Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Keragaman dan Kelimpahan Artropoda Tajuk Tanaman Cabai dan Terong di Pringsewu Lampung Swibawa, I Gede; Oktavia, Tiara; Rahma Dhona, Alfira; M Hariri, Agus; Efri, Efri
Seminar Nasional Lahan Suboptimal Vol 10, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-10 “Revitalisasi Sumber Pangan N
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swibawa IG, Oktavia T, Dhona AR, Hariri AM, Efri E. 2022. Diversity and abundance of arthropods on canopy of chili and eggplant crops in Pringsewu, Lampung. In: Herlinda S et al. (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-10 Tahun 2022, Palembang 27 Oktober 2022. pp. 154-165. Palembang: Penerbit & Percetakan Universitas Sriwijaya (UNSRI).Chili and eggplant were two famous vegetable crops in Pringsewu Lampung and their cultivation practice were intensively using synthetic mulch, inorganic fertilizer, and synthetic pesticides, that may affect to arthropods communities. The purpose of this research was to study diversity and abundance of arthropod community inhabited canopy crop of chili and eggplant in Pringsewu, Lampung.  Sampling of arthropods by yellow sticky trap and ground cloth methods on 4, 6, and 10 weeks after planting of chili and eggplant crops were conducted in district of Adiluwih, Pringsewu, province of Lampung on May until August 2022.  Identification of arthropods into taxon of family was done in Plant Pest Laboratory, University of Lampung. The result show that the abundance of arthropod that indicated by total individual that were caught were 905 on Chili and 1399 on eggplant respectively.  Taxonomic diversity of arthropod on chili were 8 order, 34 families with Shannon index of 2.38 and Simpsons Index of 0.84, while on eggplant were 8 order and 32 families with Shannon Index of 2.58 and Simpsons Index of 0.89. The functional groups of arthropods on Chili consisted of 14 families of herbivore and 20 families of non-herbivore, while on eggplant there were 14 families of herbivore and 18 families of non-herbivore arthropods. Base on Sorenson Index, the similarities of arthropods communities on chili and eggplant was 0.76. Diversity and abundance of arthropods both on chili and eggplant was higher on 6 than 4 and 10 weeks after planting crop old. Total individual of herbivore arthropods was higher than non-herbivore.
PENGARUH VARIETAS DAN KESEHATAN TANAMAN TERHADAP PRODUKSI DAN TINGKAT SERANGAN HAMA PENGGEREK BATANG DAN PENGGEREK TONGKOL JAGUNG DI DESA PURNAMA TUNGGAL, TERBANGGI BESAR, LAMPUNG Ringo, Andrew Y. C.; Susilo, FX.; Solikhin, Solikhin; Swibawa, I Gede
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 4 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, November 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i4.8005

