Claim Missing Document
Check
Articles

Found 51 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha Cv. Arga Konveksi Di Kota Depok, Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis, Dan Aspek Finansial Siti Hadijah; Endang Chumaidiyah; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Arga Konveksi merupakan sebuah usaha konveksi menengah yang beralamat di Jl. Pekapuran RT. 02 RW 02 , Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. CV.Arga berdiri sejak  tahun  2001  dengan  melakukan  produksi  berdasarkan pesanan   dan   telah   mengalami   peningkatan   pendapatan. Kebutuhan pakaian yang terus meningkat, peningkatan pendapatan,   kapasitas   produksi   perusahaan   yang   masih tersedia menimbulkan keinginan pemilik untuk melakukan pengembangan usaha, dalam hal ini melakukan pendirian toko di  kota  Depok.  Analisis  kelayakan  usaha  perlu  dilakukan untuk melihat peluang kelayakan pengembangan usaha. Pengumpulan dan perhitungan data dengan rating factors dilakukan untuk menentukan lokasi toko yang kemudian ditentukan di kecamatan   Beji. Hasil   pengolahan   data kuisioner   yang   telah   disebar   diketahui   persentase   pasar potensial    kemeja   wanita   sebesar   31.36%,    dress/terusan 31.36%, kaos wanita 30.62%, celana wanita 31.36%, kemeja pria 35.56%, kaos pria 35.56%, celana pria 35.56%, dan jaket pria  34.57%.  Pasar  tersedia  untuk  kemeja  wanita  sebesar 91.34%,  90.55%  untuk  dress,  96.77%  untuk  kaos  wanita, 96.85%  untuk  celana  wanita,  96.53%  untuk  kemeja  pria, 95.14% untuk kaos pria, 98.61% untuk celana pria, 93.57% untuk produk jaket pria. Persentase ini merupakan persentase terhadap pasar potensial. Pasar sasaranperusahaan ditentukan  sebesar  1.2%  dari   pasar  tersedia,   dan  pasar sasaran toko sebesar 6% dari pasar sasaran perusahaan. Pengeluaran  pada  aspek  finansial,  seperti  kebutuhan  dana investasi,  perkiraan  pendapatan,  biaya  operasional,  income state, cashflow dan balance sheet yang digunakan untuk menghitung Pay Back Period (PBP), Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR) dengan  periode investasi 5 tahun. Dari hasil perhitungan nilai tingkat investasi diperoleh nilai NPV sebesar 1,07 miliar rupiah, IRR = 29,13% dan PBP = 2.66 tahun. Pengembangan usaha pendirian toko oleh CV. Arga Konveksi dikatakan layak, karena nilai IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR , NPV bernilai positif, dan PBP lebih singkat dari masa investasi. Kata kunci :Analisis Kelayakan, NPV, IRR, PBP, CV. Arga Konveksi.
Perancangan Program Komunikasi Pemasaran Abon Ayam Asep Pos Usaha Kecil Menengah Rizky Jaya Abadi Pangalengan Dengan Menggunakan Metode Benchmarking Mohamad Bangun; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Kecil Menengah Rizky Jaya Abadi merupakan UKM yang memproduksi produk Abon Ayam dengan merk Asep Pos. UKM ini didirikan oleh ibu Tika pada tahun 2011. Saat ini lokasi penjualan produk Abon Ayam Asep Pos hanya terjual didaerah Pangalengan. Lokasi penjualan tersebut diantarannya yaitu warung, sekolah Madrasah Tsanawiyah 1, rumah makan Asti, rumah makan Citire dan rumah makan Panjang Sari. Produk Abon Ayam Asep Pos pernah mengikuti pameran selama satu kali yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di tahun 2014. Selain itu, komunikasi pemasaran hanya dilakukan melalui keluarga, teman kantor, saudara dan tetangga terdekat dari rumah produksi UKM Rizky Jaya Abadi. Pada penelitian ini menggunakan metode benchmarking untuk membandingkan kinerja aspek pasar dan kinerja program komunikasi pemasaran yang dijalankan antara produk Abon Ayam Asep Pos dan produk benchmark partner atau produk yang sejenis yang memiliki keungulan dalam sisi kinerja aspek pasar dan program komunikasi pemasaran yang telah dijalankan. Selain itu, setelah ditentukan produk benchmark partner dilakukan identifikasi mengenai program komunikasi yang dilakukan, ditentukan indikator sebagai parameter dalam pengukuran praktek yang telah dilakukan, identifikasi gap untuk menemukan perbedaan, dan menentukan target perbaikan untuk program komunikasi pemasaran yang baru bagi produk Abon Ayam Asep Pos. Berdasarkan hasil penelitian ini dengan menggunakan metode benchmarking sebagai acuan dalam merancang program komunikasi pemasaran yang baru untuk UKM Rizky Jaya Abadi pada produk Abon Ayam Asep Pos. Rancangan program komunikasi pemasaran tersebut berdasarkan kemampuan sumber daya yang dimiliki oleh UKM Rizky Jaya Abadi. Rancangan program komunikasi yang dapat diterapkan yaitu perbaikan area pemasaran, saluran distribusi produk melalui reseller, perbaikan kemasan produk, penggunaan media sosial fanpage facebook, promosi produk melalui program acara arisan. Kata Kunci : UKM Rizky Jaya Abadi, komunikasi pemasaran, benchmarking, benchmark partner, gap, reseller, Fanpage Facebook.
