan teknik sampling jenuh. Hasil : Ibu bayi di Desa Pamongan Kecamatan Guntur Kabupaten Demak sebagian besar mempunyai praktik pemberian makanan tambahan yang baik sebanyak 13 responden (68,4%). Sebagian besar mengalami kenaikan berat badan sebanyak 11 responden (57,9%). Simpulan : Ada hubungan yang bermakna Praktik pemberian makanan tambahan dengan kenaikan berat badan pada bayi usia lebih dari 6 bulan Di Desa Pamongan Kecamatan Guntur Kabupaten Demak Tahun 2013.
PENGARUH PERAN IBU TERHADAP PERILAKU PENANGANAN DISMENORHOE PADA REMAJA PUTRI (Studi di SMA N 8 Semarang Tahun 2012) Sri Sopiyah; Dewi Puspitaningrum; Fitriani Nur Damayanti
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.656 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Beberapa wanita mengalami nyeri haid selama menstruasi. Frekuensi dismenorhoe cukup tinggi dan penyakit ini sudah lama dikenal tapi penyebabnya belum diketahui secara pasti. Peran seorang ibu pada saat anak perempuan sedang mengalami dismenorhoe sangat dibutuhkan. Peran yang diberikan oleh ibu tidak hanya berupa pertolongan pertama tetapi juga sampai menemani remaja untuk melakukan berbagai pengobatan untuk kesembuhan remaja tersebut Menganalisa pengaruh peran ibu terhadap perilaku penanganan dismenorhoe pada remaja putri (Studi di SMA N 8 Semarang Tahun 2012). Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putri SMA N 8 Semarang sebanyak 871 siswa, dengan sampel sebanyak 65 siswa, teknik samplingyang digunakan adalah proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden dengan peran ibu tidak mendukung sebagian besar memiliki perilaku penanganan dismenorhoe kurang yakni sebanyak 16 siswi (61,5%) dan baik sebanyak 10 siswi (38,5%), sedangkan responden dengan peran ibu yang mendukung sebagian besar memiliki perilaku penanganan dismenorhoe baik sebanyak 27 siswi (69,2%) dan kurang sebanyak 12 siswi (30,8%). Berdasarkan penelitian didapatkan nilai p=0,028, ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara pengaruh peran ibu terhadap perilaku penanganan dismenorhoe pada remaja putri (Studi di SMA N 8 Semarang). Kata kunci : Peran Ibu, Perilaku, Penanganan Dismenorhoe, Remaja Putri
PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN TENTANG KONTRASEPSI IMPLAN (Studi pada WUS di Rw IV Desa Wonolopo Kecamatan Mijen Kota Semarang) Ely Rohmawati; Suprapti Suprapti; Fitriani Nur Damayanti
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.563 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.27-32

Abstract

Keluarga Berencana merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang paling dasar dan utama bagi wanita. Berdasarkan laporan pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana Provinsi Jawa Tengah, minat wanita menggunakan kontrasepsi implan belum sesuai harapan. Penyebabnya sebagian masyarakat masih merasa takut memakai implan, terutama yang berada di desa.Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pengetahuan WUS tentang kontrasepsi implan di RW IV Desa Wonolopo Kecamatan Mijen Kota Semarang Tahun 2011 sebelum dan sesudah penyuluhan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (eksperimen quasi) dan menggunakan pendekatan “one group pretest-posttest”. Populasi yang diteliti adalah wanita usia subur yang mempunyai pasangan di RW IV Desa Wonolopo Kecamatan Mijen Semarang yang berjumlah 88 orang. Sampel yang diambil berjumlah 31 orang sesuai kriteria inklusi danekslusi. Teknik pengambilan sampel yang dipakai adalah sampling jenuh. Temuan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan tentang kontrasepsi implant sebelum dan sesudah penyuluhan.