Abstract

Jagung (Zea mays L) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang penting di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung. Upaya pengembangan tanaman jagung di Indonesia masih menemui beberapa kendala. Salah satunya serangan hama, yaitu penggerek tongkol (Helicoverpa armigera Hubner) dan penggerek batang (Ostrinia furnacalis Guenne). Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu: untuk mengetahui tingkat serangan hama dan produksi pada empat varietas jagung, serta pengaruh interaksi kesehatan tanaman dan varietas terhadap produksi jagung. Penelitian ini dilakukan pada Desember 2018 di Desa Purnama Tunggal, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Lampung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pengamatan di lahan. Lahan jagung ditanami empat varietas berbeda: BIMA, P-35, P-27, dan NK-6172, seluas 2 ha. Hasil penelitian menunjukkan bobot tongkol sehat sebesar 1.325,9 g/5 tongkol dan bobot tongkol sakit sebesar 1.020,6 g/5 tongkol. Bobot pipilan sehat sebesar 938,2 g/5 tongkol dan bobot pipilan sakit sebesar 675,9 g/5 tongkol. Varietas NK-6172 memiliki produksi bobot tongkol, bobot pipilan, susut bobot pipilan, dan susut bobot tongkol jagung tertinggi. Varietas P-35 memiliki keterjadian serangan hama penggerek tongkol tertinggi (18,05%), sedangkan varietas BIMA memiliki nilai keterjadian serangan hama penggerek batang tertinggi (1,36%). Interaksi kesehatan tanaman dan varietas, tidak berbeda nyata
EFIKASI BIONEMATISIDA Purpureocillium lilacinum TERHADAP NEMATODA PURU AKAR (Meloidogyne spp.) DARI DUA INANG BERBEDA Wilandari, Riri; Swibawa, I Gede; Aeny, Titik Nur; Purnomo, Purnomo
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 2 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, MEI 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i2.5874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh bionematisida jamur Purpureocillium lilacinum dan Nematoda Puru Akar dari inang berbeda serta interaksinya terhadap populasi NPA dan tingkat kerusakan akar tanaman tomat.  Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.  Percobaan menggunakan Rancangan Percobaan Petak Terbagi (Split Plot Design) yang terdiri dari 2 petak utama dan 4 anak petak dengan 5 ulangan.  Petak utama terdiri 2 dua kelompok NPA dari inang berbeda, sedangkan anak petak terdiri dari 4 perlakuan nematisida.  Dua perlakuan petak utama yaitu NPA dari inang jambu dan NPA dari inang tomat.  Perlakuan nematisida yaitu Kontrol, Bionematisida P. lilacinum, Bionematisida P. lilacinum + kompos, dan Nematisida kimiawi (Carbofuran).  Variabel yang diamati yaitu populasi nematoda dalam akar dan tanah serta kerusakan akar tanaman.  Data dianalisis ragan dan pemisahan nilai tengah menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%.  Hasil penelitian menunjukkan NPA dari tanaman jambu biji kristal lebih merusak daripada NPA dari tanaman tomat. Aplikasi bionematisida P. lilacinum efektif mengendalikan populasi NPA dan penambahan kompos meningkatkan keefektifannya.  Pengaruh interaksi antara asal NPA dan perlakuan nematisida tidak nyata.
PERTUMBUHAN JAMUR Purpureocillium lilacinum (Syn. Paecilomyces lilacinus) ISOLAT TANGGAMUS PADA MEDIA CAMPURAN KULIT UBI UBIKAYU DAN BONGGOL PISANG Saputra, Oded; Swibawa, I Gede; Solikhin, Solikhin; Fitriana, Yuyun
Jurnal Agrotek Tropika Vol 9, No 2 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, MEI 2021
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v9i2.5242

Abstract

Limbah pertanian berupa kulit ubi dan bonggol pisang dalam budidaya ubikayu dan pisang di Lampung melimpah. Limbah tersebut  dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembawa dalam pembuatan bionematisida berbahan aktif jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan jamur Purpureocillium lilacinum (Syn. Paecilomyces lilacinus) isolat B01TG berasal dari Tanggamus pada media campuran kulit ubi ubikayu dan bonggol pisang. Penelitian dilaksanakan bulan Januari - Juni 2019 di Laboratorium Bioteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Dalam penelitian ini dilakukan dua percobaan yaitu percobaan pertumbuhan jamur pada media ekstrak limbah pertanian dan percobaan pertumbuhan jamur pada media limbah pertanian padat. Limbah pertanian yang dicobakan meliputi bonggol pisang, kulit ubi ubikayu, beras dan kulit udang. Percobaan pertama menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), sedangkan percobaan kedua menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Percobaan pertama dan kedua masing-masing terdiri atas 6 perlakuan dan 5 ulangan. Pertumbuhan jamur P. lilacinum (Syn. P. lilacinus) pada media agar dan ekstrak limbah pertanian campuran beras dan kulit udang tertinggi mencapai 84,4%, sedangkan pertumbuhan jamur yang tertinggi pada media padat mencapai 96,4% terjadi pada campuran bonggol pisang, kulit ubi ubikayu, beras dan kulit udang. Kerapatan spora tertinggi mencapai 2,058 x 107 spora/ml pada suspensi pengenceran 10-3 dihasilkan oleh media campuran bonggol pisang, beras dan kulit udang.
PENGARUH APLIKASI BIONEMATISIDA PURPUREOCILLIUM LILACINUM TERHADAP KOMUNITAS NEMATODA PADA LAHAN JAMBU KRISTAL Dewi, Ni Kadek Emi Sintha; Zahra, Fatimah Az; Swibawa, I Gede; Suharjo, Radix; Fitriana, Yuyun; Maryono, Tri; Lestari, Puji; Helina, Selvi; Aulia, Shifa Veronica; Wardiyani, Wardiyani; Marlinawati, Fransiska Dina; Basuki, Muh.; Ratdiana, Ratdiana
AGRICA Vol. 18 No. 1 (2025): June
Publisher : Agriculture Faculty of Flores University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/agr.v18i1.5728