Perancangan Prosedur Untuk Meminimasi Risiko K3 Berdasarkan Hasil Hirarc Untuk Memenuhi Requirement Ohsas 18001:2007 Klausul 4.4.7 Dan 4.5.1 Serta Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 Di Rumah Batik Komar Suci Rachma Sari; Marina Yustiana Lubis; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rumah Batik Komar merupakan perusahaan kain batik asli Indonesia yang berupaya menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dengan menyediakan alat pelindung diri, alat pemadam api ringan, larangan merokok dan penyediaan kotak P3K. Penerapan belum secara formal dilakukan, sehingga terdapat kecelakaan yang dialami pekerja diantaranya terkena lelehan gondorukem panas dan tergores alat kerja yang tajam. Berdasarkan masalah tersebut maka perlu adanya sistem manajemen K3 untuk menjamin pekerja dalam keadaan aman. Penerapan SMK3 dilakukan dengan pengolahan potensi bahaya dan risiko pada aktivitas. Pengolahan terhadap potensi bahaya dan risiko menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). HIRARC digunakan dengan mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko, kemudian dilakukan penilaian agar diketahui nilai potensi bahaya dan risiko tertinggi sehingga dapat dilakukan pengendalian risiko yang ada. Pada tahap identifikasi bahaya diperoleh 124 aktivitas berpotensi bahaya dan risiko, dimana diketahui 8 aktivitas high risk dan 70 aktivitas significant risk dengan nilai high dan significant terbanyak terdapat diproses pelilinan batik cap, pembuatan alat cap dan pewarnaan. Berdasarkan hasil identifikasi HIRARC maka akan dilakukan upaya pengendalian yang disesuaikan dengan 13 requirement OHSAS 18001:2007 klausul 4.4.7 dan 4.5.1 dengan PP No. 50 Tahun 2012 sehingga dihasilkan prosedur penyimpanan, pemeliharaan dan penggunaan APAR, prosedur evakuasi keadaan darurat, dan prosedur pelaporan. Kata Kunci : Rumah Batik Komar, HIRARC, OHSAS 18001:2007, Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 2012, SOP, Intruksi kerja
Analisis Kebutuhan Atribut Website Pemerintah Kabupaten Bandung Dengan Menggunakan Metode Web Usability Dan Model Kano Devia Resty Putri; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Electronic Government atau e-Government adalah upaya untuk mengaplikasikan pelayanan kepemerintahan melalui sistem informasi berbasis computer. Salah satu upaya pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung e- Government adalah dengan melaksanakan pengembangan website Pemerintah Kabupaten Bandung. Penggunaan website untuk mendukung kemudahan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat terus berkembang, termasuk Pemerintah Kabupaten bandung yang mempunyai website khusus. Website ini merupakan aplikasi Pemerintah Kabupaten Bandung yang menunjang kegiatan dan pemberian informasi kepada masyarakat yang tentunya harus memiliki pengaruh usability yang baik. Usability yang baik merupakan poin penting yang diperhatikan oleh pengguna agar menjadi efektif dan efisien dalam penggunaanya. Dalam penelitian ini dilakukan identifikasi atribut kebutuhan website Kabupaten Bandung dengan menggunakan metode Web Usability dan Model Kano. Prinsip dari penelitian ini adalah untuk mencari Voice of Customer. Berdasarkan hasil penggalian Voice of Customer dan pengolahan kuesioner didapatkan 16 atribut. Untuk mengetahui standar penilaian tingkat usability website tersebut, maka diperlukan model yang menguji tingkat kepuasan pengguna (user satisfaction) terhadap sistem.
