Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Hubungan tingkat kepercayaan diri dengan obesitas pada siswa-siswi SMA Negeri 7 Manado Wahyuni, Firman; Opod, Hendri; David, Lydia
eBiomedik Vol 4, No 1 (2016): eBiomedik
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ebm.4.1.2016.12144

Abstract

Abstract: Self-confidence is a certain degree of suggestion that develops in a person, so that, he/she feels confident in doing something, and accepts oneself as what it is. One of the factors that can lowers a person's self confidence is the physical appearance. Thus, the tendency to be overweight or obese can be annoying and be a source of concern and lack of confidence over the years of adolescence; therefore, the teens will be vulnerable to a variety of psychological problems. This study aimed to obtain the relationship between level of confidence and obese students at SMA Negeri 7 Manado. This was a correlation study with a cross sectional design. Samples were 62 students obtained by using purposive sampling. The instrument of this study was the scale of confidence with reliability (α) = 0.736 based on the characteristics of self-confidence which consisted of believe in oneself, act independently in making decisions, and have a positive sense of self. The results showed that confidence levels in obese adolescents were as follows: high category in 45 students (73%), moderate category in 17 students (27%); no low category was found. The Pearson correlation test showed an r value = -0.083 and a p value = 0.519. Conclusion: There was a negative relationship between self-confidence and obesity, albeit, the level of correlation was weak and insignificant.Keywords: obesity, self confidence Abstrak: Kepercayaan diri adalah suatu tingkatan rasa sugesti tertentu yang berkembang dalam diri seseorang sehingga merasa yakin dalam berbuat sesuatu, dan menerima diri apa adanya. Salah satu faktor yang dapat menurunkan kepercayaan diri seseorang ialah masalah penampilan fisik. Adanya kecenderungan menjadi gemuk atau mengalami obesitas dapat mengganggu dan menjadi sumber keprihatinan dan kurangnya rasa percaya diri selama bertahun-tahun masa remaja sehingga remaja akan rentan terhadap berbagai masalah psikologik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan tingkat kepercayaan diri pada siswa yang mengalami obesitas di SMA Negeri 7 Manado. Jenis penelitian ini korelasional dengan rancangan potong lintang. Jumlah responden sebanyak 62 orang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang dipakai ialah skala kepercayaan diri dengan reliabilitas (α) = 0,736 berdasarkan ciri kepercayaan diri yaitu: percaya pada kemampuan diri sendiri, bertindak mandiri dalam mengambil keputusan, dan memiliki rasa positif terhadap diri sendiri. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepercayaan diri pada remaja yang obes berada pada kategori tinggi sebanyak 45 orang (73%), kategori sedang sebanyak 17 orang (27%), sedangkan kategori rendah tidak ada. Hasil uji korelasi Pearson diperoleh r = -0,083 dan p = 0,519. Simpulan: Terdapat hubungan negatif antara kepercayaan diri dengan obesitas namun tingkat korelasinya lemah dan tidak signifikan. Kata kunci: obesitas, kepercayaaan diri
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TINGKAT HOMOSEKSUAL PADA KOMUNITAS GAYX DI MANADO Pontoh, Maria M.; Opod, Hendri; Pali, Cicilia
eBiomedik Vol 3, No 3 (2015): eBiomedik
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ebm.3.3.2015.11260

