Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hewan Intersisi di Pantai Takisung Kabupaten Tanah Laut Nurul Himmah; Agustina Ambar Pertiwi
Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 (2019): Wahana-Bio Edisi Desember 2019
Publisher : Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wb.v11i2.11132

Abstract

Intersection animals generally live on sandy shores or wet soil, living permanently by sticking, hiding away, and burrowing at the bottom of waters. The movement of intersection animals is limited to life in and at the bottom of the water, and is very sensitive to changes in the aquatic environment, so it can be used as a bioindicator of a waters. The aim of this research to identify the types and morphology of intersecting animals in Takisung Beach, Tanah Laut Regency. The study uses descriptive survey method with observation techniques for data collection. The research sample is an intersecting animal found in the research plot. The research plot was determined by the 6 point transect, distance of 5 m between points along 1,500 m. Data were analyzed exploratively using relevant libraries. The results showed that the intersection animals found consisted of 15 types namely: Aurelia aurita, Tachypleus tridentatus, Turritella communis, Cassis tuberosa, Oliva sayana, Murex trapa, Urosalpinx cinerea, Urosalpinx perrugata, Neritina violacea, Comarmondia gracilis, Cryptospira ventricosa, Erosaria miliaris, Anadra granosa, Paphia undulata, and Solen vaginalis.
Validitas Flash Card Spermatophyta Sebagai Penunjang Pembelajaran Botani Tumbuhan Tinggi Ita Ita; Agustina Ambar Pertiwi; Nurul Himmah; Gusti Hafifah
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol 4, No 1 (2022): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v4i1.10716

