Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Implementasi Jaringan Hotspot Menggunakan Metode Queve Tree Pada Router Mikrotik (Studi Kasus : SMK Gita Kirtti 1 Jakarta) Imam Maulana; Hardiansyah Hardiansyah
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 32 No 4 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v32i4.1467

Abstract

ABSTRACT The provision of a hotspot network at Gita Kirtti 1 Jakarta Vocational School was made based on problems that often occur in the learning activity, namely unstable internet speed when accessed by many users at once. This of course can disrupt the teaching and learning process, such as when accessing learning materials in the form of videos that require a stable internet speed, so that it can allow some students to open websites that are not related to learning which of course are not related to knowledge. This research aims to provide hotspot facilities for teachers and students at schools by utilizing Mikrotik routers in schools. This.research is using Queue Tree method. The method used to limit bandwidth is more complex than using a simple queue. Queue tree serves to limit bandwidth]on]a]Mikrotik that has.more than one.internet.connections. The]results;of.this study are]the availability of]a hotspot network that can be accessed by teachers and students at several points in the school that can be used to find information related to the world of education. There are different levels of user rights restrictions between teachers and students connected to the network. It is hoped that the school can maintain the hotspot network that has been provided so;that;it;can be useful as.a support for learning at school. Keywords : Electronic Selection Applications, UCD, E-mobile Voting.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI MATLAB UNTUK PENGENALAN ROUNDABOUTS PADA SISWA SMA 9 BENGKULU Arie Vatresia; Reza Satria Rinaldi; Hardiansyah Hardiansyah
Abdi Reksa Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/abdi reksa.1.1.25-30

Abstract

Cukup tingginya tingkat fatalitas kecelakaan lalulintas (laka lantas) di Bengkulu hingga saat ini disinyalir disebabkan oleh ketidakpatuhan terhadap aturan dan pengabaian prinsip keselamatan saat berkendara. Kondisi ini tentu menjadi perhatian khusus Sat Lantas Polres Bengkulu. Petugas berkomitmen untuk tegas menindak tilang terhadap pelanggaran lalu lintas oleh pelajar. Kecelakaan jalan raya, termasuk tabrakan antar kendaraan banyak terjadi di simpang yang banyak dilalui oleh kendaraan untuk menuju ke arah yang menjadi tujuan. Apabila kendaraan dalam keadaan mengebut dan tidak mengurangi kecepatan, maka probabilitas terjadinya kecelakaan akan semakin tinggi. Hal ini didukung juga oleh tidak tepatnya penempatan lampu lalu lintas di persimpangan dan jalan yang memiliki roundabout (bundaran).Penelitian telah menunjukkan bahwa bundaran lebih aman daripada tanda berhenti tradisional atau persimpangan yang dikendalikan sinyal. Roundabout mengurangi kecelakaan akibat kecelakaan sebesar 75 persen di persimpangan tempat tanda berhenti atau sinyal sebelumnya digunakan untuk kontrol lalu lintas, menurut sebuah studi oleh Lembaga Asuransi untuk Keselamatan Jalan Raya (IIHS). Dengan adanya pengabdian ini, mahasiswa pengguna jalan raya akan semakin waspada dan memahami tentang penggunaan roundabout yang baik dan benar.
Konseling Gestald Teknik Kursi Kosong untuk Meningkatkan Keterbukaan Komunikasi Konseli St. Mushawwira Salju; Abdullah Pandang; Hardiansyah Hardiansyah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.943

