Claim Missing Document
Check
Articles

PENGELOLAAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN PANYINGKIRAN 1 Azimah Munigar, Debi Kahfia; Amiruddin, Amiruddin; Muzaki, Iqbal Amar
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i2.16777

Abstract

Penelitian pengelolaan kelas ini dilakukan untuk melihat bagaimana penerapan dari pengelolaan kelas yang dilakukan oleh Guru Pendidikan Agama Islam di SDN Panyingkiran 1. Pengelolaan kelas ini penting dilakukan oleh Guru disamping dari belajar-mengajar, sebab pengelolaan kelas diterapkan agar suasana di kelas lebih kondusif, tertib, menyenangkan, dan aman sehingga dengan terciptanya suasana kelas yang baik maka proses belajar dan motivasi belajar siswa akan meningkat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan datanya melalui wawancara dengan menggunakan teknik analisis reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, Guru Pendidikan Agama Islam di SDN Panyingkiran 1 melakukan pengelolaan kelas menggunakan pendekatan Sosio Emosional, pengaturan iklim kelas dilakukan Guru dengan secara Humonis, dan pengelolaan ruang kelas dilaksanakan dengan pengubahan suasana belajar agar peserta didik tidak bosan. Pengelolaan kelas di SDN Panyingkiran 1 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dilakukan secara maksimal agar terciptanya suasana kelas yang baik sehingga muncul motivasi belajar siswa dalam kelas.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PESERTA DIDIIK DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MTS AL-MUAWANAH CILAMAYA Mutmainnah, Ummi Marwatul; Amirudin, Amirudin; Muzaki, Iqbal Amar
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i2.16829

Abstract

Peserta didik dalam sebuah Pendidikan merupakan unsur yang paling penting karena peserta didik merupakan bagian masyarakat yang memiliki upaya untuk mengembangkan potensi diri, minat dan bakat dengan memasuki Pendidikan sesuai jenjangnya masing-masing. Penelitian ini dilakukan guna untuk melihat proses manajemen peserta didik agar berhasilnya tujuan Pendidikan di MTs Al-Muawanah Cilamaya. Jenis penelitin ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Proses pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa implementasi manajemen peserta didik di MTs Al-Muawanah sudah cukup baik adapun manajemen peserta didik adalah :1) Penerimaan peserta didik baru, 2) orientasi peserta didik, 3) Pembinaan dan Pengembangan peserta didik, 4) Pencatatan dan pelaporan, 5) Kelulusan dan Alumni. Dapat disimpulkan bahwa secara umum MTs Al-Muawanah telah melaksanakan manajemen peserta didik sesuai dengan indikator manajemen peserta didik.  
Implementasi Penanaman Pemahaman Literasi Keagamaan di Lingkungan Sekolah Dasar Ajria, Cucu Darojatun; Amirudin, Amirudin; Amar Muzaki, Iqbal
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2024): Islamic Education Research
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v9i1.4795

Abstract

Literacy is one of the challenges in Indonesia. Statistics show that 71% of the 34 provinces in Indonesia have a low literacy rate. Recently, another form of literacy has emerged, known as religion, which is believed to be a powerful model for facing the challenges of the 21st century. Literacy is a form of reading and writing that aims to improve religious understanding. Many researchers say that literacy, especially in elementary schools, often not taken into account by researchers. With that, this researcher strengthens students' religious literacy through digital media, the material presented is the casting of fairy tale videos. In this learning, it will be the attraction of children in the government; and can improve children in religious understanding without having to look at the guidebook. In this literacy media, it is also able to strengthen students' religious literacy by mastering the exemplary stories of prophets and applications This example in the context of his daily life.
A Contextualising Islamic Education Management: Integrating Local Culture and Religious Values in the Muslim Convert Community of Outer Baduy Hinggil Permana; Undang Ruslan Wahyudin; Ridwan Irwansyah; Iqbal Amar Muzaki; Zenab Elfzzani
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 10 No. 3 (2025): Transformative Islamic education management
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndhq.v10i3.245