Abstract

Abstract: Nowadays, we can easily find people around us who are attracted to their own gender (homosexual). Some experts believe that the main cause is multifactorial; one of them is parenting style. This study aimed to obtain the relationship between parenting style and homosexual level. This was an observational analytical retrospective study with a cross sectional design. Samples were 76 members of the gays of X community in Manado obtained by using total sampling method. The instruments used were parenting style questionnaire and homosexual level questionnaire. Data were analyzed by using Spearman correlation test. The Spearman correlation test showed a p value = 0.039 (<? = 0.05) which indicated that there was a relationship between parenting styles and the level of homosexual with a correlation of 0.237 that belonged to the low category. It means that parenting styles affect the level of the homosexual. The better the parenting style, the less the homosexual behavior. Conclusion: There was a positive relationship between parenting style and the homosexuality level of gays of X community in Manado.Keywords: parenting style, homosexual levelAbstrak: Dewasa ini, sering dijumpai orang yang menyukai sesama jenis (homoseksual). Para ahli berpendapat bahwa penyebabnya multifaktorial; salah satu diantaranya ialah pola asuh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan tingkat homoseksual seseorang. Jenis penelitian ini retrospektif observasional dengan rancangan potong lintang yang bersifat analitik. Sampel ialah anggota komunitas gay X dikota Manado yang berjumlah 76 orang, diperoleh dengan metode total sampling. Instrumen penelitian ialah kuesioner pola asuh dan kuesioner tingkat homoseksual. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil uji korelasi Spearman mendapatkan nilai p = 0,039 (<? = 0,05) dengan nilai korelasi 0,237 yang termasuk dalam kategori rendah. penelitian mendapatkan adanya hubungan antara pola asuh orang tua dengan tingkat homoseksual pada gay dalam komunitas X di kota Manado. Semakin baik pola asuh yang diterapkan, semakin berkurang perilaku penyimpangan seksual seseorang. Simpulan: Terdapat hubungan positif antara pola asuh orang tua dengan tingkat homoseksual pada gay dalam komunitas X di Manado.Kata kunci: pola Asuh, tingkat homoseksual
Hubungan tingkat kepercayaan diri dengan obesitas pada siswa SMA Negeri 1 Manado Sitepu, Dianita L.; Opod, Hendri; Pali, Cicilia
e-Biomedik Vol 4, No 1 (2016): eBiomedik
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ebm.v4i1.12221

Abstract

Abstract: Obesity is excessive accumulation of fat in adipose tissue that can cause health problems. In teenagers, obesity will also affect the psychosocial development including self confidence. Obese teenagers shunned by his/her friends have a tendency to experience a sense of great despair or lack of confidence. Self confidence is to believe in the capacity and ability of self and is seen as a positive personality. This study aimed to obtain the correlation level of self-confidence with obesity in students at SMA Negeri 1 Manado. This was a correlational srudy with a cross sectional design. Samples were 62 students gathered at the same time. Sampling was done by using purposive sampling technique. The results showed that confidence levels in obese students were high category in 40 students (65%). The correlation test of Pearson Product Moment showed a coefficient of rxy = -0.224 and a significance value of p = 0.080. Conclusion: There was no significant relationship between self confidence and obesity.Keywords: obesity, self confidence Abstrak: Obesitas adalah suatu akumulasi lemak berlebihan dalam jaringan adiposa yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Pada kelompok remaja, obesitas akan berpengaruh pula pada perkembangan psikososial termasuk kepercayaan diri. Remaja dengan obesitas yang dijauhi oleh teman-temannya memiliki kecenderungan untuk mengalami rasa putus asa yang besar atau kurang percaya diri. Kepercayaan diri adalah percaya pada kapasitas kemampuan diri dan terlihat sebagai kepribadian yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan tingkat kepercayaan diri dan obesitas pada siswa di SMA Negeri 1 Manado. Jenis penelitian ini korelasional dengan desain potong lintang. Sampel berjumlah 62 siswa/i yang dikumpulkan pada waktu yang bersamaan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kerpecayaan diri pada remaja yang obesitas berada pada kategori tinggi sebanyak 40 orang (65%). Hasil uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar rxy= -0,224 dan nilai signifikansi p= 0,080. Simpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara kepercayaan diri dan obesitas. Kata kunci: obesitas, kepercayaan diri
Pengaruh Expressive Writing Therapy terhadap Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Sallo, Asdi; Opod, Hendri; Pali, Cicilia; Munayang, Herdy
JURNAL BIOMEDIK : JBM Vol 12, No 1 (2020): JURNAL BIOMEDIK : JBM
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jbm.12.1.2020.27004