Abstract

Konseling Gestald teknik kursi kosong untuk meningkatkan keterbukaan komunikasi karena adanya unfinished business. Penelitian ini berawal dari ketidakmampuan konseli untuk mengungkapkan keinginannya menjadi desainer sebagai cita-citanya kepada orang tuanya, yaitu ibunya. Sehingga dia merasa tertekan ketika membahas mengenai karir lanjutan setelah SMP kedepannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan berkomunikasi konseli dengan orang tuannya, khususnya Ibunya sebagai single parent. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi pada seorang konseli berinisial O. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan konseling gestalt dalam intervensi yang dilakukan pada kasus ini menggunakan teknik kursi kosong, konseli dapat mengungkapkan pendapatnya kepada ibunya dengan menerapkan intervensi yang dilakukan menggunakan teknik kursi kosong. Pada saat pelaksanaan kursi kosong yang dilakukan, konseli berhasil meluapkan emosi serta perasaan yang dipendam selama ini kepada ibunya. Melalui kursi kosong pula konseli berkesempatan memerankan sosok orang lain dan membuat konseli menjadi tahu posisi sudut pandang dari orang yang berkonflik dengan konseli. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan dalam pelaksanaan konseling individual menggunakan pendekatan gestalt dengan teknik kursi kosong mampu meningkatkan keterbukaan komunikasi konseli dengan orang tuanya, yaitu ibunya.
Analisis Strategi dan Pengembangan Usaha UMKM Pembudidayaan Ikan Lele dan Patin di Patumbak Ratna Sari Dewi; Hardiansyah Hardiansyah; Aditya Nur Kholis; Sultan Hibrizhi; Rio Mahesa Wahyu Pratama; Agus Syahputra Purba
Jurnal Manajemen Bisnis Era Digital Vol. 2 No. 2 (2025): Mei : Jurnal Manajemen Bisnis Era Digital
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jumabedi.v2i2.515

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in supporting the national economy, particularly in the fisheries sector. This study was conducted through a direct interview with a fish farming MSME, GG Sawah Farm, managed by Legiono. The purpose was to explore the dynamics of catfish and pangasius farming businesses, including business history, capital needs, marketing strategies, and the challenges faced. The findings reveal that despite its promising economic potential, the business encounters various obstacles such as feed costs, seed availability, and climate changes. However, through innovations such as the use of alternative feed, social media marketing, and product diversification into the frozen food sector, the enterprise has managed to survive and grow. This study recommends improving production efficiency, increasing financial support, and encouraging collaboration with stakeholders to enhance the sustainability and development of small-scale fish farming businesses in Indonesia.
Analysis of Building Structure Dynamics Due to Earthquake Loads Mely Anisa; Lindung Zalbuin Mase; Hardiansyah Hardiansyah; Rena Misliniyati; Khairul Amri
Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 1 (2026): Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 1
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2026.020.01.13

Abstract

This study aims to assess the impact of earthquakes on the Professional Programme Lecture Building at the Faculty of Teacher Training and Education (FTTE), Bengkulu University, by integrating soil response analysis and structural dynamics. The research began with the collection of geological data at the research site. Seismic soil response analysis was conducted to assess soil movement at the end of the piles, followed by earthquake wave propagation to evaluate the building's response to earthquake activity using the Finite Element Method (FEM). Based on load ratio evaluations, beam B2 and column C2 on the second floor of the building were identified as having structural weaknesses. Therefore, retrofitting techniques were applied to increase the load capacity of the structure. The results showed that retrofitting provided significant improvements in structural performance. This research highlights the importance of integrating soil response analysis with structural dynamics to enhance the resilience and safety of buildings in earthquake-prone areas.
Ekowisata Bawah Laut Tangkulara Bajoe: Kajian Potensi, Tantangan, dan Model Pengembangannya awaluddin amrin; Abu Bakar; A. Fahsar M. Padjalangi; Nurul Aisyah Azis; Ayu Widya Listari; Syuaib Syuaib; Hardiansyah Hardiansyah; Fitri Hardianti Wijaya
JURNAP: Jurnal Administrasi Publik Volume 2, Issue 1, 2025
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/jurnap.issue.2025.v1.i1.7

