Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Regional Expenditure, Population Density, HDI, and Ict-Di Toward Environmental Performance Index of 34 Provinces in Indonesia Latifatul Muta’arofah; Fafurida
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v7i1.4835

Abstract

This study aims to analyze the effect of Regional Expenditure, population density, HDI, and ICT-DI on the Environmental Performance Index of 34 provinces in Indonesia 2017-2021. The method of this study used panel data regression with Fixed Effects Model approach using Generalized Least Square. Cross sections of this study are 34 provinces in Indonesia with time series from 2017 to 2021 (5 years). Variables in this study consist of independent variables, such as Regional Expenditure, population density, HDI, and Information and Communication Technology Development Index (ICT-DI), and Environmental Performance Index as dependent variable. The results of this study indicate that all variables affect the Environmental Performance Index simultaneously. In partial effect, variables of Regional Expenditure and population density have negative and significant effect on the Environmental Performance Index. While HDI and ICT-DI partially have positive and significant effect on the Environmental Performance Index using significance level of 5%.
Faktor Penentu Tingkat Pengangguran Provinsi Kepulauan Riau Erlangga Rajid; Fafurida
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 10 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i10.5233

Abstract

               The dynamics of the region's labour market are called into question by the continually higher open unemployment rate in the province of Riau Islands compared to the national average. Using the years 2017–2023, this study looks into the causes of open unemployment in the province of Riau Islands. With an emphasis on the function of public spending, ease of access to technology, and GDP expansion. Using Eviews 12 software's FEM specification test and a quantitative method, this study evaluates secondary data provided from Statistics Indonesia (BPS) of the Riau Islands Province using panel data regression analysis. Government spending significantly lowers the open jobless rate, whereas technological advancement and economic progress significantly raise it. Based on these results, the Riau Islands Province needs effective policies to lower the open unemployment rate, maximise the use of government funds, and tap into the possibilities of technological access and economic growth.
VIRTUAL REALITY E-TOURISM SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PROMOSI DESA WISATA BEJALEN DI MASA PANDEMI COVID-19 Kistanti, Nurjannah Rahayu; Oktavilia, Shanty; Fafurida, Fafurida; Rahman, Yozi Aulia
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat pandemi covid-19, adanya larangan berpergian yang menyebabkan berkurangnya pengunjung dan pada akhirnya menyebabkan pendapatan pelaku wisata ini turun tajam. Salah satu desa yang bergantung pada wisata yaitu Desa Wisata Bejalen Kabupaten Semarang. Salah satu upaya bertahan di era pandemi dengan tetap mengeksiskan destinasi wisata yang memanfaatkan teknologi informasi e-tourism berbasis virtual tour video 360o. Tujuan dari pengabdian ini yaitu pelatihan dan pendampingan pembuatan virtual tour berbasis virtual reality video 360o. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan pendekatan aksi yang terbagi dalam tiga jenis kegiatan yaitu pemberian pelatihan pembuatan virtual reality video 360o, pendampingan dalam membuat virtual tour menggunakan sosial media dan selanjutnya kegiatan supervisi. Hasil kegiatan pengabdian pada tahap pelatihan dan pendampingan pembuatan virtual tour terbagi dalam 3 fase yaitu fase pertama memetakan potensi objek destinasi wisata Desa Bejalen yang menjadi fokus utama yang akan ditampilkan pada situs e-Tourism seperti atribut wisata, lingkungan alam. Fase kedua terdiri atas proses video capture dan proses video editing. Fase ketiga dari pengembangan e-Tourism adalah pembuatan web site. Setelah tahap pelatihan dan pendampingan dilakukan kegiatan supervisi. Hasil kegiatan supervisi bahwa pengabdian berjalan dengan lancar dan hasil virtual tour sesuai yang diharapkan karena adanya dukungan oleh pemerintah desa dan masyarakat Desa Bejalen.
Inisiasi Fun Sport Tourism Guna Menambah Ragam Kegiatan Kepariwisataan di Desa Banyubiru Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang Setiawan, Avi Budi; Fafurida; Bowo, Prasetyo Ari; Marpaung, Grace Natalia; Yusfi, Reikha Habibah; Widyawati, Retno Febriyastuti; Kusuma, Putri Patria
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2021

