Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara Tahun 2022 sulfikar, sulfikar; Syafei, Abdullah
Journal of Religion and Public Health Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Health Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v5i1.36771

Abstract

AbstractThe mining safety management system is an important aspect that needs to be considered in mining companies, because the success of the company's production is also determined by worker safety. In Indonesia, the Mining Safety Management System (SMKP) must be implemented by mining companies and mining service companies, in accordance with Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 26 of 2018. This regulation aims to evaluate the effectiveness of planned, measurable, structured and integrated mining safety management. This research aims to evaluate the implementation of the Mining Safety Management System at PT Pesona Khatulistiwa Nusantara in 2022 using primary data and secondary data. Primary data was collected through observation, interviews and documentation. The informants in this research were 2 SHES Managers and SHS Superintendents, 3 Operation Division managers, 3 field personnel from each business activity area of PT Pesona Khatulistiwa Nusantara. Secondary data was collected from various sources such as academic literature, government regulations related to mining safety, accident or inspection reports, company policies, and internal documents of PT Pesona Khatulistiwa Nusantara. The results of the research show that the implementation of the Mining Safety Management System at PT Pesona Khatulistiwa Nusantara has not yet been completed in accordance with the Decree of the Director General of Mineral and Coal of the Ministry of Energy and Mineral Resources Number 185.K/37.04/DJB/2019, there are still several elements that have not been implemented or are even still in process and are not yet running properly. planning that is not yet in accordance with the conditions and programs set, organizational and personnel elements that have not been socialized optimally, implementation elements that have not all been implemented, monitoring, evaluation and follow-up elements that still have deficiencies, documentation elements that have not all been socialized, and management review elements the implementation of which does not yet involve the company's highest leadership and has not been carried out in a planned manner.Keywords: Evaluation, Mining safety, Mining safety management system
Evaluasi Kegiatan Kelas Ibu Hamil dan Determinan yang Mempengaruhi Partisipasi Ibu Hamil terhadap Kelas Ibu Hamil di Puskesmas Ciampel Kabupaten Karawang Suryati, Tati; Syafei, Abdullah; Hasanah, Nurmala
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i02.111

Abstract

Kegiatan Kelas Ibu Hamil adalah bentuk intervensi pada tahap awal siklus hidup dengan tujuan membentuk generasi yang sehat dan kuat. Penelitian ini adalah evaluasi terhadap efektivitas kegiatan kelas ibu hamil di Puskesmas Ciampel Kabupaten Karawang, bertujuan untuk meningkatkan partisipasi ibu hamil terhadap kegiatan kelas ibu hamil. Rancangan penelitian dengan metode campuran ( mixed method ) dengan deskriptif analitik, bertujuan untuk mendapatkan informasi lebih lengkap baik wawasan atau pemahamannya. besaran sampel adalah total sampling yaitu semua ibu hamil yang mengikuti kegiatan kelas ibu hamil pada bulan September sampai November Tahun 2024 sebanyak 79 orang dan 24 informan. Hasil penelitian ini, 2 variabel yang mempengaruhi partisipasi ibu hamil terhadap kegiatan kelas ibu hamil yaitu variabel sikap dan pekerjaan ibu hamil. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,015 (< 0,05) untuk variabel pekerjaan, sedangkan untuk variabel sikap diperoleh nilai p=0,002 (< 0,05). Kesimpulan penelitian menyatakan, pelaksanaan kelas ibu hamil di wilayah Puskesmas Ciampel belum optimal, perlu dilakukan edukasi kepada keluarga agar mempunyai sikap yang positif terhadap kegiatan kelas ibu hamil dan sosialisasi kepada lintas program dan lintas sektor untuk mendapat dukungan dalam kegiatan kelas ibu hamil.
Evaluasi Program Kelas Ibu Hamil dan Determinan yang Mempengaruhi Partisipasi Ibu Hamil terhadap Kelas Ibu Hamil di Puskesmas Ciampel Kabupaten Karawang Suryati, Tati; Syafei, Abdullah; Hasanah, Nurmala
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i02.19

