Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh fasilitas dan kemandirian belajar terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi Dini Oktarika; Muhamad Arpan; Dayang Guan Lestari; Bagus Rasyid; Novi Theofilia Perdana; Ayu Novinati; Oslandiana Oslandiana; Arivaldo Arivaldo; Rendy Suhendy
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v12i2.10447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas dan kemandirian belajar terhadap minat belajar siswa mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi kelas VII di SMP Negeri 1 Sekadau Hilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan bentuk penelitian kausal komparatif (Ex Post Facto). Teknik yang digunakan untuk mengumpul data dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi langsung, teknik komunikasi tidak langsung dan teknik observasi sedangkan alat yang digunakan untuk mengumpul data pada penelitian ini adalah pedoman wawacara, angket, fasilitas belajar, kemandirian belajar, minat belajar, dan pedoman observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sekadau Hilir berjumlah 350 siswa dengan pengambilan sampel sejumlah 35 siswa menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini yang pertama menggunakan analisis inferensial yang terdiri dari uji regresi sederhana dan berganda. Berdasarkan analisis deskriptif diketahui bahwa fasilitas belajar, kemandirian belajar, dan minat belajar siswa tergolong tinggi. Berdasarkan analisis inferensial diketahui tidak adanya pengaruh yang signifikan antara fasilitas belajar dengan hasil belajar begitu pula dengan kemandirian siswa dengan minat belajar. Untuk pengaruh secara bersama-sama tidak ada pengaruh yang signifikan antara fasilitas belajar dan kemandirian belajar terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Evaluasi media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran IPA di sekolah Dini Oktarika; Muhamad Arpan; Lia Anggiani; Kristina Pandu Winata; Wahyudi Wahyudi; Emi Emi; Arya Karza; Wulandari Silitionga; Ikhwan Dwi Susanto; Junita Yessi; Saleh Kurniawan
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v12i2.10448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan, efektivitas, dan persepsi siswa serta guru terhadap media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran (mixed methods) dengan desain sekuensial eksploratori, yang melibatkan 62 siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Jongkat. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli, angket kelayakan media (untuk siswa dan guru), tes hasil belajar (pre-test dan post-test), angket motivasi, serta wawancara dengan siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dinyatakan sangat layak digunakan berdasarkan validasi ahli dengan persentase 87% dan penilaian positif dari siswa dan guru. (2) Media ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, terbukti dari peningkatan rata-rata skor post-test 89 yang signifikan dibandingkan pre-test 62. Selain itu, media ini juga berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa hingga pada kategori tinggi. (3) Siswa dan guru memiliki persepsi yang sangat positif terhadap media, menyatakan bahwa media membuat pembelajaran IPA lebih menarik, mudah dipahami, dan meningkatkan keterlibatan siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis multimedia interaktif sangat layak dan efektif untuk digunakan, serta diterima dengan baik oleh siswa dan guru, sehingga berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah.