Claim Missing Document
Check
Articles

DESIGN, IMPLEMENTATION, AND EVALUATION OF PAI LEARNING (Research Study at Nurul Islam Karawang Integrated Quran Elementary School) Iqbal Amar Muzaki; Sofia Ratna Awaliyah Fitri; Aji Saepurahman; Uus Ruswandi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.3969

Abstract

Evaluation or assessment is an integral part of the learning process. Evaluation is a component in the learning process carried out by applying several principles, namely continuity, comprehensive, cooperative, objective and practical.  Islamic Religious Education at the Integrated Quran Dasat School (SDQT) Nurul Islam consists of combining government curriculum subjects and Foundation and extracurricular curricula.  This study used two research methods.  Field Research  and Library Research. Therefore, this research is included in the qualitative research category. The results showed that the learning evaluation design process at the Nurul Islam Integrated Quran Elementary School (SDQT) refers to the principle of learning by applying formative and summative assessment patterns.
PEMANFAATAN APLIKASI KAHOOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Iis Ismatul Aliah; Amirudin Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2023): edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/piwulang.v6i1.1624

Abstract

Learning media is one of the most important parts of the teaching and learning process (PBM) because through learning media it is easier for students to understand and absorb the subject matter. Currently, technology is developing very rapidly, so it can be used as an opportunity to develop innovative and creative learning media. Diera 4.0 is experiencing changes in learning styles during the teaching and learning process (PMB). Therefore, educators are required to create a fun learning atmosphere, namely by making interesting learning media. Because learning media is very important in the learning process, whether or not the material can also be influenced by the learning media used. The Kahoot application can be used as a medium for learning Arabic to support the achievement of learning objectives. This research is a research study on learning media using the Kahoot application based on an analysis of written material with primary sources, namely journals and scientific articles to analyze technology-based learning media, namely the Kahoot application. This study uses an embedded research strategy.Media pembelajaran merupakan salah satu bagian terpenting dalam proses belajar mengajar (PBM), karena melalui media pembelajaran siswa lebih mudah memahami dan menyerap materi pelajaran. Saat ini teknologi berkembang sangat pesat, sehingga dapat dijadikan sebagai peluang untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan kreatif. Diera 4.0 mengalami perubahan gaya belajar pada saat proses belajar mengajar (PMB). Oleh karena itu pendidik dituntut untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan yaitu dengan membuat media pembelajaran yang menarik. Karena media pembelajaran sangat penting dalam proses pembelajaran, baik tidaknya materi juga dapat dipengaruhi oleh media pembelajaran yang digunakan. Aplikasi kahoot dapat digunakan sebagai media pembelajaran bahasa Arab untuk mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini merupakan kajian penelitian terhadap media pembelajaran menggunakan aplikasi kahoot berdasarkan analisis bahan tertulis dengan sumber primer yaitu jurnal dan artikel ilmiah untuk menganalisis media pembelajaran berbasis teknologi yaitu aplikasi kahoot. Dalam penelitian ini menggunakan strategi penelitian terpancang.
PENGARUH KEGIATAN PEMBIASAAN KEAGAMAAN TERHADAP AKHLAK SISWA DI SMPN 7 KARAWANG BARAT Cici Hastuti; Amirudin Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2023): edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/piwulang.v6i1.1634

Abstract

This research consists of two variables, namely religious habituation activities and student morals. This study aims to describe religious habituation activities, student morals, and the influence of both in correlational relationships. The population in this study was all students of SMPN 7 Karawang Barat and the sample amounted to 68 people. The research method used is a type of correlational research with a quantitative approach. This method is used to find the relationship between religious habituation activities and student morals. Then data collection is used with observation, questionnaires, and documentation. The distributed questionnaires were compiled using the Likert scale. Data analysis techniques use descriptive and inferential analysis. The results of this study show that habituation activities are in the low category of 12%, medium category of 72%, and high category of 16%, so it can be concluded that the average implementation of religious habituation activities is in the medium category. This means that religious habituation activities are good enough but need to be improved. Then the results of research from student morals show that student morals are in the low category of 19%, medium category of 63%, and high category of 18%, so it can be concluded that the average morals of students are in the medium category. This means that the students' morals are good enough but need to be improved again. So from the results of a simple linear regression test that gets a significance value (sig.) of 0.000 < 0.05, it can be concluded that religious habituation activities can affect student morals. The results of simple linear regression also showed the percentage of the level of influence of religious habituation activities on student morals by 46%.
THE EFFECT OF COOPERATIVE LEARNING ENGINEERING MAKE A MATCH ON STUDENT ACHIEVEMENT IN LEARNING PAI STUDENTS OF SMPN 2 WEST TELUKJAMBE KARAWANG Amirudin Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2579

