Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Studi Kesuburan Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang Yulianto Yulianto; Joni Gunawan; Rini Hazriani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.261 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.4018

Abstract

Studi Kesuburan Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang Yulianto (1) Joni Gunawan dan Rini Hazriani (2) (1)Mahasiswa (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada beberapa tipe penggunaan lahan yaitu lahan Karet, Padi, Palawija, Semak belukar dengan metode survey lapangan kemudian dilanjutkan dengan analisis di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Waktu yang diperlukan kurang lebih 4 bulan dimulai dari tahap persiapan sampai dengan tahap penyajian hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara dan tingkat kesuburan tanah pada beberapa penggunaan lahan di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang dengan variabel pengamatan yaitu pH, C Organik, N Total, P Tersedia, P Total, K dd, K Total, Ca, Mg, KTK, KB. Upaya untuk mengetahui status hara dan tingkat kesuburan tanah dilokasi penelitian maka diambil 8 sampel tanah pada setiap penggunaan lahan kemudian tanah tersebut dikompositkan menjadi 1 sampel tanah selanjutnya dianalisis di Laboratorium. Hasil analisis di Laboratorium menunjukkan beberapa sifat kimia tanah pada lokasi penelitian memiliki kandungan dan ketersediaan unsur hara yang rendah. Hal ini disebabkan oleh pH tanah pada lokasi penelitian tergolong masam sampai sangat masam. Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya rekomendasi pengelolaan berupa pengapuran pada setiap pengguanan lahan dan kapur yang digunakan adalah kapur Dolomit [CaMg(CO3)2] karena daya netralisir dan kandungan Ca dan Mg nya lebih tinggi dibandingkan jenis kapur lainnya. Kapur yang dibutuhkan untuk tanaman karet adalah 1,67 ton Ca(MgCO3)2/ha dan tanaman palawija adalah 1,97 ton Ca(MgCO3)2/ha. Sedangkan kebutuhan pupuk N dalam pupuk Urea untuk tanaman karet 223,18 kg Urea/ha, tanaman padi 237,48 kg Urea/ha, tanaman palawija 283,29 kg Urea/ha. Kebutuhan pupuk P dalam pupuk SP36 untuk tanaman karet 124,17 kg SP36/ha, untuk tanaman padi 57,6 kg SP36/ha, untuk tanaman palawija 127,06 kg SP36/ha. Kebutuhan pupuk K dalam pupuk KCl untuk tanaman karet 196,57 kg KCl/ha, untuk tanaman padi 99,22 kg KCl/ha, untuk tanaman palawija 99,69 kg KCl/ha. Kata Kunci : Kesuburan Tanah, Status Hara, Penggunaan Lahan, Desa Pangkal Baru
Identifikasi Status Hara N, P dan K untuk Tanaman Padi Sawah Tadah Hujan di Desa Sebente Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang TRI WAHYUNI; DENAH SUSWATI; RINI HAZRIANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.18414

Abstract

Padi sawah (Oryza sativa.L) adalah bahan baku pangan pokok yang vital bagi rakyat Indonesia. Menanam padi sawah sudah menjadi tradisi umum bagi sebagian besar petani di Indonesia, yang pada mulanya banyak diusahakan di pulau Jawa.  Namun, saat ini hampir seluruh daerah di Indonesia sudah tidak asing lagi dengan kegiatan menanam padi di sawah. Produksi padi sawah di Kabupaten Bengkayang  sebesar 124,157 ton/ha per tahun, terdiri dari 101,735 ton pertahun padi sawah dan 22,422 ton padi ladang.  Luas panen 39,139 Ha, dengan produktifitas padi tahun 2015 sebesar 31,72 Kwintal/Ha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status ketersediaan unsur hara N, P, K pada tanah sawah di Desa Sebente, dan menghitung rekomendasi pemupukan N, P dan K untuk meningkatkan produksi padi. Penelitian ini dilakukan di Desa Sebente Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang dengan luas Persawahan 2 Ha.  Waktu penelitian 3 bulan, dimulai dari persiapan sampai penyajian hasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode sistem diagonal dan metode wawancara, untuk pengambilan sampel tanah pada  kedalaman 0-20 cm, pengambilan sampel tanah komposit diambil 4 petak sawah yang berbeda. Parameter pengamatan adalah reaksi tanah (pH), N total, P tersedia tanah, K tersedia tanah, dan C-Organik tanah. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong masam, C-Organik  pada lokasi penelitian sangat rendah sampai dengan tinggi, nitrogen (N) total tanah pada lokasi penelitian rendah sampai dengan sedang, Fosfor (P) tersedia pada lokasi penelitian rendah sampai dengan sangat rendah, kalium (K) tersedia tanah dilokasi penelitian tergolong sangat rendah.
Identifikasi Status dan Luas Lahan untuk Pengembangan Komoditas Pertanian di Kawasan Perbatasan Kabupaten Sintang rini hazriani
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3059.03 KB) | DOI: 10.26418/plt.v1i1.30

