Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi Kapang dan Lama Waktu Fermentasi terhadap Kadar Bioetanol dari Limbah Kulit Singkong (Manihot esculenta) Setyawan Jati, Sasani; Widayatno, Tri
Jurnal Teknik Kimia USU Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Kimia USU
Publisher : Talenta Publisher (Universitas Sumatera Utara)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jtk.v11i2.8279

Abstract

The purpose of this research is the manufacture of bioethanol by utilizing cassava peel, this process is through acid hydrolysis and fermentation processes. Making bioethanol with variations in the effect of the rate of fermentation time (5th days and 10th days), as well as with variations in the amount of mold concentrations (10%, 20%, and 30%). The mold used is Saccharomyces cerevisiae, then the mixed bioethanol is separated through the distillation process and will produce bioethanol. Based on the data obtained, the highest ethanol content was found in the variation of the addition of 30% mold on the 5th day of 8.09% and the lowest ethanol content was found in the variation of the addition of 10% mold on the 10th days of 5.86%. This proves that each variation has an optimum value in producing bioethanol content from cassava peels.
Pembuatan Parfum Wewangian Vanila, Melati, dan Nanas berbasis Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth) Kusala, Katrin Vidya; Chairunnisa, Maurizka; Lestari, Ulfa Putri; Widayatno, Tri; Wahyuni, W; Harismah, Kun
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2023: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak atsiri (essential oil) merupakan bahan yang bersifat mudah menguap dan berbau mirip tanaman aslinya, minyak atsiri juga memiliki sifat menenangkan dan dapat memperbaiki masalah kesehatan. Beberapa minyak atsiri juga memiliki fungsi sebagai antiseptik antara lain minyak nilam, minyak adas dan minyak atsiri melati. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi formulasi parfum Eau de Toilette dari beberapa minyak atsiri. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan pencampuran pada masing-masing formulasi seperti minyak nilam sebagai base note, melati sebagai middle note dan minyak adas sebagai top note, sebanyak 6 formulasi. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif kepada 15 panelis. Hasil analisis menunjukkan formula parfum P5 sangat disukai. Parfum Eau de Toilette dari minyak atsiri ini telah memenuhi persyaratan mutu menurut SNI 16-4949-1998 dengan ketahanan wangi yang cukup lama dan memiliki efek antiseptik.
Processing Of Laundry Wastewater With Continuous Electrocoagulation Method: Pengolahan Limbah Cair Laundri Dengan Metode Elektrokoagulasi Secara Kontinyu Velda Perlita Sakti, Claresta; Lailatul Fajriyah, Nurul; Widayatno, Tri
Jurnal Kimia dan Rekayasa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kimia dan Rekayasa Edisi Juli 2024
Publisher : Program Studi S1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laundry activities produce liquid waste containing phosphates, surfactants, ammonia, nitrogen, TSS, BOD, and COD. Liquid waste treatment needs to be done so as not to disturb the environment. One method of liquid waste treatment is the electrocoagulation method. This study aims to determine the effect of time and voltage, as well as the effect of plate surface area and current strength on the decrease in BOD, COD, and TSS levels in laundry waste by continuous electrocoagulation method. Sampling