Abstract

Humans must understand that their education so far is not just mere formality. But more than that, education will largely determine the life of the nation and state, which are fostered from the elementary level. This study aims to assess the effect of Cooperative Learning taking a matching technique on student achievement. In this study, two groups were born. Namely, the Experiment group was given the Effect of Cooperative Learning Techniques Make Match on the learning outcomes of Grade VIII PAI students in SMPN 2 Telukjambe Barat and control groups with conventional learning. At the end of the study, a final test was conducted to see the learning outcomes of the PAI of the two samples. The results showed that applying the teaching model of cooperative learning type make a match was able to increase student achievement in class VIII SMPN 2 Telukjambe west and can change the way of thinking of students in the study the Islamic religious education to more fun and not dull, and can change the perspective of students in behaving better by showing good morals, courtesy and honesty.
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 2 TEMPURAN Alifia Agustin, Dewi Mayasari; Amirudin, Amirudin; Muzaki, Iqbal Amar
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i2.16722

Abstract

Supervisi akademik merupakan bantuan dari pengembangan situasi belajar mengajar agar dapat memperoleh situasi yang lebih baik lagi. Supervisi akademik memiliki sifat yang lebih mengarah pada personalia sekolah. Tugasnya bertanggung jawab terhadap aspek-aspek tujuan sekolah dan tergantung kepada para personalia yang lain. Tujuannya yaitu untuk menolong mereka menyelesaikan tugasnya kepada sekolah yang bersangkutan. Metode yang digunakan yaitu kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Selanjutnya agar dapat menganalisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Pelaksanaan supervisi akademik dilakukan oleh kepala sekolah smpn 2 tempuran, maka kepala sekolah harus mampu melaksanakan berbagai pengawasan dan pengendalian guna meningkatkan proses belajar mengajar. Pengawasan dan pengendalian ini untuk mengkontrol agar kegiatan akademik di sekolah sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kepala sekolah berperan sebagai supervisor tugasnya untuk pengawas, pengendali, pembina, pengarah, dan pemberi contoh kepada guru-guru lain.
PENGELOLAAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN PANYINGKIRAN 1 Azimah Munigar, Debi Kahfia; Amiruddin, Amiruddin; Muzaki, Iqbal Amar
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i2.16777

Abstract

Penelitian pengelolaan kelas ini dilakukan untuk melihat bagaimana penerapan dari pengelolaan kelas yang dilakukan oleh Guru Pendidikan Agama Islam di SDN Panyingkiran 1. Pengelolaan kelas ini penting dilakukan oleh Guru disamping dari belajar-mengajar, sebab pengelolaan kelas diterapkan agar suasana di kelas lebih kondusif, tertib, menyenangkan, dan aman sehingga dengan terciptanya suasana kelas yang baik maka proses belajar dan motivasi belajar siswa akan meningkat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan datanya melalui wawancara dengan menggunakan teknik analisis reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, Guru Pendidikan Agama Islam di SDN Panyingkiran 1 melakukan pengelolaan kelas menggunakan pendekatan Sosio Emosional, pengaturan iklim kelas dilakukan Guru dengan secara Humonis, dan pengelolaan ruang kelas dilaksanakan dengan pengubahan suasana belajar agar peserta didik tidak bosan. Pengelolaan kelas di SDN Panyingkiran 1 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dilakukan secara maksimal agar terciptanya suasana kelas yang baik sehingga muncul motivasi belajar siswa dalam kelas.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PESERTA DIDIIK DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MTS AL-MUAWANAH CILAMAYA Mutmainnah, Ummi Marwatul; Amirudin, Amirudin; Muzaki, Iqbal Amar
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i2.16829

Abstract

Peserta didik dalam sebuah Pendidikan merupakan unsur yang paling penting karena peserta didik merupakan bagian masyarakat yang memiliki upaya untuk mengembangkan potensi diri, minat dan bakat dengan memasuki Pendidikan sesuai jenjangnya masing-masing. Penelitian ini dilakukan guna untuk melihat proses manajemen peserta didik agar berhasilnya tujuan Pendidikan di MTs Al-Muawanah Cilamaya. Jenis penelitin ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Proses pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa implementasi manajemen peserta didik di MTs Al-Muawanah sudah cukup baik adapun manajemen peserta didik adalah :1) Penerimaan peserta didik baru, 2) orientasi peserta didik, 3) Pembinaan dan Pengembangan peserta didik, 4) Pencatatan dan pelaporan, 5) Kelulusan dan Alumni. Dapat disimpulkan bahwa secara umum MTs Al-Muawanah telah melaksanakan manajemen peserta didik sesuai dengan indikator manajemen peserta didik.  
A Contextualising Islamic Education Management: Integrating Local Culture and Religious Values in the Muslim Convert Community of Outer Baduy Hinggil Permana; Undang Ruslan Wahyudin; Ridwan Irwansyah; Iqbal Amar Muzaki; Zenab Elfzzani
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 10 No. 3 (2025): Transformative Islamic education management
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndhq.v10i3.245

