Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pemberian Terapi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Kondisi Ansietas Pasien Dengan Hipertensi Damayanti, Evi; Sundari, Ririn Isma
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v5i1.1640

Abstract

The elderly are a vulnerable group who often experience anxiety. Anxiety experienced by the elderly is caused by the presence of several health problems that accompany one of them is hypertension. Anxiety in the elderly with hypertension is associated with complications that may occur, such as heart failure, stroke, myocardial infarction to death. The purpose of this study was to describe the nursing care process for hypertensive patients with anxiety using deep breathing therapy interventions. The research design uses a descriptive method with a case study approach in hypertensive elderly who experience anxiety. Data obtained by conducting interviews, observation and physical examination. Giving deep breathing intervention for 3 visits showed that the anxiety problem was partially resolved. This condition can be seen from the decrease in the level of anxiety, the patient looks more relaxed and does not show any anxiety. The results of the case studies are expected to be a motivation in the management of anxiety in hypertensive patients so as to prevent further complications. And can be used as a reference for providing further interventions to be modified with other interventions in the management of anxiety.
Diversity, Evenness, and Dominance Index of Amphibians in Lowland Rain Forest: A Case of Anura Ordo in Way Kambas National Park, Indonesia Dewi, Bainah Sari; Zania, Azalia; Damayanti, Evi; Kuswandono; Hilmanto, Rudi
Jurnal Sylva Lestari Vol. 12 No. 2 (2024): May
Publisher : Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsl.v12i2.734

Abstract

Amphibian is a vertebrate animal whose life is always associated with water. Anura ordo has the most extensive spread in Indonesia. A study on amphibians in Way Kambas National Park has never been conducted. Therefore, the purpose of this research was to find out the diversity, evenness, dominance, temperature, and humidity of three various habitats of amphibians of Anura ordo in Rawa Bunder National Park Management Resort (RPTN Rawa Bunder), Way Kambas National Park, Indonesia. Amphibian data was collected using the visual encounter survey and line transect methods. The results of this research discovered amphibians in 6 families, which consisted of 13 species of amphibians based on observations in three different habitat types. The Shannon-Wiener diversity index (H') was categorized as moderate with the H' of 1.91–2.27. The evenness index (E) was considered stable, ranging between 0.87–0.91. The dominant index (D) falls into the low dominance group, with the D value ranging between 0.13–0.19. This shows that no dominant species is present. Keywords: Anura, amphibians, biodiversity, predominance, Way Kambas National Park
Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Beru Galesong Sofiantin, Nuril; Sanaky, Marisca Jenice; Hardyansa, Hardyansa; Damayanti, Evi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.668

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Beru Galesong, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Tahap pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan dan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, serta penentuan golongan darah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit tidak menular dan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Kegiatan ini juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya menjaga kesehatan diri dan keluarga. Secara keseluruhan, pelaksanaan edukasi dan pemeriksaan kesehatan ini terbukti efektif dalam memperkuat perilaku hidup sehat serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Identifikasi Bakteri Escherichia coli Pada Air Minum Isi Ulang Damayanti, Evi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 7 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i7.647

Abstract

Air minum merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus memenuhi persyaratan kualitas dari segi fisik, kimia, dan mikrobiologi. Ditinjau dari aspek mikrobiologi, air yang aman untuk diminum tidak boleh mengandung bakteri koliform maupun Escherichia coli dalam setiap 100 mL sampel yang diuji. Escherichia coli adalah bakteri yang termasuk dalam famili Enterobacteriaceae dan biasanya hidup di saluran pencernaan manusia serta hewan berdarah panas. Apabila bakteri ini ditemukan dalam air minum, hal tersebut menunjukkan rendahnya kualitas sanitasi atau higiene dan dapat menjadi pemicu munculnya penyakit diare. Penelitian ini bertujuan mendeteksi keberadaan Escherichia coli pada air minum isi ulang yang diproduksi oleh sejumlah depo di kawasan Tamalanrea. Jenis penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dengan pendekatan observasional. Proses analisis dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Hasanuddin dengan mengambil sampel dari lima depo air minum isi ulang yang berbeda. Pemeriksaan kualitas bakteriologis dilakukan menggunakan metode Angka Paling Mungkin (MPN), yang diawali dengan uji pendugaan memakai media Kaldu Laktosa (LB) dalam metode tabung ganda 3:3:3, kemudian dilanjutkan dengan uji konfirmasi menggunakan media Kaldu Laktosa Hijau Cemerlang (BGLB), dan dituntaskan dengan uji lengkap pada media Kaldu EC. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dari lima sampel air yang dianalisis, tiga di antaranya menunjukkan hasil negatif (tidak ditemukan Escherichia coli), sedangkan dua sampel lainnya menunjukkan hasil positif yang menandakan adanya bakteri tersebut.
ANALISIS EMPAT TERLALU TERHADAP RISIKO TINGGI KEHAMILAN Damayanti, Evi; Nisak, Ana Zumrotun; Nasriyah, Nasriyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.3040

