Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh latihan peregangan pnf terhadap peningkatan kelentukan atlet wushu club ukm unpattit Batmamolin, Moy Phin; Fenanlampir, Albertus; Latar, Idris Moh
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 24, No 1 (2025): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v24i1.20075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh Latihan peregangan PNF terhadap peningkatan atlet wushu club UKM Unpatti. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Analisis data yang diggunakan dalam penelitian ini adalah instrument analisis komparasi menggunakan uji T. hasil penelitian dapat dilihat dari nilai pretest sig 0.031 > 0.005, sedangkan pada posttest sig 0.000 > 0.005. maka dapat disimpulkan bahwa metode pelatihan peregangan PNF dapat meningkatkan kelentukan atlet. Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh peregangan PNF terhadap peningkatan kelentukan atlet wushu club ukm unpatti, maka dapat disimpulkan bahwa: Secara numerik, hasil pelatihan peregangan PNF pada atlet meningkat secara bervariasi. Demikian pula dengan pengujian hipotesis, ternyata ditemukan bahwa penerapan metode pelatihan peregangan PNF, dapat meningkatkan kelentukan atlet. Hasil pelatihan kelentukan pada atlit dengan metode pelatihan peregangan PNF ternyata mengalami peningkatan yang cukup pesat.Kata kunci: Pereganga PNF, Kelentukan  Dan Atlet Wushu.
Peningkatkan Hasil Belajar Pukulan Forehand Drive Dalam Permainan Bulutangkis Dengan Metode Blocked Practice Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 4 Seram Bagian Timur Bauw, Nengsi; Latar, Idris Moh
MANGGUREBE: Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 5 No 2 (2024): MANGGUREBE: Journal Physyical Education, Health and Recreation
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/manggurebevol5no2page72-79

Abstract

Peningkatan hasil belajar merupakan upaya alternatif yang dilakukan dalam permainan Bulutangkis pada pukulan forehand drive dalam permainan bulutangkis dalam metode blocked practice. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pukulan forehand drive dalam permainan bulutangkis dalam metode blocked practice pada siswa kelas XI SMA Negeri 4 Seram Bagian Timur. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melibatkan seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 4 Seram Bagian Timur, dengan jumlah sebanyak 29 siswa, yang terdiri dari 22 siswa putri dan 7 siswa putra. Penelitian ini terdiri dari II siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran permainan bulutangkis dengan materi atau teknik dasar pukulan forehand drive dengan menerapkan metode blocked practice dapat menunjukkan adanya peningkatan yang posistif terhadap pembelajaran siswa di kelas. Hasil ini dibuktikan berdasarkan hasil penilaian afektif yakni tes tulis dan tes keterampilan siswa dengan materi pukulan forehand drive selama dua siklus, yang mana pada siklus I diperoleh nilai sebesar 84,2%, dan pada siklus II 94,28%. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan dan peningkatan pada hasil belajar siswa sehingga para siswa mampu mencapai nilai ketuntasan maksimal (KKM).
Meningkatkan Hasil Belajar Gerak Dasar Lokomotor Melalui Pendekatan Tematik Integratif Pada Siswa Kelas IV SD Kristen Mesa Kecamatan TNS Kabupaten Maluku Tengah Krisantono, Rendy; Latar, Idris Moh
MANGGUREBE: Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 6 No 1 (2025): MANGGUREBE: Journal Physyical Education, Health and Recreation
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/manggurebevol6no1page1-8

