Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Field Testing and Concrete Quality Analysis for Column, Beam and Floor Slab Structures at Siloam Silampari Hospital, Lubuk Linggau City using the Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) Method M. Hasbi Zuher; Zulmahdi Darwis; Soelarso Soelarso; Baehaki Baehaki; Midia Rahma; Abdurohim Abdurohim; Arief Budiman; Ina Asha Nurjanah
Jurnal Fondasi Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/fondasi.v15i1.41195

Abstract

The construction of tall buildings is inextricably linked to various quality standards, which are used to create safe and comfortable buildings for occupants, users, and surrounding buildings. Concrete quality testing is one of the necessary tests performed on construction projects to ensure that towers or tall buildings comply with existing standards and regulations. Testing concrete structures after casting is crucial to ensure they conform to the intended design. Various types of testing can be performed, including non-destructive testing (NDT), semi-destructive testing (SDT), and destructive testing (DT). In this study, we used the Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) testing method. Concrete testing using UPV is one of the tests that is more widely used because of the satisfactory results using ultrasonic waves and requires relatively low costs compared to other testing methods. The results obtained were in the Good Concrete Quality Category from the total sample of test points. The minimum concrete compressive strength requirement is 21 MPa for special structural concrete quality based on SNI-2847-2019.
IDENTIFIKASI KERENTANAN ASET PUBLIK PADA KUA KECAMATAN PONTANG Ina Asha Nurjanah; Midia Rahma; Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Woelandari Fathonah; Prastika Wahid Santoso; Soelarso Soelarso; Abdurohim Abdurohim; Safira Aprilya Putri Setyana; Muhammad Dananiri; Muhammad Bintang Rangga Permana; Raihan Naufal Hakim; Muhammad Rakha Revaldo; Robby Firman Hidayat; Didied Haryono
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 5, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/cecd.v5i1.41160

Abstract

Aset publik pada instansi pemerintah memiliki peran penting dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat, sehingga kondisi fisik struktur bangunan perlu dipastikan dalam keadaan aman dan layak fungsi. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pontang sebagai salah satu fasilitas pelayanan publik memerlukan identifikasi terhadap kerentanan aset, khususnya dari aspek fisik struktur bangunan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerentanan aset publik berdasarkan kondisi eksisting di lapangan. Metode yang digunakan meliputi tahapan persiapan melalui pelatihan enumerator, survei lapangan untuk pengumpulan data kondisi fisik bangunan, serta analisis berdasarkan hasil pengamatan visual terhadap elemen struktur. Parameter yang diamati mencakup kondisi komponen struktur seperti kolom, balok, dinding, dan atap, termasuk indikasi kerusakan seperti retak, deformasi, dan penurunan kualitas material. Hasil identifikasi menunjukkan adanya variasi tingkat kerentanan pada beberapa bagian bangunan yang dipengaruhi oleh kondisi fisik dan usia bangunan. Kegiatan ini memberikan gambaran awal mengenai kondisi fisik aset publik di KUA Kecamatan Pontang sebagai dasar informasi dalam pengelolaan aset, tanpa memberikan rekomendasi tindak lanjut.