Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Object detection in printed circuit board quality control: comparing algorithms faster region-based convolutional neural networks and YOLOv8 Kustija, Jaja; Fahrizal, Diki; Nasir, Muhamad; Adriansyah, Andi; Muttaqin, Muhammad Husni
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 15, No 3: June 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijece.v15i3.pp2796-2808

Abstract

Along with the development of electronic technology, the integration of numerous components on printed circuit board (PCB) boards has resulted in increasingly complex and intricate layouts. Small defects in traces can lead to failures in electronic functions, making the inspection of PCB surface layouts a critical process in quality control. Given the limitations of manual inspection, which struggles to detect such defects due to their size and complexity, there is a growing need for a PCB inspection system that utilizes automated optical inspection (AOI) based on deep learning detection. This research develops and compares two deep learning algorithms, faster region-based convolutional neural networks (R-CNN) and YOLOv8, to identify the most effective algorithm for detecting defects on PCB layouts. The findings of this study indicate that the YOLOv8 algorithm outperforms faster R-CNN, with the YOLOv8x variant emerging as the best model for defect detection. The YOLOv8x model achieved performance scores of 0.962 (mAP@50), 0.503 (mAP@50:95), 0.953 (Precision), 0.945 (Recall), and 0.949 (F1-score). These results provide a strong foundation for further research into the application of AOI for PCB defect detection and other quality control processes in manufacturing, using optimized deep learning models.
Sistem Manajemen Arsip Terpadu Tugas Akhir (Smart-TA) pada Program Studi D-III Teknik Perkapalan Politeknik Negeri Bengkalis Nasir, Muhamad
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/pshwda25

Abstract

Kearsipan adalah proses pengelolaan arsip yang mencakup tahap penciptaan, penerimaan, pencatatan, penyimpanan, serta pemusnahan arsip berdasarkan kriteria tertentu. Tujuan utama dari proses ini adalah untuk memastikan bahwa arsip dapat ditemukan kembali dengan cepat, tepat, dan efisien. Saat ini, Program Studi D-III Teknik Perkapalan belum memiliki sistem informasi yang memadai untuk pengelolaan arsip tugas akhir mahasiswa, yang menyebabkan kesulitan bagi mahasiswa dalam mencari referensi topik tugas akhir yang telah dikerjakan sebelumnya. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem informasi yang dapat mengelola pengarsipan berkas tugas akhir, serta memfasilitasi penyimpanan dan pencarian dokumen dengan cepat, tepat, dan terperinci. Sistem informasi ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai sistem database. Metode pengembangan yang digunakan adalah model Waterfall, sementara perancangan sistem dilakukan dengan pendekatan Unified Modeling Language (UML). Hasil dari pengembangan sistem ini adalah terciptanya sebuah sistem informasi kearsipan yang dapat mengatasi kelemahan sistem manual yang diterapkan sebelumnya. Sistem ini juga mempermudah pekerjaan petugas dalam pengelolaan dokumen tugas akhir, serta meningkatkan kualitas pelayanan dalam proses pengumpulan dan pengelolaan dokumen tersebut.
Pelatihan Aplikasi Layanan Administrasi Kependudukan Di Kelurahan Kantor Desa Palemraya Berbasis Mobile Maharani, Nabila; Fatoni, Fatoni; Nasir, Muhamad; Andri, Andri; Suyanto, Suyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2583

