Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Proceeding Biology Education Conference

PENGEMBANGAN MODEL PRAKTIKUM BERBASIS FENOMENA ALAM (PBFA) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP (PK) *) MAHASISWA CALON GURU FISIKA Kistiono Kistiono; Andi Suhandi
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 1 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) menemukan karakteristik model pelaksanaan praktikum  berbasis fenomena alam (PBFA) yang dapat meningkatkan pemahaman konsep (PK) pada pelaksanaan praktikum fisika dasar, (2) meningkatkkan efektifitas pemahaman konsep (PK). Manfaat dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat teoritis dan manfaat praktis. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah  “Pretest Posttest control group design ”,  Metoda yang digunakan dalam penelitian ini  adalah menggunakan metode R & D dengan menggunakan rujukan  alur Model 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan  et al. (1974) yang  meliputi 4 tahap yaitu: (1) Pendefinisian  (define), (2) Pendisainan (design), (3) Pengembangan (develop), dan (4) Diseminasi (diseminate). Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil analis data  dapat kesimpulan (1) Karakteristik model PBFA ditunjukan oleh fase-fase kegiatan, sebagai berikut:  1). Fase 1. Orientasi mahasiswa pada fenomena alam yang relevan, 2) Fase 2. Demonstrasi untuk mengenalkan konsep dan mengidentifikasi  variabel-variabel praktikum, 3) Fase 3. Praktikum secara inkuiri dengan panduan LKM PBFA, Fase 4. Penjelasan fenomena alam yang disajikan pada fase 1 , dan Fase 5.Refleksi, penguatan dan tindak lanjut kegiatan secara keseuruhan semua fase dapat terlaksana dengan baik (2) Model PBFA yang dilaksanakan pada kelas eksperimen dapat meningkatkan N-gain memahan konsep sebesar 60%,termasuk dalam katagori N-gain sedang, hal ini  berbeda dengan N-gain yang diperoleh pada kelas kontrol yang praktikumnya menggunakan model konvensional sebesar 3% termasuk dalam katagori N-gain rendah dan (3) Model PBFA yang dilaksanakan pada kelas eksperimen dapat meningkatkan 6 indikator pemahaman konsep yaitu: inferensi, membangun konsep, memberi contoh, menginferensi, meringkas dan menjelaskan, diperoleh N-gain dalam  interval 55%-67% termasuk dalam katagori N-gain sedang, berbeda dengan kelas kontrol yang praktikumnya menggunakan model konvensional untuk 6 indikator pemahaman konsep diperoleh N-gain dalam interval 0% - 6% termasuk dalam katagori N-gain rendah. Temuan-temuan yang dirumuskan didalam kesimpulan penelitian, memberikan beberapa implikasi, baik secara teoritis maupun praktis.   Kata kunci: PBFA, Pemahaman konsep (PK)