Abstract

Kegiatan Kelas Ibu Hamil adalah bentuk intervensi pada tahap awal siklus hidup dengan tujuan membentuk generasi yang sehat dan kuat. Penelitian ini adalah evaluasi terhadap efektivitas kegiatan kelas ibu hamil di Puskesmas Ciampel Kabupaten Karawang, bertujuan untuk meningkatkan partisipasi ibu hamil terhadap kegiatan kelas ibu hamil. Rancangan penelitian dengan metode campuran ( mixed method ) dengan deskriptif analitik, bertujuan untuk mendapatkan informasi lebih lengkap baik wawasan atau pemahamannya. besaran sampel adalah total sampling yaitu semua ibu hamil yang mengikuti kegiatan kelas ibu hamil pada bulan September sampai November Tahun 2024 sebanyak 79 orang dan 24 informan. Hasil penelitian ini, 2 variabel yang mempengaruhi partisipasi ibu hamil terhadap kegiatan kelas ibu hamil yaitu variabel sikap dan pekerjaan ibu hamil. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,015 (< 0,05) untuk variabel pekerjaan, sedangkan untuk variabel sikap diperoleh nilai p=0,002 (< 0,05). Kesimpulan penelitian menyatakan, pelaksanaan kelas ibu hamil di wilayah Puskesmas Ciampel belum optimal, perlu dilakukan edukasi kepada keluarga agar mempunyai sikap yang positif terhadap kegiatan kelas ibu hamil dan sosialisasi kepada lintas program dan lintas sektor untuk mendapat dukungan dalam kegiatan kelas ibu hamil.
Hubungan Pola Asuh dan Pengetahuan Orang Tua terhadap Perilaku Orang Tua dalam Pendidikan Seks Prasekolah Nency, Aprilya; Syafei, Abdullah
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 03 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i02.37

Abstract

Pendidikan seks pada anak prasekolah merupakan upaya penting untuk membentuk pemahaman awal mengenai tubuh, batasan diri, dan perilaku yang aman. Namun, pelaksanaannya sangat bergantung pada peran orang tua, terutama terkait pola asuh dan tingkat pengetahuan yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh dan pengetahuan orang tua terhadap perilaku orang tua dalam memberikan pendidikan seks pada anak usia prasekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 4–6 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 94 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua (nilai p = 0,001; OR = 4,042) dan tingkat pengetahuan orang tua (nilai p = 0,008; OR = 3,094) dengan perilaku orang tua dalam memberikan pendidikan seks. Kesimpulannya, semakin baik pola asuh dan semakin tinggi pengetahuan orang tua, maka semakin positif perilaku mereka dalam memberikan pendidikan seks kepada anak prasekolah. Diharapkan orang tua dapat meningkatkan pengetahuan dan menerapkan pola asuh yang mendukung keterbukaan serta komunikasi efektif mengenai pendidikan seks sejak dini.
Literasi Kesehatan Digital, Faktor yang Mempengaruhi, dan Hubungannya dengan Perilaku Kesehatan: Scoping Review Syafei, Abdullah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i06.3232

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan informatika turut mempengaruhi perilaku masyarakat dalam mencari informasi kesehatan dan menggunakannya untuk tujuan kesehatan. Penelitian bertujuan menganalisis berbagai penelitian dari jurnal ilmiah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat literasi kesehatan digital dan pengaruhnya terhadap perilaku kesehatan termasuk pencegahan penyakit, pencarian layanan kesehatan, pengobatan, dan perilaku terkait kesehatan lainnya. Penelitian ini menggunakan metode Scoping Review mengikuti protokol PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP) untuk membantu mencari dan menganalisis sumber informasi yang dibutuhkan, serta membantu pemilihan artikel di database sesuai dengan kualitas artikel. Pencarian literatur dilakukan melalui database Scopus, PubMed, dan Google Scholar. Scoping Review ini menggunakan kata kunci dan kombinasi dari kata kunci, yaitu “digital” OR “e-Health literacy” AND “Preventive” OR “Health Related Behavior”. Pencarian artikel dilakukan pada rentang waktu tahun 2019 sampai 2023. Dari 1798 artikel hasil penelusuran database jurnal, didapatkan 7 artikel yang sesuai dengan kriteria scoping review. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi kesehatan digital muncul dalam dua istilah yaitu digital health literacy (DHL) dan electronic health literacy (eHL). Terdapat dua tema utama terkait literasi kesehatan digital, yaitu faktor yang mempengaruhi DHL dan eHL dan pengaruhnya terhadap perilaku kesehatan. Hasil scoping review menunjukkan faktor yang mempengaruhi DHL maupun eHL antara lain faktor adalah jenis kelamin, usia, pendidikan, pendapatan, sense of coherence (SOC), kepuasan terhadap informasi, kebiasaan berolahraga, jurusan kuliah non-medis, dan status pernikahan. Sedangkan DHL maupun eHL berpengaruh juga terhadap perilaku kesehatan, seperti perilaku pencegahan infeksi, kepatuhan terhadap praktik pencegahan dasar, dan perilaku pencegahan terkait COVID-19.
Analisis Implementasi Program Tatalaksana Gizi Buruk Agar Segera Pulih (Laksa Gurih) dalam Upaya Mencegah Stunting Alfiantiningsih, Alfiantiningsih; Syafei, Abdullah; Fitri, Yuni Pradilla
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i05.3380