was carried out at Basmala Laundry Kartasura. This study used variations in plate surface area (832; 1036; 1240 cm2) and current strength (1; 1.5; 2 amperes) as well as voltage (10; 17; 24 volts) and residence time (1; 2; 3 hours). The results showed a decrease in COD levels at a voltage of 17 volts with a residence time of 2 hours by 104 mg/L and at a plate surface area of 1240 cm2 with a current strength of 2 amperes by 48 mg/L. The decrease in BOD levels at a voltage of 17 volts with a residence time of 1 hour amounted to 64.5 mg/L and a plate surface area of 1240 cm2 with a current strength of 2 amperes amounted to 48 mg/L. The decrease in TSS levels at a voltage of 24 volts with a residence time of 3 hours was 12 mg/L and at a plate surface area of 832 cm2 with a current strength of 1.5 amperes and a plate surface area of 1036 cm2 with a current strength of 2 amperes was 15 mg/L Abstrak Kegiatan industri rumah tangga laundry menghasilkan limbah cair yang mengandung fosfat, surfaktan, amoniak dan nitrogen, TSS, BOD, dan COD. Pengolahan limbah cair perlu dilakukan agar tidak mengganggu lingkungan. Salah satu metode pengolahan limbah cair adalah metode elektrokoagulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu dan tegangan, serta pengaruh luas permukaan plat dan kuat arus terhadap penurunan kadar BOD, COD, dan TSS pada limbah laundri dengan metode elektrokoagulasi secara kontinyu. Pengambilan sampel dilakukan di Basmala Laundri yang terletak di Kartasura. Pada penelitian ini menggunakan variasi luas permukaan plat (832; 1036; 1240 cm2) dan kuat arus (1; 1,5; 2 ampere) serta tegangan (10; 17; 24 volt) dan waktu tinggal (1; 2; 3 jam). Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan kadar COD pada tegangan 17 Volt dengan waktu tinggal 2 jam sebesar 104 mg/L dan pada luas permukaan plat 1240 cm2 dengan kuat arus 2 ampere sebesar 48 mg/L. Penurunan kadar BOD pada tegangan 17 Volt dengan waktu tinggal 1 jam sebesar 64,5 mg/L dan luas permukaan plat 1240 cm2 dengan kuat arus 2 ampere sebesar 48 mg/L. Penurunan kadar TSS pada tegangan 24 Volt dengan waktu tinggal 3 jam sebesar 12 mg/L dan pada luas permukaan plat 832 cm2 dengan kuat arus 1,5 ampere dan luas permukaan plat 1036 cm2 dengan kuat arus 2 ampere sebesar 15 mg/L.
PENGARUH PENAMBAHAN POLYVINIL ALHOCOL (PVA) SEBAGAI BAHAN PEREKAT DALAM PEMBUATAN KERTAS TERHADAP KEKUATAN TARIK Dewati, Zerlina Najah; Widayatno, Tri
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kertas merupakan produk yang sering digunakan secara luas dari berbagai industri. Salah satu sifat kertas yang harus dimiliki yaitu kekuatan tarik. Kekuatan tarik merupakan pengujian untuk mengetahui tingkat putusnya kertas terhadap regangan. Kertas memiliki kekuatan tarik tinggi maka kekuatan kertas sangat baik. Penelitian ini menggunakan Polyvinil Alcohol (PVA) sebagai bahan perekat dalam pembuatan kertas, dimana PVA ditambahkan untuk meningkatkan kekuatan tarik kertas. Pada pembuatan kertas menggunakan perbandingan komposisi LBKP dengan PVA dengan masing-masing variasi komposisi 99% LBKP : 1% PVA; 97% LBKP : 3% PVA; dan 95% LBKP : 5% PVA. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan PVA sebagai bahan perekat terhadap kekualitas kertas.
ANALISIS KEKUATAN MATERIAL KOMPOSIT HYBRID BERPENGUAT SERAT SABUT KELAPA DAN SERAT KULIT JAGUNG MENGGUNAKAN METODE HAND LAY UP Pramusinta, Noviana Dyah; Widayatno, Tri
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v3i2.4413