Abstract

Terdapat perubahan paradigma dalam hal cara pandang terhadap kawasan perbatasan dimana sebelumnya kawasan perbatasan dianggap sebagai bagian belakang dari negara ini, maka sekarang pemerintah menganggap kawasan perbatasan sebagai sebuah beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu kajian mengenai potensi lahan yang dapat dimanfaatkan petani di kawasan perbatasan kabupaten Sintang sangat penting. Penelitian bertujuan untuk mengkaji status pemanfaatan lahan di kawasan perbatasan kabupaten Sintang di tinjau dari aspek hukum, ekonomi, sosial dan budaya; dan melakukan identifikasi potensi pemanfaatan lahan untuk optimalisasi pertanian/perkebunan di wilayah perbatasan kabupaten Sintang. Metode penelitian dilaksanakan dalam 5 tahapan: persiapan, survei pengumpulan data primer dan sekunder, pengolahan dan analisis data (status lahan, potensi dan kesesuaian lahan) serta penyajian hasil (laporan dan peta). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan dengan Status Fungsi Kawasan APL yang berpotensi untuk diusahakan dan dimanfaatkan bagi pengembangan komoditas pertanian seluas 22.887,98 Ha dan harus dikonservasi seluas 6.537,01 Ha dan komoditas perkebunan yang berpotensi untuk dikembangkan adalah tanaman Karet
KADAR HARA NPK TANAMAN KELAPA SAWIT PADA BERBAGAI TINGKAT KEMATANGAN TANAH GAMBUT DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. PENITI SUNGAI PURUN KABUPATEN MEMPAWAH Bayu Saputra; Denah Suswati; Rini Hazriani
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/plt.v11i2.60092

Abstract

Nutrient levels is the process to determine the present nutrient content in tissue plant. Nutrient levels obtained through field survey and nutrient analysis in the laboratory. This research aims to determine levels of N, P and K as well as recommend the use of N, P, and K for oil palm plants so as to increase the production of palm oil. This research was conducted at PT. Peniti Sungai Purun, MempawahRegency. The analysis results showed that the levels of N, P, and K on all blocks belonging to deficiency until optimum. In each block, the dose recommend of fertilizer N, P, and K to block G50 (1,73 kg urea/tree/year, 1,50 kg Rock Phospate/tree/4 times/year, and 2,50 kg KCl/tree/year) Blocks H34 (3,00 kg urea/tree/year, 3,50 kg Rock Phospate/tree/year, and 3,50 kg KCl/tree/year). Block I26 (1,73 kg urea/tree/year, 1,50 kg Rock Phospate/tree/year, and 2,50 kg KCl/tree/year). Block J26 (3,00 kg urea/tree/year, 3,50 kg Rock Phospate/tree/ year, and 3,50 kg KCl/tree/year). This dosage recommendations are used to increase the production of oil palm plants in PT. Peniti Sungai Purun.Keywords : Nutrient levels, recommendation of fertilization .
TRANSFER TEKNOLOGI GREEN FERTILIZER UNTUK MENINGKATKAN KESUBURAN TANAH MARGINAL Urai Suci Yulies Vitri Indrawati; Rini Hazriani; Manurung, Rinto; Leony Agustine
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i1.286