Abstract

Pelayanan administrasi kependudukan di Kelurahan Kantor Desa Palemraya masih dilakukan secara manual, yang menimbulkan berbagai kendala seperti antrean panjang, keterlambatan proses, dan kesalahan pencatatan. Untuk mendukung percepatan transformasi digital, telah disiapkan sebuah aplikasi layanan administrasi berbasis mobile. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada pelatihan penggunaan aplikasi kepada aparatur desa, agar mereka mampu mengoperasikan sistem secara mandiri dan optimal dalam memberikan pelayanan publik. Pelatihan dilaksanakan secara langsung melalui pendekatan partisipatif, dengan sesi teori dan praktik yang mencakup simulasi pengajuan surat, verifikasi, dan pencetakan dokumen. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami dan menjalankan fungsi utama aplikasi dengan baik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan aparatur desa menghadapi digitalisasi layanan administrasi dan diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Dengan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Pemograman Dasar di SMKN 1 Surabaya NASIR, MUHAMAD; SONDANG SUMBAWATI, MEINI
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 4 No. 3 (2019): Volume 04 No 3 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v4i3.31445

Abstract

Hasil yang didapatkan dari survey yang telah dilaksanakan di SMKN 1 Surabaya , menurut Ibu Rodiah S,Pd mengajari Pemograman Dasar di kelas X MM memberikan informasi beliau mengajarkan memakai model konvensional yakni memeberikan pelajaran diruangan kelas. Materi yang diajarkan dengan Microsoft Powerpoint dan menggunakan perpaduan antara metode ceramah dan pembelajaran berbasis masalah. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan web learning menjadi hal yang sangatllah dibutuhkan pada lini pendidikan. Teknologi yang terus berkembang memunculkan terobosan baru dalam membantu lini pendidikan agar menjadi efisien dan hemat biaya. penelitian ini ialah memakai metode waterfall. Intrumen terdiri dari lembar observasi, angket respon, angket materi, angket media, angket soal, angket RPP, angket pretest dan posttest.menganalisis data digunakan adalah Paired Sample T-Test. Analisis angket respon yang didapatkan dari siswa menunjukan bahwa Inkuiri learning berbasis web bisa menginkatakan respon siswa dalam belajar dengan hasil yang didapat rating 95%. Hasil yang didapatkan sebelum melaksanakan pembelajaran 27,5 dan seusai pembelajaran 53,6. Menurut rata-rat nilai keduanya dihasilkan nilai sig (2-tailed) 0,200 > 0,05 memiliki arti ada yang membedakan antara nilai hasil siswa sebelum dan juga seusai pembelajaran menggunakan model inkuiri learning berbasis web. Seluruh hasil yang didapatkan penelitian ini mendapatkan nilai berbeda antara awal diajar dengan pemahaman sesuai diajar dan angket respon yang didapatkan dari siswa sehingga terdapat perbedaan respon dan capaian hasil belajar siswa atas model pembelajaran inkuri berbasis web yang telah diterapkannya.
Penerapan Sistem Informasi Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Bengkalis dengan Fitur Pelaporan Dugaan Pelanggaran Pemilu 2024 Nasir, Muhamad; Eva Kurniawaty, Eva Kurniawaty; Rahmadhani, Ayu; Musri, Tengku
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/0h56rg36

Abstract

Pada era informasi seperti sekarang ini, sebuah teknologi informasi sangat dibutuhkan bagi masyarakat luas. Teknologi pada jaman sekarang ini perkembangannya tidak hanya merambah pada perusahaan-perusahaan yang sudah maju ataupun perusahaan yang baru berkembang tetapi juga merambah ke instansi-  instansi pemerintahan. Sistem informasi pengawas pemilu merupakan inovasi bidang teknologi dan informasi yang dikembangkan untuk menunjang tugas pokok dan fungsi di bidang pencegahan dan pengawasan. Sistem informasi pengawas pemilu dikembangkan berbasis website yang bisa diakses secara online. Sistem informasi Panwaslu ini memiliki fitur pelaporan dugaan pelanggaran pemilu. Dengan adanya fitur ini, masyarakat bisa melaporankan dugaan pelanggaran pemilu secara online tanpa harus datang ke sekretariat panwaslu. Sistem informasi yang dikembangkan ini baru sebatas proses deteksi, tetapi untuk memastikan apakah temuan temuan tersebut bisa diproses, diperlukan validasi dan verifikasi yang lebih cermat.