Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Aksi Sosial terhadap Lansia dan ODGJ di Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat (RPSBM) Kota Pekalongan Urmatul Waznah; Metha Anung Anindhita; Nunus Eka Kartikasari; Tri Wijaya Ningsih; Laula; Kurnia Oktaviani, Riska
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i3.1053

Abstract

Kegiatan aksi sosial masyarakat adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan aksi soisal terhadap Lansia dan ODGJ di Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat (RPSBM) Kota Pekalongan ini merupakan wujud kegiatan bersama antara Farmasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Farmasi Universitas Pekalongan, dan Tim IAI PC Kota Pekalongan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi secara langsung dengan memberiakan motivasi dan semangat hidup serta pemberian makanan berupa snack, nasi box dan pakaian bekas pakai yang masih layak untuk digunakan. Pelayanan sosial bagi lansia dan ODGJ dapat bermanfaat, khususnya dalam hal komponen psikososial. Seluruh program kerja kegiatan aksi sosial di RPSBM Kota Pekalongan telah terlaksana dan terpenuhi dengan baik sesuai dengan yang telah direncanakan sejak awal. Sehingga dengan terlaksananya kegiatan aksi sosial ini maka dianggap telah selesai dengan baik dan lancar.
Antioxidant and Antibacterial Test On Kombucha Tea Varian Pedada (Sonneratia caseolaris) Fitriyani, Nur Lu'Lu; Prastiwi, Dani; Anindhita, Metha Anung; Rini, Septiyani Nanda; Silviana, Wanda
Babali Nursing Research Vol. 5 No. 1 (2024): January
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2024.51349

Abstract

Introduction: Kombucha tea is a health drink that can detoxify, antioxidant, energy source and boost the immune system. Kombucha has many variations in taste, including variations in adding fruit such as strawberries, apples, and peaches. Another variant of kombucha with added spices such as ginger and cinnamon. Pedada as a mangrove fruit that is widely available in coastal mangrove forests has potential as a food ingredient because it has very good nutritional content. The aims of this research is to tests of antibacterial effectiveness and antibiotic content from pedada variant of kombucha as a health drink. Methods: the research design is pure experimental research with a completely randomized design. Making kombucha variant pedada through two stages of fermentation. Results: Primary fermentation was carried out for 12 days to produce kombucha tea and secondary fermentation was carried out for 4 days with the addition of variations of pedada fruit juice with concentrations of 0%, 10%, 20%, 30%, 40%. The antioxidant test results showed that the kombucha variant pedada contains antioxidants in the presence of tannins, saponins and flavonoids in kombucha pedada variatiant. Conclusion: The Kombucha pedada variant also has antibacterial activity on E. coli and S. thypi bacteria. The antibacterial activity of E.coli showed higher results than chloramphenicol, while S. thypi showed lower effectiveness than chloramphenicol.
PENGARUH KARAGENAN SEBAGAI GELLING AGENT TERHADAP KARAKTER FISIK & KIMIA SEDIAAN GUMMY JELLY EKSTRAK JAHE MERAH Suhesti, Suhesti; Anindhita, Metha Anung
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i2.2317

Abstract

 Latar bekalang : Jahe merah mengandung senyawa fenol yang dapat digunakan sebagai immunomodulator dimasa pandemi Covid-19. Pada umumnya masyarakat memanfaatkan jahe dalam bentuk jamu yang pengkonsumsianya tidak mudah diterima oleh semua kalangan. Oleh karena itu penelitian ini menginovasi jamu kedalam bentuk gummy jelly. Karakteristik terpenting pada gummy jelly terletak pada tekstur. Salah satu faktor yang mempengaruhi tekstur gummy jelly adalah bahan pembentuk gel yang salah satunya yaitu karagenan.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh karagenan terhadap karakteristik  gummy jelly ekstrak jahe merah dan konsentrasi karagenan yang menghasilkan karakter fisikokimia terbaik.Metode : Sediaan gummy jelly dibuat 3 formula dengan menggunakan karagenan variasi konsentrasi 3%, 4,5%, dan 6%. Data diperoleh dari mengumpulkan hasil pengujian fisikokimia gummy jelly yang meliputi uji organoleptis, pH, kadar air, hedonik dan stabilitas. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dilanjut dengan uji Tukey HSD taraf 5%.Hasil : Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan karagenan berpengaruh terhadap kadar air (P<0,05) namun tidak berpengaruh terhadap nilai pH (p>0,05) gummy jelly ekstrak jahe merah. Semakin tinggi konsentrasi karagenan akan menurunkan kadar air. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa karagenan berpengaruh terhadap tekstur. Semakin tinggi kadar air pada gummy jelly maka tekstur akan semakin kenyal.Kesimpulan : Karagenan berpengaruh terhadap karakteristik gummy jelly ekstrak jahe merah yang meliputi kadar air dan tekstur. Namun tidak berpengaruh terhadap organoleptis warna, aroma, rasa, nilai pH dan stabilitas penyimpanan. Hasil uji sifat fisikokimia telah memenuhi syarat. Formula terbaik yaitu formula 1 dengan konsentrasi karagenan 3%. Kata kunci: jahe merah, karagenan, gummy jelly, karakter fisikokimia.
Pengaruh Carbopol 940 Sebagai Gelling Agent Terhadap Karakteristik Fisikokimia Sediaan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Kulit Buah Melon Oranye (Cucumis melo L.) Alatas, Aisyah; Anindhita, Metha Anung
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 02 (2022): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i2.2326

Abstract

Kulit buah melon oranye (Cucumis melo L.) memiliki kandungan flavonoid, fenol, tannin dan vitamin C yang berkhasiat sebagai antioksidan yang dapat melindungi wajah dari radikal bebas. Bentuk masker gel peel-off dipilih dalam formulasi untuk mempermudah penggunaan, dan mampu memberikan pelepasan zat aktif yang lebih baik. Salah satu faktor yang mempengaruhi karakteristik masker gel peel-off adalah bahan pembentuk gel. Bahan pembentuk gel yang digunakan adalah Carbopol 940. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan Carbopol 940 terhadap karakteristik masker gel peel-off ekstrak kulit buah melon. Penelitian ini merupakan rancangan eksperimental, dimana variabel bebas yang digunakan yaitu jenis dan jumlah gelling agent yaitu carbopol 940 dengan konsentrasi 0,5% (FI), 0,75% (FII) dan 1% (FIII). Metode ekstraksi yang digunakan maserasi dengan pelarut metanol. Parameter yang diuji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, waktu sediaan mengering, viskositas dan stabilitas. Analisis data secara deskriptif menggunakan analisis ragam ANOVA (Analysis of Variance) One Way. Hasil pengujian sifat fisik menunjukkan bahwa sediaan FI, FII dan FIII memenuhi syarat pengujian organoleptis, homogenitas, viskositas, pH, daya sebar, waktu mengering, serta stabilitas. FI memiliki penyebaran gel yang baik sehingga absorbsi obat optimal, bentuk sediaan agak kental sesuai dengan syarat masker gel peel-off. Berdasarkan hasil analisis dengan metode One Way ANOVA dan uji Post Hoc Tukey HSD menunjukkan variasi gelling agent carbopol 940 berpengaruh terhadap pengujian pH, viskositas, daya sebar dan waktu sediaan mengering (P<0,05). FI dengan konsentrasi carbopol 940 0,5% memenuhi kriteria masker gel peel-off yang paling baik dan stabil pada pengujian stabilitas