Abstract

Abstract: Novice students can experience anxiety due to their difficulty in adjusting the new environment. There are several ways to overcome the anxiety, one of them by writing (expressive writing therapy). Expressive writing therapy is a way to write traumatic experiences about hidden emotions. This study was aimed to determine the effect of expressive writing therapy on anxiety levels of first-year students of the Medical Education Study Program at the Faculty of Medicine, Sam Ratulangi University. This was a quantitative study using the true experimental method and randomized pretest-posttest control group design. There were 40 students as respondents, divided into two groups (control and experimental groups). The results showed that in the control group there was no difference in knowledge between pretest and posttest (p=0.878) (α>0.05), meanwhile in the experimental group, there were significant differences between the pretest and posttest p=0.000 (α<0.05). In conclusion, expressive writing therapy could reduce the anxiety level of first year students of the Medical Education Study Program, Faculty of Medicine, Sam Ratulangi University.Keywords: expressive writing therapy, anxiety level, first year students Abstrak: Mahasiswa baru dapat mengalami derajat kecemasan karena sulit untuk menye-suaikan diri dengan lingkungan baru. Terdapat beberapa cara untuk mengatasi kecemasan, salah satunya dengan menulis (expressive writing therapy). Expressive writing therapy meru-pakan cara untuk menuliskan pengalaman traumatik mengenai emosi yang tersembunyi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh expressive writing therapy terhadap tingkat kecemasan mahasiswa tahun pertama Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jenis penelitian ialah kuantitatif dengan metode true experimental, dan randomized pretest-posttest control group design. Responden penelitian ialah 40 mahasiswa tahun pertama, dibagi atas 2 kelompok (kontrol dan eksperimen). Hasil penelitian memperlihatkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan pengetahuan pretest dan posttest (p=0,878; α>0,05). Hasil pretest dan posttest kelompok eksperimen memperlihatkan perbedaan (p=0,000; α<0,05). Simpulan penelitian ini ialah expressive writing therapy berpengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan mahasiswa tahun pertama Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.Kata kunci: expressive writing therapy, tingkat kecemasan, mahasiswa tahun pertama
Dampak Psikologis Pandemi COVID-19 Pada Mahasiswa Ratunuman, Raldy A.; David, Lydia E. V.; Opod, Hendri
JURNAL BIOMEDIK : JBM Vol 13, No 2 (2021): JURNAL BIOMEDIK : JBM
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jbm.13.2.2021.31836

