Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa SMA Negeri 1 Jiwan Tahun Ajaran 2015/2016 Fatimah, Dewi; Huriawati, Farida; Handhika, Jeffry
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2016
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6526.807 KB) | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v1i0.4504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick. Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Jiwan tahun ajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa sebanyak 20 siswa.Penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu dari bulan April sampai dengan bulan Mei 2016. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik observasi untuk analisis data kualitatif, serta tes penilaian kognitif siswa sebagai analisis data kuantitatif. Berdasarkan hasil tes pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan yaitu nilai rata–rata kelas tes siklus I adalah 61,25  meningkat menjadi 77,80 pada tes siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pembelajaran kooperatif tipe Talking Stickterbukti dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Jiwan.Kata Kunci: Hasil  Belajar, Fisika dan Talking Stick.
PELATIHAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI DIGITAL GUNA MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI DAN LITERASI DIGITAL PADA GURU FISIKA Kurniadi, Erawan; Mayasari, Tantri; Handhika, Jeffry; Huriawati, Farida; Hudaa, Perdana Miftachul; Aritonang, Johan
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.14057

Abstract

Abstract. The factors that must play a role in the success of learning today are mastery of the material, pedagogic skills, and digital literacy skills for teachers. In practice, more dominant pedagogic skills are mastered by the teacher. The solution that universities can do is to provide training that aims to improve material mastery and digital literacy. The method of implementing the training through 8 stages, namely: (1) Pretest, (2) Pretest Analysis, (3) FGD and Solutions, (4) Designing Training Materials, (5) Material Deepening Training, (6) Digital Technology Training, (7) Posttest, and (8) Reflection and Evaluation. The results for physics teachers from several MAN and Vocational Schools in Madiun City have an impact on (1) increasing mastery of physics concepts/content knowledge (kinematics, dynamics, and electrical circuits) materials and (2) increasing teacher skills in digital literacy. Abstrak. Faktor yang sangat berperan dalam keberhasilan pembelajaran saat ini adalah penguasaan materi, kemampuan pedagogik, dan kemampuan literasi digital bagi guru. Dalam praktiknya, keterampilan pedagogik lebih dominan dikuasai oleh guru. Solusi yang dapat dilakukan perguruan tinggi adalah memberikan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan penguasaan materi dan literasi digital. Metode pelaksanaan pelatihan melalui 8 tahapan, yaitu: (1) Pretest, (2) Pretest Analysis, (3) FGD dan Solusi, (4) Merancang Materi Pelatihan, (5) Pelatihan Pendalaman Materi, (6) Pelatihan Teknologi Digital, (7) Posttest, dan (8) Refleksi dan Evaluasi. Hasil pelatihan pada guru fisika dari beberapa MAN dan SMK di Kota Madiun telah berdampak pada (1) peningkatan penguasaan materi konsep/isi pengetahuan fisika (kinematika, dinamika, dan rangkaian listrik) dan (2) peningkatan keterampilan guru dalam literasi digital.    
PELATIHAN PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL (GOOGLE MEET) SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN DAN KUALITAS PENYELENGGARAAN SEKOLAH DI SDN I SUKOREJO SARADAN MADIUN Kurniadi, Erawan; Mayasari, Tantri; Handhika, Jeffry; Huriawati, Farida
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.13817

Abstract

Abstract. SDN I Sukorejo has done online learning but is still limited to using the WhatsApp application program. On the other hand, the free Google Meet application program allows active interaction between teachers and students that SDN has never used I Sukorejo teachers. This happens because these teachers have never practised/trained. Therefore, the lecturer of the UNIPMA physics education study program conducted training on the use of Google Meet for the teachers of SDN I Sukorejo for learning purposes and brave meetings. This Google Meet utnnnnnnnnn training is to support learning and improve the quality of school administration. After the training, the teachers of SDN I Sukorejo are ready to carry out lessons and meetings using Google Meet. Teachers are assisted by KKN students for two weeks, To ensure the success of the training. The impact of the training results will be measured at the following collaboration forum. Abstrak. SDN I Sukorejo telah melaksanakan pembelajaran daring, namun masih terbatas memanfaatkan program aplikasi WhatsApp. Program aplikasi gratis Google Meet yang memungkinkan terjadinya interaksi aktif antara guru dengan siswa belum pernah digunakan oleh guru SDN I Sukorejo. Ini terjadi karena guru-guru tersebut belum pernah berlatih/dilatih. Oleh karena itu, dosen program studi pendidikan fisika UNIPMA melakukan pelatihan pemanfaatan Google Meet pada guru-guru SDN I Sukorejo untuk keperluan pembelajaran dan pertemuan daring. Pelatihan pemanfaatan Google Meet ini ditujukan sebagai penunjang pembelajaran dan peningkatan kualitas penyelenggaraan sekolah. Setelah pelatihan, guru-guru SDN I Sukorejo telah siap melaksanakan pembelajaran maupun pertemuan daring menggunakan Google Meet. Untuk menjamin keberhasilan pelatihan, guru-guru didampingi oleh mahasiswa KKN selama 2 minggu. Dampak dari hasil pelatihan akan diukur pada forum kerjasama berikutnya.  
Implementasi Model Problem Based Learning pada Mata Pelajaran PPKN di SDN Mojopurno 01 Kabupaten Madiun Lailimuniffah, Saiyyidatul; Huriawati, Farida; Supadmiati, Supadmiati
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4260

