Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Variasi Waktu Tinggal Dan Kuat Arus Terhadap Penurunan Kadar COD,TSS dan BOD Limbah Cair Industri Tahu Menggunakan Elektrokoagulasi Secara Kontinyu Yuliyani, Leni; Widayatno, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elektrokoagulasi merupakan salah satu metode pengolahan limbah yang mudah dilakukan dan cukup efisien. Elektrokoagulasi merupakan suatu proses pengendapan partikel-partikel halus yang ada didalam air limbah dengan memanfaatkan energi listrik. Elektrokoagulasi terdiri dari tiga tahap yaitu ekualisasi, elektrokimia, dan pengendapan. Faktor yang mempengaruhi proses elektrokoagulasi adalah jenis elektroda, luas permukaan elektroda, kuat arus, jarak antar elektroda, konduktivitas larutan, konsentrasi awal larutan, dan pH awal larutan. Pada penelitian ini menggunakan limbah cair industri tahu dimana memiliki karakteristik keruh berwarna kuning muda keabu-abuan yang apabila dibiarkan akan berubah menjadi hitam dan berbau busuk. Karakteristik awal limbah cair industri tahu yaitu untuk kadar TSS sebesar 301 mg/L, kadar COD sebesar 551,67 mg/L, dan kadar BOD sebesar 271 mg/L. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan limbah cair industri tahu dengan menggunakan metode elektrokoagulasi secara kontinyu menggunakan elektroda alumunium. Waktu proses elektrokoagulasi secara kontinyu selama 3 jam, dengan menggunakan volume bak penampungan sampel sebesar 50 liter. Variasi yang digunakan pada penelitian yaitu variasi waktu tinggal (25, 37.5, 75 menit) dan besar kuat arus (10, 20, 30 ampere). Waktu tinggal didapat dari variasi kecepatan aliran (40, 80, 120 ml/detik). Hasil penelitian pada kondisi optimum yaitu pada waktu tinggal yang semakin lama (75 menit) dan kuat arus yang semakin besar (30 ampere) sehingga dapat menurunkan kadar COD, TSS dan BOD secara berturut-turut yaitu 110,00; 278,00; 154.00 mg/L. Hasil penurunan kadar COD, TSS dan BOD berdasarkan baku mutu Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2012.
Penurunan Kadar COD, BOD dan TSS Limbah Cair Industri Tahu dengan Metode Elektrokoagulasi Secara Kontinyu Menggunakan Elektroda Aluminium (Al) Fawrin, Naila Rahima; Widayatno, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat konsumsi tahu di Indonesia sangat tinggi melebihi daging ayam dan daging sapi, hal ini menyebabkan semakin banyaknya produsen tahu di Indonesia. Namun, sebagian produsen belum menerapkan pengolahan limbah pada proses pembuatan tahu, sehingga limbah cair industri tahu saat ini sering mencemari lingkungan sekitar terutama sungai dan lingkungan sekitar industri tahu. Kasus tersebut menimbulkan banyaknya penelitian-penelitian yang berkaitan dengan pengolahan limbah industri tahu. Pada penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir pencemaran limbah cair industri tahu dan menciptakan alat pengolahan limbah untuk membantu produsen tahu dalam pengolahan limbah produknya. Metode yang digunakan adalah Elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi merupakan metode pengolahan air secara elektrokimia dimana pada anoda terjadi pelepasan koagulan aktif berupa ion logam dalam larutan, sedangkan pada katoda terjadi reaksi elektrolisis berupa pelepasan gas hidrogen. Pada penelitian ini mengkaji metode elektrokoagulasi untuk pengolahan limbah cair industri tahu agar dapat menurunkan kadar COD, BOD dan TSS pada limbah cair tersebut. Proses elektrokoagulasi pada penelitian ini menggunakan elektroda aluminium (Al) dengan variasi luas permukaan sebesar 250 cm2, 280 cm2, 310 cm2 dan variasi tegangan sebesar 10 volt, 20 volt, 30 volt.
