Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Hirilisasi Susu Kambing Kelompok Ternak Trajumas Magelang Melalui Alih Teknologi Pengolahan Pasteurisasi Hardyta, Galy; Suhendra, Danes; Nurlaili, Suci; Rizaludin, Ahmad Rifki
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.63199

Abstract

Kelompok Ternak Trajumas adalah kelompok ternak kambing perah yang berada di Desa Kalirejo, Kecamatan Salaman, Magelang, Indonesia. Produksi susu Kelompok Ternak Trajumas belum diolah dengan optimal karena masyarakat percaya bahwa susu kambing segar memiliki manfaat yang lebih baik dibandingkan dengan susu yang telah diolah. Kelompok ternak ini terus berkembang setiap tahunnya, sehingga layak untuk memperoleh pendampingan pengolahan susu agar kualitas produksinya optimal. Berdasarkan hal tersebut, Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa hilirisasi susu kambing melalui alih teknologi pengolahan pasteurisasi. Progaram pengabdian dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan susu Unit Pelayanan Akademik (UPA) Taman Agroteknologi Universitas Tidar dan di sekretariat Kelompok Ternak Trajumas. Sebelum kegiatan hanya terdapat 40% responden yang memilih mengonsumsi susu dengan pengolahan. Setelah kegiatan, jumlah responden yang memilih mengonsumsi susu dengan pengolahan meningkat hingga 95%. Setelah kegiatan, sebanyak 90% responden berminat mengadopsi teknologi pasteurisasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan progam, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan minat adopsi teknologi pasteurisasi pada kelompok ternak. Program pengabdian ini membuka peluang kerja sama antara Kelompok Ternak Trajumas, Program Studi Peternakan, dan UPA Taman Agroteknologi dalam hilirisasi susu kambing di masa depan.
Kepemilikan sertifikat halal dan kelayakan pangan pada produsen produk hasil ternak di wilayah Kabupaten Bogor Jawa Barat Wita Balqis Giarda; Mohamad Haris Septian; Danes Suhendra
Composite : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 6 No 1 (2024): Februari
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v6i1.613

Abstract

Abstract. The importance of having a halal certificate and food suitability can influence consumers' trust and willingness to buy. This research aims to find out what percentage of producers in the Bogor Regency area have halal certificates, find out the quality and suitability of halal products which are carried out through organoleptic tests and become study material which can then become knowledge for business owners. This study used qualitative research methods. The sampling method used to collect data on halal certificate ownership in this research is the Purposive Sampling method. Data collection was carried out by direct observation, interviews and giving questionnaires to SMEs. The interviews were carried out using the In-Depth Interview method. The research was carried out from June to October 2022 using a written questionnaire which was carried out by visiting SMEs assisted by the Bogor Regency Livestock and Fisheries Service. Based on sampling results from 10 producers who were interviewed, there were 40% of producers who had halal certificates, 30% were in the process of making and extending them, 10% did not have halal certificates. The problems that occur with producers are complicated administration, inadequate space, lack of funds and knowledge of the importance of having a halal certificate. This problem can be overcome by providing education from the organizers of making halal certificates so that they can stimulate the enthusiasm of producers in making halal certificates and provide easy and clear directions regarding the procedures for making halal certificates. Keywords: bogor, animal, halal, food Abstrak. Pentingnya kepemilikan sertifikat halal dan kelayakan pangan dapat mempengaruhi kepercayaan dan keingingan membeli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa persen produsen di wilayah Kabupaten Bogor yang memiliki sertifikat halal, mengetahui kualitas dan kelayakan produk halal yang dilakukan melalui uji organoleptik serta menjadi bahan kajian yang kemudian dapat menjadi pengetahuan bagi pemilik usaha. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode sampling yang digunakan untuk mengumpulkan data kepemilikan sertifikat halal pada penelitian ini yaitu metode Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara dan memberikan kuesioner terhadap UKM. Wawancara yang dilakukan yaitu dengan cara In-Depth Interview.Pelitian dilakukam pada bulan Juni sampai dengan bulan Oktober tahun 2022 dengan menggunakan kuesioner tertulis yang dilakukan dengan mengunjungi UKM binaan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor. Berdasarkan hasil sampling dari 10 produsen yang telah diwawancarai terdapat 40% produsen yang memiliki sertifikat halal, 30% sedang dalam proses pembuatan dan perpanjangan, 10% tidak memiliki sertifikat halal. Permasalahan yang terjadi pada produsen adalah pengurusan administrasi yang rumit, tempat yang tidak memadai, kekurangan biaya serta pengetahuan terhadap pentingnya kepemilikan sertifikat halal. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan pemberian edukasi dari penyelenggara pembuatan sertifikat halal agar dapat memacu semangat produsen dalam pembuatan sertifikat halal serta memberikan arahan yang mudah dan jelas terhadap prosedur pembuatan sertifikat halal. Kata kunci: bogor, halal, hewani, pangan
The Potency of Inulin Extraction Waste Fermentation From Local Tubers as a Feed Additive Septian, Mohamad Haris; Suhendra, Danes; Sihite, Mikael; Saputri, Dyah Eka
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran Vol 26, No 1 (2026): Volume 26 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v26i1.66178

Abstract

This study aims to determine the potential of inulin extraction waste fermentation as a feed additive based on the content of lactic acid, dry matter,  pH, and Fleigh points. This research was conducted from March to June 2022 at the Animal Husbandry and Fisheries Laboratory, Tidar University. The experimental design used in this study was a Completely Randomized Design with 4 treatments (fermentation of inulin extraction waste: T1 Dioscorea alata (uwi), T2: ganyong (Dioscorea alata discolor), T3: gadung(Dioscorea hispida), and T4: umbi ungu (Ipomoea batatas). Each treatment was replicated 5 times. The variables observed were lactic acid content, dry matter, crude protein, pH, and Fleigh points of inulin extraction waste fermentation. The Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), followed by Duncan's multiple range test if the results were significantly different. The data were analyzed using IBM SPSS 21. Inulin extract wastes from local tubers significantly affected (p<0.05) lactic acid content, pH, and Fleigh points, but not significantly affected (p>0.05) the dry matter content. T3 and T4 produced the highest lactic acid content, Fleigh points, and the lowest pH value.