Abstract

Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, merupakan wilayah dengan potensi wisata alam yang besar, terutama melalui keberadaan Rawa Pening dan lanskap perbukitan yang indah. Namun, potensi tersebut belum termanfaatkan secara optimal karena kegiatan wisata masih didominasi oleh wisata alam pasif sehingga wisatawan cenderung hanya singgah dalam waktu singkat. Kondisi ini berdampak pada rendahnya lama tinggal wisatawan dan terbatasnya manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan program pengabdian masyarakat dengan menginisiasi konsep Fun Sport Tourism sebagai strategi diversifikasi atraksi wisata. Metode pelaksanaan program dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat melalui tahapan inisiasi, sosialisasi, focus group discussion (FGD), pendampingan penyusunan rencana, pelatihan dan praktek, serta pendampingan implementasi program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya diversifikasi wisata, terbentuk kesepakatan kegiatan prioritas seperti fun bike, trail run, festival permainan tradisional di Rawa Pening. Selain itu, tersusun rencana jangka pendek dan menengah untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Uji coba kegiatan fun bike juga berhasil menarik wisatawan dari luar daerah serta meningkatkan penjualan produk UMKM lokal. Dengan demikian, inisiasi Fun Sport Tourism terbukti efektif dalam menambah ragam kegiatan wisata, meningkatkan keterlibatan masyarakat, serta membuka peluang ekonomi baru di Desa Banyubiru. Ke depan, keberhasilan program ini memerlukan kesinambungan pendampingan, penguatan promosi digital, dan kolaborasi lintas pihak agar dapat berkembang menjadi ikon pariwisata berbasis olahraga di Kabupaten Semarang.
Monetary Instruments Against the Indonesian Sharia Stock Index: Moderation in Gross Domestic Product Fitrianingsih, Dwi; Fafurida
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v8i3.29533

Abstract

The Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) is an indicator that represents the price performance of all sharia-compliant stocks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Over the past three years, ISSI capitalization has experienced significant growth. However, this development is still influenced by the dynamics of external factors, particularly macroeconomic variables such as inflation, the IDR exchange rate, and the BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7-Day RR). The purpose of this study is to analyze the effect of inflation, the IDR exchange rate, and the BI 7-Day RR on the ISSI and to examine the role of GDP in moderating this relationship. The study uses a quantitative associative approach with Indonesian time series data for the 2021–2023 period. Analysis techniques include classical assumption testing, multiple linear regression with a Moderated Regression Analysis (MRA) approach, and hypothesis testing. The results indicate that inflation has no significant effect on the ISSI. Conversely, the IDR exchange rate and the BI 7-Day RR were shown to have a significant effect on the ISSI. Other findings indicate that GDP strengthens the influence of the IDR exchange rate and the BI 7-Day RR on the ISSI, but does not moderate the relationship between inflation and the ISSI.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG BRANDING DAN PEMASARAN DESA WISATA BANYUBIRU Fafurida, Fafurida; Tutik, Tutik; Yusfi, Reikha Habibah; Pujiati, Amin; Pangestika, Maulida Dewi; Rahmayani, Dwi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34248

Abstract

Abstrak: Desa Banyubiru kaya akan potensi wisata alam dan budaya, namun pemasaran secara digital belum optimal karena literasi digital masyarakat masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas literasi digital guna mendukunng branding dan pemasaran desa wisata. Metode yang digunakan antara lain: sosialisasi, Focus Discussion Group (FGD), wawancara mendalam, workshop, serta pelatihan literasi digital melibatkan 25 peserta. Peserta pelatihan terdiri atas perangkat desa, karang taruna, pelaku UMKM, dan calon Pokdawis. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan wawancara tindak lanjut mengenai kemampuan peserta dalam mengelola media digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkaran hardskill masyarakat sebesar 60% dalam aspek teknis digital, seperti pengelolaan akun media sosial, fotografi sedehana, penandaaan lokasi di Google Maps, dan pembuatan konten promsi wisata.Abstract: Banyubiru Village is rich in natural and cultural tourism potential, but its digital marketing is not optimal due to the low digital literacy of the community. This community service activity aims to increase digital literacy capacity to support the branding and marketing of the tourism village. The methods used include: socialization, Focus Group Discussions (FGDs), in-depth interviews, workshops, and digital literacy training involving 25 participants. Training participants included village officials, youth organizations, MSMEs, and prospective Pokdawi. Evaluation was done through observation and follow-up interviews regarding the participants' abilities in managing digital media. The activity results showed a 60% increase in community hard skills in digital technical aspects, such as managing social media accounts, simple photography, tagging locations on Google Maps, and creating promotional tourism content.
Exploring The Disparity of Public Facilities in The Central Java Province Alinka Pramesthi; Fafurida Fafurida
Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um002v16i12024p063

Abstract

The significant difference between the number of public facilities in regencies/cities and the number of public facilities in Central Java Province, which is feared to result in high inequality, is the focus of this study. The objective of this research is to determine the level of inequality in public facilities and the factors that influence the inequality of public facilities in Central Java Province. Secondary data is utilized and analyzed using the Modified Williamson Index approach and Multiple Regression Analysis. The variables employed include population growth rate, transfer income, and the Human Development Index (HDI). The analysis of the Modified Williamson Index reveals an inequality level of public facilities in Central Java Province of 0.21. The highest level of inequality in public facilities is found in Cilacap Regency, Boyolali Regency, and Kebumen Regency. The factors influencing the inequality of public facilities include the significant variable of transfer income in relation to the level of inequality in public facilities. However, the variables of population growth rate and the Human Development Index (HDI) are not significant factors in relation to the inequality of public facilities. 
An Indirect Effect Analysis of Tourism Public Expenditure on Tourist Arrivals through Infrastructure, Accessibility, and Room Occupancy: A WarpPLS Study in Java and Bali Dafa Afif Pratama; Fafurida
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 8 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i8.9663