Abstract

Botani Tumbuhan Tinggi merupakan mata kuliah yang mengkaji tentang tumbuhan berbiji. Banyaknya konsep yang perlu dipelajari menjadikan mata kuliah ini sering dianggap sebagai mata kuliah hafalan. Oleh karena itu diperlukan media penunjang dalam prosesnya pembelajarannya. Flash card adalah salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat dikembangkan dalam rangka menghadirkan berbagai spesies tumbuhan di alam ke dalam sebuah kartu yang memudahkan mahasiswa prinsip pengelompokkan berbagai spesies tanpa harus menghafal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas flash card spermatophyta sebagai penunjang pembelajaran Botani Tumbuhan Tinggi. Jenis penelitian ini adalah Research and Development, uji validitas flash card menggunakan Evaluasi Formatif Tessmer yang dibatasi pada tahap uji pakar. Hasil uji validasi ahli media diperoleh skor rata-rata sebesar 79,5% dan hasil validasi ahli materi diperoleh skor rata-rata sebesar 83,6%. Berdasarkan hasil skor rata-rata dapat disimpulkan bahwa flash card yang dikembangkan valid dan dapat digunakan sebagai media untuk menunjang pembelajaran Botani Tumbuhan Tinggi.
Etnobotani Kelapa (Cocos nucifera L.) di Desa Sungai Kupang Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Nada Fauzana; Agustina Ambar Pertiwi; Najimatul Ilmiyah
Al Kawnu : Science and Local Wisdom Journal Vol 1, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Tadris Biologi, Tadris Fisika and Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.169 KB) | DOI: 10.18592/ak.v1i1.5073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian etnobotani kelapa (Cocos nucifera L.) di Desa Sungai Kupang Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif. Sumber data adalah responden, informan, dan dokumentasi yang pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik wawancara, dokumentasi, dan angket.Hasil penelitian menunjukkan, kelapa (Cocos nucifera L.) banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Sungai Kupang. Bagian kelapa yang paling banyak dimanfaatkan yaitu buah sebanyak 46%, batang 23%, daun 23%, bunga 8%, dan akar 0%. Kajian botani kelapa secara umum yaitu habitusnya berupa pohon, periodisitas pirenial, dan berakar serabut. Kajian etnofarmakologi, kelapa banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Kajian etnoantropologi, kelapa dipercaya sebagai suatu keperluan yang harus ada saat ritual adat. Misalnya pada saat rangkaian acara pernikahan dan acara mandi-mandi 7 bulanan kehamilan. Kajian etnoekonomi, kelapa dimanfaatkan dengan diolah yang kemudian dijual untuk meningkatkan perekonomian. Kajian etnolinguistik, masyarakat Desa Sungai Kupang tidak mengetahui asal muasal nama kelapa karena nama kelapa sudah diketahui secara turun temurun. Kajian etnoekologi, berdasarkan hasil pengukuran parameter lingkungan kondisi tempat kelapa tumbuh sesuai dengan syarat tumbuhnya sehingga kelapa di Desa Sungai Kupang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Etnobotani Kelapa (Cocos nucifera L.) di Desa Basawang Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Hellyatunisa Hellyatunisa; Agustina Ambar Pertiwi; Khairunnisa Khairunnisa
Al Kawnu : Science and Local Wisdom Journal Vol 2, No 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : Tadris Biologi, Tadris Fisika and Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/ak.v1i3.7403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan etnobotani kelapa (Cocos nucifera L.) pada masyarakat Desa Basawang Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur. Etnobotani yang dimaksud meliputi kajian botani, etnofarmakologi, etnoantropologi, etnoekonomi, etnolinguistik, dan etnoekologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan  (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data hasil wawancara etnobotani kelapa, data observasi kajian botani, dan data pendukung lainnya. Sumber data adalah 6 orang responden, 6 orang informan, dan dokumentasi yang ditentukan dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data deskriptif kualitatif dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelapa memiliki peran penting bagi masyarakat Desa Basawang. Peranan penting kelapa tersebut dalam hal kajian botani, etnofarmakologi, etnoantropologi, etnoeonomi, etnolinguistik, dan etnoekologi. Kajian botani kelapa yaitu habitus pohon, periodisitas pirenial dan sistem perakaran serabut. Kajian etnofarmakologi kelapa banyak digunakan sebagai obat tradisional. Kajian etnoantropologi kelapa digunakan dalam upacara adat. Kajian etnoekonomi kelapa dijadikan sebagai sumber penghasilan bagi masyarakat Desa Basawang dengan cara diolah dan kemudian dijual. Kajian etnolinguistik kelapa masyarakat Desa Basawang tidak ada yang mengetahui asal usul nama kelapa di Desa Basawang, penamaan kelapa atau nyiur sudah turun temurun. Kajian etnoekologi kelapa yaitu hasil pengukuran parameter lingkungan sesuai dan mendukung untuk pertumbuhan kelapa di Desa Basawang.
NEUROSCIENCE DALAM KEGIATAN BELAJAR SISWA DI SEKOLAH Fathullah Munadi; Rahmat Shodiqin; Trining Puji Astutik; Agustina Ambar Pertiwi; Ika Irayana
EDUCATIONAL JOURNAL : General and Specific Research Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Neuroscience is the science that specifically studies neurons (nerve cells). Meanwhile, learning neuroscience is the science of the relationship between the nervous system and learning and behavior. It can be seen that the brain is divided into four, namely: first, Cerebrum or big brain, Cerebrum is the largest part of the human brain which is also called the Cerebral Cortex, Forebrain or Forebrain. The cerebrum is the part of the brain that distinguishes humans from animals. The cerebrum makes humans have the ability to think, analyze, logic, language, awareness, planning, memory and visual abilities, which the ability to think is an important aspect of student learning not only at school, but in personal life.
Validitas Buku Etnobotani Kunyit (Curcuma longa linn.) dalam Pengobatan Tradisional Bapidara Miftahur Rahmah; Febrianawati Yusup; Agustina Ambar Pertiwi
-
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/experiment.v3i2.23407

Abstract

Validasi diartikan sebagai suatu tindakan pembuktian dengan cara yang sesuai bahwa tiap bahan, proses, prosedur, kegiatan, sistem, mekanisme yang digunakan dalam produksi dan pengawasan akan senantiasa mencapai hasil yang diinginkan. Buku yang divalidasi adalah buku saku etnobotani kunyit (Curcuma longa Linn.) dalam pengobatan tradisional bapidara. Validator terdiri dari 2 orang, yaitu ahli materi dan ahli media. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dari buku saku etnobotani kunyit (Curcuma longa Linn.) dalam pengobatan tradisional bapidara. Adapun hasil yang didapatkan dari uji validasi oleh validator ahli materi dan ahli media buku saku etnobotani kunyit (Curcuma longa Linn.) dalam pengobatan tradisional bapidara adalah valid dengan skor 84,63%, hal ini menunjukkan bahwa buku saku dapat digunakan tetapi perlu revisi kecil. Adapun saran yang dapat diberikan peneliti untuk perbaikan penelitian selanjutnya adalah: (1) buku saku sebaiknya juga dikembangkan pada materi-materi lain, (2) perlu ditambahkannya gambar pada semua sub materi pada buku saku yang telah dikembangkan agar menarik untuk dipelajari.
Pelatihan Pembuatan Spesimen Hewan dan Tumbuhan: Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar di SMA Negeri 3 Martapura Destiara, Meyninda; Pertiwi, Agustina Ambar; Himmah, Nurul
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v3i2.13594

