Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pelatihan Dan Pembuatan Pupur Babigi Gelinggang Kelor Bersama Ibu – Ibu Di Desa Kalahang Kabupaten Tabalong Herlina, Firda; Adawiah, Robiatul; Trianiza, Ice; Panca, Yuli; Wiramsya Oscar, Agus; Rahman, Faisal; Hazairin; Arifin, Jainal; Mujiburahman
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 : Oktober (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has abundant biodiversity, yet its utilization is still limited to traditional consumption and has not been widely developed into economically valuable products. The leaves of galingale (Cassia alata) contain flavonoids, alkaloids, and tannins that are beneficial as antibacterials and antifungals, while the moringa leaves (Moringa oleifera) are rich in antioxidants, vitamins, and minerals beneficial for skin health. One local wisdom of the Kalimantan community is the pupur babigi, a traditional powder made from natural ingredients, which is now being abandoned due to the influx of modern cosmetic products. This community service activity aims to: (1) increase public knowledge about the contents and benefits of galingale and moringa leaves, (2) train the community in making pupur babigi, and (3) encourage the creation of micro-enterprises based on herbal products. The methods include preparation, socialization, practical training, mentoring, and evaluation, involving 25 participants (housewives and youth from the community). The results show an increase in participants' understanding from 20% (pre-training) to 85% (post-training). All participants were able to produce pupur babigi of good quality, and 80% expressed interest in developing the product as a business. In addition to skills transfer, this activity also raised collective awareness about the importance of utilizing local natural resources for economic empowerment.
PELATIHAN PEMBUATAN SERBUK JAHE DENGAN MENGGUNAAN MESIN PADA IBU-IBU PKK DESA PAKU ALAM Sri Wulandari, Dyah; Herlina, Firda; Adawiyah, Robiyatul; Maulana, Yassyir; Trianiza, Ice
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.30504

Abstract

Desa paku Alam merupakan salah satu daerah penghasil jahe di Kalimantan Selatan, ibu-ibu yang tergabung dalam PKK desa paku alam menjadikan jahe salah satu sumber usaha yaitu menjadikan nya serbuk jahe yang dijual ke sekitar daerah setempat, masalah yang dihadapi adalah proses pembutan serbuk jahe yang memerlukan waktu yang lama, maka pengabdian ini fokus membantu ibu-ibu PKK Desa Paku Alam dalam pembuatan serbuk jahe dengan menggunakan mesin, harapannya para ibu-ibu dalam menggunakan mesin pembuat serbuk menjadi lebih efektif efesien serta serbuk jahe yang dihasilkan mampu bersaing ditingkat lokal maupun nasional, dengan metode pelatihan dan pendampingan hasilnya rata-rata 85% peserta pelatihan yang dilaksanakan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam membuat serbuk jahe dengan menggunakan mesin.
OPTIMALISASI AVAILABILITY FORKLIFT KOMATSU FD25C-17 SN: FA15 MELALUI PENDEKATAN ANALISIS RELIABILITY Rahman, Faisal; Herlina, Firda; Trianiza, Ice; Arief, Saifullah
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1910

Abstract

Forklifts are vital assets in industrial logistics systems, especially in material handling and loading and unloading activities in Warehouse and Jetty areas. High availability is an essential factor to ensure smooth operations and supply chain efficiency. This study aims to analyze the 2014 Komatsu FD25C-17 SN: FA15 forklift and determine the optimal preventive maintenance interval to maximize equipment availability. The research method employs an acoustic analysis approach, utilizing historical maintenance data from the period 1 January 2025 to 30 June 2025. The data is used to calculate the Mean Time Between Failures, Mean Time To Repair, and actual availability. A goodness-of-fit test is carried out to determine the best distribution probability, and the results show that the lognormal distribution best fits the smallest Anderson-Darling value (2.055 and 1.713). Based on the lognormal distribution parameters, a preventive maintenance interval simulation was conducted to find the optimal point (Topt), considering a minimum reliability of 49% and a maximum downtime of 18 hours. The simulation results show that the optimal maintenance interval was achieved at 224 hours of operation, with an availability value increasing from 89.71% to 92.32%. Although there was a slight decrease in the reliability value from 49.42% to 49.15%, this value was still within acceptable limits. This study concludes that implementing the Reliability-Centered Maintenance approach, based on lognormal distribution analysis, significantly increased forklift sales and availability. It can serve as a practical reference for making data-based maintenance policy decisions in the logistics industry.
Desiminasi Inovasi Teknologi Pemanfaatan Oli Bekas Pada Kompor Alternatif: Desiminasi Inovasi Teknologi Pemanfaatan Oli Bekas Pada Kompor Alternatif Arifin, Jainal; Herlina, Firda; Saukani, Muhammad; Sidiq, Abdurahim; Panca Asmara, Yuli; Sasmito, Agus; Arief, Saifullah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): J-Dinamika
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bedasarkan pengamatan pada Kecamatan Alalak desa Semangat dalam dan kecamatan mandastana desa bangkit baru, harga gas LPJ 3 Kg pada bulan Februari 2025 mencapai Rp 40.000/ tabung, harga ini jauh lebih tinggi dari harga eceran yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 18.500/ tabung, tentunya sangat memberatkan bagi masyarakat yang membeli gas dengan selisih harga normalnya, disamping itu yang memicu mahalnya gas 3 Kg ialah, langkanya gas yang dijual pada warung dan agen-agen Lpj. Penggunaan minyak tanah sebagai bahan bakar kompor sudah ditinggalkan oleh masyarakat karena harganya ikut melabung tinggi berkisar Rp 15.000/ Liter, metode kegiatan ada terdiri dari pelaksanaan persiapan dan perencanaan, desain alat dan pembuatan, selanjutnya tim mengadakan sosialisasi dan pelatihan terhadap masyarakat, terakhir implementasi dan monitoring, dengan adanya kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tersebut masyarakat dapat belalih pemakaian Gas Lpj ke kompor alternatif berbahan bakar oli bekas, dalam kegiatan tersebut tim membuat pelatihan perakitan alat dan didemonstraasikan langsung kepada masyarakat, antusias masyarakat dalam kegiatan tersebut sangat bagus, terlihat dengan keseriusan mengikuti kegiatan yang kami laksanakan, adapun hasil kuesioner yang telah kami bagikan menunjukan 73% mereka menilai Sangat Puas, dan penilaian puas 23% sementara 0% kurang puas, penilaian ini dengan jumlah 30 orang masyarakat, harapan kepala desa bangkit baru.