Abstract

Kehamilan risiko tinggi masih menjadi tantangan kesehatan ibu yang signifikan di wilayah kerja Puskesmas Juwana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian kehamilan risiko tinggi di wilayah Puskesmas Juwana. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri atas 220 ibu hamil yang diambil secara total sampling dari data rekam medis periode Januari–Maret 2024. Pemilihan sampel menggunakan kriteria inklusi yaitu ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di wilayah kerja Puskesmas dan memiliki data lengkap, serta kriteria eksklusi yaitu ibu hamil dengan data 4 Terlalu yang tidak lengkap. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan data rekam medis untuk mengukur variabel empat terlalu (umur, jarak kelahiran, dan jumlah anak) serta status risiko kehamilan. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square . Hasil menunjukkan bahwa 18,2% ibu hamil mengalami kehamilan risiko tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0,000), jarak kelahiran (p=0,000), dan paritas (p=0,000) dengan kejadian kehamilan risiko tinggi. Hasil ini menunjukkan pentingnya deteksi dini dan edukasi berkelanjutan untuk mencegah komplikasi selama kehamilan.  Diperlukan penguatan layanan antenatal di tingkat primer guna meningkatkan mutu kesehatan ibu dan janin.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERATURAN DESA UNTUK APARATUR DESA DAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI DALAM MENCIPTAKAN PRODUK HUKUM YANG IDEAL Wachid, Moch. Abdul; Damayanti, Evi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tata kelola pemerintahan desa, Peraturan Desa sangat krusial karena menjadi dasar hukumbagi pelaksanaan berbagai program dan kegiatan desa. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untukperbaikan mekanisme penyusunan peraturan desa serta peningkatan kemampuan aparatur desa danBadan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyusun peraturan desa. Metode yang digunakanadalah PAR (Participatory Action Research) yang terdiri dari beberapa rangkaian tahapan yaitu mulaidari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dari hasil pendalaman diketahui permasalahanterkategori sebagai berikut: (a) Penyusunan rancangan peraturan desa belum ditetapkan pada RKPDesa; (b) Teknik penyusunan masih rendah dan belum sistematis; (c) Kecenderungan pola budayapaternalistik, pelaksanaan evaluasi kurang maksimal. Dari berbagai permasalahan tersebut, makaperlu adanya pelaksanaan kegiatan pelatihan penyusunan Peraturan Desa untuk aparatur desa danBPD guna meningkatkan kompetensi dalam menciptakan produk hukum yang ideal. Adapun hasil yangdiharapkan dari pelatihan ini adalah adanya perbaikan mekanisme penyusunan peraturan desa yangditandai dengan meningkatnya kemampuan para aparatur desa dan BPD dalam membuat produkhukum yang ideal untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat desa pada khususnya dan dapatbermanfaat bagi tata kelola pemerintahan desa pada umumnya.
CALAMITY, SIN, AND DIVINE TRIAL: A CRITICAL READING OF SAYYID QUTB’S FĪ ẒILĀL AL-QUR’ĀN Damayanti, Evi; Arni, Jani; Khotimah; Nurjanis
Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur'an dan Tafsir Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 No. 2 December 2025
Publisher : The Department of the Qur'anic Studies, Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, State Institute of Islamic Studies (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at-tibyan.v10i2.12285

Abstract

This study examines Sayyid Qutb’s interpretation of calamity (muṣībah) in Fī Ẓilāl al-Qur’ān and analyzes its relationship to sinful human conduct in the Qur’anic worldview. Previous studies on calamity in the Qur’an have generally focused on theological explanations of suffering, divine testing, and predestination, while limited attention has been given to how modern exegetes, particularly Sayyid Qutb, conceptualize calamity within the moral relationship between divine justice and human wrongdoing. This research aims to explore Qutb’s understanding of calamity, identify the Qur’anic verses that shape his interpretation, and examine the ethical relevance of calamity to sinful acts. This study employs qualitative library research using historical, linguistic-semantic, and hermeneutic approaches to analyze Qutb’s exegetical thought in Fī Ẓilāl al-Qur’ān. The findings reveal that Sayyid Qutb understands calamity as a broad existential condition that encompasses both affliction and blessing, depending on human moral response and divine purpose. In his interpretation of Q. al-Shūrā [42]:30, calamity is explicitly linked to human wrongdoing, where suffering is understood as a consequence of moral deviation and a reminder toward repentance. In Q. al-Baqarah [2]:155–157, calamity is interpreted as divine testing aimed at spiritual purification and the cultivation of patience. Meanwhile, in Q. al-Taghābun [64]:11, Qutb emphasizes that all calamities occur by Allah’s permission and become meaningful through faith-based acceptance. Thus, Qutb’s thought demonstrates that calamity in the Qur’an cannot be reduced solely to punishment; rather, it functions as divine warning, moral consequence, spiritual trial, and existential education. This study contributes to Qur’anic studies by repositioning Qutb’s interpretation of calamity within the broader discourse on ethics, sin, and divine-human relations in modern Qur’anic exegesis.