Abstract

This study develops a culturally grounded Islamic education management model tailored for the Muslim convert community of the Outer Baduy Tribe in Banten Province, Indonesia. The model is implemented through the Paket School program, which serves as an alternative pathway to formal education. By integrating Islamic values with local cultural principles such as honesty, cooperation, simplicity, and collective responsibility, the model ensures that Islamic teachings are accepted without causing cultural resistance. This research uses a qualitative case study approach, involving 35 key participants, including traditional leaders, Paket School educators, and community members from three main villages. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis, and were analysed using thematic analysis. The findings reveal that the educational management system in the Outer Baduy community is flexible, participatory, and culturally relevant. The alignment of Islamic education with local customs through adaptive scheduling, the use of the local dialect in instruction, and community participation has proven effective in promoting both educational and behavioural outcomes. The success of the Paket School program in fostering Islamic identity and strengthening cultural values highlights the importance of integrating local wisdom into educational management. However, the study's focus on a single community and the short observation period limit the ability to generalise the findings. Future research should explore similar models in other indigenous communities, using longitudinal or mixed-methods approaches to gain deeper insights into the long-term effects of culturally grounded educational management. This research contributes to the development of inclusive, adaptive, and sustainable educational practices for marginalised and indigenous communities.
Beyond Religious Habituation: Internalizing Islamic Educational Philosophy Values in Elementary Moral Education Iqbal Amar Muzaki; Amirudin Amirudin; Hinggil Permana; Taufik Mustofa; Nurulwahidah Fauzi
J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam JPAI Vol. 12 No. 2 Januari-Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpai.v12i2.40337

Abstract

This research identifies a significant gap between the taught values of Islamic Educational Philosophy and students' reflective internalization in daily behavior within Islamic elementary schools. Despite the consistent implementation of Islamic educational practices, the internalization process of core values, namely Tawhid (oneness of God), Adab (etiquette/morality), and Amanah (trustworthiness), has not yet fully reached the stage of deep reflection or behavioral consistency outside the school environment. Using a qualitative design with an interpretative phenomenological approach, this study explores the lived experiences of principals, Islamic Education (PAI) teachers, classroom teachers, students, and parents across several Islamic elementary schools in Karawang. Data were gathered through in-depth interviews, participant observation, and documentary studies. Analysis followed the Miles and Huberman model, utilizing triangulation of sources, techniques, and time, alongside participant validation. The findings reveal that while Islamic educational values are integrated into the curriculum and school culture, their internalization requires three strategic components: (1) A reflective learning approach that transcends mere habituation; (2) Authentic moral modeling from educators; and (3) Synergetic collaboration between schools, families, and the community as a supporting ecosystem. The contribution of this research is the development of an operational framework for internalizing Islamic educational philosophy that integrates theological dimensions, reflective pedagogy, and environmental support, moving beyond ritualistic habituation. These findings are relevant for the development of value-based character education policies at the primary level in Indonesia.
Pembiasaan Sholat Dhuha dalam Menumbuhkan Kedisiplinan Peserta Didik di MI Al Manar Karawang Ayu Riski Lestari; Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pembiasaan sholat dhuha dalam menumbuhkan kedisiplinan peserta didik di MI Al Manar Karawang. Disiplin merupakan salah satu aspek penting yang perlu ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan sekolah, untuk membentuk karakter yang baik dan meningkatkan kualitas belajar siswa. Sholat dhuha dipilih sebagai kegiatan rutin karena diyakini dapat membantu mengembangkan disiplin waktu dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait program pembiasaan sholat dhuha. Partisipan penelitian ini terdiri dari 10 guru dan 30 siswa MI Al Manar Karawang. Observasi dilakukan selama dua bulan untuk melihat pelaksanaan dan dampak kegiatan sholat dhuha terhadap kedisiplinan siswa. Wawancara mendalam dilakukan untuk menggali pandangan dan pengalaman partisipan mengenai program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sholat dhuha secara signifikan meningkatkan kedisiplinan siswa. Siswa yang rutin mengikuti sholat dhuha menunjukkan peningkatan dalam ketepatan waktu, tanggung jawab terhadap tugas, dan keteraturan dalam kegiatan sehari-hari. Guru juga melaporkan adanya perubahan positif dalam sikap dan perilaku siswa, seperti meningkatnya semangat belajar dan kepatuhan terhadap peraturan sekolah. Selain itu, pemberian sanksi bagi siswa yang tidak mengikuti sholat dhuha tanpa alasan yang jelas juga efektif dalam memperkuat komitmen mereka terhadap disiplin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembiasaan sholat dhuha di MI Al Manar Karawang berhasil menumbuhkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Program ini tidak hanya membantu siswa menjadi lebih disiplin dalam hal ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter mereka secara keseluruhan. Oleh karena itu, penerapan kegiatan religius seperti sholat dhuha dapat menjadi strategi efektif dalam upaya meningkatkan disiplin di sekolah.