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang disebabkan kekurangan gizi jangka panjang dan infeksi berulang. Di Kota Tangerang, salah satu upaya pencegahan stunting dilakukan melalui Laksa Gurih (Tatalaksana Gizi Buruk agar Segera Pulih). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Program Laksa Gurih dalam upaya mencegah stunting di Kelurahan Periuk Jaya Kota Tangerang. Penelitian dilakukan di Kelurahan Periuk Jaya pada bulan Desember 2023. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain penelitian studi kasus terkait variabel input, proses dan produk. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang terdiri Informan utama, Informan kunci, dan informan pendukung. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data dilakukan melalui hasil observasi program Laksa Gurih, dokumen catatan lapangan dan dokumen resmi lainnya. Instrumen penelitian ini berupa pedoman wawancara terkait evaluasi program Laksa Gurih di Kelurahan Periuk Jaya Kota Tangerang, dengan proses analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program Laksa Gurih di Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang telah berjalan dengan baik dalam upaya mencegah stunting. Namun terdapat beberapa komponen yang belum optimal terutama pada komponen input yaitu regulasi, sarana dan SDM; komponen proses yaitu pencatatan pelaporan berbasis elektronik melalui aplikasi Laksa Gurih serta monitoring pada saat pendampingan balita. Keberhasilan program Laksa Gurih akan terwujud jika terdapat komitmen yang kuat dari semua pihak, sehingga diperlukan penguatan peran dan komitmen tenaga kesehatan agar Laksa Gurih dapat berjalan dengan lebih baik dan komprehensif. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala dan berkelanjutan terhadap pelaksanaan program Laksa Gurih.
Determinan Kejadian Obesitas Pada Remaja Anriyani, Fenty; Syafei, Abdullah; Dewi, Nora Sukma
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11147

Abstract

Obesitas banyak diderita pada kalangan remaja yang dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular. Melihat jumlah penderita obesitas pada remaja cukup tinggi, maka penelitian ini perlu dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian obesitas pada remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat. Jenis Penelitian ini termasuk penelitian sequential explanatory of mixed method, diawali dengan penggunaan metode kuantitatif dilanjutkan dengan metode kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SMA Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat di Kabupaten Bangka Tahun 2023 yang berjumlah 895 siswa. Sampel pendekatan kuantitatif sebanyak 241 responden dengan teknik sampel proporsional. Sampel kualitatif terdiri dari 3 siswa obesitas , 3 orang tua dan 3 orang wali kelas. Penelitian ini dilakukan di SMA Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat dan dilaksanakan pada Bulan November sampai dengan Desember Tahun 2023. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan alat microtoise stature meter untuk mengukur tinggi badan dan timbangan digital, kuesioner, dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis multivariat regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik (p value = 0,038), pola konsumsi makanan (p value = 0,029), pola tidur (p value = 0,04), penggunaan gadget (p value = 0,04), stres (p value = 0,04), genetik (p value = 0,04) berpengaruh terhadap kejadian obesitas pada remaja. Dari hasil analisis multivariat didapatkan Odds Ratio (OR) terbesar ada di variabel pola tidur adalah 3,199 (95% CI: 1,608 – 6,366), artinya siswa yang pola tidurnya kurang baik akan mempunyai odds (berisiko) mengalami kejadian obesitas 3 kali lebih tinggi dibandingkan siswa yang pola tidurnya baik. Maka diharapkan remaja dapat menerapkan pola hidup sehat sehari-hari. Diharapkan peran orang tua dirumah dan peran sekolah dalam mencegah terjadinya berat badan berlebih dan obesitas serta penanganan obesitas pada remaja.
Literasi Kesehatan Digital, Faktor yang Mempengaruhi, dan Hubungannya dengan Perilaku Kesehatan: Scoping Review Syafei, Abdullah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i06.3232

