Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pembelajaran Tahsinul Qiro’ah di Ponpes Miftahussalam Megang Sakti Musi Rawas Muttaqin, Imam
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): Islamic Education Research
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i1.5201

Abstract

This study aims to determine the process of implementing tahsin Qiro’ah in Pon-Pes Miftahussalam Megang sakti Musi Rawas in terms of theory and practice, and the constraints in Qiro’ah tahsin in Pon-Pes Miftahussalam Megang sakti Musi Rawas. This study uses a qualitative approach, with data collection methods, field observations, interviews, and documentation studies. As for the analysis, the writer uses descriptive analysis which aims to explain the characteristics and aspects that are relevant to the observed phenomenon. The results showed that the implementation of Tahsin Al-Qiro’ah in Pon-Pes Miftahussalam Megang sakti Musi Rawas was as follows: (a) The Al-Qur’an Tahsin aims to deepen the theory of the Koran which is related to tajwid, makhorijul letters, characteristics letters, gharaibul Qur’an, and also learning songs to recite Al-Qur’an recitations, (b) Adding to the love of students for the Al-Qur’an. Then the methods applied in the Tahsin Qiro’ah at Pon-Pes Miftahussalam Megang sakti Musi Rawas are: (a) the drill method, (b) the lecture method, (c) the classical reading method. The obstacles in the Qiro’ah tahsin in Miftahussalam Megang sakti Musi Rawas Islamic Boarding School include: (a) lack of tools or visual aids, (b) when Sundays activities are not conducive, (c) lack of understanding of the purpose of tahsin.
Manajemen Perbankan Syariah di Pasar Rakyat, Pendekatan Berbasis Komunitas Sofianiyatin, Lilik; Muttaqin, Imam
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 8 No 1 (2024): AnCoMS, Oktober 2024
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v8i1.578

Abstract

Sharia banking can significantly contribute to sustainable and inclusive economic growth. This article explores strategies to enhance sharia banking management through a community-based approach in people's markets. By leveraging local market potential, Islamic banks can increase community engagement, strengthen customer relationships, and develop tailored financial products. The research identifies various initiatives, such as financial education programs, collaborations with micro-businesses, and the creation of sharia-compliant financial products. A community-based approach can improve both internal bank management and local economic growth. The article recommends a community-based strategy as a crucial step to enhance sharia banking management in people's markets. It underscores the importance of collaboration between sharia banks and communities to achieve shared goals in sustainable economic development.
Strategi Penyaluran Program Garut Makmur Sebagai Implementasi Fundraising Zakat Untuk Kesejahteraan Mustahik Di Kabupaten Garut (Studi kasus: Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Garut) Muttaqin, Imam; Firdaus, Oktri Mohammad; Ijudin, Ijudin
Journal of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 01 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i01.315

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan yang selalu muncul dihadapi oleh negara maju maupun negara berkembang. Zakat sebagai kewajiban yang ditetapkan oleh Agama Islam adalah metode efisien dan strategis yang dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan perekonomian bagi kelompok masyarakat yang kurang mampu serta berperan amat penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penyaluran zakat Program Garut Makmur sebagai implementasi fundraising untuk kesejahteraan mustahik di Kabupaten Garut. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan variabel bebas penelitian terdiri dari strategi penyaluran dan implementasi fundraising sedangkan variabel terikatnya adalah kesejahteraan mustahik melalui alat ukur pedoman wawancara terstruktur. Populasi penelitian terdiri 1.962 mustahik/ orang pada 42 kecamatan di seluruh Kabupaten Garut dengan teknik penarikan sampel non probability sampling dimana responden dipilih secara convenience sampling dengan mempertimbangkan kemudahan menjangkau desa-desa yang akan dijadikan sampel dengan menetapkan mustahik zakat sebagai responden sebagai responden yang mewakili dari 42 kecamatan di Kabupten Garut. Teknik analisa data yang digunakan merupakan teknik triangulasi sumber, dimana hasil dari penelitian memperlihatkan di dalam variabel strategi penyaluran hanya satu point belum terealisir yaitu pada kondisi perantara zakat dari Baznas yang berbeda di setiap, pada variabel implementasi fundraising terdapat hanya satu point belum terealisir yaitu mustahik belum mendapatkan penyaluran zakat dari Baznas berlangsung terus atau berkelanjutan, pada variabel kesejahteraan mustahik terdapat tiga point belum terealisir yaitu belum optimal dalam mendapatkan peningkatan dalam pendidikan, kesehatan, akses pada listrik dan air. Sedangkan pada pernyataan mendapatkan peningkatan dalam pendapatan, peningkatan dalam rasa aman dan mendapatkan peningkatan dalam akses informasi sudah dapat diperoleh oleh mustahik.
Analisis Komparatif Hasil Belajar Pembelajaran Luring dan Blended Learning pada Mata Kuliah Matriks dan Ruang Vektor di Teknik Informatika Ariani, Wiga; Hikmah, Nur; Muttaqin, Imam; Mutoharoh, Mutoharoh; Suhita, Delpima; Mulyana, Asep
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4696

Abstract

Pendidikan tinggi masih mempertahankan model blended learning setelah berakhirnya pandemi Covid-19 pada tahun 2023. Namun, efektivitas model pembelajaran ini perlu dievaluasi kembali. Para dosen melaporkan bahwa mata kuliah bersifat abstrak dan membutuhkan pemahaman mendalam, seperti matematika; kemampuan matematika mahasiswa tahun pertama masih mengkhawatirkan. Khususnya dalam menguasai konsep dasar matematika. Jika kondisi ini meluas, maka muncul pertanyaan apakah pembelajaran daring atau blended masih menjadi pilihan terbaik pascapandemi. Tujuan penelitian adalah membandingkan hasil belajar luring dan blended learning. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari nilai tes akhir pembelajaran dan dianalisis menggunakan uji t dua sampel independen, dengan hipotesis H0: tidak terdapat perbedaan dan H1: terdapat perbedaan. Data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,083 untuk kelas luring dan 0,092 untuk kelas blended dan memiliki varians yang homogen dengan signifikansi sebesar 0,184. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.015 (sig < 0,05), sehingga H0 ditolak. Statistika deskriptif menunjukkan nilai rata-rata kelas luring 7.87 lebih tinggi dibandingkan kelas blended sebesar 6.25. Kelas luring juga memiliki nilai minimum lebih tinggi serta simpangan baku yang lebih kecil (SD = 1.187) dibandingkan kelas blended (SD = 2.006), yang menunjukkan bahwa capaian hasil belajar mahasiswa pada kelas tatap muka lebih konsisten. Temuan ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara pembelajaran luring dan blended learning, di mana pembelajaran luring menghasilkan capaian hasil belajar yang lebih baik.