Abstract

The growth of the tourism sector in Indonesia depends not only on promotional efforts but also on the quality of infrastructure, destination accessibility, and supporting facilities. This study aims to analyze the indirect effect of Tourism Public Expenditure on tourist arrivals through the mediating roles of infrastructure, accessibility, and hotel room occupancy. Secondary data were collected from the Central Statistics Agency and the Ministry of Tourism for the Java and Bali regions over the 2015–2023 period. The analysis was conducted using Structural Equation Modeling with WarpPLS software. The results indicate that government spending positively influences infrastructure development and improvements in accessibility. In turn, infrastructure and accessibility significantly affect hotel room occupancy, which ultimately has a substantial impact on tourist arrivals. The influence of Tourism Public Expenditure on tourist arrivals is therefore indirect, mediated through these pathways. These findings highlight the importance of effective government spending in laying the foundation for sustainable tourism growth. Keywords: Tourism Government Spending, Infrastructure, Accessibility, Room Occupancy, Tourist Arrivals
Pelatihan Manajemen Pengelolaan Homestay Menuju CHSE di Desa Wisata Kabupaten Magelang Nurjannah Rahayu Kistanti; Shanty Oktavilia; Fafurida Fafurida
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v2i1.23

Abstract

Pengelolaan homestay di Desa Wisata Candirejo masih sangat sederhana dan belum menerapkan tata kelola manajemen yang baik. Belum terdapatnya pembukuan keuangan, pemasaran homestay yang sederhana dan belum menerapkan standar pelayanan sesuai protokol Kesehatan. Oleh karenanya diperlukan suatu pelatihan dalam manajemen pengelolaan homestay berbasis CHSE.  CHSE adalah penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan). Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Wisata Candirejo, Magelang. Kegiatan berlangsung selama empat bulan dengan pendekatan aksi yang terdiri dari 3 tahap. Tahap sosialisasi (memberikan sosialisasi (penyuluhan) langsung kepada masyarakat Desa Wisata Candirejo tentang penyiapan penginapan lokal (homestay) beserta kriteria dan fasilitas yang diperlukan, pembukuan sederhana dan pemasaran serta memberikan contoh-contoh penerapan manajemen homestay. Tahap pelatihan yang meliputi pembukuan sederhana, promosi homestay, pelayanan kepariwisataan dan hospitality berbasis CHSE (Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) yang ditujukan kepada pengelola homestay, tamu, dan masyarakat sekitar. Tahap pendampingan untuk mengetahui sejauh mana implementasi hasil pelatihan yang diberikan. Dengan adanya pelatihan manajemen pengelolaan homestay, dapat memberikan keamanan dan kenyamanan ketika wisatawan menginap dan dapat menahan wisatawan lebih lama tinggal di Desa Wisata Candirejo untuk menikmati berbagai produk wisata dan paket wisata yang ada sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat Desa Wisata Candirejo.
Co-Authors Ahmad Syaiful Alinka Pramesthi Amin Pujiati Anindya Ardiansari Anisa, Luthfiyana Nur Apriliani, Frida Asih Kuswardinah Audina Soma Dwi Witari Avi Budi Setiawan Avi Budi Setiawan Dafa Afif Pratama Dwi Rahmayani, Dwi Dyah Maya Nihayah Erlangga Rajid Erliz Nindi Pratiwi Evi Widowati Fauziah, Syiva Fikri, Muhammad Tsaaqibul Fikri, Muhammad Tsaaqibul Fikriya, Elkhana Fitrianingsih, Dwi Galuh Nita Prameswari Ganjar Wahyudihantoro, Ganjar Grace Natalia Marpaung, Grace Natalia Hanif, Luqman Hartini Hastu Rahma Anggraini, Hastu Rahma Himawan Arif Sutanto Izzatun Ni’mah, Izzatun Izzatun Ni’mah Izzuddin Furqony, Muhammad Izzuddin Furqony, Muhammad Karsinah Karsinah - Karsinah Karsinah Kusuma, Putri Patria Latifatul Muta’arofah Moch. Arifien, Moch. Mochammad Yusuf, Mochammad Muhammad Andi Hakim, Muhammad Andi Nurjannah Rahayu Kistanti P. Eko Prasetyo P. Eko Prasetyo Pangestika, Maulida Dewi Panji Irawan Yogyadipratama, Panji Irawan Phany Ineke Putri, Phany Ineke Prakosa, Novian Hangga Prasetyo Ari Bowo, Prasetyo Ari Prasetyo, Farhan Hadi Pratama, Zanuar Zaki Putranto, Resta Giri Rahma Anggraini, Hastu Rahma Anggraini, Hastu Reikha Habibah Yusfi Resta Giri Putranto Retno Febriyastuti Widyawati Rini Setyo Witiastuti Ririn Bella Silvia Rusdarti - Shanty Oktavilia Silvia, Ririn Bella Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Sucihatiningsih DWP Sulvani, Putri Syiva Fauziah Tiyas Saris Wanti Tutik Tutik Ujang Sumarwan Vitradesie Noekent, Vitradesie Wanti, Tiyas Saris Yozi Aulia Rahman Yozi Aulia Rahman, Yozi Aulia Yunita Rhoman Maulany