Abstract

The purpose of this study was to determine the extent to which locomotor basic movements can be improved through an integrative thematic approach conducted through class action research.. The research was conducted in 2 cycles. The object of this research this research is the learning outcomes of locomotor and integrative thematic approach.. This research was conducted at SD Kristen Mesa, TNS Sub-district, Central Maluku Regency.Central Maluku Regency. The subjects in the study were fourth grade students of SD Kristen Mesa, totalling 24 students which totalled 24 people. Which consisting of 12 boys, and 12 girls. The time location used takes place within 1 (one) month starting from November 10 to December 10, 2022 Data were analysed using descriptive statistics. the results of the study obtained percentage completeness learning outcomes in cycle I 41.67% (10 people) with an average score of 69.71% and there was an increase in the percentage of learning outcomes in cycle II. people) with an average score of 69.71% and an increase of 9.45% to 100%. an increase of 9.45% to 100% (20 people) in cycle II with an average score of 79.71%. reached 79.71%. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the learning outcomes of locomotor basic movements increased through an integrative thematic approach in students class IV of Mesa Christian Elementary School, TNS District, Central Maluku Regency.
IDENTIFIKASI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNARUNGU SLB NEGERI MARLOSO KABUPATEN BURU Kurniasih, Kurniasih; Latar, Idris Moh; Tahapary, Johni Melvin
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2550

Abstract

Abstract: The aim of this research was to determine the level of physical fitness of Deaf Children with Special Needs at Marloso State Special School, Buru Regency. This research uses quantitative methods. The population in this study amounted to 65 students with special needs. From a population of 65 children with special needs at SLB Negeri Marloso and the sample used in the study the researcher used the porpusive sampling technique by taking samples for certain considerations, namely 11 deaf children out of 65 children with special needs. Samples were taken based on consideration, namely 11 students with special needs level 2 girls totaling 7 students and boys totaling 4 students. The data collection technique in this study used the Indonesian Student Fitness Test (TKSI) test norm. Based on the results of the above research, we can conclude that the level of physical fitness of children with special needs deaf SLB Negeri Marloso Buru Regency on average has a poor level of fitness. Keywords: Physical fitness, children with special needs, deafness Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu SLB Negeri Marloso Kabupaten Buru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 65 siswa berkebutuhan khusus. Dari populasi 65 anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Marloso dan sampel yang digunakan dalam penelitian peneliti mengunakan teknik sampling porpusive dengan mengambil sampel atas pertimbangan tertentu yakni anak tunarunggu berjumlah 11 orang dari 65 anak berkebutuhan khusus. Sampel diambil berdasarkan pertimbangan yakni 11 siswa dengan kebutuhan khusus tuanrungu level 2 putri yang berjumlah 7 siswi dan putra berjumlah 4 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan norma tes Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI). Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani anak berkebutuhan khusus tunarungu SLB Negeri Marloso Kabupaten Buru rata – rata memiliki tingkat kebugaran yang kurang baik.Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, Anak Berkebutuhan Khusus, Tunarungu
Investigation of communication skills using the psycho-cognitiv homogeneity strategy: A study of physical Education for elementary school students Fenanlampir, Albertus; Batlolona, John Rafafy; Hasbullah, Bahmid; Rumahlewang, Emma; Solissa, Jonas; Latar, Idris Moh.; Matitaputty, Johanna; Hattu, Mesak
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 21 No. 2 (2025)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v21i2.79200

