Claim Missing Document
Check
Articles

FILOSOFI KARAKTER NASIONALIS DALAM BABAD TULUNGAGUNG Riantin Riantin; Ari Ambarwati; Akhmad Tabrani
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Filosofi adalah suatu pertimbangan atau alasan berkaitan dengan gambaran bahwa peraturan yang dibentuk berdasarkan pertimbangan pandangan hidup yang meliputi suasana jiwa serta falsafah hidup masyarakat yang bersumber pada Pancasila dan UUD 1945. Karakter nasionalis sangat dibutuhkan dan wajib tertanam dalam diri warga khususnya dalam diri siswa. Khususnya pada era milenial ini, pendidikan dan pembelajaran mempunyai peran utama dalam membentuk sifat, sikap atau karakter bangsa khusunya generasi muda yang baik sesuai dengan tujuan PendidikanNasional. Hal tersebut berkaitan dengan pembentukan karakter siswa sehingga ke depan siswa mampu bersaing, beretika, bermoral, sopan santun dan berinteraksi dengan masyarakat. Salah satunya dengan memunculkan dan mengenalkan kembali sejarah lokal dan budaya lokal khususnya cerita Babad Tulungagung  ke siswa dalam setiap kegiatan pembelajaran.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut Sugiyono (2009:15), penelitian kualitatif adalah penelitian yang berlandaskan pada filsafat post positivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball, teknik pengumpulan dengan tri-anggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey dan dokumenter karena mengumpulkan, mengolah, menyederhanakan, menyajikan, dan menganalisis data agar dapat memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana filosofi karakter nasionalis dalam Babad Tulungagung.  Berdasarkan hasil angket dan wawancara yang dilakukan oleh penulis terhadap siswa dan guru SMPN 1 Ngantru dapat disimpulkan bahwa keenam cerita yang dijabarkan dalam penelitian  ini memiliki karakter nasionalis. Nilai karakter nasionalis yang tercermin dalam cerita Babad Tulungagung tercermin dalam cara pandang, bersikap, dan perbuatan yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa, menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. Sikap atau jiwa nasionalis dalam cerita Babad Tulungagung ditunjukkan melalui apresiasi, menjaga kekayaan budaya bangsa, rela berkorban, unggul, dan berprestasi, cinta tanah air, menjaga lingkungan, taat hukum, disiplin, menghormati keragaman budaya, suku, dan agama dalam setiap tokoh cerita.Kata Kunci: filosofi, pendidikan karakter, Babad Tulungagung.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTICULATE STORYLINE PADA TEKS DRAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 26 MALANG subaidah subaidah; Nur Fajar Arief; Akhmad Tabrani
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pengembangan media pembelajaran berbasis Articulate Storyline merupakan program aplikasi pembelajaranuyang dapat membantucguru dalam menyampaikan materi pembelajaranbsehingga siswa mampu memahaminya dengan mudah serta siswa merasa tidak jenuh ketikaibelajar. Kebutuhan akan adanya media pembelajarancberbasis Articulate Storyline ini didasarkancpada kenyatan bahwa belum adanya media pembelajaran yang menarik dan interaktif yang digunakan dalamcpembelajaran teks drama, sehinggasdalam pembelajaran teks drama yang bersifat monoton dan konvensional bisa berubah. Tekniksyang digunakaniadalah deskriptifikualitatif, menjabarkanihasil (1) prosesipengembangan, (2) hasilcpengembangan, dan (3) hasil kelayakan mediacpembelajaran.Proses pengembanganimedia pembelajaraiberbasis Articulate Storyline padaiteks drama meliputi, pengumpulan data yang terdiri dari tahap penyebaraniangket kebutuhaniguru dani siswa.nSecara keseluruhanihasil analisisiangket kebutuhaniguru dilihatidari skalaipenilaiannya yaituisangat perluisebanyak 52,38%,iPerlu sebanyaki47,62%, tidakiperlu sebanyaki1,0%. Sedangkanihasil anlisisiangket kebutuhanisiswa dilihatidari skalaipenilaiannya yaituisangat perlui sebanyaki33%, perluisebanyak 62%, tidak perlu sebanyak 5%. Artinyaipengembangan mediai pembelajaransberbasis Articulate Storyline padaiteks drama diperlukaniatau dibutuhkanioleh siswaikelas VIIIsSMP Negeri 26 Malang.iSetelah