Abstract

PKM ini bertujuan untuk transfer teknologi pembuatan pupuk organic Green Fertilizer berbasis biochar sekam padi dan kompos kotoran sapi untuk meningkatkan kesuburan tanah Ultisol, untuk budidaya tanaman semusim sehingga dapat meningkatkan ekonomi petani di Desa Sei Jaga A, Kabupaten Bengkayang. Kegiatan PKM ini berlangsung selama 4 bulan dimulai dari kegiatan persiapan, Pelatihan kegiatan inti PKM yaitu pembuatan biochar dari sekam padi dan kompos dari kotoran sapi. Pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi terhadap program- program yang telah dilakukan oleh tim dosen. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui hambatan/kesulitan yang dihadapi selama proses kegiatan, dan kemudian didiskusikan untuk diselesaikan. Diharapkan setelah kegiatan PKM ini selesai, petani padi mampu membuat biochar dari sekam padi yang mempunyai kualitas yang baik dan membantu menyuburkan tanah sawah.
TRANSFER TEKNOLOGI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BIOSAKA UNTUK BUDIDAYA SAYUR PEKARANGAN DI DESA PAL IX, KABUPATEN KUBU RAYA Rini Hazriani; Urai Suci Yulies Vitri Indrawati; Manurung, Rinto; Leony Agustine
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i1.323

Abstract

Penerapan PKM ini bertujuan untuk  pemberdayaan petani  dalam upaya pembuatan biosaka dari rerumputan segar   di sekitar lahan pertanian, bertujuan   untuk meningkatkan kesuburan tanah Alluvial untuk budidaya sayuran buah, sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian di Desa Pal 9, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan PKM ini berlangsung selama 4 bulan dimulai dari kegiatan persiapan, Pelatihan kegiatan inti PKM yaitu pembuatan biosaka dari . pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi terhadap program- program yang telah dilakukan oleh tim dosen. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui hambatan/kesulitan yang dihadapi selama proses kegiatan, dan kemudian didiskusikan untuk diselesaikan. Diharapkan setelah kegiatan PKM ini selesai, petani sayur   mampu membuat pupuk organic Biosaka dari bahan organic disekitar lahan pertanian, sehingga membantu menyuburkan tanah pertanian.    
PENINGKATAN PRODUKSI JERUK DAN PENDAPATAN PETANI BERBASIS BIOCHAR DAN PEMASARAN DIGITAL DI DESA SEGARAU, TEBAS Indrawati, Urai Suci Yulies Vitri; Rini Hazriani; Suryadi, Urai Edi; Wanti Fitrianti; Dwi Raharjo
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.364

Abstract

PKM ini bertujuan untuk transfer teknologi pembuatan pupuk organic berbasis biochar sekam padi dan kompos kotoran ayam untuk meningkatkan kesuburan tanah Spodosol, untuk budidaya tanaman jeruk dan padi sehingga dapat meningkatkan ekonomi petani di Desa Segarau Parit, Tebas.   Kegiatan PKM   ini berlangsung selama 8 bulan dimulai dari kegiatan persiapan, Pelatihan kegiatan inti PKM yaitu pembuatan biochar  sekam padi dan kompos kotoran  ayam, serta pembuatan sirup dan permen jelly dari jeruk. Pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi terhadap program- program yang telah dilakukan oleh tim dosen. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui hambatan/kesulitan yang dihadapi selama proses kegiatan, dan kemudian didiskusikan untuk diselesaikan. Diharapkan setelah kegiatan PKM ini selesai, petani Poktan Harapan Baru mampu membuat pupuk organik yaitu biochar  sekam padi diperkaya kotoran ayam yang mempunyai kualitas yang baik sehingga membantu menyuburkan tanah Spodosol. Selain itu Poktan Harapan Baru juga mempunyai produk unggulan yaitu sirup dan permen jelly dari jeruk yang tidak terasa pahit.