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan penelitian tindakan yang dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki praktik pembelajaran di kelas. Subyek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN Mojopurno 01 Kab. Madiun yang berjumlah 7 peserta didik. Penelitian ini dilakukan ketika melaksanakan PPL pada bulan Mei-Juni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I penggunaan model Problem Based Learning pada mata pelajaran PPKn dengan materi Pola Hidup Gotong Royong dinyatakan berhasil dengan presentase 80%, dengan rata-rata nilai diatas KKM. Sedangkan pada siklus II model Problem Based Learning pada mata pelajaran PPKn dengan materi Membangun Jati Diri dalam Kebinekaan dinyatakan berhasil dengan presentase 90% dengan nilai rata-rata mencapai maksimun diatas nilai KKM. Hal ini menjelaskan bahwa adanya peningkatan terhadap presentase ketercapaian sebesar 10% dari siklus I ke siklus II dengan rata-rata peserta didik mendapat nilai diatas 90 yang termasuk pada kategori sanagt tinggi terhadap implementasi model Problem Based Learning (PBL) yang mampu menciptakan suasana belajar kelas yang efektif dan menyenangkan bagi peserta didik sehingga dapat meningkatkan hasil belajar sesuai indikator yang diinginkan.
Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Gamefication Menggunakan Website Genially Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik SDN Mojopurno 01 Rajab, Taqiyyah Arifah; Huriawati, Farida; Supadmiati, Supadmiati
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4008

Abstract

Terjadinya dominasi pada metode ceramah membuat peserta didik jenuh yang membuahkan penurunan hasil belajar dari peserta didik sehingga perlu bagi guru untuk melakukan inovasi pada media yang digunakan salah satunya menggunakan media pembelajaran berbasis gamification menggunakan website Genially. Penelitian ini sendiri bertujuan guna meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan bantuan website Genially sebagai media pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi “Mengenali Sejarah NKRI” pada peserta didik kelas V SDN Mojopurno 01. Penelitian ini berjeniskan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dimana pada perwujudannya memiliki beberapa tahapan antara lain yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini antara lain seperti dokumen observasi dan tes. Hasil dari penelitian pra siklus mempertunjukkan bahwa hasil rerata ketuntasan peserta didik sebesar 30%, pada siklus I memperoleh presentase 40% dan meningkat dengan persentase angka berada pada 80% pada siklus II. Sehingga dapat ditarik simpulan bahwa media pembelajaran berbasis gamification menggunakan website Genially dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi “Mengenali Sejarah NKRI”.
Implementasi Baamboozle Game pada Materi Keanekaragaman Hayati di SDN Mojopurno 01 Kabupaten Madiun Putri, Juita Cahyani; Huriawati, Farida; Supadmiati, Supadmiati
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti implementasi Baamboozle Game pada materi keanekaragaman hayati di kelas V SDN Mojopurno 01 Kabupaten Madiun. Keanekaragaman hayati sering dianggap sulit oleh siswa karena melibatkan banyak konsep dan pengetahuan yang kompleks. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dengan total 9 peserta didik sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Baamboozle Game secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Pada pra siklus, 44,4% siswa mencapai KKM dengan rata-rata nilai 70,89%. Pada siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 66,7% dengan rata-rata nilai 76,89%. Selanjutnya, pada siklus II, ketuntasan mencapai 88,9% dengan rata-rata nilai 83,33%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa Baamboozle Game efektif dalam membuat pembelajaran keanekaragaman hayati lebih menarik dan membantu siswa dalam memahami materi dengan lebih baik. Kesimpulannya, implementasi Baamboozle Game dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, motivasi, dan hasil belajar siswa dalam memahami konsep keanekaragaman hayati.
Implementasi Pendekatan TaRL untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik pada Materi Jaring-jaring Bangun Ruang Kelas IV SDN Mojopurno 01 Madiun Rosidah, Diah Ainur; Huriawati, Farida; Supadmiati, Supadmiati
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman belajar peserta didik dalam pembelajaran jaring-jaring bangun ruang dengan mengimplementasi pendekatan TaRL (Teaching at The Right Level). Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan kelas dilakukan secara nyata di kelas setiap Tindakan yang diberikan dapat memberikan Tindakan yang tepat untuk kemajuan pembelajaran peserta didik. Subjek penelitian dengan menggunakan 1 kelas IV SD sebanyak 7 peserta didik di SD Negeri 01 Mojopurno. Penelitian Tindakan Kelas dengan observasi di kelas dan memberi angket pemahaman belajar peserta didik dalam pembelajaran jaring-jaring bangun ruang dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 69.10% peserta didik merasa senang pada saat proses pembelajaran jaring-jaring bangun ruang dengan Implementasi pendekatan TaRL karena dikelompokkan sesuai dengan tingkat kemampuannya masing-masing dan peserta didik menyukai kerjasama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Dari penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa pendekatan TaRL dapat meningkatkan pemahaman belajar peserta didik.
Implementasi Media Pembelajaran Game Kuis dengan Website Genially untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Putri Hidayati, Ayu Diah; Huriawati, Farida; Supadmiati, Supadmiati
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4010