melakukanaproses analisisikebutuhan guru danisiswa terhadapimedia pembelajaraniberbasis Articulate Storyline padaiteksidramaitahapi selanjutnyaiadalah desainiproduk dan validasiiproduk.Hasilipengembangan mediaipembelajaran berupaiproduk mediaipembelajaraniberbasis Articulate Storyline padaiteks drama siswaikelas VIII SMPN yangisudah disesuaikanidengan karakteristikiguru dan siswa. Adapunipembelajaran yangiterdapatipadaimediaipembelajarani berbasis Articulate Storyline yangitelah dikembangkaniyaitu, (1)isampul, (2) halaman Masuk (Login), (3) halaman pendahuluan, (4) tampilan menu utama, (5) standar kompetensi, (6) materi (membengun Konteks dan materi), (7) soa-soal, (8)profil pengembang, (9) referensi, (10) petunjuk.Hasilidata yangidiperoleh dariivalidasi ahliimedia dalam (1)iaspekimediaimendapatkani nilaiidalam bentukipersentase sebesari85%, (2)iaspek bahasaimendapatkan nilaiidalam bentuki persentaseisebesar 75%, (3)iaspek pembelajaranimendapatkan nilaiidalam bentukipersentase sebesar 87,5%, sedangkan aspek isi dalam bentukipersentase sebesari86,11%. (4)ihasil uji coba lapangn media pembelajaran dalam bentuk persentase sebesar 84%, dengan demikian media pembelajaran berbasis Articulate Storyline pada teks drama siswa kelas VIII SMP Negeri 26 Malang masukikualifikasi sangatibaik, denganiketerangan sangatisesuai/sangat layak/sangat valid/ tidakiperluidirevisi.KataiKunci : pengembangan,imedia pembelajaran,iArticulate Storyline, teks drama.
KESANTUNAN BERBAHASA SISWA DI LINGKUNGAN SMA AN NUR BULULAWANG Muhammad Fajrul Fallah; Luluk Sri Agus Prasetyoningsih; Akhmad Tabrani
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan maksim kesantunan tuturan siswa kepada guru dan staf tata tsaha SMA An-Nur Bululawang, (2) mendeskripsikan pelanggaran maksim kesantunan tuturan siswa kepada guru dan staf tata usaha SMA An-Nur Bululawang. Penelitian ini tergolong dalam penelitian jenis kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah siswa di SMA An Nur Bululawang. Sedangkan data penelitian ialah tuturan kesantunan berbahasa dan peyimpangan kesantunan siswa di SMA An Nur Bululawang. Teknik pengumpulan data ialah dengan teknik simak dan teknik rekam. Hasil rekaman yang diperoleh kemudian ditranskripsi dan di klasifikasi ke dalam masing-masing kesantunan dan pelanggaran kesantunan berbahasa.-Selain itu dilakukan juga wawancara mendalam dan observasi langsung kepada sumber data penelitian.Dari hasil penelitian ditemukan dua jenis maksim yang digunakan siswa saatt bertutur dengan guru dan staf tata usaha yakni maksim kedermawanan dan maksim penerimaan. Sedangkan data penelitian mengenai pelanggaran maksim kesantunan berbahasa ditemukan pelanggaran kesantunan berbahasa kategori kesantunan dalam bentuk kepura-puraan dengan gurauan, asosiasi dengan ungkapan tabu, pelesetan dengan guruan, menggoda dengan gurauan, seruan dengan gurauan, melucu dengan gurauan, mengejek dengan gurauan, dan menyapa dengan ungkapan keakrabanKata-kata kunci: kesantunan berbahasa, siswa
REPRESENTASI NILAI MORAL DALAM SYAIR LAGU PERMAINAN ANAK DAERAH MADURA Agus Salimullah; Hasan Busri; Akhmad Tabrani
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 11, No 2 (2023): Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Program
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini berjudul “Representasi  Nilai Moral dalam Syair Lagu Permainan Anak Daerah Madura”. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara objektif  tentang  representasi nilai moral yang terdapat dalam syair lagu permainan anak daerah Madura. Nilai moral itu meliputi nilai moral tentang individu, nilai moral tentang sosial, dan nilai moral tentang religius. Penelitian ini  merupakan penelitian  deskriptif  kualitatif. Lagu-lagu permainan anak Madura menjadi sumber data penelitian ini, sedangkan datanya diambil dari frase atau klausa dalam lagu permainan anak Madura tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis  menemukan tiga aspek nilai moral kehidupan manusia yang  terkandung dalam lirik lagu permainan anak daerah Madura, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan (religius), hubungan manusia dengan diri sendiri (individu), dan hubungan manusia dengan manusia lain (sosial).  