Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKS IPA TERPADU TOPIK CAHAYA DAN INDERA PENGLIHATAN MENGGUNAKAN INKUIRI TERBIMBING Siti Khairunnisa; Chandra Ertikanto; Ismu Wahyudi
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims were to develop integrated science student worksheet in light and sense of sight topics using guided inquiry, describe the attractiveness, usefulness, the ease and the effectiveness of the product. The development procedures consisted of needs analysis, learning goals, main material, evaluation instruments, first product, evaluation, revision, product test, and final product. The final valid product were very attractive (3.27), easy (3.19), and very useful (3.26). Based on these result, it was showed that the Integrated science student worksheet which were developed using guided inquiry model was effective to be used, because 79.40% students passed the minimum standar of value (KKM).Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS IPA Terpadu topik cahaya dan indera penglihatan menggunakan model inkuiri terbimbing, mendeskripsikan kemenarikan, kemudahan, kemanfaatan, dan keefektifan produk. Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan, meliputi analisis kebutuhan, tujuan pembelajaran, pokok materi, alat ukur keberhasilan, produk awal, evaluasi, revisi, uji coba produk, dan produk final. Produk akhir sudah valid dengan klasifikasi sangat menarik (3,27), mudah digunakan (3,19), dan sudah sangat bermanfaat (3,26). LKS IPA Terpadu yang dikembangkan menggunakan model inkuiri terbimbing terbukti efektif untuk digunakan dengan 79,40% siswa telah tuntas KKM.Kata kunci: cahaya dan indera penglihatan, inkuiri terbimbing, LKS.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN ARGUMENTASI ORAL DAN TERTULIS Maria Ulpa; Abdurrahman Abdurrahman; Ismu Wahyudi
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research has been done to compare the average differences of physic learning results between students who used oral argumentation ability and who used written argumentation ability approach in State Senior High School 1 Labuhan Maringgai in academic year 2013/2014. This research was a treatment to a learning (free variable) to show measurement and scientific value (dependent variable) by using one-shot case study. The results showed that there were significant difference between students using oral and written argumentation ability in average.Telah dilakukan penelitian untuk membandingkan perbedaan rata-rata hasil belajar fisika antara siswa yang menggunakan pendekatan kemampuan argumentasi oral dengan pendekatan kemampuan argumentasi tertulis, di SMA Negeri 1 Labuhan Maringgai tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan sebuah perlakuan terhadap suatu pembelajaran (variabel bebas) untuk menunjukkan pengukuran dan nilai ilmiah (variabel terikat), dengan desain penelitian One-Shot Case Study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata hasil belajar fisika antara siswa yang menggunakan pendekatan kemampuan argumentasi oral dengan pendekatan kemampuan argumentasi tertulis dengan perbedaan yang signifikan, terlihat bahwa hasil belajar siswa pada kelas kemampuan argumentasi oral lebih tinggi dibandingkan hasil belajar siswa pada kelas kemampuan argumentasi tertulis.Kata kunci: kemampuan argumentasi, kemampuan argumentasi oral, kemampuan argumentasi tertulis
PENGARUH KETERAMPILAN TIK TUTORIAL SEBAGAI REMEDIAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Ni Wayan Desi Astiti; I Dewa Putu Nyeneng; Ismu Wahyudi
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This researchaimed to describe the influence oftutorial ICT skills for physics learning asremedialfor students physics learning result. Experimental designused aform ofPre-Experimental Design withOneGroupPre TestPost TestDesign type. The researchwas carried out byseveral procedures, they were:planning included a preliminary observation, implementation, testing of student ICT skills, collecting data, analyzing data, makingconclusion, andmaking report. Remediallearningusingtutorial ICT media could affectand enhancethe learning activities. Based on the analysisresults usingregression equation, showed that there was theinfluence of tutorialICT skillsas aremedial for students learningresultsPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh keterampilan TIK tutorial sebagai remidial untuk pembelajaran fisika terhadap hasil belajar siswa. Desain eksperimen menggunakan bentuk Pre-Eksperimental Design dengan tipe One Group Pre Test-Post Test Design. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu: perencanaan berupa observasi pendahuluan, pelaksanaan, uji coba tes keterampilan TIK siswa, pengumpulan data, analisis data, penarikan kesimpulan, dan penyusunan laporan. Pembelajaran remedial dengan menggunakan media TIK tutorial ternyata dapat mempengaruhi dan meningkatkan kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis menggunakan persamaan regresi menunjukkan bahwa ada pengaruh keterampilan TIK tutorial sebagai remedial terhadap hasil belajar siswa.Kata kunci: keterampilan TIK tutorial, pembelejaran dengan TIK tutorial, pembelajaran remedial.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI ELASTISITAS BAHAN DAN HUKUM HOOKE BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL Yulia Zahra; Chandra Ertikanto; Ismu Wahyudi