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menangani permasalahan peserta didik yang memperoleh hasil belajar dibawah KKM, dikarenakan peserta didik bosan dan kurang termotivasi untuk belajar, selain itu penelitian ini bertujuan untuk membandingkan peningkatan hasil belajar peserta didik sebelum dan setelah menggunakan media game kuis dengan website genially pada peserta didik kelas IV SD Negeri Mojopurno 01 Madiun. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini, yakni penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas  (PTK)  dilaksanakan selama 2 siklus, melalui beberapa tahapan dalam pelaksanaannya, yaitu melaksanakan perencanaan (planning), melakukan tindakan (acting), pengamatan (observing), serta analisis dan refleksi (reflecting). Hasil penelitian yang diperoleh dari pembelajaran pra siklus menunjukkan  rata-rata ketuntasan belajar peserta didik sebesar 29%, pada sikus I meningkat 43%, sedangkan pada siklus II meningkat sebesar 86%, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media game kuis dengan website genially sangat efektif untuk memperoleh peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS bab 8 “Membangun Masyarakat yang Beradab”.
Research Trends in Project-Based Learning in Elementary Schools (2001-2024): Bibliometric Analysis Purwandari, Purwandari; Huriawati, Farida; Sarry, Viola Dea Amanda; Susanti, Ita
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 16 No 2 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i2.6336

Abstract

Project-Based Learning (PjBL) is an educational method that engages students in completing projects relevant to real-life contexts, fostering critical thinking and problem-solving skills. This study aims to systematically analyze trends and developments in research related to PjBL in primary schools through a bibliometric approach, providing insights into the method's implementation in primary education. The study employs data retrieved from the Scopus database using the Publish or Perish tool, which is analyzed with VOSviewer to visualize trends in collaboration, keywords, and contributions of prominent authors. Over the past two decades (2001–2024), 173 publications have been identified, with a notable surge in research output beginning in 2017 and peaking in 2020. The analysis highlights keywords such as "STEM," "digital literacy," and "multiple intelligences," underscoring the multidimensionality of PjBL. Additionally, the study identifies key contributors and institutions driving research in this field. The findings are organized logically, presenting a clear sequence of scientific activities conducted in this study. This research underscores the pivotal role of PjBL in enhancing students' 21st-century skills, particularly through technology integration and fostering collaboration among researchers. It also lays the groundwork for future studies to delve into the effective and contextual application of PjBL in primary schools, addressing current educational challenges.
Research Trends in Project-Based Learning in Elementary Schools (2001-2024): Bibliometric Analysis Purwandari, Purwandari; Huriawati, Farida; Sarry, Viola Dea Amanda; Susanti, Ita
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 16 No. 2 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i2.6336

Abstract

Project-Based Learning (PjBL) is an educational method that engages students in completing projects relevant to real-life contexts, fostering critical thinking and problem-solving skills. This study aims to systematically analyze trends and developments in research related to PjBL in primary schools through a bibliometric approach, providing insights into the method's implementation in primary education. The study employs data retrieved from the Scopus database using the Publish or Perish tool, which is analyzed with VOSviewer to visualize trends in collaboration, keywords, and contributions of prominent authors. Over the past two decades (2001–2024), 173 publications have been identified, with a notable surge in research output beginning in 2017 and peaking in 2020. The analysis highlights keywords such as "STEM," "digital literacy," and "multiple intelligences," underscoring the multidimensionality of PjBL. Additionally, the study identifies key contributors and institutions driving research in this field. The findings are organized logically, presenting a clear sequence of scientific activities conducted in this study. This research underscores the pivotal role of PjBL in enhancing students' 21st-century skills, particularly through technology integration and fostering collaboration among researchers. It also lays the groundwork for future studies to delve into the effective and contextual application of PjBL in primary schools, addressing current educational challenges.