Secara lebih rinci, pola hubungan tersebut terdiri dari: Nilai Moral tentang Individu yang terdiri atas,  (1) prinsip hidup jujur, (2) sikap mencintai diri sendiri, serta (3) semangat kerja keras. Nilai Moral tentang Sosial terdiri atas, (1) sikap gotong royong, (2) kasih sayang dan menghormati orang lain, dan Nilai Moral tentang Religius yang terdiri atas, (1) nilai ketaatan dalam menjalankan ketentuan agama/Tuhan, (2) Nilai terpuji, rendah hati dan lapang dada, serta (3) Nilai riak getar nurani pribadi.Kata Kunci: Representasi, Nilai, Moral, Syair Lagu Permainan
Pengembangan Bahan Ajar Teks Biografi dengan Aplikasi Adobe Flash Pada Siswa Kelas X SMA 02 Diponegoro Jember Eva Rosyidatul Afifah; Akhmad Tabrani; Hasan Busri
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kurikulum 2013 menghasilkan siswa yang lebih produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang terintegrasi. Sehingga guru harus selalu inovatif untuk mengembangkan pembelajaran, tetapi fakta di lapangan yaitu: (1) guru hanya menggunakan buku teks Bahasa Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan buku-buku yang telah disediakan oleh pihak sekolah, (2) contoh teks hanya sebatas contoh yang ada di dalam buku teks, tidak menggunakan sumber belajar lain seperti majalah, televisi, internet dan lingkungan sosial masyarakat, (3) guru tidak menggunakan media pembelajaran yang menarik siswa untuk belajar bahasa Indonesia. sehingga peneliti terdorong untuk menghasilkan sebuah produk pengembangan dengan salah satu media pembelajaran yang bisa digunakan berbasis aplikasi Adobe Flash, aplikasi yang digunakan untuk membuat teks, video, animasi vektor dan bitmap yang sangat menakjubkan untuk keperluan pembelajaran.Tujuan dalam pengembangan ini dijabarkan sebagai berikut, (1) mendeskripsikan kebutuhan bahan ajar teks biografi dengan aplikasi Adobe Flash pada siswa kelas X SMA 02 Diponegoro Jember, (2) menghasilkan produk bahan ajar dengan aplikasi Adobe Flash pada siswa kelas X SMA 02 Diponegoro Jember, dan (3) mendeskripsikan kelayakan bahan ajar teks biografi dengan aplikasi Adobe Flash pada siswa kelas X SMA 02 Diponegoro Jember.Jenis penelitian yang digunakan adalah pengembangan atau sering dikenal dengan Research and Development (R&D). Untuk mendapatkan informasi awal mengenai kebutuhan pengembangan, maka peneliti menyebarkan angket analisis kebutuhan kepada guru dan siswa. Kemudian membuat produk pengembangan dan dilakukan uji validasi oleh ahli media pembelajaran, ahli bahasa, ahli materi dan ahli guru atau praktisi.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, pengembangan bahan ajar teks biografi dengan aplikasi Adobe Flash ini dapat dikatakan layak untuk menjadi media pembelajaran. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis validasi ahli media dengan persentase sebesar 90%, validasi dari ahli materi dengan persentase sebesar 71,87%, validasi dari ahli bahasa diperoleh hasil data dalam bentuk persentase sebesar 81,25%, validasi ahli praktisi atau guru memeroleh nilai sempurna yaitu 100%. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar teks biografi dengan aplikasi Adobe Flash pada siswa kelas X SMA 02 Diponegoro Jember dalam kategori layak digunakan dalam pembelajaran dan diimplementasikan di lapangan. Kata kunci: Pengembangan, Bahan Ajar, Teks Biografi, Aplikasi Adobe Flash  
ANALISIS KESESUAIAN BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMPN 2 PINTU RIME GAYO BENER MERIAH Al Insan; Akhmad Tabrani; Luluk Sri Agus Prasetyoningsih