Perbaikan Proses Bisnis Penyusunan Rencana Kerja Dinas Pemuda Olahraga Dan Pariwisata Kabupaten Bandung Menggunakan Metode Business Process Improvement Untuk Memenuhi Permendagri No.54 Tahun 2010 Dan Iso 9001:2008 Klausul 7.3 Indah Kusuma M Noor; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Fungsi Renja di Dispopar Kabupaten Bandung yaitu mewujudkan misi Dispopar yang dijabarkan kembali melalui tujuan dan sasaran strategis yang lebih operasional. Penyusunan Renja harus sesuai dengan aturan Pemerintah Dalam Negeri (PERMENDAGRI) No. 54 Tahun 2010 dan persyaratan ISO 9001:2008 klausul 7.3 agar proses desain dan pengembangan dapat terjamin dengan baik dan dokumen terpelihara dengan benar. Untuk memperoleh kedua pesyaratan tersebut dilakukan analisis gap antara proses bisnis aktual penyusunan Renja Dispopar Kabupaten Bandung dengan PERMENDAGRI No.54 tahun 2010 mengenai penyusunan Renja. Hasil analisis gap kemudian dibandingkan dengan persyaratan 9001:2008 klausul 7.3. Pada penelitian ini untuk memperbaiki proses bisnis agar menjadi efektif dan efisien dilakukan dengan menggunakan metode Business Processs Improvement (BPI). Metode BPI dilakukan mencakup analisis aktivitas yang dilanjutkan dengan penyederhanaan menggunakan 13 tools streamlining. Hasil analisis aktivitas terdapat 14 RVA dan 12 BVA. Selanjutnya, dilakukan analisis streamlining dengan menggunakan metode Process cycle time reduction, Simplification, Duplicate elimination, dan Pengubahan urutan proses. Setelah itu, hasil analisis diverifikasi kepada pemilik proses masing-masing aktivitas. Dari penyederhanaan tersebut akan dirancang Standard Operating Procedure (SOP) Penyusunan Renja Dispopar Kabupaten Bandung serta 19 Instruksi Kerja. Kata kunci : SOP, BPI, ISO 9001:2008 klausul 7.3, Renja
Perancangan Program Peningkatan Employee Engagement Di Pt Xyz Dengan Menggunakan Metode Addie Dinni Rifani; Fida Nirmala Nugraha; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan farmasi yang memproduksi vaksin dan anti sera di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara. Untuk dapat selalu berdaya saing global, diperlukan kinerja perusahaan yang baik. Kinerja perusahaan yang baik akan tercapai apabila didukung produktivitas yang tinggi dari karyawan. Namun, pada PT XYZ ditemukan masalah yaitu produktivitas kinerja karyawan rendah yaitu 6.8 dari standar produktivitas PT XYZ sebesar 7, padahal tingkat kepuasan karyawan tinggi yaitu 6.8 dari standar kepuasan PT XYZ sebesar 6. Ternyata kepuasan tidak cukup untuk mencapai produktivitas, sedangkan diketahui jika karyawan engaged terhadap perusahaan, maka kinerja karyawan tersebut akan semakin produktif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat employee engagement dan merancang program peningkatan employee engagement. Pada penelitian ini digunakan model Aon Hewitt untuk perancangan alat ukur dimana pengukuran dilakukan terhadap 131 orang karyawan dari total populasi 1300. Alat ukur digunakan untuk mengukur tingkat engagement dan tingkat kepuasan. Setelah mendapatkan tingkat engagement dan tingkat kepuasan, dilakukan analisis dan perancangan program peningkatan employee engagement menggunakan metode ADDIE. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan nilai tingkat engagement PT XYZ sebesar 64.8% dan tingkat kepuasan sebesar 66%. Adapun program dirancang pada faktor-faktor yang memiliki nilai kepuasan terendah yaitu career opportunities 7.4, work tasks 7.44, dan employee engagement 7.5. Kata kunci : Employee Engagement, Engagement, Aon Hewitt, ADDIE.
