Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh perendaman daging sapi dalam air rebusan daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap kualitas kimia: The effect of soaking beef in booting water of salam leaf (Syzygium polyanthum) on chemical quality Windyasmara, Ludfia; Sariri, Ahimsa Kandi; Palulungan, John Arnold
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Ve
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/jipvet.v14i2.425

Abstract

Abstract  Beef is a food source from livestock that contains high nutrients. Beef is a source of animal protein that is easily digested in the human body. One way to prevent damage to beef is preservation by soaking the meat in boiling water of bay leaves. The purpose of this study was to determine the effect of storage time of beef that has been soaked with boiled water of bay leaves on chemical quality. This research method uses Completely Randomized Design (CRD). The data obtained were analyzed statistically using Analysis Of Variance (ANOVA). If there is a significant significant difference between treatments, the test is continued with Duncan Multiple Range (DMRT). Parameters observed in this study included pH, water content, dissolved protein and phenol tests. The results showed that the length of storage of beef that had been soaked in boiling water of bay leaves was non-significant (P>0.1) on the pH value and water content but was significantly different (P<0.05) on dissolved protein and significantly different (very significant). P<0.01) to phenol. The longer the storage of beef in the refrigerator will increase the water content and dissolved protein but not with phenol. Keywords: Beef; Boiled water of bay leaves; Chemical quality   Abstrak  Daging sapi merupakan bahan pangan asal ternak yang mengandung nutrisi tinggi. Daging sapi adalah sumber protein hewani yang mudah dicerna di dalam tubuh manusia. Salah satu cara untuk menghambat kerusakan daging sapi adalah pengawetan dengan merendam daging dengan air rebusan daun salam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan daging sapi yang telah direndam dengan air rebusan daun salam terhadap kualitas kimia. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan Analisis Of Variance (ANOVA). Apabila terdapat beda nyata yang signifikan antar perlakuan, uji dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range (DMRT). Parameter pengamatan penelitian ini meliputi uji pH, kadar air, protein terlarut dan fenol. Hasil penelitian menunjukkan lama penyimpanan daging sapi yang telah direndam dengan air rebusan daun salam non signifikan (P>0,1) terhadap nilai pH dan kadar air namun signifikan berbeda nyata (P<0,05) terhadap protein terlarut dan signifikan berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap fenol. Semakin lama penyimpanan daging sapi di refrigerator akan meningkatkan kadar air dan protein terlarut tetapai tidak dengan fenol. Kata kunci: Air rebusan daun salam; Daging sapi; Kualitas kimia
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN KELOMPOK PKK MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN NUGET DAGING KELINCI DAUN KATUK KELURAHAN JATI KECAMATAN JATEN Sukaryani, Sri; Windyasmara, Ludfia; Purwati, Catur Suci; Husein, Muhammad
Jurnal Likhitaprajna Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v7i2.529

Abstract

The purpose of the Community Service activity is to introduce rabbit meat to the public as well as to provide knowledge and skills about rabbit meat nuggets with a combination of katuk leaves as a form of innovation in processed rabbit meat. The method of carrying out this activity includes counseling and the practice of making rabbit meat nuggets combined with katuk leaf flour as well as packaging training and marketing strategy training. Prior to counseling and practice, participants were first given a pre-test to determine the level of knowledge and understanding of members of the PKK Rt 03 Rw V about rabbit meat and its processed products. After the counseling and practice activities were completed, the participants were given a post test which was intended to determine the increase/absorption of knowledge and skills provided by the service team from Bantara Sukoharjo Univet. The target participants were 20 members of the PKK Rt 03 Rw V group. The results obtained were that the participants were very enthusiastic in participating in the activities both during counseling and during practice and assistance in the production of nuggets. The average pre-test score of the participants was 48 and the average post-test score was 88.5. The conclusion from this community service activity was that there was an increase in skills in the PKK group by 84.38%.
KUALITAS KIMIA DAN MIKROBIOLOGI TERHADAP MASA SIMPAN NUGGET AYAM DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) Windyasmara, Ludfia; Sri Sukaryani; Cyndhi Hana Praptiwi
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i1.5221