Abstract

Crystal guava (Psidium guajava var. crystal) is a high-value horticultural commodity, but its production in several regions has declined due to infestations by plant-parasitic nematodes. This study aimed to evaluate the effects of a bionematicide formulated with Purpureocillium lilacinum on the composition and diversity of soil nematode communities in crystal guava cultivation. Assessments were conducted on nematode abundance, absolute frequency, prominence value, and diversity metrics, including the Shannon index, evenness, dominance, and species richness, before and after the application of compost and bionematicide treatments. The results revealed the presence of 11 nematode genera, with Aphelenchus being the most dominant. Both compost and bionematicide treatments led to a decline in most genera, except Aphelenchoides, which increased in both abundance and prominence, and Rhabditis, which showed an increase in abundance but a reduction in ecological value. Post-treatment measurements indicated decreases in diversity, evenness, and richness indices, alongside an increase in dominance, particularly following compost application. These findings suggest that while P. Lilacinum is effective in targeting certain nematode groups; however, it may also reduce overall nematode community diversity, potentially leading to the dominance of the Aphelenchus genus. Thus, its application should be accompanied by ecological impact assessments to ensure the long-term sustainability of soil ecosystems.
Tingkat serangan hama tongkol pada beberapa varietas jagung di Lampung Imawati, Imawati; Fitriana, Yuyun; Swibawa, I Gede; Lestari, Puji; Susilo, Franciscus Xaverius; Hariri, Agus Muhammad
Jurnal Proteksi Agrikultura Vol. 2 No. 1 (2025): MAY, JURNAL PROTEKSI AGRIKULTURA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpa.121-5

Abstract

Maize is an important commodity as a source of food, feed and industry. The presence of pests can reduce productivity and cob quality. This study aims to determine the various types of pests that attack corn cobs and their level of attack on several varieties of corn. The survey was conducted in four districts of corn production centers in Lampung: East Lampung, South Lampung, Pesawaran, and Pringsewu. Two fields were taken from each district as sampling sites. Identification was conducted at the Plant Pest Science Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Lampung. The results showed that aphids were the pest with the highest population density in Pringsewu, Pesawaran, and East Lampung Districts, which were 17.3 individuals per plot, 35.6 individuals per plot, and 23.8 individuals per plot, respectively. Powder beetles had the highest population density in South Lampung District at 15.1 individuals per plot. The highest damage intensity was found in Bisi 99 and Bisi 79 varieties caused by armyworms, which amounted to 4.18% and 4.30%.
PENGGUNAAN PESTISIDA KIMIAWI SECARA BIJAKSANA DALAM PENGENDALIAN OPT PERTANAMAN JAGUNG DAN HORTIKULTURA DI PEKON TRITUNGGAL MULYA KABUPATEN PRINGSEWU Swibawa, I Gede; Sudarsono, Hamim; Purnomo, Purnomo; Aeny, Titik Nur
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.7167