Penurunan Kadar Cod Bod dan TSS Limbah Cair Pabrik Tahu Dengan Metode Elektrokoagulasi Secara Kontinyu Menggunakan Elektroda Besi Gustiana, Elia Giska; Widayatno, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elektrokoagulasi salah satu metode pengolahan limbah yang mudah dilakukan dan cukup efisien. Elektrokoagulasi merupakan proses pengendepan partikel – pertikel halus yang ada didalam air limbah dengan memanfaatkan energi listrik. Elektrokoagulasi terdiri dari tiga tahap yaitu ekualisasi, elektrokimia, dan pengendapan. Faktor yang mempengaruhi proses elektrokoagulasi adalah jenis elektroda, luas permukaan elektroda, kuat arus, jarak antar elektroda, konduktivitas larutan, konsentrasi awal larutan, dan pH awal larutan. Pada penelitian ini digunakan limbah cair tahu dimana memiliki karakteristik keruh berwarna kuning muda keabu-abuan yang apabila dibiarkan akan berubah menjadi hitam dan berbau busuk. Karakteristik awal limbah cair tahu yaitu kadar TSS nya sebesar 301 mg/L kadar COD sebesar 551,67 mg/L dan kadar BOD sebesar 271 mg/L. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan limbah cair tahu dengan metode elektrokoagulasi dengan menggunakan elektroda besi. Percobaan dilakukan dengan variasi luas permukaan elektroda 250,280, dan 310 cm2 serta variasi besar tegangan listrik 10,20, dan 30 volt. Dari hasil penelitian diperoleh kondisi optimum yaitu pada tebal elektroda 310 cm2 dan besar tegangan listrik 30 volt. Didapat kadar TSS, COD, dan BOD pada kondisi optimum yaitu 155,00; 281,12; 159,00 mg/L.
Degradasi Zat WarnaMethylene BlueDengan Metode Oksidasi Menggunakan Kalium Ferrat Annisa, Nur; Guntoro, Fajar Budi; Charolita, Lola; Widayatno, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini industri tekstil terus berkembang, baik industri dengan skala rumahan maupun dengan skala besar. Akibatnya, limbah cair yang dihasilkan pada lingkungan sekitar semakin banyak dan dampak yang ditimbulkan jika limbah tersebut mencemari badan air bagi kesehatan adalah bersifat racun.Untuk itu, diperlukan sebuah treatment yang dapat digunakan untuk mengolah limbah cair tersebut. Pada penelitian ini, dilakukan degradasi menggunakan kalium ferrat karena senyawa ini merupakan oksidator yang memiliki potensial reduksi yang tinggi, ramah lingkungan, serta menghasilkan produk treatment dengan kualitas lebih baik dan biaya operasional yang rendah. Kalium ferrat disintesa menggunakan wet methode dan dikarakterisasi sebelum dilakukan treatment dengan methylene blue. Pengujian kuantitatif dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 440nm-490nm, pH dengan rentang 9-10, dan rasio molar pada 1:1-5:1. Hasil penelitian dapat menunjukan bahwa kalium ferrat dapat bekerja secara optimum pada pH 9,6 dengan persentase sebesar 82,8% dan rasio molar optimum pada 5:1 dengan persentase sebesar 87,7% setelah 30 menit di degradasi dengan perbandingan kaliumferrat : methylene blue.
Optimasi Induser dan Sumber Nutrisi Anorganik untuk Meningkatkan Aktivitas Enzim Lipase dari Strain Aspergillus niger pada Substrat Ampas Kelapa Rasyid Al Hakim, Muhammad; Faridi Dahlan, Muhammad; Wardani, Citra Kusuma; Widayatno, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enzim lipase adalah salah satu enzim yang bekerja dengan caramengkatalisasi hidrolisis ikatan ester triasilgliserol pada antarmukaminyak/air. Enzim lipase biasa digunakan sebagai katalisator padaindustri farmasi, minuman ataupun kosmetik. Permintaan kebutuhanenzim di Indonesia saat ini mencapai 2500 ton dan mengalamikenaikan setiap tahunnya . Tujuan dari penelitian ini adalah untukmenentukan jenis induser dan nutrisi optimum pada prosesfermentasi padat menggunakan substrat ampas kelapa dan jamurAspergillus niger. Variasi penelitian yang digunakan adalah induserserta sumber mineral anorganik yang divariasikan untukmemperoleh hasil aktivitas enzim lipase tertinggi. Pada penelitian inidilakukan pada kondisi pH 7 dan proses inkubasi selama 5 hari padasuhu 35 oC. Hasil penelitian menunjukkan variasi induser minyakkelapa sawit terbaik 6 mL dengan aktivitas enzim lipase 1 U/mLsedangkan variasi induser minyak zaitun terbaik 8 mL denganaktivitas enzim lipase 1 U/mL dan untuk variasi induser virgincoconut oil terbaik 8 mL dengan aktivitas enzim lipase 1,133 U/mL.Sumber mineral anorganik terbaik adalah ZnSO4 2 mmol yangmemiliki aktivitas enzim lipase sebesar 1,87 U/ml. sedangkan MnSO42 mmol menghasilkan aktivitas enzim lipase sebesar 0,867 U/ml, danuntuk CaCl2 2 mL mempunyai aktivitas enzim lipase sebesar 1,4U/ml.