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to produce an interactive multimedia about elasticity material and Hookes law based on contextual approach, describe the attractiveness, the easiness, the expediency, and the effectiveness of the product. The research used research and development model consist of analysis of need, learning objectives, materials, instrument of success, first manuscript, prototype production, evaluation, final manuscript, revision, product test, and final product. The result of the product shows that the attractivenesss value with score 3,20 (attractive), easinesss value with score 3,30 (very easy), and expediencys value with score 3,07 (useful). It is also effective because 78,57% of students reach the standard of achievement score. Based on the result of development research, it can be concluded that the interactive multimedia is effective to be used as a learning media.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan multimedia interaktif materi elastisitas bahan dan hukum Hooke berbasis pendekatan kontekstual, mendeskripsikan kemenarikan, kemudahan, kemanfaatan, serta keefektifan produk. Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan meliputi analisis kebutuhan, tujuan pembelajaran, butir-butir materi, alat ukur keberhasilan, naskah awal, produksi prototipe, evaluasi, naskah akhir, revisi, uji coba produk, dan produk final. Hasil uji produk menunjukkan nilai kemenarikan dengan skor 3,20 (menarik), kemudahan dengan skor 3,30 (sangat mudah), dan kemanfaatan dengan skor 3,07 (bermanfaat). Selain itu, produk yang dikembangkan efektif dilihat dari hasil belajar siswa, yaitu 78,57% siswa telah tuntas KKM. Kesimpulan dari penelitian pengembangan ini adalah multimedia interaktif yang dikembangkan efektif sebagai suatu media pembelajaran.Kata kunci: multimedia interaktif, pendekatan kontekstual, pengembangan.
PENGEMBANGAN BUKU SISWA DALAM PEMBELAJARAN SAINS BERMUATAN NILAI KETUHANAN DAN KECINTAAN LINGKUNGAN Ratri Sekar Pertiwi; Undang Rosidin; Ismu Wahyudi
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In accordance with the concept of 2013 curriculum, student book used in learning strengthened the competence of the students knowledges, skills, and characters. The research was to develop the student book in science learning divinity and love for the environment the value contents. The development began with the analysis and identification of resource requirements. Furthermore, the identification of the product specification was developed, then product development. Internal expert judgement, stated that the product good as a medium of learning. External user judgement, stated that the student book was attractive in a good quality with a score of 3.25; in a very good quality ease with score 3.36; and a very good quality usefulness with a score of 3.46; and effectively used in learning the percentage of student learning outcomes by 80% completed the KKM.Sesuai dengan konsep kurikulum 2013, buku siswa digunakan dalam pembelajaran untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan karakter. Telah dilakukan penelitian untuk mengembangkan buku siswa dalam pembelajaran sains bermuatan nilai ketuhanan dan kecintaan terhadap lingkungan. Pengembangan diawali dengan analisis kebutuhan dan identifikasi sumber daya. Selanjutnya dilakukan identifikasi spesifikasi produk yang akan dikembangkan, kemudian dilakukan pengembangan produk. Uji internal oleh ahli, dinyatakan bahwa produk layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Uji eksternal oleh pengguna, dinyatakan bahwa buku siswa memiliki kualitas kemenarikan baik dengan skor 3,25; kualitas kemudahan sangat baik dengan skor 3,36; dan kualitas kebermanfaatan sangat baik dengan skor 3,46; serta efektif digunakan dalam pembelajaran dengan persentase hasil belajar siswa sebesar 80% tuntas KKM.Kata kunci: buku siswa, nilai kecintaan lingkungan, nilai ketuhanan
PENGARUH SKILL MULTIREPRESENTASI TERHADAP PERILAKU BERKARAKTER PADA MODEL PEMBELAJARAN EXCLUSIVE Novelly Istiani; Abdurrahman Abdurrahman; Ismu Wahyudi