Abstract

Komposit merupakan bahan material yang terdiri dari 2 bahan atau lebih dan membentuk sifat dan karakteristik yang baru. Dalam penelitian ini menggunakan 2 serat alami yaitu serat sabut kelapa dan serat kulit jagung. Serat tersebut digunakan sebagai bahan penguat komposit hybrid karena memiliki kandungan selulosa yang cukup tinggi dan juga serat yang digunakan memiliki sifat yang ramah lingkungan. Kekuatan tarik dalam komposit dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti variasi komposisi serat, orientasi arah serat, dan jenis resin yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode hand lay-up untuk pembuatan komposit hybrid serat sabut kelapa dan serat kulit jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik dengan perbandingan variasi komposisi serat yaitu 10% serat kulit jagung : 5% serat sabut kelapa dan 5% serat kulit jagung : 10% serat sabut kelapa dengan variasi arah serat yaitu arah acak dan arah lurus, serta dengan variasi jenis resin yaitu resin epoxy dan resin polyester. Pada pengujian tarik didapatkan kekuatan tarik paling tinggi terdapat pada spesimen komposit dengan arah serat lurus, komposisi 10% serat kulit jagung dan 5% serat sabut kelapa dan jenis resin epoksi (LaE) yaitu sebesar 33,95 MPa. Nilai kekuatan tarik tersebut sesuai dan layak digunakan untuk membuat helm sesuai dengan SNI 1811-2007 yaitu sebesar 33,93 Mpa. Sedangkan nilai modulus elastisitas yang paling tinggi terdapat pada spesimen komposit dengan arah serat lurus, komposisi 5% serat kulit jagung dan 10% serat sabut kelapa dan jenis resin poliester (LbP) yaitu sebesar 49,298 MPa.
ANALISIS KEKUATAN MATERIAL KOMPOSIT HYBRID BERPENGUBAT SERAT BATANG PISANG DAN SERAT KULIT JAGUNG MENGGUNAKAN METODE HAND LAY UP Wihardo, Khofifah Enggar; Widayatno, Tri
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit merupakan salah satu inovasi dalam bidang material yang diharapkan dapat menjadi material alternatif yang ramah lingkungan. Serat batang pisang dan kulit jagung memiliki kandungan selulosa yang tinggi sehingga cocok digunakan menjadi penguat material komposit. Kekuatan tarik komposit dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis resin, komposisi serat dan arat serat. Pada penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik dan modulus elastisitas pada komposit hybrid serat batang pisang dan serat kulit jagung. Pembuatan komposit menggunakan metode Hand Layup serta memvariasikan dua jenis resin yaitu epoksi dan polyester, variasi komposisi serat: 12% serat batang pisang: 6% serat kulit jagung dan 6% serat batang pisang: 12% serat kulit jagung, serta variasi arah serat acak dan arah serat sejajar/lurus. Selanjutnya spesimen komposit dilakukan pengujian tarik. Dari penelitian diperoleh hasil modulus elastisitas tertinggi pada spesimen komposit dengan komposisi 12% serat jagung : 6% serat pisang, arah serat lurus menggunakan resin poliester yang memiliki nilai modulus elastisitas sebesar 37,25 MPa. Kekuatan tarik tertinggi pada spesimen komposit dengan komposisi 6% serat batang pisang: 12% serat kulit jagung dengan arah serat lurus menggunakan resin epoksi dengan kekuatan tarik sebesar 38,53 MPa. Kekuatan tarik tersebut memiliki nilai kekuatan tarik lebih tinggi dari standar kekuatan tarik bahan helm SNI sebesar 33,93 MPa.
A Pengaruh Kuat Tekan dan Daya Serap Air Laut Pada Material Komposit Sandwich Serat Sabut Kelapa Jayadin; Muhammad Mujiburohman; Handik Hendratama; Tri Widayatno; Nur Arifah Hidayati; Hamzarudin Hikmatiar
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 20 No. 1 (2025): Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v20i1.809

Abstract

The need for boards as a material for furniture is increasing, therefore alternative materials are needed to replace wooden boards, such as sandwich composite boards. Coconut is a tropical plant that has long been known by Indonesian people. Coconut is one of the plants that can be used as a composite board, namely coconut fiber. This research aims to make composite boards from coconut fiber to determine the compressive strength and absorption capacity of sea water. The materials for this research are coconut fiber and polyester resin. Coconut fiber is a waste that is rarely used so the waste can become serious waste. This research uses the Compressing Molding method at room temperature where the mold is loaded. In this research, compression testing uses ASTM D 659 standards and seawater absorption testing uses ASTM D 570 standards. The results of this research show optimal conditions at a volume fraction of 20% with a core thickness of 6 mm, namely 8,230 MPa in compression testing and 25% thickness. The 8 mm core in the Sea Water Absorption Capacity test had the lowest absorption capacity at 0.16%.
Techno-economic Review of Isolation of Eugenol from Clove Oil with Batch Distillation Sugiharto, Agung; Harismah, Kun; Sekarwati, Erni; Widayatno, Tri
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 19, No 2 (2024): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2024)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v19i2.34859

