Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Dampak Pengeluaran Wisatawan terhadap Perekonomian Provinsi Jawa Timur dengan Pendekatan Model Input-Output Rahmi, Utari Azalika; Pratiwi, Wiwik Dwi; Utomo, Devi Kartika Sari; Gusadi, Meriyati Huka; Fachrurrazi, Fachrurrazi
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.387

Abstract

Kinerja pariwisata Indonesia dalam beberapa tahun telah mengalami pertumbuhan yang positif meski sempat mengalami penurunan di tahun 2020 akibat adanya pandemi COVID-19. Peningkatan jumlah kunjungan dan jumlah rata-rata pengeluaran wisatawan nusantara maupun mancanegara serta kontribusi pariwisata terhadap PDB merupakan salah satu indikasi perkembangan sektor pariwisata. Pada tahun 2022, provinsi Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang paling banyak dikunjungi wisatawan nusantara maupun mancanegara dan kontributor PDRB terbesar kedua terhadap PDB nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pariwisata terhadap perekonomian di Jawa Timur dengan memperhitungkan pengeluaran wisatawan nusantara maupun mancanegara tahun 2022 terhadap output, pendapatan masyarakat, nilai tambah bruto dan tenaga kerja di provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model analisis input output. Data yang digunakan merupakan data yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik meliputi tabel input output Jawa Timur 2016, statistik wisatawan nusantara dan mancanegara tahun 2022. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa baik pengeluaran wisatawan nusantara maupun mancanegara memiliki dampak yang signifikan terhadap perekonomian Jawa Timur. Analisis keterkaitan sektor pariwisata di Provinsi Jawa Timur menunjukkan peran penting sektor transportasi, pergudangan, dan jasa perusahaan dalam mempengaruhi pertumbuhan sektor lainnya. Angka pengganda output dan tenaga kerja menunjukkan kontribusi signifikan dari semua sektor pariwisata terhadap total output ekonomi, dengan sektor jasa lainnya memberikan dampak tidak langsung yang utama. Sementara itu dampak langsung sektor pariwisata telah menciptakan lapangan pekerjaan yang signifikan dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.
PENYULUHAN METODE MUDAH DAN PRAKTIS KARAKTERISASI FLY ASH SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI SEMEN Pratiwi, Wiwik Dwi; Santoso, Mochamad Yusuf; Purwanti, Endang Pudji; Setiawan, Adhi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3681

Abstract

Fly ash yang merupakan residu pembakaran batu bara memiliki potensi untuk digunakan sebagai supplementary cementitious material (SCM), yaitu material yang fungsinya mengganti sebagian semen. Jika divaluasi, harga fly ash berkisar antara Rp 130.000 sampai Rp 140.000 per ton. Namun, fly ash perlu dikarakterisasi terlebih dahulu untuk memastikan potensi tersebut. Permasalahan yang melatarbelakangi pengabdian kepada masyarakat ini adalah banyaknya fly ash yang dihasilkan oleh mitra dan belum dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, untuk karakterisasi fly ash diperlukan pengujian di laboraturium tertentu. Sehingga, pada kegiatan ini dilakukan penyuluhan metode mudah dan praktis karakterisasi fly ash sebagai bahan substitusi semen. Berdasarkan identifikasi permasalahan mitra, didapatkan informasi bahwa limbah fly ash yang dihasilkan sebanyak 6-ton per hari dan langsung diangkut oleh pengolah sampah. Melihat potensi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan menguji sampel fly ash dari mitra. Hasil pengujian menunjukkan bahwa karakterisktik water requirement dari sampel melebihi batas maksimum dari persyaratan dari ASTM C618-19, sehingga masih perlu peningkatan kualitas dari fly ash jika akan digunakan sebagai bahan pembuatan beton. Hal ini dikarenakan semakin tinggi water requirement nya, maka kekuatan beton akan semakin rendah. Hasil ini kemudian dijadikan sebagai bahan paparan dalam kegiatan penyuluhan bebentuk grup diskusi dengan mitra. Selain hasil pengujiaan sampel, rekomendasi terkait perbaikan karakteristik fly ash juga dipaparkan ketika penyuluhan. Rekomendasi yang diberikan berupa beberapa alternatif teknik untuk optimalisasi pembakaran batu bara dan mendapat respon positif dengan tindak lanjut berupa koordinasi internal dalam rangka perencanaan strategi pemanfaatan fly ash
Transformasi Spasial Hunian Pada Eks-Backpacker Enclaves Studi Kasus: Jalan Jaksa, Jakarta Pusat Haristianti, Vika; Pratiwi, Wiwik Dwi
RUAS Vol. 18 No. 1 (2020)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2020.018.01.5