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Penggunaan Pestisida Kimiawi Secara Bijaksana dalam Pengendalian OPT Pertanaman Jagung dan Hortikultura di Pekon Tritungga Mulya Kabupaten Pringsewu” dilaksanakan untuk memecahkan permasalahan Kelompok Tani Setia Bakti, yaitu pengetahuan dan kesadaran sebagian besar petani anggota kelompok tani tersebut terhadap penggunaan pestisida yang aman bagi lingkungan dan kesehatan masih rendah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani tentang penggunaan pestisida yang aman bagi lingkungan dan kesehatan. Kegiatan ini  dilaksanakan oleh 4 orang anggota Tim PKM Dosen dan 2 orang mahasiswa. Kegiatan PKM berlangsung selama Mei - Oktober 2022 dengan menerapkan metode ceramah dan diskusi serta praktik pengenalan pestisida dan penghitungan dosis. Hasil kegiatan PKM menunjukkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat diikuti oleh anggota dan pengurus Kelompok Tani Setia Bakti, Pekon Tritunggal Mulya. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan, mereka aktif menyimak dan merespon materi yang dipaparkan, aktif bertanya serta memberi tanggapan terhadap setiap permasalahan yang dibahas. Setelah PKM, terjadi peningkatan penguasaan pengetahuan tentang penggunaan pestisida yang aman terhadap lingkungan dan kesehatan. Peserta memiliki pengatahuan sangat baik sebesar 90% dan baik 10% tentang penggunaan pestisida kimiawi secara bijaksana dalam pengendalian OPT pertanaman jagung dan hortikultura. Dengan demikian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberi mamfaat bagi masyarakat..
PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN CABAI DI PEKON TRITUNGGAL MULYA KABUPATEN PRINGSEWU Swibawa, I Gede; Sudarsono, Hamim; Susilo, F X; Ginting, Cipta
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8699

Abstract

Abstrak: Sebagian besar anggota kelompok tani Setia Bakti di Pekon Tritunggal Mulya Pringsewu menanam cabai. Gangguan hama yaitu ulat grayak dan ulat buah serta penyakit tanaman merupakan masalah serius yang dihadapi petani dalam budidaya cabai. Aplikasi pestisida kimiawi tidak menunjukkan hasil yang memuaskan. Kegagalan dalam mengatasi masalah hama dan penyakit tanaman cabai ini salah satunya disebabkan oleh pengetahuan petani tentang prinsip-prinsip pengelolaan hama dan penyakit pada tanaman cabai masih kurang. Berdasarkan alasan ini maka perlu diadakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) tentang pengelolaan hama dan penyakit pada pertanaman cabai bagi petani anggota kelompok tani Setia Bakti di pekon Tritunggal Mulya Pringsewu. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan penngetahuan petani tentang jenis-jenis, bioekologi dan pengelolaan hama dan penyakit penting tanaman cabai. Kegiatan PKM dilaksakan di pekon Tritunggal Mulya kecamatan Adiluwih, kabupaten Pringsewu bulan Mei – Oktober 2023. Mitra yang terlibat dalam PKM ini adalah anggota kelompok tani Setia Bakti. Metode PKM yang diterapkan adalah penyuluhan di dalam ruangan. Hasil kegiatan sebagai berikut: 1) Antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung tinggi yang ditunjukkan oleh kehadiran peserta melebihi jumlah yang diundang, keaktifan peserta menyimak dan berpartisiapasi aktif dalam diskusi, 2) Terjadi peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan setalah megikuti kegiatan PKM yang ditunjukkan oleh petani dengan nilai kategori sangat baik (>70) mencapai 91%,. Dari hasil PKM ini dapat disarankan untuk melakukan PKM lanjutan dengan topik pembuatan kompos dari limbah pertanian dan kotoran ternak sapi yang dihasilkan kelompok tani Setia Bakti untuk memupuk pertanaman cabai dan tanaman lain.
Abundance of Soil Arthropods under Reduced Tillage and Bagasse Mulching in a Sugarcane Plantation in Central Lampung, Indonesia Susilo, Fransiscus Xaverius; Swibawa, I Gede; Kaneko, Nobuhiro; Kristina, Anastasia; Sholih, Muhammad Badrus; Saputra, Muhamad Jaya; Firdaus, Fazri; Haryani, Sri; Gunito, Heru; Saefudin, Saefudin
JOURNAL OF TROPICAL SOILS Vol. 23 No. 2: May 2018
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts.2018.v23i2.99-109