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The process of physics learning should be able to train students to have ability in communicating a concept from a used problem, to find out solution by using representations of verbal, mathematics, tables, graphics, and simulations. By this way, students will have behaviors with character from each representation skill which they have. The research was carried out the influence of multi-representation skills to behaviors with character in the “EXCLUSIVE” learning model which had been conducted. By using EXCLUSIVE learning model, students were demanded to do learning process with multi-representation skills to show students’ behaviors with character. The research results showed that there were linier and significant influences (40,6%) of multi-representation skills to students’ behaviors with character. The regression coefficient value (R) 0,63 showed that the higher the multi-representation skills, the higher would be the behaviors with character.Proses pembelajaran fisika seharusnya dapat melatih siswa memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan suatu konsep dari suatu masalah yang digunakan, untuk menemukan solusi dengan menggunakan representasi verbal, matematika, tabel, grafik, dan simulasi. Melalui cara ini, siswa akan memiliki perilaku berkarakter dari setiap skill representasi yang dimiliki. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui adanya pengaruh skill multirepresentasi terhadap perilaku berkarakter pada model pembelajaran exclusive. Melalui model pembelajaran exclusive siswa dituntut untuk melakukan proses pembelajaran dengan menggunakan skill multirepresentasi, sehingga akan memperlihatkan perilaku berkarakter pada diri siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang linier dan signifikan skill multirepresentasi terhadap perilaku berkarakter siswa sebesar 40,6%. Nilai koefisien regresi (R) sebesar 0,63 menunjukkan semakin tinggi skill multirepresentasi maka akan semakin tinggi perilaku berkarakter.Kata kunci: model pembelajaran exclusive, perilaku berkarakter, skill multirepresentasi.
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK PEMBELAJARAN FLUIDA STATIS DI SMAN 1 KOTAAGUNG Rosita Wati; Agus Suyatna; Ismu Wahyudi
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This development research aimed to develop student worksheet based on guided inquiry for static fluid learning and to determine attractiveness, easiness, usefulness, and effectiveness of the product at SMAN 1 Kotaagung. This development consisted of need analysis, deciding learning outcomes, developing main material, compiling the research instrument, arranging the first draft (prototype), evaluation, revision, making the final script, testing the product, and making final product. The result of the effectiveness testing showed that the final product was effective. The product was attractive, easy to use, and useful.Penelitian pengembangan ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis inkuiri terbimbing untuk pembelajaran fluida statis dan mengetahui kemenarikan, kemudahan, kebermanfaatan, dan keefektifan produk di SMAN 1 Kotaagung. Pengembangan tersebut terdiri dari analisis kebutuhan, penentuan tujuan pembelajaran, mengembangkan pokok materi, menyusun instrumen penelitian, merancang naskah awal (prototipe), evaluasi, revisi, membuat naskah akhir, melakukan uji coba produk, dan membuat produk final. Hasil uji efektifitas menunjukkan bahwa produk akhir sudah efektif. Produk yang dihasilkan menarik, mudah digunakan, dan bermanfaat.Kata kunci: LKS berbasis inkuiri terbimbing, pembelajaran fluida statis, pengembangan LKS.
PENGEMBANGAN SUPLEMEN PEMBELAJARAN FISIKA GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK CAHAYA SEBAGAI PARTIKEL MEMANFAATKAN VIRTUAL LABORATORIUM Gledys Chintia Mega Pratiwi; Eko Suyanto; Ismu Wahyudi
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research has been done to make a supplement for physics learning about light electromagnetic wave as a particle using virtual laboratory. The population of this research was the second year science-students at SMA Muhammadiyah 1 Metro. This development is begun by needs analysis, then identification of resource which is the background of this developmental research. The next step is, identifying the product specification then developing products which contained a tutorial book for teacher and a work sheet for student (LKS). The material and design expert test result is that those products were approved. The external test resulted by users show that the LKS was attractive, very easy to use, and useful. It also was effective to be used as a learning resource because 80% of students reached the passing grade.Telah dilakukan penelitian untuk mengembangkan suplemen pembelajaran fisika gelombang elektromagnetik cahaya sebagai partikel dengan memanfaatkan virtual laboratorium. Populasi penelitian pengembangan ini adalah siswa kelas XI IPA di SMA Muhammadiyah 1 Metro. Pengembangan ini diawali dengan analisis kebutuhan, kemudian identifikasi sumber daya yang melatar belakangi pengembangan. Langkah selanjutnya identifikasi spesifikasi produk yang dilanjutkan dengan mengembangkan produk berupa LKS untuk siswa dan buku panduan untuk guru. Hasil uji internal oleh ahli materi dan ahli desain menyatakan produk yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Hasil uji eksternal oleh pengguna menunjukkan kualitas media pembelajaran menarik, sangat mudah digunakan, dan bermanfaat serta efektif digunakan sebagai media pembelajaran dengan presentase hasil belajar sebesar 80% siswa telah memenuhi KKM.Kata kunci: LKS efek fotolistrik, pengembangan suplemen LKS PBL, suplemen pembelajaran efek fotolistrik.