Abstract

All parts of the clove plant (Syzygium aromaticum L.), including roots, stems, leaves and flowers, can be processed into clove oil. One of the important compounds in clove oil is Eugenol. Pharmaceutical grade eugenol has a very high selling value, however conventional refining without a purification process only produces clove oil with a eugenol content of 78-80%. In this research, the purification of eugenol from clove oil refined by clove farmers was carried out by comparing two methods, namely the reactive extraction process and batch distillation. Analysis of the final products from both processes was carried out by GC-MS. The eugenol isolation process using a reactive extraction method with various variations in NaOH purity obtained optimum results at 2 N NaOH levels where clove oil was produced with a eugenol content of 75.33% with a product recovery of 40%. Meanwhile, eugenol was isolated using batch distillation with constant reflux and atmospheric pressure to obtain pure clove oil with a eugenol content of 97.02% with a product recovery of 28.25%.
N-Doped and Chemically Activated Carbons Derived from Shrimp Shells Waste as Potential Electrode Materials for Electrochemical Supercapacitors Khuzaimah, Siti; Mujiburohman, Muhammad; Sugiharto, Agung; Widayatno, Tri; Fuadi, Ahmad M.
Molekul Vol 20 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jm.2025.20.2.11050

Abstract

ABSTRACT. Supercapacitors are widely recognized as energy storage solutions due to their high-power densities and long cycle life. Furthermore, there is growing scientific and technological interest in converting biomass waste into carbon materials for manufacturing supercapacitor electrodes. In addition to their abundance and cost-effectiveness, the appeal of carbons derived from biomass lies in their tuneable porosity, which enables the rational design of carbon materials to achieve the desired performance of supercapacitors. This work presents the synthesis of activated carbons from shrimp shells waste and its application for supercapacitor electrodes, with an activation treatment using phosphoric acid (H3PO4) and nitrogen doping (N-doped). The activator concentration was varied at 3, 6, and 9 M; while the N-doped ratios were 1:3, 1:5, and 1:7. The characteristics of activated carbon and supercapacitor electrodes was analysed with BET, SEM, CV, and GCD. The resulting materials exhibited amorphous and predominant microporous structures. Increasing the activation concentration gave smaller specific surface area, from 17.522 to 9.509 m2 g−1. The electrochemical properties of these activated carbons for supercapacitor applications were investigated by cyclic voltammetry, galvanostatic charge–discharge, with KOH electrolyte. The best activated carbon produced was mesoporous with the highest specific surface of 17.522 m2/g, obtained at 3 M H3PO4 and a nitrogen doping ratio of 1:3. At the same activator concentration and nitrogen doping ratio (3 M; 1:3), the highest capacitance was obtained 16.320 Farad, with current charging and discharging stop at 475 seconds and 1235 seconds, respectively. This work showcases the efficient and sustainable utilization of shrimp shells waste as a carbon source for supercapacitor applications and highlights their value in a circular economy. Keywords: Activated carbon, Activator H3PO4, Nitrogen doping, Shrimp shell, Supercapacitor
PENYEDIAAN PAKAN TERNAK KAMBING BERKUALITAS MELALUI TEKNOLOGI FERMENTASI DAN DIVERSIFIKASI HIJAUAN Widayatno, Tri; Hamid, Hamid; Sugiharto, Agung
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Animal welfare untuk ternak hewan sudah menjadi tuntutan bagi peternak di era modern saat ini. Peternak kambing tradisional dan konvensional kebanyakan belum memperhatikan hal tersebut dengan sebaik-baiknya. Disamping itu, peternak masih menghadapi permasalahan yang menjadi kendala besar dalam pengembangan usaha peternakan mereka termasuk diantaranya adalah penyediaan pakan ternak yang berkulaitas. Pemanfaatan teknologi untuk penyediaan pakan berkualitas dan diversifikasi hijauan akan membantu para peternak mengurai masalah tersebut. Pengembangan kemampuan penyediaan dan pengelolaan pakan ternak kambing ini dilakukan di desa Demangan, kec. Sambi kab. Boyolali. Solusi yang ditawarkan untuk membantu permasalahan mitra adalah mengupayakan pemenuhan asupan pakan yang berkualitas dan terjamin ketersediaannya sepanjang tahun baik musim penghujan maupun kemarau dengan teknologi fermentasi dan budidaya tanaman indigofera sebagai diversifikasi hijauan.Peternak telah berhasil membudidayakan tanaman indigofera untuk diversifikasi penyediaan pakan hijauan dan mengaplikasikan teknologi fermentasi sehingga ketersediaan pakan usaha ternak kambing dapat ditingkatkan dan proses budidaya ternak kambing di desa Demangan kecamatan Sambi kabupaten Boyolali dapat dilakukan lebih optimal.