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterampilan komunikasi siswa dengan strategi pembelajaran Homogeneity Psycho Cognition (HPC) pada sekolah dasar, khususnya dalam konteks pendidikan jasmani. Keterampilan komunikasi merupakan elemen krusial dalam pendidikan abad ke-21, karena mendukung pengembangan keterampilan lain seperti berpikir kritis dan kreatif. Namun, masih terdapat kekurangan signifikan dalam keterampilan komunikasi di kalangan peserta didik, terutama di tingkat sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui angket, sedangkan analisis data menggunakan metode statistik deskriptif dengan presentase. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan komunikasi siswa ketegori baik dari strategi pembelajaran HPC. Secara khusus, strategi HPC terbukti lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa HPC, yang mendukung kolaborasi antar siswa, dapat menumbuhkan keterampilan komunikasi yang memadai di semua siswa. Namun, terdapat faktor penghambat seperti interaksi yang terbatas antara siswa dan lingkungan belajar, serta beban ekonomi yang dapat menimbulkan masalah emosional bagi orang tua, yang pada gilirannya berdampak pada emosi anak. Oleh karena itu, penerapan strategi HPC dalam pembelajaran pendidikan jasmani sangat direkomendasikan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan emosional siswa sekolah dasar. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk mendukung perkembangan keterampilan komunikasi siswa.   Abstract: This study aims to explore students' communication skills using the Homogeneity Psycho Cognition (HPC) learning strategy in elementary schools, particularly in the context of physical Education. Communication skills are a crucial element in 21st-century Education, as they support the development of other skills such as critical and creative thinking. However, there is still a significant deficiency in communication skills among learners, especially at the elementary school level. This type of research is quantitative descriptive, where data collection is carried out through questionnaires, while data analysis uses descriptive statistical methods with percentages. The results indicate that the HPC learning strategy improved students' communication skills significantly. Specifically, the HPC strategy enhanced students' communication skills more effectively. The study also found that HPC, which fosters student collaboration, can cultivate adequate communication skills in all students. However, there are hindering factors such as limited interaction between students and the learning environment, and economic burdens that can lead to emotional issues for parents, affecting the children's emotions. Therefore, implementing the HPC strategy in physical Education is highly recommended to enhance communication and emotional skills among elementary school students. This research provides important insights for educators in designing more effective learning strategies to support the development of students' communication skills.
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka pada Guru PJOK di Kabupaten Maluku Tenggara Jonas Solissa; Bahmid Hasbulla; Emma Rumahlewang; Idris Moh Latar; Johana Matitaputty
German fur Gesellschaft (J-Gefuge) Vol 5 No 1 (2026): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.5.1.23-28

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Modul ajar Kurikulum Merdeka sesuai dengan fase perkembangan, kebutuhan, dan karakteristik peserta didik untuk memastikan pembelajaran bermakna dan berpusat pada siswa, yang pada akhirnya diharapkan dapat menaikkan mutu dan kualitas hasil belajar siswa dalam pembelajaran PJOK. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research dalam bentuk Workshop, Mitra dalam pengabdian ini adalah guru PJOK tingkat SD di Kabupataen Maluku Tengara sebanyak 20 orang. Instrumen untuk mengukur ketercapaian kegiatan pelatihan dengan Pre-test dan Post-test. Hasil tes kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil pelatihan dan pendampingan ini mengalami peningkatan sebesar 19% dan berada pada kategori “sedang”.
Empowering Rural Teachers Through Digital Literacy Training: A Community Service Initiative to Bridge the Technological Gap in Elementary Schools Wajnah Wajnah; Bahmid Hasbullah; Dina Mayadiana Suwarma; Idris Moh. Latar; Yasriuddin Yasriuddin
International Journal of Community Service (IJCS) Vol. 5 No. 1 (2026): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijcs.v5i1.1106

Abstract

The persistent urban–rural digital divide in Indonesia severely limits the quality of technology-enhanced learning in elementary schools. This study evaluates a community service initiative that provided a structured digital literacy training programme to 60 rural elementary teachers in West Java. Employing a one-group pretest–posttest quantitative design, the investigation measured teachers’ digital literacy competence before and after a five-day intensive workshop followed by four weeks of online mentoring, using a validated 30-item Digital Literacy Competence Scale grounded in the DigCompEdu framework. Data were analyzed through descriptive statistics, paired-samples t‑test, Cohen’s d effect size, and hierarchical multiple regression. The results demonstrate a substantial and statistically significant improvement in overall digital literacy, with a very large effect size (d = 2.39). All six digital competence sub-domains increased significantly, although content creation displayed the smallest gain. Hierarchical regression revealed that pretest scores, younger age, and prior ICT training were significant positive predictors of post-training competence, whereas years of teaching experience and school infrastructure were not. Perceived barriers such as unreliable internet connectivity and device scarcity remained high despite the intervention. The findings confirm that intensive, community-based digital literacy training can dramatically enhance rural teachers’ digital competence, yet they also highlight the necessity of addressing systemic infrastructure gaps. Implications for teacher professional development policy and community service design are discussed, together with study limitations and directions for future research