Abstract

Abstract: At the beginning of 2020 the world was surprised by the emergence of COVID-19 disease which was subsequently declared a pandemic by WHO in March 2020.  This pandemic caused a global health crisis that impacted everyone.  Campus life has also changed in response to the current pandemic, resulting in an impact on students' psychological condition. Aim: This study aims to find out what are the psychological impacts of the COVID-19 pandemic on students. This research was conducted in the form of review literature that is to explain and discuss it by taking materials from various available at ClinicalKey and PubMed based on inclusion and exclusion criteria. Eleven literatures were obtained, which from various countries.  The age of the sample is 17-29 years. Female students with total 421,145 (55.7%) students.  The psychological impacts found were anxiety, depression, stress, post-traumatic stress syndrome, and post-traumatic growth.  Female students, volunteers, first year, residence, viral infection, and various other factors are associated with existing psychological symptoms. In conclusion, various psychological impacts experienced by students during the COVID-19 pandemic.  The role of the government for the procurement and optimization of health programs is indispensable.  Parents as expected can provide support.Keywords: psychological impact, COVID-19, university student  Abstrak: Pada awal tahun 2020 dunia dikejutkan dengan munculnya penyakit COVID-19 yang selanjutnya dideklarasikan sebagai pandemi oleh WHO pada bulan Maret 2020.  Pandemi ini menyebabkan krisis kesehatan global yang berdampak pada semua orang.  Kehidupan kampus turut berubah menanggapi pandemi yang sedang terjadi, mengakibatkan dampak pada kondisi psikologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja dampak psikologis pandemi COVID-19 pada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk literatur review yaitu memaparkan dan membahasnya dengan mengambil bahan dari berbagai yang tersedia di pangkal data ClinicalKey dan PubMed berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Didapatkan sebanyak sebelas literatur yang sesuai, yang berasal dari berbagai negara.  Usia sampel yaitu, 17-29 tahun. Mahasiswa perempuan sebanyak 421.145 (55.7%).  Dampak psikologis yang ditemukan adalah kecemasan, depresi, stress, sindrom stress pasca trauma, dan pertumbuhan pasca trauma.  Mahasiswa perempuan, relawan, tahun pertama, tempat tinggal, infeksi virus, dan berbagai faktor lain dikaitkan dengan gejala psikologis yang ada.  Sebagai simpulan, Berbagai dampak psikologis yang dialami oleh mahasiswa yang dimasa pandemi COVID-19.  Peran pemerintah untuk pengadaan dan optimalisasi program kesehatan sangat diperlukan.  Orang tua sebagai diharapkan dapat memberikan dukungan.Kata kunci: dampak psikologis, COVID-19, mahasiswa
Hubungan antara loneliness dengan durasi penggunaan media sosial pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi angkatan 2021 Rarung, Citra; Pali, Cicilia; Opod, Hendri
Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik Vol 12 No 1 (2024): JKKT Volume 12 Nomor 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The occurrence of loneliness is very prominent for adolescents as their desire to feel socially accepted and belonged is very strong during the process of growth and development. Loneliness itself is a prominent aspect of the life course principle of interconnectedness. This relates to how adolescents perceive the quality of their relationships, i.e. how their lives are connected to others and how this affects mental and physical well-being. Research results on mood elevation claim that people with negative emotional states tend to seek solace online through social media. Over a span of 6 years, the number of teens with smartphone use grew from 4 in 10 teens to 9 in 10 teens.  In the same time span, the percentage of teens using social media doubled from 34% to 70%. Methods: This study is an observational analytic with a cross-sectional approach, applying the total sampling method. The sample was drawn through the distribution of questionnaires using Google form links during September-October 2023. Analysis of the correlation used the Spearman Rank test. Results: This study involved 276 student participations. There is a correlation between loneliness and the duration of social media use among 2021 students of the Faculty of Medicine, Sam Ratulangi University. The results show that the relationship between the two variables has a sufficient level of strength, a coefficient value of 0.354 and a positive correlation direction (p <0.001). Conclusion: The level of loneliness has a positive relationship with the duration of social media use in students of the Faculty of Medicine Sam Ratulangi University, class of 2021. Keywords: loneliness, duration of social media use, medical students
Gambaran tingkat kecemasan orang tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan penanganannya di UPTD PSBK Provinsi Sulawesi Tenggara Annisa, Rizki; Opod, Hendri; Sinolungan, Jehosua Samratson Victor
Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik Vol 12 No 1 (2024): JKKT Volume 12 Nomor 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to 2021 data, the number of Indonesia children with autism has increased to 2.4 million. Government established the UPTD Autism Service Centre (PLA) which handle early age autism therapy, which later changed to UPTD for Handling Children with Special Needs (PSBK) which broaden to early age children with special needs. However, the long therapy period (6 months to 5 years), limited therapist staff, and limited equipment creating a long queue therapy service, has caused anxiety among parents of Children with Special Needs (ABK). This was a descriptive quantitative method research with univariate data analysis techniques, with univariable: "anxiety". We used observation, interview and documentation techniques to collect data. The primary subjects were parents of ABK at UPTD PSBK Southeast Sulawesi Province. Secondary data is obtained from library materials, literature, previous research, books, journals, and so on. We described the processed data by using tabulation.. The research showed that the anxiety of the parents was predominantly at a moderate level of anxiety, namely 47%. Moderate levels of anxiety tend to make individuals selective and alert. From the results of this research, researchers provide suggestions for parents to manage their stress so that it does not cause anxiety which can have a negative impact on parents, children and family/relatives around them. The UPTD institution for Handling Special Needs Students (PSBK) of Southeast Sulawesi Province may consider to increase the number and the quality of the therapists. This may help in shortening the duration of queuing, having more hours of therapy and making better performance institution. Keywords: anxiety, parents, children with special deeds, UPTD PSBK
Hubungan Kebahagiaan dengan Prestasi Akademik pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Harrison, Ray; Opod, Hendri; Sinolungan, Jehosua S. V.
Medical Scope Journal Vol. 7 No. 1 (2025): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v7i1.55925

