Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH BABY SPA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA BAYI USIA 3-6 BULAN DI MOM’ME ORGANIC BABY AND KIDS SPA KOTA SEMARANG Unggul Budi Purnamasari; Fitriani Nur Damayanti; Siti Nurjanah
Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2 (2015): August 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.226 KB) | DOI: 10.26714/jk.4.2.2015.40-43

Abstract

Latar Belakang : Aspek tumbuh kembang pada anak adalah salah satu aspek yang diperhatikan secara serius oleh para pakar. Berdasarkan studi pendahuluan di lingkup Mom’me Organic Baby And Baby Spa menemukan 6 dari 10 bayi dicurigai mengalami keterlambatan perkembangan dengan skrining menggunakan Denver Developmental Skrinning Test II (DDST II). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh baby spa terhadap perkembangan motorik kasar pada bayi usia 3-6 bulan di Mom’me Organic Baby And Baby Spa. Metode : Penelitian ini bersifat pre-experimental design dengan pendekatan posttest only design. Alat ukur yang digunakan yaitu dengan Denver Development Screening Test II (DDST II). Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Hasil : Pada analisis univariat frekuensi treatment baby spa yang telah dilakukan responden usia 3-6 bulan mayoritas dilakukan 2x treatment sebanyak 9 responden (33.33%), sedangkan pada perkembangan motorik kasar mayoritas responden mengalami perkembangan yang normal sebanyak 20 responden (74.07%). Dengan menggunakan uji chi-square diperoleh hasil p value sebesar 0,000 < 0,05, maka dinyatakan Ho ditolak. Simpulan : Ada pengaruh baby spa terhadap perkembangan motorik kasar pada bayi usia 3-6 bulan di Mom’me Organic Baby And Baby Spa.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUTIHAN PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI RT 04 RW 03 KELURAHAN ROWOSARI SEMARANG Rika Puji Rahayu; Fitriani Nur Damayanti; Indri Astuti Purwanti
Jurnal Kebidanan Vol 4, No 1 (2015): February 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.764 KB) | DOI: 10.26714/jk.4.1.2015.11-16

Abstract

Latar Belakang: Keputihan masih menjadi masalah di Kelurahan Rowosari, kejadian paling banyak di RT 04 RW 03. Salah satu faktor yang ditemukan adalah berkaitan dengan pekerjaan, penggunaan kontrasepsi hormonal, dan kebersihan alat kelamin (vulva hygiene). Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keputihan pada wanita usia subur di RT 04 RW 03 Kelurahan Rowosari Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah wanita usia subur di RT 04 RW 03 Kelurahan Rowosari seabanyak 46 orang dan menggunakan teknik sampling jenuh. Variabel independent yaitu pekerjaan, alat kontrasepsi, dan vulva hygiene. Variabel dependent yaitu keputihan pada WUS. Analisis bivariat menggunakan chi square. Hasil: Wanita Usia Subur (WUS) bekerja sebagai buruh pabrik (50%), memakai alat kontrasepsi hormonal (65,2%) dan berpengetahuan cukup tentang vulva hygiene (84,8%). Ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan dengan keputihan (p value=0,001 dan OR=10). Ada hubungan yang bermakna antara alat kontrasepsi dengan keputihan (p value=0,001 dan OR=60). Ada hubungan yang bermakna antara vulva hygiene dengan keputihan (p value=0,021 dan OR=9). Kesimpulan: Pekerjaan, alat kotrasepsi, dan vulva hygiene merupakan faktor risiko dari keputihan. Kata kunci :Wanita Usia Subur, pekerjaan, alat kontrasepsi, dan vulva hygiene.
Efektifitas Media Video dalam Meningkatkan Pengetahuan Perubahan Psikologi Remaja di SMK Setiabudhi Semarang Lia Mulyanti; Anisa Rochmawati; Ariyani Lutfitasari; Fitriani Nur Damayanti
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i2.5106

Abstract

Background: Knowledge of psychological changes is necessary for adolescents. If the knowledge of adolescents can be fulfilled, it will bring happiness and success in completing the next developmental tasks. Conversely, if they do not understand about psychological changes and fail to adapt, it will cause unhappiness in the teenager concerned, and difficulties in completing the developmental tasks of the following periods. Increasing adolescent knowledge can be done by counseling using video media. Objective: To analyze the effectiveness of using video media in increasing knowledge of adolescent psychological changes at SMK Setiabudhi Semarang. Methods: This type of research is quantitative research with quasi experiment method with design using one group pretest posttest design. Results: Before being given a video about psychological changes, it was found that most respondents had moderate knowledge at 53%. After being given a video about psychological changes, most respondents had a high level of knowledge at 49.6%. The results showed that video media on psychological changes was effective in increasing the knowledge of adolescents at SMK Setiabudhi Semarang, with a p value: 0.000 (<0.05). Conclusion: Providing information through video media about psychological changes is effective in increasing adolescent knowledge at SMK Setiabudhi Semarang.