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bahasa dapat diartikan sebagai media komunikasi yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Jika tidak ada bahasa, maka manusia tidak dapat mengutarakan keinginannya. Begitu pula di dalam pembelajaran di sekolah membutuhkan bahasa sebagai media komunikasi. Begitu pula di dalam buku pelajaran yang digunakan oleh peserta didik, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sehingga buku pelajaran yang digunakan harus sesuai dengan standar perbukuan (Pusbuk).Tujuan analisis ini untuk mendeskripsikan: (1) Kesesuaian isi atau materi buku Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime Gayo, (2) Kesesuaian penyajian buku Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime, (3) Kesesuaian bahasa yang ada di buku pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime Gayo, dan (4) Kesesuaian kegrafikan buku pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime Gayo.            Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif yang bersifat uraian-uraian fakta yang sistematis dan akurat. Penelitian ini disebut sebagai (Library Research) atau penelitian kepustakaan di mana dilakukan pengumpul data-data dari jurnal, buku, artikel dan karya ilmiah lainnya. Penelitian ini mengambil data dari buku pelajaran Bahasa Indonesia SMP/ MTs kelas VIII karya M. Wahyudianto. Buku ini digunakan oleh salah satu sekolah di daerah Aceh, yaitu SMPN 2 Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah.Hasil dari analisis kesesuaian buku pelajaran ini berdasarkan standar dari Pusat Perbukuan adalah sesuai jika digunakan pada jenjang SMP dengan kurikulum 2013. Kesuaian ini dari segi: (1) Isi atau materi, yang meliputi: kesesuaian kompetensi inti dan kompetensi dasar, perkembangan siswa, kebutuhan bahan ajar, wawasan dan nilai moral dengan presentase kesesuaian mencapai 94,8%; (2) Penyajian Buku Pelajaran, yang meliputi: Kejelasan tujuan indikator, motivasi/ daya tarik, interaksi siswa, informasi buku pelajaran dan urutan sajian dengan presentase kesesuaian seluruhnya mencapai 91,6%, (3) Bahasa, yang meliputi: keterbacaan, kejelasan informasi, kaidah Bahasa Indonesia dan bahasa yang efektif dan efisien dengan presentase keseluruhan mencapai 100%, dan (4) Kegrafikan, yang meliputi aspek penggunaan jenis dan ukuran huruf, kesesuaia tata letak (Lay Out), kesesuaian ilustrasi, gambar dan foto serta kesesuaian desain tampilan dengan presentase keseluruhan kesesuaian mencapai 86,25%.Simpulan hasil penelitian berikut dapat dikemukakan bahwa berdasarkan analisis kesesuaian penggunaan buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs kelas VIII semester I karya M. Wahyudianto ini telah memenuhi kriteria kesesuaian berdasarkan standar perbukuan untuk digunakan dalam proses pembelajaran di SMPN 2 Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah. Kata kunci: Analisis, Buku Bahasa Indonesia, Kesesuaian
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG PROYEK KARYA AHMAD TOHARI SERTA IMPLEMENTASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN DI SMA Uswatun Khasanah; Akhmad Tabrani; Moh. Badrih
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari ini merupakan karya sastra yang bermanfaat, karena dalam cerita yang disajikan dalam novel mencerminkan nilai moral yang harus diterapkan dalam kehidupan manusia sebagai mahluk sosial agar lebih baik. Moral merupakan pencerminan pandangan hidup pengarang yang bersangkutan pandangannya tentang nilai-nilai kebenaraan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Sedangkan nilai moral itu sendiri merupakan nilai yang mengacu baik dan buruknya tindakan yang menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia yang secara konkret. Baik buruknya tingkah manusia dapat dilihat dari tutur dan perbuatan manusia yang dilakukan secara sadar tanpa paksaan dari pihak lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.  Metode kualitatif memberikan perhatian terhadap data alamiah, data dalam hubungannya dengan konteks keberadaannya. Peneliti sebagai instrument utama dalam penelitian ini. Dari hasil analisis novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari ini terdapat nilai moral individu, nilai moral social, nilai moral agama dan hasil penelitian novel ini layak diimplementasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Al-Rifa’I Satu kelas XII dengan KD 3.1, yaitu Memahami struktur kaidah teks cerita sejarah, berita, iklan editorial/opini dan cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan. KD 4.1, yaitu Mengintepretasikan makna teks cerita sejarah, berita, iklan editorial/opini dan cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan.Kata kunci: novel, nilai moral, implementasi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKS CERAMAH UNTUK KELAS XI SMAN 1 MENTAYA HILIR UTARA KOTAWARINGIN TIMUR - KALIMANTAN TENGAH Nikkon Bhastari; Akhmad Tabrani; Luluk Sri Agus Prasetyoningsih