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia dan mikrobiologi pada masa simpan terbaik nugget ayam yang diberi tambahan tepung daun kelor. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati dalam penelitian antara lain kadar air, kadar lemak, keempukan dan TPC. Data pada hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Hasil rerata kadar air pada penelitian ini yaitu P0= 66,83%; P1= 60,69%; P2= 63,17%; P3= 60,73%. Rerata kadar lemak P0= 21,55%; P1= 21,64%; P2=22,18% dan P3= 27,41%. Pada keempukan rerata yang dihasilkan yaitu P0= 1,33; P1= 1,71; P2= 2,28 dan P3= 2,40. Kemudian pada TPC menghasilkan rerata P0= 24,56; P1= 24,40; P2= 57,70 dan P3= 8,01. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa data yang diperolah dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nugget ayam yang diberi tambahan tepung daun kelor pada nugget ayam dengan lama penyimpanan 0, 2, 4 dan 6 hari berbeda sangat nyata terhadap kadar air dan keempukan, berbeda nyata terhadap kadar lemak dan tidak berpengaruh nyata terhadap TPC (Total Plate Count). Kata Kunci: Kualitas kimia, Kualitas mikrobiologi, Nugget ayam, Tepung daun kelor
PENGARUH LAMA FERMENTASI MENGGUNAKAN Lactobacilus Plantarum AK1 TERHADAP KANDUNGAN SAPONIN DAN KUALITAS KIMIA DAUN TREMBESI (Sammanea saman): EFFECT OF FERMENTATION TIME USING Lactobacillus Plantarum AK1 ON SAPONIN CONTENT AND CHEMICAL QUALITY OF TREMBESI LEAVES (Sammaneasaman) Prasetyo, Aris Budi; Sariri, Ahimsa Kandi; Windyasmara, Ludfia
Tropical Animal Science Vol. 5 No. 2 (2023): TROPICAL ANIMAL SCIENCE
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/tas.v5i2.958

Abstract

This study aims to determine the effect of duration time fermentation using Lactobacillus plantarum AK 1 on saponin content and chemical quality of trembesi leaves (Sammaneasaman). The fermentation treatments using three treatment duration time by 3, 9, and 15 days with each treatment replicated 4 times. There were 3 x 4 = 12 experimental units were obtained. The data obtained were analyzed using Completely Randomized Design Analysis (One-way ANOVA). The parameters observed aresaponin content, protein, fat, water content, ash, and carbohydrates. The result indicates that using Lactobacillus plantarum AK 1 bacteria for 3, 9 and 15 days duration time of fermentation had no effect on the saponin content and chemical quality of protein, fat, water and carbohydrates in trembesi leaves (Sammaneasaman).
EVALUASI TEKNIK PEMOTONGAN AYAM YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS MIKROBIOLOGIS DAGING” Septiyan, Woko Bagus; Windyasmara, Ludfia; Sariri, Ahimsa Kandi
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan Escherichia coli dan Coliform dalam menentukan kualitas daging yang aman untuk dikonsumsi serta menjelaskan perbedaan dalam kualitas keamanan mikrobiologis ayam broiler yang disembelih secara tradisional dan modern. Penelitian ini telah terlaksana dari bulan Februari sampai Maret 2024 yang dimulai dari pengambilan sampel daging ayam hingga pengujian kandungan Escherichia coli dan Coliform yang dilakukan di Balai Besar Veteriner Kulon Progo, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan 6 sampel yang terdiri dari 3 sampel daging ayam RPA Tradisional dan 3 sampel daging ayam RPA Modern dengan berat sampel 250 gram per sampel. Hasil analisis Independet Sample T-Test menunjukan hasil Escherichia coli tidak signifikan (P 0.05) dan hasil uji Coliform signifikan (P 0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan terkait dengan kandungan Escherichia coli pada RPA Tradisional dan RPA Modern, serta terdapat perbedaan yang signifikan terkait dengan kandungan Coliform pada RPA Tradisional dan RPA Modern. Hasil produksi daging dari kedua RPA masih tetap bisa dikonsumsi asalkan dengan cara yang benar dan matang sempurna. 
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN KATUK (Sauropus androgynous) DALAM PAKAN TERHADAP KADAR KOLESTEROL DAN LEMAK AYAM BROILER Santoso, Agung Dwi; Windyasmara, Ludfia; Sukaryani, Sri
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16934

Abstract

Ayam broiler merupakan salah satu jenis ternak ayam yang mudah dipelihara, pertumbuhannya cepat, dan biaya pemeliharaannya murah. Katuk merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagi feed additive alami, bernilai gizi tinggi, mengandung senyawa antibakteri dan antioksidan, serta mengandung β-karoten yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepubg daun katuk terhadap kadar kolesterol dan lemak daging ayam broiler. Penelitan ini menggunkan ayam broiler umur 4 hari yang berjumlah 96 ekor. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dimaksud adalah P-0 : 100% konsentrat + 0% tepung daun katuk, P-1 : 100% konsentrat + 1% tepung daun katuk, P-2 : 100% konsentrat + 3% tepung daun katuk, dan P-3 : 100% konsentrat + 5% tepung daun katuk.  Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan SPSS for windows. Berdasarkan hasil penelitian, persentase kadar lemak daging  setiap perlakuan secara yaitu P0 = 3,68 ; P1 = 3,54 ; P2 = 3,19 ; P3 = 2,68 % (P0,01). Sedangkan untuk kadar kolesterol daging yaitu P0 = 85,73 ; P1 = 46,87 ; P2 = 36,52 ; P3 = 18,74 mg/100 gr (P0,01). Dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung daun katuk dalam pakan mampu menurunkan kadar kolesterol dan lemak daging ayam broiler. Kata kunci :Ayam broiler, Kadar Lemak dan Kolesterol, Daun Katuk