Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kreativitas dan Inovasi Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Pengalaman Belajar Siswa di MIS Nurul Siti Aisyah Ishak Delitua Ningtyas, Wilda Cahya; Lubis, Khairuddin; Sundari, Dewi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kreativitas dan inovasi guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan pengalaman belajar siswa di MIS Nurul Siti Aisyah Ishak Delitua. Seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran abad ke-21, guru dituntut untuk mampu menciptakan metode pembelajaran yang menarik dan efektif guna memotivasi siswa serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Dalam konteks pendidikan agama Islam, khususnya pada mata pelajaran Akidah Akhlak, kreativitas dan inovasi guru menjadi sangat penting untuk menghidupkan suasana belajar yang interaktif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa langkah yaitu pengumpulan data (data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait pembelajaran Akidah Akhlak), mereduksi data yang telah terkumpul, memunculkan data data secara teratur, mengambil kesimpulan dengan pemeriksaan data yang lebih mendalam dan melakukan penyempurnaan dengan mencari data yang diperlukan guna mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak di MIS Nurul Siti Aisyah Ishak Delitua telah menerapkan berbagai bentuk kreativitas dan inovasi, termasuk penggunaan teknologi pendidikan, variasi pendekatan pembelajaran, serta integrasi antara teori dan praktik dalam pengajaran.kreativitas dan inovasi yang diterapkan oleh guru secara signifikan meningkatkan partisipasi siswa, motivasi belajar, dan pemahaman terhadap materi yang diajarkan. Siswa menunjukkan respon positif terhadap lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menarik, yang pada akhirnya memperkaya pengalaman belajar mereka. Kreativitas dan inovasi dalam pengajaran Akidah Akhlak tidak hanya berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memberikan kontribusi yang besar terhadap perkembangan karakter dan moral siswa.
Sistem Informasi Nilai Belajar Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Dasar Negeri 02 Rambutan Nurfauziah, Habibah; Sundari, Dewi; Sumitra, Tata
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 10 No 1 (2023): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v10i1.982

Abstract

Sekolah dasar SDN 02 Rambutan kelas 1 SD yang berlokasi di jakarta timur. Saat ini data nilai siswa di SDN 02 RAMBUTAN masih dilakukan dengan cara manual, yaitu dengan cara tertulis. Data nilai siswa terkumpul dalam lembar kertas yang jumblahnya banyak serta menyulitkan guru untuk mengelolahnya dari permasalahan tersebut, penulis tertarik untuk membangun sistem informasi nilai siswa berbasis Web pada SDN 02 Rambutan. Sistem informasi ini dikembangkan dengan metode pengembangan perangkat lunak. Waterfall Metode waterfal terdiri dari analisa kebutuhan, desain implementasi, pengujian, pemeliharaan. Bahasa pemerograman yang digunakan adalah PHP dengan database MYSQL. Hasil penelitian ini berupa sistem informasi yang memudahkan cara kerja guru dalam pengolahan data nilai siswa seperti input nilai, lihat nilai, dan membuat laporan nilai, informasi data nilai juga lebih cepat tersampaikan kepada siswa.
Analisis Filsafat Pendidikan Islam Teradap Pengembangan Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah Berbasis Karakter Sundari, Dewi; Qodriyatun, Nani
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i2.15530