Perancangan Standar Behavioral Competencies Untuk Tutor English-self Access Program (esap) Di Pusat Bahasa Telkom University Menggunakan Metode Delphi Eko Faiqurridho; Fida Nirmala Nugraha; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal yang paling penting untuk mempersiapkan kesuksesan masa depan setiap orang. Lalu, dalam dunia pendidikan penguasaan bahasa asing terutama bahasa Inggris mutlak di perlukan bagi setiap pelajar yang dapat diraih melalui pendidikan formal dan non formal. Oleh karenanya, Telkom University mendirikan Pusat Bahasa dengan tujuan untuk mengembangkan dan mengelola semua program bahasa. Penelitian ini memfokuskan pada Tutor Pusat Bahasa. Hal ini didorong dari tuntutan dari para peserta didik untuk memberikan kualitas pembelajaran yang mampu memenuhi kebutuhan yang menunjang. Oleh karena itu, diperlukan adanya klasifikasi Tutor ESAP berdasarkan kriteria yang sesuai dari tiap level konsumen. Dalam prosesnya, penelitian ini menggunakan metode Delphi untuk pengambilan keputusan yang melibatkan para pakar/pemangku jabatan terkait. Hasil dari pengumpulan keputusan tersebut dapat dijadikan dasar untuk merancang perbaikan kompetensi dasar Tutor ESAP. Secara umum, penelitian ini melakukan proses meliputi identifikasi leveling untuk tutor, identifikasi kompetensi tutor eksisting dan leveling mahasiswa, merancang klasifikasi tutor, dan assign tutor dengan kompetensi sesuai dengan leveling mahasiswa. Hasil penelitian ini berupa standar identifikasi Behavioral Competencies untuk leveling, standar Behavioral Competencies, dan usulan pengembangan untuk meningkatkannya. Kata kunci: Metode Delphi, Identifikasi Behavioral Competencies, Standar Behavioral Competencies, Usulan pengembangan, Pusat Bahasa Telkom University
Analisis Dan Perbaikan Proses Bisnis Kritis Direktorat Early And Primary Education Telkom Foundation Untuk Memenuhi Requirement Iso 9001:2008 (klausul 8.2.3 Dan 8.5.2) Menggunakan Metode Business Process Improvement Chandra Alamsyah; Sri Widaningrum; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom Foundation merupakan suatu yayasan yang bergerak dibidang pendidikan yang sudah menerapkan sistem manajemen mutu berdasarkan standar ISO 9001:2008. Standar ISO 9001:2008 memiliki persyaratan untuk proses bisnis yang terdokumentasi. Namun khususnya proses bisnis di Direktorat Early and Primary Education yang merupakan bagian dari Telkom Foundation terdapat proses bisnis existing yang belum efektif sehingga perlu diperbaiki dahulu sebelum merancang SOP. Perbaikan proses bisnis berpedoman kepada standar ISO 9001:2008. Data yang digunakan untuk perbaikan proses bisnis adalah data proses bisnis existing Direktorat Early and Primary Education, proses bisnis kritis dan standar ISO 9001:2008. Perbaikan proses bisnis dimulai dari menentukan proses bisnis kritis menggunakan metode management selection approach dengan memperhatikan tingkat kepentingan proses bisnis. Setelah itu proses bisnis kritis yang terpilih akan diperbaiki menggunakan metode Business Process Improvement. Tahap selanjutnya adalah proses analisis aktivitas untuk memperbaiki aktivitas yang belum efektif, selanjutnya dilakukan proses streamlining untuk meningkatkan keefektifan. Hasil dari proses analisis aktivitas dan streamlining menjadi dasar untuk perancangan SOP usulan. Perancangan SOP usulan proses bisnis kritis dirancang berdasarkan standar ISO 9001:2008. SOP usulan pada penelitian ini adalah SOP Tindakan Perbaikan Early and Primary Education Telkom Foundation. Kata Kunci:  ISO 9001:2008, Standard Operating Procdure, Business Process Improvement, Proses Bisnis, Proses Bisnis Kritis
Analisis Kelayakan Pembukaan Cabang Klinik Hasri Medika Di Kabupaten Tangerang Ditinjau Dari Aspek Pasar, Teknis, Finansial, Hukum Dan Lingkungan Ruri Yandilasari; Endang Chumaidiyah; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