Abstract

Biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang alam dan lingkungan. Sehingga lingkungan dapat menjadi sumber belajar yang dikemas menjadi sebuah media ajar. SMA Negeri 3 Martapura merupakan sekolahan yang memiliki lingkungan yang masih alami. Sehingga kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di sekolah tersebut dengan tujuan memberikan penguatan materi dan memberikan pelatihan kepada siswa tentang membuat spesimen herbarium dan insektarium dari tumbuhan sekitar sekolah. Metode yang digunakan adalah tutorial dan pendampingan secara kelompok kepada peserta. Hasil dalam kegiatan ini menujukkan bahwa peserta pengabdian antusias dan dapat memahami morfologi hewan dan tumbuhan dalam mengikuti pelatihan hal ini diperoleh dari hasil produk herbarium dan insektarium yang dibuatnya dengan rapi dan utuh dengan melibatkan keterangan dan nama ilmiah pada spesies yang diawetkan.
Pelatihan Praktikum Biologi Berbasis Alam untuk Meningkatkan Pembelajaran Biologi di SMA Islam Nurul Muhibbin Tanah Laut: Training on Nature-Based Biology Practicum to Improve Biology Learning at SMA Islam Nurul Muhibbin Tanah Laut Ita; Istiqamah; Himmah, Nurul; Indriyani, Sari; Yusup, Febrianawati; Khairunnisa; Destiara, Meyninda; Pertiwi, Agustina Ambar; Ratna; Wati, Rahma; Murtafi'ah, Rizka; Nurrahmatina, Annisa; Norfajrina
Kayuh Baimbai : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Kayuh Baimbai : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV Aisha Edutama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran biologi di SMA Islam Nurul Muhibbin Tanah Laut masih berfokus pada pembelajaran di kelas, sehingga perlu dilakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Alam sekitar di lingkungan sekolah dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang efektif untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik. Tim pengabdian dari Prodi Tadris Biologi FTK UIN Antasari Banjarmasin berinisiatif untuk melakukan Pengadian kepada masyarakat (PkM) dalam bentuk pelatihan praktikum berbasis alam. Tujuan dari PkM ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan guru dan peserta didik dalam memanfaatkan alam sebagai sumber belajar biologi salah satunya kegiatan praktikum. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktikum sederhana. Hasil dari kegiatan PkM menunjukkan bahwa guru dan peserta didik mendapatkan wawasan bahwa tidak selamanya praktikum harus dilakukan di laboratorium lengkap dengan alat-alat yang canggih. Pemanfaatan alam dapat menjadi salah satu sumber belajar pada kegiatan praktikum. Dengan demikian, PkM ini dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di SMA Islam Nurul Muhibbin Tanah Laut dan menjadi contoh bagi sekolah lain untuk mengembangkan kegiatan praktikum berbasis alam.
Validitas Flash Card Spermatophyta Sebagai Penunjang Pembelajaran Botani Tumbuhan Tinggi Ita, Ita; Pertiwi, Agustina Ambar; Himmah, Nurul; Hafifah, Gusti
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol. 4 No. 1 (2022): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v4i1.10716

Abstract

Botani Tumbuhan Tinggi merupakan mata kuliah yang mengkaji tentang tumbuhan berbiji. Banyaknya konsep yang perlu dipelajari menjadikan mata kuliah ini sering dianggap sebagai mata kuliah hafalan. Oleh karena itu diperlukan media penunjang dalam prosesnya pembelajarannya. Flash card adalah salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat dikembangkan dalam rangka menghadirkan berbagai spesies tumbuhan di alam ke dalam sebuah kartu yang memudahkan mahasiswa prinsip pengelompokkan berbagai spesies tanpa harus menghafal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas flash card spermatophyta sebagai penunjang pembelajaran Botani Tumbuhan Tinggi. Jenis penelitian ini adalah Research and Development, uji validitas flash card menggunakan Evaluasi Formatif Tessmer yang dibatasi pada tahap uji pakar. Hasil uji validasi ahli media diperoleh skor rata-rata sebesar 79,5% dan hasil validasi ahli materi diperoleh skor rata-rata sebesar 83,6%. Berdasarkan hasil skor rata-rata dapat disimpulkan bahwa flash card yang dikembangkan valid dan dapat digunakan sebagai media untuk menunjang pembelajaran Botani Tumbuhan Tinggi.