Abstract

Ekowisata bahari semakin dipandang sebagai strategi pembangunan berkelanjutan karena mampu menjaga ekosistem, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memberikan pengalaman edukatif bagi wisatawan. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi, tantangan, serta merumuskan model pengembangan ekowisata bawah laut di kawasan Tangkulara Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur. Analisis dilakukan dengan pendekatan SWOT untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tangkulara Bajoe memiliki potensi ekowisata yang cukup besar, ditandai dengan kejernihan perairan, tutupan terumbu karang yang masih terjaga, keanekaragaman biota laut, serta keterbukaan masyarakat terhadap peluang usaha wisata. Namun, pengembangan kawasan ini menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kelemahan kelembagaan, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, serta ancaman praktik perikanan destruktif dan dampak perubahan iklim. Analisis SWOT menegaskan perlunya strategi penguatan potensi ekologis dan sosial melalui peningkatan kapasitas lokal, penyediaan infrastruktur, promosi digital, serta pengaturan zonasi laut. Model pengembangan yang diusulkan adalah ekowisata berbasis komunitas dengan dukungan multipihak, di mana masyarakat berperan sebagai aktor utama dalam pengelolaan destinasi, pemerintah menyediakan regulasi dan infrastruktur, serta NGO maupun swasta mendukung promosi dan pendampingan konservasi. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengayaan literatur mengenai ekowisata bahari berbasis masyarakat di kawasan yang relatif belum banyak diteliti, sekaligus menawarkan implikasi praktis berupa strategi pengelolaan yang dapat dijadikan rujukan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.
Child Stunting Risk Analysis through Machine Learning Models using XGBoost Algorithm Nurul Renaningtias; Atik Prihatiningrum; Hardiansyah Hardiansyah; Yudi Setiawan; Arie Vatresia
Jurnal Teknologi Informasi dan Terapan Vol 12 No 2 (2025): December
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jtit.v12i2.452

Abstract

Stunting is a chronic nutritional disorder that significantly affects child growth, development, and the overall quality of future human resources. According to the 2024 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI), the prevalence of stunting remains high at 19.8%, equivalent to approximately 4.48 million children under five. Early detection of stunting risk is essential for timely and data-driven interventions. This study employed the CRISP-DM methodology, encompassing business understanding, data collection, preparation, modeling, and evaluation phases. The dataset was processed through cleaning, variable encoding, and stunting status classification based on WHO standards. An XGBoost-based predictive model was developed and evaluated using accuracy, precision, recall, and F1-score metrics. The model achieved 98% accuracy in predicting stunting risk. Feature importance analysis revealed that height is the most influential variable determining stunting risk.
The Influence of Gender Inclusivity on the Stock Prices of IPO Companies on the Main Acceleration Board 2024 Putri Wulandari; Hardiansyah Hardiansyah
Jurnal Manajemen dan Bisnis Madani Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Bisnis Madani
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/jmbm.v7i2.1090

Abstract

This study examines the impact of gender inclusivity in the board of directors and commissioners on daily stock prices, considering moderating variables such as company size and age. Regression analysis was conducted using data from listed companies, evaluating the variables of the percentage of female board directors (X1), percentage of female board commissioners (X2), company size (Z1), and company age (Z2). The results indicate that interactions between the percentage of female board members and company size (X1Z1, X2Z1) have a significant impact on stock prices, with p-values below 0.05. However, interactions with company age do not show significance. These findings highlight that while gender inclusivity affects stock price movements, its influence is stronger when combined with company size variables. This emphasizes the importance of considering gender diversity in corporate strategies to enhance market performance.
Ekowisata Bawah Laut Tangkulara Bajoe: Kajian Potensi, Tantangan, dan Model Pengembangannya awaluddin amrin; Abu Bakar; A. Fahsar M. Padjalangi; Nurul Aisyah Azis; Ayu Widya Listari; Syuaib Syuaib; Hardiansyah Hardiansyah; Fitri Hardianti Wijaya
JURNAP: Jurnal Administrasi Publik Volume 2, Issue 1, 2025
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/jurnap.issue.2025.v1.i1.7