—Klinik Hasri Medika merupakan sarana kesehatan berbentuk klinik utama yang berlokasi di Jl. Aria Jaya Santika rt.01/01 Desa Pasir Nangka Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Jasa pelayanan kesehatan klinik yang tersedia yaitu poli umum, poli anak, poli gigi, serta poli kebidanan dan kandungan. Pendapatan klinik mengalami peningkatan dari tahun 2010 sampai 2013 sehingga pemilik ingin memperluas pasar sasaran den meningkatkan pendapatan pertahunnya dengan membuka klinik cabang baru untuk pasar di daerah lain di Kabupaten Tangerang. Setelah pengumpulan data dan perhitungan menggunakan rating factor, terpilihlah wilayah Desa Suradita Kecamatan Cisauk yang akan menjadi lokasi pembukaan cabang baru Klinik Hasri Medika. Dari hasil survei kuesioner dan pengumpulan data diketahui untuk poli umum memiliki pasar potensial sebesar 86,93%, pasar tersedia 90,46% dari pasar potensial, dan pasar sasaran sebesar 5% dari pasar tersedia. Poli anak memiliki pasar potensial sebesar 32,16%, pasar tersedia 57,81% dari pasar potensial, dan pasar sasaran sebesar 5% dari pasar tersedia. Poli gigi memiliki pasar potensial sebesar 28,64%, pasar tersedia 76,32% dari pasar potensial, dan pasar sasaran sebesar 5% dari pasar tersedia. Poli kebidanan dan kandungan memiliki pasar potensial sebesar 36,93%, pasar tersedia 63,95% dari pasar potensial, dan pasar sasaran sebesar 5% dari pasar tersedia. Masa Periode yang ditetapkan dalam proyeksi keuangan adalah 5 tahun untuk pengeluaran yang ada di dalam aspek financial, seperti kebutuhan dana investasi, perkiraan pendapatan, biaya operasional, income state, cashflow dan balance sheet yang digunakan menghitung investasi, seperti NPV, IRR, dan PP. Perhitungan NPV, IRR, dan PP dilakukan untuk mengetahui kelayakan dari tingkat nilai investasi. Hasil perhitungan nilai tingkat investasi yaitu NPV sebesar Rp. 566.967.705, IRR = 23,64% dan PP = 2,85 tahun. Lokasi cabang baru Klinik Hasri Medika dinyatakan layak karena nilai IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR dan NPV bernilai positif. Kata kunci :Analisis Kelayakan, Klinik Kesehatan, NPV, IRR, PP
Perbaikan Proses Bisnis Ukm Kerupuk Kentang Ibu Risty Untuk Pemenuhan Kriteria Cppb-irt Dan Sertifikasi Halal Menggunakan Metode Bpi Dian Ayu Septina; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Usaha Kecil Menengah Kerupuk Kentang Ibu Risty merupakan salah satu UKM yang bergerak di bidang pengolahan pangan yang memproduksi olahan kentang. UKM Kerupuk Kentang Ibu Risty berencana untuk memasuki pasar modern. Namun, UKM Kerupuk Kentang Ibu Risty belum dapat memasuki ke pasar modern karena terdapat persyaratan dasar yang belum dipenuhi, diantaranya kepemilikan Surat Perizinan Pengelolaan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dan sertifikat Halal. Untuk mendapatkan kedua sertifikat tersebut, UKM harus memiliki proses bisnis yang sesuai agar seluruh kegiatan pengelolaan UKM dapat berjalan secara terstruktur. Namun untuk memperoleh proses bisnis yang sesuai, perlu dilakukan proses identifikasi pada kriteria CPPB-IRT dan Sertifikasi Halal dengan kondisi eksisting UKM. Hasil evaluasi identifikasi pemenuhan krieria CPPB-IRT dan Sertifikasi Halal menjadi dasar untuk merancang proses bisnis pemenuhan kriteria CPPB-IRT dan Sertifikasi Halal. Setelah mendapatkan proses bisnis pemenuhan kriteria CPPB- IRT dan Halal dilakukan perbaikan agar menghasilkan proses bisnis usulan. Pada penelitian ini perbaikan proses bisnis dilakukan dengan metode BPI (Business Process Improvement) yang mencakup analisis aktivitas ke dalam RVA, BVA, NVA pada masing-masing proses dan dilanjutkan dengan penyederhanaan menggunakan 12 tools Streamlining. Hasil dari analisis aktivitas pada proses bisnis usulan menunjukkan sebanyak 31 aktivitas RVA, 121 aktivitas BVA, dan 1 aktivitas NVA. Pada tahap selanjutnya dilakukan proses streamlining pada aktivitas RVA dan aktivitas BVA menggunakan 12 tools Streamlining diantaranya Standardization, Supplier Partenrship, Automation, Bereaucracy Elimination, Simplification, Duplication Elimination, Simple Language, dan Upgrading. Sementara itu, dilakukan proses eliminasi pada aktivitas NVA. Berdasarkan proses penyederhanaan tersebut, terdapat rancangan proses bisnis usulan yang didokumentasikan ke dalam bentuk SOP, agar proses bisnis usulan dapat diimplementasikan dalam pengelolaan UKM Kerupuk Kentang Ibu Risty. Kata Kunci : BPI, CPPB-IRT, Sertifikasi Halal, Proses Bisnis, SOP.