Abstract

This study was aimed to show whether conservation effort through reduced tillage or mulching can promote soil zoological benefits, especially to the soil arthropods in sugarcane plantations area, Central Lampung, Indonesia. Twenty sugarcane plots of 25 m × 25 m size each were prepared in the area and treated with two combined treatments i.e. tillage (no tillage and full tillage) and mulching (without bagasse and with bagasse mulch). Tillage and planting were done in July 2010 while mulching was conducted in August 2010. The arthropods were sampled using pitfall traps (mouth diameter = 13.5 cm), each was set per plot for 24 hours. Specimens were identified at least to order level. Sampling was done in September 2010 (1 month after mulch treatment, MAT), January 2011 (4 MAT), and July 2011 (10 MAT). We found four major arthropod orders, namely Araneae (spiders, predator), Coleoptera (beetles, mostly non predator), Collembola (springtails, fungal feeder), and Hymenoptera (ants, mostly forager). The last two groups were the most dominant (contributing to > 90 % of the total abundance). Tillage affected the abundance of overall soil arthropods at 1 MAT and 4 MAT but the effect disappeared at 10 MAT. Reduced tillage can conserve, or does not harm, some soil arthropod groups (ants, predatory ants, beetles, springtails, spiders) in sugarcane agroecosystem.
Uji toksisitas ekstrak daun tembakau (Nicotiana tabacum L.) terhadap mortalitas ulat Spodoptera frugiperda J.E. Smith pada tanaman jagung Syahrani, Kristinda; Purnomo, Purnomo; Sudarsono, Hamim; Swibawa, I Gede
Jurnal Proteksi Agrikultura Vol. 2 No. 1 (2025): MAY, JURNAL PROTEKSI AGRIKULTURA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpa.126-12

Abstract

Corn (Zea mays L.) is an annual cereal crop that has high economic value and has the potential to be developed in Indonesia. However, corn production can be hindered due to the attack of caterpillar pests (Spodoptera frugiperda J.E Smith). The fall armyworm attacks the young leaves of corn plants which can cause the failure of leaf shoot formation. However, the attack can be controlled by using plant-based pesticides. One of the plants that can be used as a plant-based pesticide is tobacco leaves (Nicotiana tabacum L.). This study aims to determine the effect of several consentration of  tobacco leaf extract on the mortality of fall armyworm  in vitro as well as to determine LC50 from all S. frugiperda test larvae that have been treated with tobacco leaf extract. This research was carried out in January-June 2024 at the Plant Pest Science and Biotechnology Laboratory, Department of Plant Protection, Faculty of Agriculture, Lampung University. This study uses Randomized Group Design (RAK) for the basis of grouping with 6 treatments and 4 replications. Tobacco leaf extract used in this study were:   0% (control), 0,5% (T1), 1% (T2), 1,5% (T3), 2% (T4), 2,5% (T5) with 4 replications so that 24  experimental units were obtained, each experimental unit was in the form of 10 instar larvae of 3 corn caterpillars. The results of this study showed that the use of tobacco leaf extract at concentrations of 1,5%, 2%, and 2,5% caused mortality of 100% for 30 days of observation.