Abstract

This study aims to discover the extent of spatial transformation in residential areas on Jalan Jaksa, known as the ex-backpacker enclaves due to the concept of supply and demand. Spatial function, building facades, and corridors in residentials are the assessed variables. This study uses a qualitative method. Data collection is done by field observations, interviews, and literature review. The sampling method is using a non-random type or probability sample. The results of the analysis showed that from 26 samples there were 12 building/ residential samples (46.1%) that underwent installation, meaning that the building characteristics were adaptive, five buildings/ residential samples (19.2%) had insertion, meaning that the building was considered to be quite adaptive, and nine buildings/ residential samples (34 %) experiencing intervention, which means the building is not adaptive. In addition, the most changing category is the transformation in housing into multi-story buildings, lodging, and mixed-use buildings.
Eco-Friendly Cellular Lightweight Concrete Partition Walls Using Sandblasting Waste for Seismic Mitigation Cahyono, Luqman; Dermawan, Denny; Pratiwi, Wiwik Dwi; Widiana, Dika Rahayu; Utomo, Agung Prasetyo; Fahmi, M. Rizal; Rosalina, Amanda; Suroidah, Eva Nur; Carina, Annisa; Oktaviastuti, Blima
Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 1 (2026): Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 1
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2026.020.01.10

Abstract

The increasing demand for efficient construction materials has driven the popularity of lightweight bricks in the last decade. On the other hand, ship repair activities generate sandblasting waste, amounting to 2.5–3 million tons per year, which contains heavy metals and corrosive residues, and is therefore categorized as B3 waste. This study aims to transform sandblasting waste into environmentally friendly partition walls that support earthquake and fire disaster mitigation by formulating lightweight bricks of the Cellular Lightweight Concrete (CLC) type through the modification of foam agents and the substitution of fine aggregates. Initial studies, conducted through interviews at one of the shipyards, revealed an average monthly generation of sandblasting waste of 12,100 kg. This study combines laboratory experiments and a literature review to examine material properties, including gradation, specific gravity, water absorption, and metal content (XRF–TCLP), as well as to evaluate compressive strength, density, and potential applications in earthquake disaster mitigation. The characterization results indicate that the sandblasting waste meets the gradation requirements specified in SNI 03-2834-2000 and passes physical tests according to SNI 03-1970-2008, with heavy metal content (Ba, Zn, Cu) below the threshold set in PP No. 22 of 2021. Lightweight bricks are made with a composition ratio of 1:1 cement and sandblasting waste, and variations in the foam agent range from 5% to 12.5%. The best formula, according to SNI 8640-2018, is obtained at a foam agent content of 5%, resulting in a compressive strength of 7.28 MPa and a density of 1,283.33 kg/m³, which is lighter than concrete blocks and red bricks. From an earthquake mitigation perspective, it was found that lighter material weight contributed to reducing inertial forces and loads on the structure, thereby enhancing resistance to initial collapse and facilitating ease of dismantling during post-earthquake evacuation. These findings indicate that sandblasting waste has the potential to be processed into environmentally friendly alternative construction materials that not only meet technical standards but also contribute to earthquake risk mitigation strategies.