Inovasi Biopestisida Alami Dari Tembakau (Nicotiana Tabacum), Bawang Putih (Allium Sativum) Dan Daun Pangi (Pangium Edule) Harismah, Kun; Caparies, Ananda Muhammad Batistuta; Fuadi, Ahmad Muhammad; Widayatno, Tri
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan inovasi biopestisida alami dari tembakau (Nicotiana tabacum), bawang putih (Allium sativum) dan daun pangi (Pangium edule). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas dari tiga formulasi (F1, F2, dan F3) biopestisida (tembakau, bawang putih, dan daun pangi) dengan menggunakan variasi konsentrasi terhadap mortalitas belalang kembara (Locusta migratoria). Pembuatan biopestisida menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dengan masing-masing 3 kali pengulangan. Dilakukan uji pada biopestisida yaitu, uji bebas etanol, uji fenolik, dan uji pH. Uji efektivitas biopestisdia menunjukkan formulasi dengan perbandingan (tembakau: bawang putih: daun pangi = 20:40: 60) terbukti efektif mematikan 7 ekor belalang padi pada 1 (satu) jam pertama, dan berhasil mematikan 10 ekor belalang padi pada 2 (dua) jam pasca aplikasi biopestisdia.
Pengaruh Waktu Ekstraksi dan Perbandingan Bahan Baku Pewarna Alami Daun Alpukat dan Daun Sirsak Nabila Aurillia; Tri Widayatno; Agus Haerudin
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v2i2.1919

Abstract

This study explores the use of natural dyes as an environmentally friendly alternative to synthetic dyes for coloring batik fabric. Specifically, the researchers focus on developing natural dyes from a combination of avocado leaves and soursop leaves. The study aims to determine the impact of extraction time and the ratio of avocado and soursop leaves on the color fastness of batik cloth. Experimental methods were employed, with two extraction times (120 and 240 minutes) and three ratios of raw materials (25%:25%, 15%:35%, and 35%:15%) tested. The results of the color fastness test, which assessed washing and rubbing, demonstrated that the mixture of avocado and soursop leaves exhibited good fastness and resistance to rubbing. These findings suggest that the extracted mixture could be used effectively as a natural dye for batik fabric. Overall, this study contributes to the development of eco-friendly alternatives for the dyeing process in batik production.
Pengaruh Waktu Pemasakan dan Konsentrasi NaOH Terhadap Penurunan Kadar Lignin Pulp dari Batang Pisang Kepok dengan Proses Soda Maulana, Imam; Widayatno, Tri
Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia "Kejuangan" 2023: PROSIDING SNTKK 2023
Publisher : Seminar Nasional Teknik Kimia "Kejuangan"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banana is a plant that has very high cellulose content so it can be used as a raw material for making pulp. This research was conducted with the aim of knowing the effect of cooking time and sodium hydroxide concentration on reducing the lignin content of banana stem pulp by soda process. The cooking solution used in the soda process is NaOH solution. With various concentrations of NaOH 20%, 25%, and 30% and cooking time 40, 80, and 120 minutes. The highest lignin content was 1.8785% during pulping for 40 minutes with 20% NaOH concentration. While the lowest lignin content was 1.3093% during pulping for 120 minutes with 30% NaOH concentration.