Abstract

Ekowisata bahari semakin dipandang sebagai strategi pembangunan berkelanjutan karena mampu menjaga ekosistem, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memberikan pengalaman edukatif bagi wisatawan. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi, tantangan, serta merumuskan model pengembangan ekowisata bawah laut di kawasan Tangkulara Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur. Analisis dilakukan dengan pendekatan SWOT untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tangkulara Bajoe memiliki potensi ekowisata yang cukup besar, ditandai dengan kejernihan perairan, tutupan terumbu karang yang masih terjaga, keanekaragaman biota laut, serta keterbukaan masyarakat terhadap peluang usaha wisata. Namun, pengembangan kawasan ini menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kelemahan kelembagaan, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, serta ancaman praktik perikanan destruktif dan dampak perubahan iklim. Analisis SWOT menegaskan perlunya strategi penguatan potensi ekologis dan sosial melalui peningkatan kapasitas lokal, penyediaan infrastruktur, promosi digital, serta pengaturan zonasi laut. Model pengembangan yang diusulkan adalah ekowisata berbasis komunitas dengan dukungan multipihak, di mana masyarakat berperan sebagai aktor utama dalam pengelolaan destinasi, pemerintah menyediakan regulasi dan infrastruktur, serta NGO maupun swasta mendukung promosi dan pendampingan konservasi. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengayaan literatur mengenai ekowisata bahari berbasis masyarakat di kawasan yang relatif belum banyak diteliti, sekaligus menawarkan implikasi praktis berupa strategi pengelolaan yang dapat dijadikan rujukan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.
ANALISIS PENGARUH VARIABILITAS SPASIAL TANAH TERHADAP RESPONS SEISMIK DI KECAMATAN RATU AGUNG, KOTA BENGKULU Surya Faadhilah; Lindung Zalbuin Mase; Hardiansyah Hardiansyah; Rena Misliniyati; Muharram Nur Fikri
Jurnal Geosaintek Vol. 12 No. 3 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v12i3.9642

Abstract

Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, merupakan wilayah perkotaan yang memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi serta keberadaan fasilitas strategis yang memerlukan penilaian respons seismik berdasarkan kondisi tanah setempat. Tanah di Kecamatan Ratu Agung umumnya didominasi oleh kelas situs C dan D. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam untuk mengidentifikasi distribusi parameter kegempaan secara spasial. Penelitian ini bertujuan menyusun peta distribusi Peak Ground Acceleration (PGA), faktor amplifikasi (AF), serta nilai percepatan spektral (SA) pada periode 0,2 s dan 1 s di Kecamatan Ratu Agung. Penelitian ini menggunakan 112 data sekunder untuk membangun model perlapisan tanah. Pendekatan nonlinier 1D (non-linear one-dimensional site response analysis) digunakan untuk menganalisis respons tanah menggunakan rekaman gelombang gempa Bengkulu-Mentawai 2007 (Mw 8,6) sebagai input gerakan pada batuan dasar. Parameter PGA, faktor amplifikasi, dan SA yang diperoleh kemudian dipetakan menggunakan metode interpolasi kriging untuk menghasilkan peta mikrozonasi. Nilai PGA permukaan yang didapat berdasarkan hasil analisis berkisar antara 0,18-0,32g dengan faktor amplifikasi 1,2-2,1. Nilai SA periode 0,2 s berada pada rentang 0,44-0,78g, sedangkan SA periode 1 s berkisar 0,20-0,31g. Variasi nilai yang didapat mencerminkan heterogenitas karakteristik dinamik tanah yang berpengaruh terhadap perbedaan tingkat respons struktur terhadap beban gempa. Peta mikrozonasi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pertimbangan teknis dalam perencanaan bangunan dan upaya mitigasi risiko gempa di wilayah penelitian.