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Meningkatnya perkembangan teknologi berdampak pada lajunya pengolaha informasi. Pertumbuhan teknologi berpengaruh besar terhadap pentingnya sumber daya agar penggunaannya dapat memberikan manfaat yang baik. Terlebih lagi saat wabah Covid 19, dimana aktivitas belajar mengajar dilakukan secara daring. Selama masa pandemi ini pendidik  dan peserta didik dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menerima dan memberi pembelajaran.  Namun, Pembelajaran secara jarak jauh atau e-learning selama pandemi Covid 19 dapat membuat peserta didik merasa kurang termotivasi. Selain itu, pendidik juga dapat merasakan kebingungan tentang penyajian materi pembelajaran mereka. Media dapat digunakan sebagai bahan belajar alternatif yang dapat membuat pembelajaran menjadi kegiatan yang menyenangkan. Hal ini selaras dengan pendapat dari Ahmad sudrajat menyatakan bahwa media adalah sesuatu yang dapat menyampaikan pesan dan dapat menstimulus perasaan, pikiran, dan keinginan peserta didik sehingga termotivasi dalam proses belajar. Latar belakang dilakukan penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis elektronik merupakan salah satu kebutuhan peserta didik masa kini serta penyampain materi teks ceramah tidak cukup hanya dengan menggunakan media gambar dan teks. Akan lebih menarik jika terdapat video yang membantu secara visual.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kebutuhan guru dan peserta didik terhadap media pembelajaran teks ceramah, menjelaskan tentang proses pengembangan media pembelajaran menganalisis teks ceramah, mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran menganalisis teks ceramah.Model pengembangan yang diterapkan di penelitian ini adalah model dari Borg and Gall yang memiliki 4 tahapan, yaitu pertama pengumpulan informasi, kedua perencanaan, ketiga pengembangan produk, dan keempat adalah validasi dan uji coba. Uji coba produk skala kecil dilakukan dengan jumlah 18  peserta  didik dan seorang guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kalitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan dengan tingkat persentase 78,3 % guru setuju apabila diadakan pengembangan terhadap media pembelajaran teks ceramah bagi peserta didik kelas XI SMAN 1 Mentaya Hilir Utara. Selain itu, peserta didik juga menyatakan 66,7% sangat setuju bahwa penyampaian materi teks ceramah tidak cukup hanya dengan menggunakan media gambar dan teks. Akan lebih menarik jika terdapat video yang membantu secara visual. Selama proses pengembangan terdapat 3 tahapan yang harus dilakukan yaitu, membuat naskah rekaman, membuat rekaman video, mengedit video dengan menggunakan aplikasi Wondershare Filmora9 untuk menambahkan tulisan, tampilan, suara dan durasi sehingga video dapat disajikan. Hasil validasi dari ahli materi tingkat persentase  yang diperoleh adalah 87,50 % sedangkan dari ahli media tingkat persentase  yang diperoleh adalah 82,50 %. Dari hasil validasi yang diperoleh menunjukkan bahwa produk media pembelajaran teks ceramah peserta didik kelas XI SMAN 1 Mentaya Hilir Utara valid dan layak diimplementasikan dengan sedikit revisi. Pada respon guru menunjukkan tingkat persentase  90 %,  sedangkan pada respon peserta didik tingkat persentase yang diperoleh adalah  94,44 % peserta didik menyatakan sangat setuju jika media membuat materi teks ceramah gampang dicerna dan efektif digunakan dalam pembelajaran teks ceramah. Dari hasil validasi yang diperoleh disimpulkan bahwa media pembelajaran teks ceramah sudah layak dan dapat diimplementasikan tanpa perbaikan . Kata kunci : Media Pembelajaran, Video Pembelajaran , Teks Ceramah.