PENGARUH PENGGUNAAN E-LEARING DENGAN SCHOOLOGY TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Ria Purwaningsih; Undang Rosidin; Ismu Wahyudi
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of using e-Learning with schoology to students learning outcomes. The research was conducted in experimental class 1 and experimental class 2 with same initial ability so that used purposive sampling technique and quasi experimental design method with nonequivalen control group design. Both classes received blended learning and face-to-face learning with the same intensity. The result of the independent sample t-test has sig. 0.005 that means there are difference in students learning outcomes cognitive and psychomotor domains are significant between learning blended learning and face to face, with average N-gain of cognitive and psychomotor domains is 0.64 and 0.82. The conclusion of this research is the study of physics on the topic of Momentum and Impulse using e-Learning with schoology has an effect on student's learning outcomes.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan e-Learning dengan schoology terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian dilakukan pada kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 dengan kemampuan awal yang relatif sama sehingga digunakan teknik purposive sampling dan metode quasi experimental design dengan jenis nonequivalen control group design. Kedua kelas mendapat treatment pembelajaran blended learning dan tatap muka dengan intensitas yang sama. Hasil uji independent sample t-test memiliki sig. 0,005 yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik ranah kognitif dan psikomotorik yang signifikan antara pembelajaran blended learning dan tatap muka, dengan rata-rata N-gain ranah kognitif dan psikomotorik sebesar 0,64 dan 0,82. Simpulan penelitian ini adalah pembelajaran fisika pada topik Momentum dan Impuls menggunakan e-Learning dengan schoology berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik.Kata Kunci: Blended Learning, E-Learning, Momentum dan Impuls, Schoology
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SAINS BERMUATAN NILAI KETUHANAN DAN KECINTAAN TERHADAP LINGKUNGAN Rosita Kurniawati; Undang Rosidin; Ismu Wahyudi
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purposes of this research were to develop learning tools in science included syllabus and lesson plans consist of divinity and love the environment value, to know how the effectiveness, and teacher’s reaction about it. The research started by identifying problems, then collecting of data for designing the first product. After that, the product would be validated with masters, then continued with limited test and got some revisions again. Before it could be the last product, it has to be tested in field. The subject of the research has been done for science teacher of VIII3 grade at Junior High School 1 Bandar Lampung. The result of testing product showed that students have completed to reach the KKM 83,87% in knowledge, 100% and 83,87% in spiritual and social attitude, and then 80,65% in skilled, it means the development of learning tools appropriate and effective used for studying.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran sains berupa silabus dan RPP bermuatan nilai ketuhanan dan kecintaan terhadap lingkungan, mengetahui keefektifannya, dan tanggapan guru mengenai produk tersebut. Penelitian diawali dengan identifikasi masalah, kemudian mengumpulkan data untuk mendesain produk awal. Setelah desain direvisi, produk divalidasi oleh ahli, dilanjutkan uji terbatas dan direvisi kembali. Sebelum dihasilkan produk akhir, terlebih dahulu produk diuji di lapangan. Subjek penelitian dilakukan kepada guru IPA SMP Negeri 1 Bandar Lampung di kelas VII3. Hasil uji produk menunjukkan siswa yang telah mencapai KKM 83,87% pada aspek pengetahuan, 100% dan 83,87% pada sikap spiritual dan sosial, serta 80,65% pada aspek keterampilan, artinya perangkat yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran.Kata kunci: nilai kecintaan terhadap lingkungan, nilai ketuhanan, perangkat pembelajaran sains.