Abstract

Penelitian ini menganalisis kontribusi filsafat pendidikan Islam terhadap pengembangan kurikulum Madrasah Ibtidaiyah (MI) berbasis karakter pada era pendidikan modern. Berbagai studi mutakhir menunjukkan bahwa kurikulum MI perlu dirancang tidak hanya untuk pencapaian akademik, tetapi juga untuk penguatan nilai-nilai moral, religiusitas, kedisiplinan, dan integritas peserta didik. Prinsip-prinsip filsafat pendidikan Islam seperti keseimbangan akal, akhlak, dan spiritualitas menjadi fondasi dalam membangun kerangka kurikulum yang menempatkan karakter sebagai orientasi utama (Romli et al., 2023; Fathurohim, 2023). Kajian empiris terbaru menegaskan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam internalisasi nilai melalui strategi pembelajaran kontekstual, keteladanan, dan pembiasaan (Karwadi & Indrawan, 2023; Hidayat & Hidayat, 2023). Inovasi kurikulum berbasis karakter juga ditunjang oleh integrasi teknologi pendidikan, kurikulum merdeka, serta lingkungan sekolah dan pesantren yang kondusif (Kulsum et al., 2024; Muslimin, 2023; Tibyan & Romli, 2025). Hasil analisis ini menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam memberikan arah paradigmatik bagi pengembangan kurikulum MI, yaitu dengan menjadikan nilai keislaman sebagai pusat desain, implementasi, dan evaluasi kurikulum. Penguatan karakter religius, moral, dan sosial peserta didik terbukti lebih efektif ketika kurikulum dibangun secara integratif antara dimensi keilmuan, akhlak, dan praktik keseharian (Ghofur et al., 2024; Rosita et al., 2024/2025). Kesimpulannya, pengembangan kurikulum MI berbasis karakter harus berlandaskan epistemologi dan aksiologi pendidikan Islam yang holistik, responsif terhadap perkembangan zaman, serta adaptif terhadap kebutuhan peserta didik dan tuntutan masyarakat. Kata Kunci: filsafat pendidikan Islam, kurikulum MI, pendidikan karakter, kurikulum berbasis karakter, madrasah ibtidaiyah.
Persepsi Guru dan Siswa dalam Penggunaan LKS Sebagai Sumber Belajar di Era Digitalisasi (Studi MTs Lab IKIP Al Washliyah) Sundari, Dewi; Damanik, Dewi; Ariska, Monia; Husna, Hafizhotun; Fadhillah Hsb, Nur; Nst., Yuyun Lasmita
Pedagogik: Jurnal Pendidikan dan Riset Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong terjadinya digitalisasi pendidikan yang berdampak pada perubahan strategi pembelajaran serta pemanfaatan sumber belajar di sekolah. Salah satu bahan ajar yang masih banyak digunakan adalah Lembar Kerja Siswa (LKS), baik dalam bentuk cetak maupun digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa terhadap penggunaan LKS sebagai sumber belajar di era digitalisasi di MTs Lab IKIP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran dan siswa yang terlibat langsung dalam penggunaan LKS pada proses pembelajaran. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan LKS, khususnya LKS berbasis digital. Guru menilai LKS digital membantu penyampaian materi secara sistematis dan mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa, sedangkan siswa menilai LKS digital lebih menarik, mudah diakses, dan meningkatkan motivasi belajar. Meskipun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan sarana teknologi, akses internet, serta perbedaan tingkat literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan fasilitas dan peningkatan kompetensi digital untuk mengoptimalkan pemanfaatan LKS sebagai sumber belajar di era digitalisasi.
Karakteristik Perkembangan Fisik, Intelektual, Emosi, Sosial, Moral, dan Spiritual Anak Usia 3 Tahun Lubis, Ramadan; Khair, Marhamatul; Andini, Ayu Putri; Misara, Amanda Alia; Sundari, Dewi; Ilmi, Haddadul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36442

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik perkembangan anak usia tiga tahun di enam domain fundamental: fisik, intelektual, emosional, sosial, moral, dan spiritual. Penelitian ini dimotivasi oleh kebutuhan untuk memahami bagaimana proses perkembangan awal berlangsung di lingkungan alami dan bagaimana interaksi keluarga membentuk pertumbuhan holistik anak. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, yang melibatkan observasi langsung terhadap aktivitas harian anak dan wawancara semi-terstruktur dengan ibu untuk mendapatkan informasi tambahan. Temuan menunjukkan bahwa perkembangan fisik dan motorik anak telah mencapai tingkat yang sesuai dengan usianya, ditandai dengan koordinasi yang stabil, peningkatan kemandirian, dan perilaku eksplorasi yang aktif. Perkembangan intelektual tercermin dalam munculnya pemikiran simbolis, peningkatan kemampuan verbal, dan rasa ingin tahu yang semakin besar. Regulasi emosional masih berkembang, sementara keterampilan sosial menunjukkan transisi dari perilaku egosentris ke interaksi kooperatif sederhana. Pemahaman moral muncul dalam bentuk kepatuhan terhadap aturan dasar, dan perkembangan spiritual muncul melalui imitasi rutinitas keagamaan di rumah. Studi ini menyimpulkan bahwa stimulasi yang konsisten, komunikasi yang mendukung, dan keterlibatan orang tua yang hangat secara signifikan berkontribusi untuk mendorong perkembangan optimal pada usia tiga tahun.