PENYIMPANGAN SEKSUAL TOKOH MUBARAK DALAM NOVEL PENDOSA YANG SALEH KARYA ROYYAN JULIAN: KAJIAN SIGMUND FREUD Milliana Milliana; Akhmad Tabrani
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 11, No 2 (2023): Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Program
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini betujuan untuk mendiskripsikan bentuk dan faktor penyimpangan seksual tokoh Mubarak dalam novel Pendosa Yang Saleh karya Royyan Julian dengan kajian Sigmund Freud. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian merupakan kalimat yang berkaitan dengan penyimpangan seksual tokoh utama dalam novel Pendosa Yang Saleh karya Royyan Julian. Teknik pengumpulan data ialah baca, catat, dan pengumpulan korpus data. Hasil temuan penelitian ini yaitu bentuk penyimpangan seksual tokoh Mubarak dalam novel Pendosa Yang Saleh karya Royyan Julian yang berwujud pedofilia inversi tidak tetap dengan tujuan fetisisme (biseksual). Faktor penyimpangan seksual tokoh Mubarak mengacu pada kajian Sigmund Freud yaitu aspek frustasi dan trauma.Kata kunci: Fetisisme; Inversi; Karya sastra; Novel Pendosa Yang Saleh; Penyimpangan seksual; Pedofilia.
PEMAKAIAN KATA KERJA DALAM TULISAN DESKRIPTIF PEMELAJAR BIPA JEPANG : ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA Faridah Suciyatmi; Akhmad Tabrani; Ari Ambarwati
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Pembelajaran bahasa mencakup empat aspek keterampilan yaitu (1) menyimak, (2) berbicara, (3) membaca, dan (4) menulis. Dalam penyusunan kata untuk membentuk kalimat, diperlukan kemampuan untuk menempatkan kata agar kalimat menjadi efektif. Kalimat yang efektif. Namun perbedaan bahasa pada bahasa Jepang dan bahasa Indonesia, membuat pemelajar BIPA dari Jepang tingkat madya sering melakukan kesalahan dalam penulisan, terutama dalam pemakaian kata kerja dalam teks deskriptif. Kesalahan yang sering terjadi yaitu berupa kesalahan bunyi, kesalahan bentuk dan kesalahan pilihan kata. Pada penelitian kali ini peneliti memakai pendekatan kualitatif serta memakai metode penelitian deskriptif. Data berupa kalimat-kalimat teks hasil tugas menulis deskriptif. Sumber data adalah pemelajar BIPA dari Jepang tingkat Madya. Dari penelitian yang telah dilakukan terdapat sebanyak 31 kesalahan yang diantaranya adalah kesalahaan bunyi penghilangan (omission), kesalahaan penambahan (addition), kesalahaan formasi (misformation) dan kesalahaan susun (misordering). Selain itu juga ditemukan kesalahan bentuk dan kesalahan pemakaian kata (Logical Fallacy). Kesalahan bunyi tersebut yaitu pada /mengcampur/, /mengcari/, /bawah/, /tumpa/, /melamar/ dan /menyikmati/. Selain itu terdapat 17 kesalahan bentuk yang pemakaian imbuhan pada kata kerja, yang mengakibatkan perubahan turunan verba. Diantaranya adalah perubahan dari verba bebas menjadi verba terikat, dan perubahan dari verba menjadi nomina. Kesalahan tersebut adalah /ketakutan/, /tertarik/, /tersebar/, /terkandung/, terasa/, bersihkanlah/, /terkena/, /termuncul/, /menular/, /perhatikan/, /dikenal/, /berkunjung/, /mengherankan/, /makan/, /bermain/. dan /dipakai/. Kesalahan pemakaian logika juga ditemukan sebanyak 7 kesalahan. Kesalahan tersebut termasuk dalam kesalahan logical fallacy. Antara lain adalah /antre/, /punya/, /kenalkan/, /mengalami/, /pengadaan/, /membagikan/ dan /memberati/.Kata kunci: kesalahan berbahasa, Kata Kerja, Teks Deskriptif, BIPA Jepang.