Abstract

Abstract: Academic success and achievement are important goals for students in higher education. Feeling happy in individual life can help students to achieve their academic goals. This study aimed to determine the relationship between happiness and academic achievement in students at the Faculty of Medicine, Universitas Sam Ratulangi. This was a quantitative and analytical study. Respondents were students of class 2020 at Faculty of Medicine, Universitas Sam Ratulangi. Data were obtained by using the Oxford Happiness Questionnaire (OHQ) and grade point average (GPA). The Pearson correlation test showed that from 145 students, a significant positive relationship (p=0.033) with a weak correlation (r=0.178) was found between happiness and academic achievement. In conclusioin, there is a positive relationship between happiness and academic achievement in students at the Faculty of Medicine, Universitas Sam Ratulangi. Keywords: happiness; academic achievement; medical students     Abstrak: Keberhasilan dan prestasi akademik merupakan tujuan penting bagi mahasiswa dalam jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Perasaan bahagia dan puas akan kehidupan individu dapat membantu mahasiswa mencapai tujuan akademiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebahagiaan dengan prestasi akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dengan angkatan 2020 sebagai responden penelitian. Jenis penelitian ialah analitik kuantitatif. Data diperoleh menggunakan Oxford Happiness Questionnaire (OHQ) dan indeks prestasi kumulatif (IPK). Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa dari 145 mahasiswa, didapatkan hubungan positif yang bermakna (p=0,033), dengan kekuatan lemah (r = 0,178), antara kebahagiaan dengan prestasi akademik. Simpulan penelitian ini ialah terdapat hubungan positif antara kebahagiaan dengan prestasi akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi angkatan 2020. Kata kunci: kebahagiaan; prestasi akademik; mahasiswa kedokteran
Pandangan Mahasiswa pada Salah Satu Institusi di Sulawesi Utara terhadap Victim Blaming dalam Kasus Kekerasan Seksual Jacobus, Elizabeth D.; Pali, Cicilia; Opod, Hendri
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i2.3603

Abstract

Kekerasan seksual merupakan bentuk kekerasan yang sering terjadi di berbagai lingkungan, termasuk kampus, dan menjadi isu serius dalam beberapa tahun terakhir. Di lingkungan perguruan tinggi, hingga April 2024 terdapat 2.681 kasus kekerasan seksual. Fenomena ini kerap disertai sikap victim blaming, yaitu kecenderungan menyalahkan korban atas kekerasan yang mereka alami, yang memperburuk dampak psikologis seperti trauma, depresi, dan keengganan untuk melapor. Sikap victim blaming dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk budaya patriarki, pendidikan, serta mitos perkosaan. Mahasiswa, sebagai kelompok intelektual muda, memainkan peran penting dalam pembentukan nilai dan pandangan masyarakat, sehingga persepsi mereka terhadap victim blaming dalam kasus kekerasan seksual menjadi hal yang penting untuk diteliti. Untuk mengetahui pandangan mahasiswa Fakultas X Universitas X terhadap victim blaming dalam kasus kekerasan seksual. Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 94 responden. Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori victim blaming tingkat sedang (63%) dengan kecenderungan lebih tinggi pada mahasiswa semester awal dan laki-laki. Pada penelitian ini didapatkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori victim blaming tingkat sedang.
Gambaran Self-efficacy Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Dokter di Sulawesi Utara Ondang, Farina Theresia; Opod, Hendri; Sinolungan, Jehosua Samratson Victor
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i2.3608

Abstract

Mahasiswa tahun pertama pada masa perkuliahan akan menghadapi kondisi yang membutuhkan adaptasi, yang membuat individu tersebut kurang yakin dengan dirinya, karena belum sepenuhnya menguasai keadaan tersebut. Seseorang memiliki keyakinan dalam kemampuan diri untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi diri dan tindakan yang diperlukan untuk berhasil melaksanakan tugas tertentu. Kemampuan tersebut adalah salah satu upaya untuk mengatasi kegagalan dalam melaksanakan tugas kuliah yang disebut dengan self-efficacy. Self-efficacy atau efikasi diri merupakan keyakinan seseorang bahwa dia mampu menjalankan suatu tugas pada suatu tingkat tertentu, yang mempengaruhi tingkat pencapaian tugasnya. Konsep ini merupakan inti dari teori kognitif sosial Albert Bandura, yang menyatakan bahwa keyakinan seseorang tentang kemampuannya memengaruhi perilaku dan motivasinya. Beberapa penelitian menyatakan bahwa mahasiswa tahun pertama sangat erat kaitannya dengan self-efficacy. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran self-efficacy pada mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Dokter di Sulawesi Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini menggunakan pendekatan secara cross sectional. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Academic Self-efficacy Scale (TASES) untuk menilai self-efficacy mahasiswa baru yang berjumlah 236 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Dokter cenderung tinggi. Sebanyak 223 orang (94,5%) dari total 236 orang memiliki self-efficacy yang tinggi. Sementara itu, sisanya 13 orang (5,5%) memiliki self-efficacy rendah. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebagian besar mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Dokter di Sulawesi Utara memiliki self-efficacy yang tinggi.