Co-Authors ., Yassierli Adhijaksa, Nanda Fachry Alan Arif Dharmasaputra Alan Arif Dharmasaputra Alan Arif Dharmasaputra, Alan Arif Alfian Kusuma Aji Annisaa Rasyida Annisaa Rasyida Annisaa Rasyida, Annisaa Ari Hendriyanto Aulia F. Hadining Aulia F. Hadining, Aulia F. Azi Ginanjar Nugraha Azzahra, Zalina Fatima Budi Praptono Budiarto, Sulistyo Chandra Alamsyah Chanita , Olivia Akma Christanto Triwibisono Devi Pratami Devia Resty Putri Dewi Larasati Dian Ayu Septina Dinni Rifani Dita Ayu Wandira Dwi Wahyuni Edwina Edwina Eko Faiqurridho Endang Chumaidiyah Erif Rifki Rediana Fakhrurrozi Fakhrurrozi Febrilyn, Rebeca Anika Fida Nirmala Nugraha Gandawijaya, Indra Gavrila, Tobey Ghea Okta Audina Hizgion Dofesto Alsimanjuntak Ilham Reza Prasetyo Iman Sudirman Iman Sudirman Inayatullah, Adinda Aulia Indah Kusuma M Noor Intan Permatasari Iskandar, Taufan Fadhilah Joe Monang Juli Trisna Aisyah Sinaga Lestari, Ni Made Ayu Aghata Widya Litasari W Suwarsono Litasari W. Suwarsono Litasari Widyastuti Litasari Widyastuti Litasari Widyastuti Suwarsono Litasari Widyastuti, Litasari Lulu Kurnia Agustin Maharani , Azka Marina Yustiana Lubis Mohamad Bangun Monang, Joe Monang, Joe Muhammad Fadli Auliyufliha Muhammad Ilham Maulana Muhammad Rizki Apriliansyah Nabila Vidya Ariani Nadira Cahya Utami Rusli Novalino Novalino Novalino Novalino, Novalino Novita Permata Sari Nugraha, Azi Ginanjar Nursyahbani, Annisa Pamoedji Hardjomidjojo, Pamoedji Permatasari, Tiara Dewi Pramesti Intan Meuthia Prantia Amanda Prasetyo, Ilham Reza Pratami , Devi Rachmat, Mochamad Daffa Praditia Raden Roro Asri Ismaya Putri Raisa Nurfadila Riandi Aditia Darmayana Roby Akbar Maulana Romyah Bighoiri Romy Rr. Asri Ismaya Putri Rr. Asri Ismaya Putri, Rr. Asri Ismaya Ruri Yandilasari Sanjaya, Manasye Surya Sari Wulandari Silvi Rushanti Widodo Siswanto, Joko Siti Hadijah Sjaruddin, Ade Sri Widaningrum Sri Yuni Oktarina Suci Rachma Sari Sudirman, Iman Suprana, Zidan Akhsan Titi Melinda Widodo, Silvi Rushanti Wodhantyo Prabhasworo Yassierli Yassierli Yassierli Yassierli Yassierli Yassierli, Yassierli Yati Rohayati Yati Rohayati, Yati Yesica Berliana Chrismadora Yona Rizkita Cindo Yussi Perdana Saputera Zahroh Oliviany Fadilah Thomas