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan informatika turut mempengaruhi perilaku masyarakat dalam mencari informasi kesehatan dan menggunakannya untuk tujuan kesehatan. Penelitian bertujuan menganalisis berbagai penelitian dari jurnal ilmiah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat literasi kesehatan digital dan pengaruhnya terhadap perilaku kesehatan termasuk pencegahan penyakit, pencarian layanan kesehatan, pengobatan, dan perilaku terkait kesehatan lainnya. Penelitian ini menggunakan metode Scoping Review mengikuti protokol PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP) untuk membantu mencari dan menganalisis sumber informasi yang dibutuhkan, serta membantu pemilihan artikel di database sesuai dengan kualitas artikel. Pencarian literatur dilakukan melalui database Scopus, PubMed, dan Google Scholar. Scoping Review ini menggunakan kata kunci dan kombinasi dari kata kunci, yaitu “digital” OR “e-Health literacy” AND “Preventive” OR “Health Related Behavior”. Pencarian artikel dilakukan pada rentang waktu tahun 2019 sampai 2023. Dari 1798 artikel hasil penelusuran database jurnal, didapatkan 7 artikel yang sesuai dengan kriteria scoping review. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi kesehatan digital muncul dalam dua istilah yaitu digital health literacy (DHL) dan electronic health literacy (eHL). Terdapat dua tema utama terkait literasi kesehatan digital, yaitu faktor yang mempengaruhi DHL dan eHL dan pengaruhnya terhadap perilaku kesehatan. Hasil scoping review menunjukkan faktor yang mempengaruhi DHL maupun eHL antara lain faktor adalah jenis kelamin, usia, pendidikan, pendapatan, sense of coherence (SOC), kepuasan terhadap informasi, kebiasaan berolahraga, jurusan kuliah non-medis, dan status pernikahan. Sedangkan DHL maupun eHL berpengaruh juga terhadap perilaku kesehatan, seperti perilaku pencegahan infeksi, kepatuhan terhadap praktik pencegahan dasar, dan perilaku pencegahan terkait COVID-19.
Analisis Implementasi Program Tatalaksana Gizi Buruk Agar Segera Pulih (Laksa Gurih) dalam Upaya Mencegah Stunting Alfiantiningsih, Alfiantiningsih; Syafei, Abdullah; Fitri, Yuni Pradilla
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i05.3380

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang disebabkan kekurangan gizi jangka panjang dan infeksi berulang. Di Kota Tangerang, salah satu upaya pencegahan stunting dilakukan melalui Laksa Gurih (Tatalaksana Gizi Buruk agar Segera Pulih). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Program Laksa Gurih dalam upaya mencegah stunting di Kelurahan Periuk Jaya Kota Tangerang. Penelitian dilakukan di Kelurahan Periuk Jaya pada bulan Desember 2023. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain penelitian studi kasus terkait variabel input, proses dan produk. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang terdiri Informan utama, Informan kunci, dan informan pendukung. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data dilakukan melalui hasil observasi program Laksa Gurih, dokumen catatan lapangan dan dokumen resmi lainnya. Instrumen penelitian ini berupa pedoman wawancara terkait evaluasi program Laksa Gurih di Kelurahan Periuk Jaya Kota Tangerang, dengan proses analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program Laksa Gurih di Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang telah berjalan dengan baik dalam upaya mencegah stunting. Namun terdapat beberapa komponen yang belum optimal terutama pada komponen input yaitu regulasi, sarana dan SDM; komponen proses yaitu pencatatan pelaporan berbasis elektronik melalui aplikasi Laksa Gurih serta monitoring pada saat pendampingan balita. Keberhasilan program Laksa Gurih akan terwujud jika terdapat komitmen yang kuat dari semua pihak, sehingga diperlukan penguatan peran dan komitmen tenaga kesehatan agar Laksa Gurih dapat berjalan dengan lebih baik dan komprehensif. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala dan berkelanjutan terhadap pelaksanaan program Laksa Gurih.
Determinan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Puskesmas Patia, Kabupaten Pandeglang Sulastri, Lilis; Syafei, Abdullah; Yati, Eni
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 05 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i05.4074

Abstract

Ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK) menghadapi risiko kesehatan yang serius, yang juga berdampak pada tumbuh kembang janin. Asupan energi yang tidak mencukupi dapat meningkatkan risiko anemia dan perdarahan ibu, serta menyebabkan kelahiran bayi berat lahir rendah, kematian neonatal, kelainan bawaan, dan anemia pada bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis determinan kejadian KEK pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 147 ibu hamil diambil sebagai sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan Chi-square dan regresi logistik ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh (57,8%) responden mengalami KEK. Analisis bivariat menunjukkan bahwa kejadian KEK secara signifikan berhubungan dengan faktor pengetahuan gizi (nilai p = 0,001), paritas (nilai p = 0,001), pola makan (nilai p = 0,001), sanitasi lingkungan (nilai p = 0,001), dan ketahanan pangan (nilai p = 0,002). Analisis multivariat dengan regresi logistik ganda menunjukkan bahwa pengetahuan gizi (nilai p = 0,002; OR=0,013), paritas (nilai p = 0,001; OR=0,001), dan sanitasi lingkungan (nilai p = 0,001; OR=0,01) berhubungan signifikan dengan KEK dengan pengaruh negatif. Dinas kesehatan perlu mengoptimalkan program berbasis kesehatan masyarakat untuk penanganan ibu hamil KEK, seperti penyuluhan kesehatan ibu hamil, program keluarga berencana, dan peningkatan sanitasi lingkungan.