Abstract

This study develops a culturally grounded Islamic education management model tailored for the Muslim convert community of the Outer Baduy Tribe in Banten Province, Indonesia. The model is implemented through the Paket School program, which serves as an alternative pathway to formal education. By integrating Islamic values with local cultural principles such as honesty, cooperation, simplicity, and collective responsibility, the model ensures that Islamic teachings are accepted without causing cultural resistance. This research uses a qualitative case study approach, involving 35 key participants, including traditional leaders, Paket School educators, and community members from three main villages. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis, and were analysed using thematic analysis. The findings reveal that the educational management system in the Outer Baduy community is flexible, participatory, and culturally relevant. The alignment of Islamic education with local customs through adaptive scheduling, the use of the local dialect in instruction, and community participation has proven effective in promoting both educational and behavioural outcomes. The success of the Paket School program in fostering Islamic identity and strengthening cultural values highlights the importance of integrating local wisdom into educational management. However, the study's focus on a single community and the short observation period limit the ability to generalise the findings. Future research should explore similar models in other indigenous communities, using longitudinal or mixed-methods approaches to gain deeper insights into the long-term effects of culturally grounded educational management. This research contributes to the development of inclusive, adaptive, and sustainable educational practices for marginalised and indigenous communities.
Pembiasaan Sholat Dhuha dalam Menumbuhkan Kedisiplinan Peserta Didik di MI Al Manar Karawang Ayu Riski Lestari; Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pembiasaan sholat dhuha dalam menumbuhkan kedisiplinan peserta didik di MI Al Manar Karawang. Disiplin merupakan salah satu aspek penting yang perlu ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan sekolah, untuk membentuk karakter yang baik dan meningkatkan kualitas belajar siswa. Sholat dhuha dipilih sebagai kegiatan rutin karena diyakini dapat membantu mengembangkan disiplin waktu dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait program pembiasaan sholat dhuha. Partisipan penelitian ini terdiri dari 10 guru dan 30 siswa MI Al Manar Karawang. Observasi dilakukan selama dua bulan untuk melihat pelaksanaan dan dampak kegiatan sholat dhuha terhadap kedisiplinan siswa. Wawancara mendalam dilakukan untuk menggali pandangan dan pengalaman partisipan mengenai program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sholat dhuha secara signifikan meningkatkan kedisiplinan siswa. Siswa yang rutin mengikuti sholat dhuha menunjukkan peningkatan dalam ketepatan waktu, tanggung jawab terhadap tugas, dan keteraturan dalam kegiatan sehari-hari. Guru juga melaporkan adanya perubahan positif dalam sikap dan perilaku siswa, seperti meningkatnya semangat belajar dan kepatuhan terhadap peraturan sekolah. Selain itu, pemberian sanksi bagi siswa yang tidak mengikuti sholat dhuha tanpa alasan yang jelas juga efektif dalam memperkuat komitmen mereka terhadap disiplin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembiasaan sholat dhuha di MI Al Manar Karawang berhasil menumbuhkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Program ini tidak hanya membantu siswa menjadi lebih disiplin dalam hal ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter mereka secara keseluruhan. Oleh karena itu, penerapan kegiatan religius seperti sholat dhuha dapat menjadi strategi efektif dalam upaya meningkatkan disiplin di sekolah.
Internalisasi Nilai-Nilai Akhlak Melalui Keteladanan Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Qonita Elviana Bahiyah; Iqbal Amar Muzaki; Abdul Hakim
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wkhags36

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis literatur mutakhir mengenai internalisasi nilai-nilai akhlak melalui keteladanan guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Internalisasi nilai tidak hanya dipahami sebagai transfer pengetahuan normatif, tetapi sebagai proses transformasi yang melibatkan dimensi kognitif, afektif, dan perilaku peserta didik secara terintegrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) terhadap artikel jurnal nasional dan internasional terbitan tahun 2019– 2025. Data dianalisis melalui analisis isi tematik dengan tahapan identifikasi, klasifikasi, komparasi, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa mekanisme internalisasi nilai melalui keteladanan guru berlangsung secara bertahap melalui observasi, identifikasi, penerimaan nilai, refleksi terstruktur, dan habituasi. Efektivitas proses tersebut dipengaruhi oleh konsistensi keteladanan guru di ruang luring dan daring, budaya sekolah yang terprogram, serta integrasi literasi digital berbasis nilai. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan model integratif internalisasi nilai akhlak yang menggabungkan keteladanan lintas ruang, refleksi terstruktur, dan penguatan budaya sekolah dalam satu kerangka konseptual operasional. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dan implikasi praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran PAI yang kontekstual dan berkelanjutan di era digital.